IMG-20210515-WA0008

Dansatgas Sektor Timur Cek Kondisi Personel di Tiap-tiap Pos Pamtas

Belu NTT – Keberadaan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY di wilayah perbatasan tepatnya di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur sudah tiga bulan berjalan. Terkait dengan itu, Komandan Satgas Letnan Kolonel Detail »

IMG-20210514-WA0007

Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Sosialisasikan Prokes Covid-19

Belu NTT – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI -RDTL Sektor Timur bersama pos jajarannya tetap eksis memberikan sosialisasi pencegahan penyebaran corona virus desease (Covid)-19 kepada masyarakat wilayah perbatasan khususnya di Kabupaten Belu Detail »

IMG-20210512-WA0031

Dansatgas Pamtas Tegaskan, Tangkap Pelaku Penyelundupan Untuk Diproses Hukum

Belu NTT – Upaya penggagalan aksi penyelundupan terus dilakukan baik terhadap barang yang akan diselundupkan ke negara Timor Leste maupun yang dimasukan ke wilayah Kabupaten Belu terutama melalui jalur tikus di sepanjang Detail »

IMG-20210513-WA0052

Pos Laktutus Ajarkan Masyarakat Perbatasan Cara Pembuatan Tempe

Belu NTT – Moment lebaran Idul Fitri bagi umat Islam sangat ditunggu-tunggu setelah menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan, namun tidak demikian bagi personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur khususnya Pos Detail »

IMG-20210511-WA0033

Dokter Satgas Pamtas Sektor Timur Berikan Sosialisasi Penyakit Menular Seksual di SMA Katholik Suria

Belu NTT – Dihadapan sekitar 200 siswa-siswi SMA Katholik Suria Atambua, Dokter Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur Letda Ckm dr. Feri Kurnia memberikan sosialisasi tentang penyakit menular seksual di Aula Detail »

Dansatgas Sektor Timur Cek Kondisi Personel di Tiap-tiap Pos Pamtas

IMG-20210515-WA0008

Belu NTT – Keberadaan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY di wilayah perbatasan tepatnya di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur sudah tiga bulan berjalan.

Terkait dengan itu, Komandan Satgas Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro bersama Wadan Satgas Mayor Inf Aditya Nugraha dan para Perwira Staf berkunjung ke pos-pos terjauh dan terpencil yang jauh dari hiruk pikuk keramaian kota untuk memberikan semangat dan motivasi kepada personel pos, Sabtu (16/5/2021).

Adapun pos-pos yang dikunjungi hari ini Pos Fohululik, Pos Fohuk, Pos Lakmars, Pos Kewar dan Pos Delomil.

“Alhamdulillah seluruh personel pos dalam keadaan sehat wal’afiat dan mereka masih tetap semangat seperti awal kami datang,” ungkapnya.

Menurut Bayu Sigit, kehadirannya di pos selain memberikan semangat dan motivasi kepada anggota, juga untuk mengecek langsung kondisi fisik pos setelah beberapa bulan ditempati.

“Ternyata sudah ada perubahan dan perbaikan sehingga terlihat lebih rapi, bersih dan nyaman untuk digunakan selama berada di pos,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Dansatgas, personel akan merasa betah dan nyaman tinggal di pos meskipun lokasinya jauh dari masyarakat.

Terkait dengan logistik, lanjutnya, khusus beras didorong setiap awal bulan dari Mako, sedangkan untuk memenuhi kebutuhan lauk pauknya mereka membeli dari masyarakat sekitar atau ke kota untuk kebutuhan selama satu Minggu.

Selain itu, Alumnus Akmil Magelang itu juga mengingatkan dan menekankan kepada seluruh personel Satgas untuk tetap waspada terhadap segala kemungkinan yang bisa saja terjadi dan tetap rangkul masyarakat di sekitar untuk bersama-sama menjaga wilayah perbatasan.

“Gunakan tehnik pembinaan teritorial untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan harapan terjalinnya silaturrahmi dan komunikasi yang aktif antara masyarakat dengan personel pos bahkan bisa menjadi keluarga asuh pos,” harapnya.

Lebih lanjut, Dansatgas juga mengingatkan agar tidak melakukan pelanggaran ataupun tindakan-tindakan yang dapat merugikan masyarakat, diri sendiri dan keluarga serta satuan karena ada sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI.

Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Sosialisasikan Prokes Covid-19

IMG-20210514-WA0007

Belu NTT – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI -RDTL Sektor Timur bersama pos jajarannya tetap eksis memberikan sosialisasi pencegahan penyebaran corona virus desease (Covid)-19 kepada masyarakat wilayah perbatasan khususnya di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Terkait dengan itu, Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas RI -RDTL Sektor Timur mengatakan penanganan virus corona sampai saat ini menjadi tugas dan tanggung jawab semua pihak, tidak hanya pemerintah pusat maupun daerah, Jumat (14/5/2021).

“Kita semua harus ikut serta dan berupaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 minimal dengan mentaati dan melaksanakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah sehingga dapat mengurangi korban terpapar virus corona,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Belu sampai saat ini masih dalam perawatan sebanyak 3 orang, sembuh 234 orang dan meninggal sebanyak 13 orang.

“Ini berdasarkan data terakhir tanggal 10 Mei lalu yang dapat diakses melalui https://belukab.go.id/,” terang Bayu Sigit.

Pria kelahiran April 1980 itu mengingatkan seluruh personel pos jajarannya untuk tidak bosan dan tetap semangat dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dengan membagikan masker atau lainnya sehingga virus corona betul-betul zero di NTT khususnya Kabupaten Belu.

Hari ini, personel Pos Dafala memberikan sosialisasi pencegah Covid-19 kepada masyarakat di Desa Dafala Kecamatan Tasifeto Timur tentang protokol Kesehatan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas serta 3T yaitu testing terhadap masyarakat yang terindikasi Coivd-19, tracking terhadap orang-orang yang pernah kontak langsung dengan terpapar Covid-19 dan Treatmen atau pengobatan terhadap warga yang positif terpapar Covid-19.

Sedangkan personel Pos Fohulilik bersama masyarakat Dusun Fohululik Desa Lutharato Kecamatan Lamaknen Selatan membuat Posko Covid-19 untuk mengecek masyarakat yang keluar masuk dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Dansatgas Pamtas Tegaskan, Tangkap Pelaku Penyelundupan Untuk Diproses Hukum

IMG-20210512-WA0031

Belu NTT – Upaya penggagalan aksi penyelundupan terus dilakukan baik terhadap barang yang akan diselundupkan ke negara Timor Leste maupun yang dimasukan ke wilayah Kabupaten Belu terutama melalui jalur tikus di sepanjang wilayah Kipur I Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur.

Demikian dikatakan Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Rabu (12/5/2021).

Berdasarkan laporan Danpos Silawan Letda Inf Aditya Tri Prasetyo bahwa personel Pos Silawan kemarin malam (Selasa, red) berhasil mengamankan barang yang akan diselundupkan ke negara Timor Leste melalui jalur tikus di Dusun Halimuti Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur oleh oknum yang tidak bertanggung jawab berupa mie 2 dus, parfum, suku cadang sepeda motor dan obat-obatan untuk ternak ayam.

Menurutnya, upaya yang sudah dilakukan ini agar ditingkatkan sehingga dapat meminimalisasi tindakan-tindakan ilegal di wilayah perbatasan.

“Jangan melihat besar kecilnya barang bukti, tapi yang menjadi fokus perhatian adalah tindakan ilegalnya yang dilarang secara konstitusi sehingga kedepan agar lebih ditingkatkan lagi patrolinya minimal bisa mencegah atau bahkan menghentikan tindakan penyelundupan baik yang keluar ataupun masuk ke Indonesia,” papar Bayu Sigit.

Dijelaskannya, barang bukti tersebut hendak dibawa ke Timor Leste melalui jalur tikus tersebut, namun terduga pelaku pemilik barang sudah ada komunikasi dengan oknum dari Timor Leste yang berada di seberang sungai menggunakan senter.

“Begitu barang bukti mereka bawa ke pinggiran sungai, personel yang melaksanakan patroli mendekat kearah pelaku. Namun pengawas yang sudah mereka siap melihat gelagat anggota sehingga dia memberikan kode melalui senter dan kabur ke wilayah Timor Leste,” jelasnya.

