Daily Archives: November 3, 2019

Kades Montong Gamang Gelar Syukuran Pasca TMMD ke 106 Ditutup

WhatsApp Image 2019-11-02 at 20.27.04

Lombok Tengah – Pasca penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 tahun 2019 Kodim 1620/Loteng di lapangan Jelojok Kecamatan Kopang Lombok Tengah pada Kamis lalu, Kepala Desa Montong Gamang H. M. Amin Abdullah menggelar acara syukuran di rumah Bintara Pembina Desa (Babinsa) Montong Gamang Sertu Basri, Sabtu malam (2/11).

Acara yang dihadiri Babinsa, Babinkamtibmas, BKD Montong Gamang, para Kadus dan beberapa warga setempat.

Pada kesempatan tersebut, Kades Montong Gamang mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya TMMD ke 106 di Desa Montong Gamang dengan baik dan lancar.

“Alhamdulillah TMMD ke 106 di desa kita berjalan lancar dan sukses,” ungkapnya.

Menurutnya, suksesnya pelaksanaan program TMMD ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak terutama Kodim Loteng dan masyarakat yang bahu membahu bergotong royong membuka jalan baru dengan hasil seperti yang sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga kedepan akan ada lagi program seperti ini terutama untuk pembukaan jalan penghubung antar dusun maupun jalan tani untuk memudahkan akses maupun para petani dalam memasarkan hasil produksi pertaniannya,” pungkas H. M. Amin Abdullah.

Kodim Lobar Buka Kegiatan Pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika

WhatsApp Image 2019-11-02 at 16.52.15

Lombok Utara – Pabung Kodim 1606/Lobar Mayor Inf Raden Sugondo membuka kegiatan pembinaan Praja Muda Karana (Pramuka) Saka Wira Kartika Kodim 1606/Lobar di Desa Gumantar Kecamatan Kayangan Lombok Utara, Sabtu (2/11).

Pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika yang diikuti sekitar 181 orang adik-adik siswa-siswi dari berbagai sekolah Di KLU mengangkat tema melalui pembinaan Kepramukaan Saka Wira Kartika TNI AD siap membina dan membentuk generasi muda bangsa yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan serta berjiwa kesatria guna menumbuhkan rasa cinta tabah air demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Pabung Kodim 1606/Lobar menyampaikan keberadaan gerakan Pramuka dalam berbangsa dan bernegara masih sangat dibutuhkan mengingat melalui kegiatan ini, para pemuda diharapkan bisa tampil dengan trampil dan tangguh ditengah-tengah masyarakat.

Hal itu, kata Sugondo, sesuai dengan misi Kepramukaan yakni turut menyumbang pada dunia pendidikan kaum muda, melalui suatu sistem nilai yang didasarkan pada Satya dan Darma pramuka, guna membantu dunia yang lebih baik, dimana orang-orangnya adalah pribadi yang dirinya telah berkembang sepenuhnya dan memainkan peran konstruktif dialam masyarakat.

Terpisah, Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., menyampaikan pembinaan Pramuka ini sebagai upaya nyata satuan teritorial Korem 162/WB dan jajaran untuk memberikan berbagai materi tentang wawasan kebangsaan, Kedisiplinan, tali temali maupun tehnik kepemimpinan lainnya.

Dijelaskannya, masing-masing satuan Kodim sudah pernah mengirim perwakilan untuk mengikuti pelatihan dan pembinaan Pramuka tingkat TNI AD di Bandung untuk meningkatkan kualitas pembinaan Kepramukaan.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi adik-adik siswa-siswi dalam menghadapi tantangan hidup kedepan,” pungkasnya.

Kegiatan pembukaan Pramuka Saka Wira Kartika dihadiri para Danramil dan Pasi Kodim, Danki Zipur 2/SG dan Danki Zipur 18/YKR, Kuwarcab Lotara, Kepala Kuaran Kayangan dan Bayan, perwakilan Camat Bayan dan Kayangan, unsur pembina, Kepala Sekolah dan para peserta Pramuka Saka Wira Kartika.

Dandim Lobar Tekankan Penggunaan Medsos Harus Bijak

WhatsApp Image 2019-11-01 at 17.00.11

Mataram – Komandan Kodim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP., memberikan pengarahan kepada seluruh personel Kodim Lobar baik Perwira, Bintara dan Tamtama, PNS dan Ibu-Ibu Persit KCK Cabang Lobar di aula Yonif 742/SWY Asrama Gebang Mataram, Senin (1/11).

Dalam arahannya, Dandim Lobar memberikan menjelaskan tentang Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tengang Informasi dan Transaksi Elektronik khususnya terlait dengan larangan dengan sanksinya.

Pada kesempatan tersebut, Dandim juga menegaskan bahwa para Prajurit dan keluarganya boleh menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi dan silaturrahmi jarak jauh baik dengan keluarga, teman dan handaitolan. Namun demikian, kata Dandim, harus memperhatikan etika dalam bermedia sosial sehingga tidak berdampak buruk bagi diri sendiri, keluarga maupun satuan.

Menurutnya, media sosial memiliki seribu manfaat jika digunakan sesuai peruntukannya, dan juga memiliki sejuta mudarat jika tidak berhati-hati menggunakannya.

“Jadi bijaklah dalam bermedia sosial, baik di Facebook, instagram, Line, telegram, whatsapp dan lainnya karena jika sudah memposting sesuatu maka siapa saja bisa membuka dan melihat,” tegas Alumni Akmil 1995 tersebut.