“Ini menjadi tantangan kita bersama untuk bisa menangkap pelaku dan menyerahkannya kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dengan harapan dapat memberikan efek jera bagi pelaku maupun oknum masyarakat yang berniat melakukan hal yang sama,” tambahnya.

Adapun barang bukti langsung diamankan di Pos Silawan Kipur I setelah dilakukan pemeriksaan isi barang bukti berupa barang tersebut.

Pos Laktutus Ajarkan Masyarakat Perbatasan Cara Pembuatan Tempe

IMG-20210513-WA0052

Belu NTT – Moment lebaran Idul Fitri bagi umat Islam sangat ditunggu-tunggu setelah menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan, namun tidak demikian bagi personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur khususnya Pos Laktutus.

Di hari yang haru dan bahagia ini, Danpos Laktutus Serka Sudarmono bersama anggota memberikan pelatihan produk unggulan pembuatan tempe di Pos Laktutus kepada masyarakat Desa Fohoeka Kecamatan Nanaet Duabesi Kabupaten Belu NTT, Kamis (13/5/2021).

Terlihat ibu-ibu warga Desa setempat antusias mengikuti tahap demi tahap proses pembuatan tempe bahkan ikut membantu dalam proses pembuatan tempe dari awal.

Menurut penjelasan Danpos Laktutus, proses pembuatan tempe dimulai dari pemilihan benih kedelai dengan kualitas bagus, bersihkan kedelai dan direndam selama sehari atau minimal 8 jam, pembersihan kulit kedelai dan direbus hingga mendidih.

Setelah itu kedelai tadi diangkat dan dikeringkan hingga suhunya betul-betul siap ditaburi ragi. Kemudian ragi diaduk sampai rata keseluruh kedalai, masukan biji kedelai ke dalam daun atau plastik yang sudah disiapkan dan simpan tempe yang sudah dibungkus (tempe mentah) di dalam rak atau wadah dengan sirkulasi udara yang baik dan pastikan tidak terkena sinar matahari. Diamkan selama 2-3 hari, setelah itu tempe siap untuk di konsumsi.

Mendapat laporan tersebut, Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro di Mako Satgas yang berlokasi di Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat memberikan apresiasi atas upaya konkret personel pos jajarannya yang tidak mengenal waktu dalam membantu masyarakat khususnya peningkatan perekonomian rumah tangga berbasis keluarga.

Menurutnya, langkah positif ini harus betul-betul dilatihkan sehingga masyarakat mengetahui betul tahap demi tahap dalam pembuatan tempe sampai siap dikonsumsi.

“Jangan lupa berikan resep takaran campuran yang pas untuk di konsumsi antara ragi dengan kedalai sehingga enak untuk di makan,” tambah Bayu Sigit.

Lebih lanjut mantan pengasuh Akmil itu juga mengatakan pelatihan pembuatan tempe ini sengaja disiapkan selain bahannya mudah diperoleh juga proses pembuatannya mudah dan bisa dilakukan di rumah bahkan bisa malam hari sehingga tidak menggangu pekerjaan masyarakat disiang hari.

“Harapannya masyarakat bisa memiliki penghasilan tambahan selain dari pekerjaan sehari-hari sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat khususnya di wilayah perbatasan,” pungasknya.

Sebelumnya, Dansatgas Letkol Bayu Sigit juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021 kepada seluruh Umat Islam yang berada di Kabupaten Belu semoga melalui suasana Idul Fitri, kita kembali kepada fitrah sebagai manusia yang bersih dan siap menyongsong kehidupan baru yang lebih baik lagi.

Sementara salah seorang warga yang ikut pelatihan pembuatan tempe Mama Linda mengucapkan terimakasih kepada Pos Laktutus yang telah bersedia dengan senang hati mengajarkan cara pembuatan tempe dari awal hingga menjadi tempe mentah.

“Kita tunggu 2 sampai 3 hari kedepan baru bisa melihat hasilnya dan semoga kita bisa menikmatinya bersama,” ujarnya.

Ia juga berharap jika praktek pembuatannya berhasil maka akan mencobanya sendiri minimal untuk konsumsi sendiri atau bisa juga untuk dijual sebagai tambahan uang dapur.

Dokter Satgas Pamtas Sektor Timur Berikan Sosialisasi Penyakit Menular Seksual di SMA Katholik Suria

IMG-20210511-WA0033

Belu NTT – Dihadapan sekitar 200 siswa-siswi SMA Katholik Suria Atambua, Dokter Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur Letda Ckm dr. Feri Kurnia memberikan sosialisasi tentang penyakit menular seksual di Aula SMA Katholik Suria Atambua, Selasa (11/5/2021).

Terlihat para siswa-siswi tersipu malu sambil tersenyum sendiri mendengar penjelasan dokter karena terkait dengan penyakit seksual yang diberikan dianggap masih tabu bagi mereka.

Hal ini sesuai dengan penjelasan Kepala SMA Katholik Suria Atambua Romo Drs. Benyamin Seran, Pr. M.A usai sosialisasi yang mengatakan persoalan seksual ini merupakan hal yang masih tabu untuk dibicarakan, namun sebenarnya sangat penting karena terkait dengan kesehatan reproduksi kedepan.

Ia juga meminta agar kedepan tidak hanya penyakit menular seksual yang diberikan, namun juga tentang kesehatan repsroduksi, wawasan kebangsaan dan bela negara sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan para siswa didikannya.

“Adik-adik kita ini adalah generasi muda penerus bangsa, mereka harus disiapkan dari sedini mungkin untuk menjadi pribadi yang baik dengan karakter yang bagus sehingga kedepan mereka minimal mampu bersaing dalam kehidupan global,” ujar Kepala Sekolah.

Romo Benyamin juga menegaskan SMA Katholik Suria siap menjadi mitra dalam mendukung tugas Satgas Pamtas Sektor Timur Yonif 742/SWY kedepan dan berharap agar sosialisasi dan kegiatan-kegiatan semacam itu terus dilakukan secara berkesinampungan sebagai wujud kepedulian bersama terhadap generasi penerus bangsa di wilayah perbatasan.

Terpisah, Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat memberikan apresiasi dan terimakasih atas keinginan Kepala SMA Katholik Suria untuk menjadi mitra Satgas kedepan selama pelaksanaan tugas Satgas Pamtas Yonif 742/SWY hingga November mendatang.

Dansatgas juga mengamini permintaan Kepala Sekolah terkait dengan permohonan sosialisasi kesehatan, wawasan kebangsaan dan bela negara.

“In syaa Allah kedepan tidak hanya itu, namun juga akan merencanakan untuk memberikan penyuluhan hukum khususnya yang permasalahan bersentuhan langsung dengan adik-adik kita seperti narkoba, ITE dan lainnya,” ungkap Bayu Sigit.

Menurutnya, sangat disayangkan apabila para pemuda sebagai generasi penerus bangsa tidak produktif, tidak memiliki semangat dan kemauan untuk belajar dan belajar yang merupakan modal awal untuk meraih kesuksesan.

Ia juga mendorong adik-adik siswa dan muda mudi untuk mulai membuka wawasan dan pengetahuan dengan memanfaatkan potensi yang dimilliki sehingga kedepan memilliki pemikiran yang lebih maju dan bahkan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat di wilayah perbatasan khususnya.

“Semua ini harus dimulai dari kesadaran diri untuk belajar dan belajar, maka yakinlah kesuksesan akan mengikuti,” tutupnya.

Personel Pos Damar Kembali Amankan BB Selundupan di Wilayah Perbatasan RI-RDTL

IMG-20210510-WA0017

Belu NTT – Pos Damar Kipur I Satgas Pamtas RI – RDTL kembali mengamankan barang bukti berupa dua karung pakaian layak pakai yang akan diselundupkan dari negara Republik Demokratik Timor Leste ke wilayah perbatasan Republik Indonesia melalui jalan tikus di Dusun Aisikaiseban Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro seusai mendapat laporan di Mako Satgas yang berlokasi di Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat, Senin (10/5/2021).

Berdasarkan laporan Danpos Damar Letda Inf Syaukas Rahmatillah, lanjut Bayu Sigit, terduga pelaku sebanyak 2 orang berjalan dari arah Timor Leste menuju Dusun Aisikaiseban yang secara kebetulan personel Pos Damar sedang melaksanakan patroli rutin pada malam hari.

“Dari jarak 100 meter, mereka saling melihat dan terduga pelaku penyelundupan langsung membuang barang bukti dan melarikan diri kearah Timur Leste yang diiringi teriakan menggunakan bahasa Timor,” terang Dansatgas.