Dandim juga mengingatkan bahwa penyesalan itu datangnya belakangan. Oleh karena itu, sambungnya, berhati-hatilah dalam bertindak dan berprilaku terutama dalam penggunaan media sosial.

“Suami ingatkan istri dan begitu sebaliknya termasuk kontrol kepada anak-anak kita semua sehingga rasa aman dan nyaman dalam keluarga tetap terjamin,” pungkasnya.

Hindari Pelanggaran Prajurit, Kodim Bima Berikan Tiga Materi Penyuluhan

WhatsApp Image 2019-11-01 at 12.51.25

Bima – Kodim 1608/Bima menyelenggarakan penyuluhan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN), sosialisasi UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan penggunaan media sosial secara bijak yang diikuti seluruh anggota Kodim 1608/Bima beserta istri dan PNS di aula Makodim Bima, Senin (1/11).

Usai pengecekan urine personel dengan menggandeng BNNK wilayah Bima yang dipimpin Kasi Rahabilitasi Arasidun, S.Psi., acara dilanjutkan dengan sosialisasi ITE dan penggunaan media sosial.

Dandim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra menyampaikan bahwa pelaksanaan tes urine tersebut dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus sebagai bentuk pengawasan kepada para Prajurit agar tidak menggunakan Narkoba jenis apapun mengingat sanksinya sangat tegas hingga pemberhentian dengan tidak hormat atau Pecat.

“Apabila terbukti anggota mengkonsumsi Narkoba tanpa alasan yang dibenarkan oleh UU maka hukumannya pasti keluar dari kedinasan,” ujarnya.

Selain itu, Dandim juga mengingatkan terkait dengan penggunaan media sosial kepada anggota maupun ibu-ibu Persit KCK yang juga hadir dalam ruangan tersebut.

Menurutnya, media sosial sebagai sarana untuk melihat dunia yang dapat memberikan dampak positif dan negatif sekaligus digunakan untuk bersilaturrahmi dan berkomunikasi dengan dunia luar (dunia maya). Apabila sesuatu sudah di upload atau diposting melalui media maka siapapun bisa membuka dan melihatnya.

“Jadi berhati-hati dan bijak menggunakan media, jika bernilai positif dan bermanfaat maka silahkan digunakan, namun sekiranya memberikan dampak negatif yang dapat berpengaruh kepada diri dan keluarga maka lebih baik dihindari,” terangnya.

Orang nomor satu di jajaran Kodim Bima tersebut juga menekankan agar jangan cepat percaya terhadap pemberitaan yang belum diketahui kebenarannya dan jangan suka langsung membagikan, apalagi yang berkaitan dengan politik dan sara yang sangat rawan. “Pastikan kebenaran berita, baru di share jika itu bermanfaat dan berguna, namun jika sebaliknya lebih baik dihapus dan dilupakan,” pungkasnya.

TMMD ke 106 Kodim 1620/Loteng, Ini Kata Wabup Loteng

WhatsApp Image 2019-11-01 at 08.44.53

Lombok Tengah – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 tahun 2019 Kodim 1620/Loteng sudah resmi berakhir ditandai dengan penutupan oleh Komandan Lanal Mataram Kolonel Laup (P) Dados Raino di Lapangan Jelojok Kopang Lombok Tengah kemarin, Kamis (31/10).

Usai penutupan, Wakil Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri dalam wawancaranya dengan insan media memberikan apresiasi kepada Satgas TMMD yang telah melaksanakan tugas sebulan penuh dengan aman, lancar dan sukses.

Menurutnya, TMMD merupakan bagian dari sinergitas antara Pemda Loteng dengan TNI dengan menunjukan nilai-nilai gotong royong di tingkat desa tidak boleh punah dan hilang. “sinergitas ini terus akan dilanjutkan teramsuk penganggaran kedepan,” ujarnya.

Akses-akses sasaran fisik yang dihajatkan sudah dipelajari sebelumnya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, pertanian dan pendidikan.

Wabup juga menekankan bagi desa-desa yang belum memiliki sasaran fisik harus segera terindentifikasi sehingga pada tahun 2020 bisa dianggarkan lebih besar karena multi efeknya yang sangat luar biasa terhadap pembangunan.

Sebelumnya, Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., selaku Dansatgas TMMD ke 106 Lombok Tengah menyampaikan berakhirnya TMMD ini bukan berarti selesai kegiatannya, namun diharapkan pihak Pemda menindaklanjuti khsusunya pembukaan jalan menjadi jalan yang diperkeras atau di aspal untuk jalan pertanian sehinga berkalanjutan dan menjadi lebih bagus.

Dijelaskannya, selama pelaksanaan TMMD tidak ada kendala yang berarti karena antusias masyarakat untuk bergotong royong luar biasa, termasuk para pemilik tanah menghibahkan tanahnya dengan ikhlas dijadikan jalan.

Selain itu, lanjut Dansatgas, setelah dibuatkan jalan banyak manfaat yang dirasakan masyarakat seperti harga tanah menjadi naik, adik-adik sekolah bisa langsung menggunakannya menuju sekolahan tanpa harus berputar, dan para petani juga bisa mengurangi biaya operasionalnya baik dalam pengangkutan bibit maupun pupuk serta hasil produksinya.