“Anggota sempat melakukan pengejaran, namun karena sudah berada di wilayah Timor Leste sehingga pengejaran dihentikan. Disana juga ternyata memang sudah ada yang menunggu sekitar 5 orang yang dapat dilihat dari nyala lampu senter,” tambahnya.

Mantan Pengasuh Akmil itu juga menginstruksikan ke seluruh pos jajaran untuk tidak lengah dan tetap waspada. Lakukan patroli secara rutin untuk meminimalisasi tindakan illegal yang dilakukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Barang bukti sebanyak dua karung pakaian layak pakai setelah dibuka berisi 231 potong pakaian baik baju maupun celana untuk pria dan wanita, dan saat ini barang bukti sudah diamankan di Pos Damar.

Wadansatgas Sektor Timur Tinjau Lokasi Rencana Pembuatan Pompa Hydram

IMG-20210509-WA0018

Belu NTT – Wakil Komandan Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur Mayor Inf Aditya Nugraha, S.IP., melaksanakan pengendalian dan pengawasan kegiatan (Dalwasgiat) di Pos Salore Kipur I Dusun Mudafehan Desa Tulakadi Kecamatan Tasifeto Timur dengan memantau langsung kegiatan maupun program Pos Salore dibawah pimpinan Danpos Sertu Anjasmansari, Minggu (9/5/2021).

Usai mengecek dan mendapat laporan kegiatan dari Danpos Salore, Wadansatgas memberikan beberapa penakanan untuk tetap menjaga kesehatan dan kekompakan baik saat berada di dalam pos maupun saat melakukan kegiatan bersama masyarakat mengingat saat ini Covid-19 masih menjadi ancaman semua pihak termasuk seluruh personel Satgas.

Aditya sapaan akrab Wadansatgas juga mengingatkan semua kegiatan baik yang dilakukan sendiri seperti patroli maupun bersama masyarakat segera dilaporkan melalui Whatsapp group (WAG), namun jika bersifat urgen bisa langsung via telephon kepada Dansatgas ataupun Wadansatgas sehingga bisa dilakukan langkah-langkah yang tepat sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

Terkait dengan program pertanian, lanjutnya, personel Pos Salore sendiri sudah melakukan koordinasi dengan pihak desa dan masyarakat untuk mendorong kemajuan pertanian di desa setempat. Rencana mereka akan menggarap lahan di sekitar pos secara bersama-sama dengan perangkat desa dan masyarakat sekitar dengan luas kurang lebih 3-4 hektar untuk ditanami bibit tanaman yang proses panennya tidak membutuhkan waktu lama sehingga dapat membantu mengurangi kesulitan warga di bidang ekonomi melalui tambahan penghasilan dari hasil pertanian.

“Sayur-sayuran dan kebutuhan dapur lainnya yang bisa ditanam tidak serempak sehingga kedepan diharapkan bisa panen setiap hari,” ucap Aditya memberikan saran.

Selesai memberikan pengarahan, Wadansatgas didampingi Dankima Lettu Chb Ismail, SH., selaku Papen Satgas bersama Danpos Salore mengecek kondisi sungai di Dusun Rairiti Desa setempat yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih terutama untuk mandi dan mencuci pakaian.

Terkait dengan itu, mantan Dankipan E Yonif 755/Yalet Merauke mengatakan kondisi sungai berdasarkan informasi dari warga bahwa tetap mengalir meskipun musim kemarau sehingga cocok jika dibuatkan pompa hydram.

“Kebetulan Pangdam IX/Udayana memiliki program pompa hydram untuk daerah-daerah terpencil dan kekurangan air bersih. Ini nanti bisa kita ajukan ke Komando Atas melalui Satgas Pamtas Sektor Timur atas kesepakatan dan persetujuan masyarakat sehingga apabila disetujui oleh Komando Atas tidak ada permasalahan dikemudian hari pada saat pembangunan pompa hydram,” pungkasnya.

Jelang Lebaran, Forkopimda NTB Tinjau Pos Pengamanan Dan Pusat Perbelanjaan

IMG-20210508-WA0024

Mataram – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah tahun 2021, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) NTB melaksanakan patroli bersama di Sekitar Kota Mataram, Sabtu (8/5/2021).

Dalam pelaksanaannya, patroli bersama yang diikuti Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimasyah, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Kabinda NTB, Kajati Provinsi NTB, Ketua Pengadilan Tinggi Provinsi NTB, Irwasda Polda NTB, PJU Polda NTB, Kepala Jasa Raharja Provinsi NTB, Dandim 1606/Lobar dan Kapolresta Mataram mengecek langsung pusat perbelanjaan dan pos-pos pengamanan terpadu yang berada di wilayah Kota Mataram.

Adapun beberapa pos yang dipantau antara lain pos simpang lima Karang Jangkong, Epicentrum Mall dan pos pengamanan simpang empat Kebon Roek Kota Mataram.

Usai menggelar patroli bersama, Danrem 162/WB dalam wawancaranya mengatakan, Korem 162/WB dan jajaran akan mendukung langkah positif Gubernur NTB bersama Kapolda NTB dalam mengamankan perayaan lebaran Idul Fitri tahun 2021 dengan melibatkan sekitar 3000 personel yang tersebar di wilayah NTB.

Seperti kita ketahui bersama, kata Ahmad Rizal, saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka memerlukan kedisiplinan dan kesadaran kita bersama untuk mencegah ataupun meminimalisir resiko penularan khususnya di wilayah NTB.

“Kita harus tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19 demi keamanan dan keselamatan bersama,” ujarnya.

Sebelumnya Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, kegiatan patroli dilaksanakan untuk memastikan situasi NTB khususnya di wilayah kota Mataram aman dan kondusif menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H. Ia berharap, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sampai lebaran bahkan setelahnya nanti tetap aman dan menyenangkan.

“Kita sudah mengunjungi pos-pos penjagaan dan alhamdulillah tidak ada kerumunan, tidak ada kemacetan, kriminalitas juga bisa dicegah,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolda NTB menyampaikan, sebanyak 25 pos pengamanan, 13 pos pelayanan dan 1 pos terpadu sudah tergelar di sudut-sudut kota, pintu-pintu masuk pelabuhan dan lain lain, sehingga siap menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

Terkait pusat perbelanjaan dijelaskan Kapolda, para pengelola harus benar-benar melaksanakan aturan protokol kesehatan Covid-19 baik bagi para pengunjung maupun penjaga toko atau mall itu sendiri, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

“Maksimal 50 persen dari kapasitas toko atau mall yang boleh masuk, selain itu juga harus menyiapkan tempat mencuci tangan atau hand sanitizer,” pungkas Iqbal.

Dalam kegiatan patroli bersama, Gubernur, Kapolda NTB dan Danrem 162/WB juga berdialog dan memberikan bingkisan kepada petugas di pos pengamanan sekaligus mengingatkan untuk selalu menjaga kesiap siagaan dan lebih antisipatif terhadap situasi maupun kondisi di lapangan. Selain itu, para personel juga harus menjaga kesehatan dan mengedepankan keselamatan diri saat bertugas.

Personel Pos Lakmars Ajarkan Kerajinan Bambu Kepada Masyarakat Perbatasan

IMG-20210508-WA0005

Belu NTT – Salah satu upaya untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat, Danpos Lakmars Serka Nictesen Adi Putra Duru bersama anggota mengajarkan kerajian pembuatan kursi dan meja dari bambu kepada masyarakat Desa Nualain Kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu, Sabtu (8/5/2021).

Serka Nictesen sapaan Danpos mengajarkan kerajinan bambu tersebut di Gereja Santo Gerardus yang disaksikan langsung Romo Oktovianus Taek bersama puluhan warga desa setempat.

Menurut Nictesen, sebelum praktek pembuatan kursi ataupun meja, masyarakat diberikan teori terlebih dahulu tentang bagaimana mengukur, memotong, melubangi dan merakit bambu sehingga pada pelaksanaan praktek mereka cukup melihat dan langsung bisa mencoba.

“Ternyata masyarakat sangat antusias untuk mengikutinya karena selain bisa mendatangkan keuntungan sebagai tambahan perekonomian rumah tangga juga bisa dikerjakan di rumah bersama keluarga,” ujarnya.

Sedangkan Romo Aktavianus Taek pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas upaya Pos Lakmars yang mengajari tehnik pembuatan kursi dan meja dari bambu.

“Program ini sangat bagus dan ini akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat karena memiliki keterampilan yang tidak semua orang memiliki,” terangnya.

Romo Oktavianus juga berharap agar muda mudi memanfaatkan keterampilan ini di rumah sehingga dapat mengurangi pergaulan yang merugikan diri sendiri dan juga menghasilkan keuntungan secara finansial.

Terpisah, Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro mengapresiasi atas upaya masing-masing pos untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan kepada saudara-saudara kita di wilayah perbatasan.

“Masing-masing pos ini sudah memiliki program sesuai dengan kondisi masyarakat di wilayah yang menjadi tanggungjawabnya. Namun kadang program yang sudah disiapkan sejak awal bisa berubah setelah melihat kondisi masyarakat, jadi berkembang sesuai kebutuhan masyarakat. Ini patut diapresiasi,” papar Dansatgas.

Ia juga berharap dengan diajarkannya kerajinan membuat kursi dan meja dari bambu ini, masyarakat bisa mengembangkan sendiri yang tentunya membutuhkan ide dan kreatifitas dari masing-masing.

Bayu Sigit kemudian menyebutkan beberapa contoh yang pernah dibuat oleh masyarakat Lombok Nusa Tenggara Barat dengan bahan yang sama seperti rak TV, lemari bambu, lopo-lopo bahkan rumah dari bambu.

“Semoga ini bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di daerah perbatasan,” tandasnya dengan senyuman khasnya.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sambut Hangat Kunjungan AKA di Mako Satgas

IMG-20210507-WA0019

Belu NTT – Kehadiran Organisasi Kemasyarakatan Anak Kolong Atambua (AKA) di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur disambut Komandan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro bersama Wadan Satgas Mayor Inf Aditya Nugraha dan para Perwira lainnya di ruang Olah Yudha Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Kamis (6/5/2021).

Kehadiran puluhan anggota AKA yang merupakan putra-putri TNI Polri dibawah pimpinan Bang Karmel sapaan akrabnya tiba di Mako Satgas disambut dengan berbuka bersama mengingat waktu kedatangannya bertepatan dengan waktu berbuka puasa bagi Umat Muslim.

Dansatgas dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada anak-anak Kolong Atambua di Mako Satgas Pamtas Sektor Timur.

Menurutnya, personel Satgas Pamtas Sektor Timur siap mendukung semua kegiatan AKA yang merupakan bagian dari FKPPI Belu khususnya dalam hal-hal positif untuk membantu dan memajukan masyarakat wilayah perbatasan.

“Kami siap 24 jam untuk mendukung kegiatan AKA, mari kita jalin komunikasi dan silaturahmi dengan membuat suatu kegiatan yang bermanfaat bagi kita semua dan masyarakat perbatasan khususnya,” tutup Bayu Sigit.

Sedangkan Ketua AKA Bang Karmel mengucapkan terimakasih atas sambutan yang luar biasa dari Dansatgas bersama anggota.

Bang Karmel lalu menjelaskan bahwa AKA selama ini vakum dengan berbagai kegiatan dan kedepan ia berharap bisa bekerjasama dengan Satgas Pamtas dalam memberikan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Mungkin kedepan ada program yang bisa kita laksanakan bersama dengan tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19,” harapnya.

Diceritakannya, kami merupakan perwakilan dari AKA yang merupakan bagian terkecil dari Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI Polri (FKPPI) dan anak-anak veteran yang ada di Atambua mencapai ribuan orang.

Untuk itu, Bang Karmel meminta bantuan kepada Satgas Pamtas untuk membantu membantu menghimpun anak-anak purnawirawan dan veteran khususnya di Kabupaten Belu salah satunya membuat tempat angkringan sebagai tempat kumpul dan Koordinasi.

“Lewat Satgas ini semoga bisa terwujud dengan harapan putra-putri purnawirawan dan veteran bisa berkumpul dalam keakraban, kebersamaan dan kekompakan,” pungkasnya penuh harap.

Sementara Ibu Rita Berek menyampaikan Satgas sebelum AKA sering dilibatkan dalam berbagai kegiatan Satgas seperti bakti sosial dan lainnya.

Ia juga menegaskan AKA siap mendukung semua kegiatan Satgas dalam mengamankan wilayah perbatasan RI-RDTL khususnya Sektor Timur.