Daily Archives: November 26, 2019

Uji Kemampuan Tempur, Korem 162/WB Gelar UST Kompi Yonif 742/SWY

WhatsApp Image 2019-11-25 at 07.10.35

Lombok Barat – Korem 162/WB mengelar Uji siap tempur (UST) Kompi senapan Yonif 742/SWY di Kecamatan Sekotong komplek Lombok Barat dengan pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Komandan Latihan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, Senin (25/11).

Apel pengecekan dan pemberangkatan latihan uji siap tempur dipimpin Wadanlat Kepala Staf Korem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori di Lapangan Yonif 742/SWY Gebang yang juga dihadiri para pelatih dan pendukung latihan.

Pada kesempatan tersebut, Kasrem memberikan arahan dan beberapa penekanan untuk dipedomani selama pelaksanaan latihan uji siap tempur (UST)

Dijelaskannya, latihan UST bukan merupakan latihan biasa, namun merupakan ujian kesiapan tempur satuan Yonif 742/SWY dalam hubungan kompi, yang dalam pelaksanaannya tidak lagi dikoreksi atau diulang-ulang, melainkan akan dinilai dengan ketentuan lulus atau tidak lulus.

Selain itu, lanjut Kasrem, penilaian terhadap para peserta uji siap tempur ( UST) mulai dari kemampuan dan gerakan perorangan, disiplin tempur, kemampuan menilai dan memilih medan dengan PKT/PKM, penguasaan materi, kemampuan melakukan langkah-langkah dalam setiap materi kegiatan, serta kemampuan para Danki dalam memimpin dan mengendalikan anggotanya dilapangan dihadapkan dengan situasi medan dan sasaran.

“Tunjukkan bahwa Yonif 742/SWY patut dibanggakan sebagai satuan tempur di wilayah Korem 162/WB yang terlatih dan siap digerakkan dalam pelaksanaan tugas dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” harap Kasrem.

Kepada para pendukung, penilai dan pengawas kata Kasrem, agar melaksanakan tugas fungsi sesuai ketentuan sehingga sasaran uji siap tempur dapat tercapai seperti apa yang diharapkan dari tujuan penyelenggaraan ust kali ini.

Mengakhiri pengarahannya, Kasrem menekankan agar memperhatikan faktor keamanan personel dan materiil dalam setiap kegiatan, baik dalam hubungan perorangan, kelompok/tim hingga dalam hubungan kompi.Usai memberikan pengarahan dan penekanan, para personel peserta latihan dan pendukung bergerak menuju lokasi latihan menggunakan kendaraan truk dengan membawa perlengkapan yang dibutuhkan selama pelaksanaan latihan berlangsung.

“Selamat melaksanakanan ust dan tetap semangat,” pungkas Kasrem dengan penuh semangat sambil mengepalkan tangan keatas.

Dandim Lobar Tutup Diksarmil Menwa Rinjani Angkatan XLI Batalyon Wira Setia Laksana

WhatsApp Image 2019-11-25 at 11.27.19

Mataram – Komandan Kodim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP., menutup pendidikan dan latihan dasar militer (Latsarmil) Resimen Mahasiswa (Menwa) Rinjani Angkatan XLI Batalyon Wira Setia Laksana di Lapangan Yonif 742/SWY jalan Sapta Marga Gebang Kota Mataram, Senin (25/11).

Sebanyak 100 orang peserta Diklatsarmil berasal dari berbagai Universitas se Pulau Lombok.

Setelah penanggalan tanda peserta dan pennyataan penutupan latihan, Dandim Lobar dalam amanatnya menyampaikan kebutuhan paling hakiki dari sebuah negara adalah eksistensi yang harus diperjuangkan dan dipertahankan sehingga menjadi pijakan bagi suatu bangsa dalam memperjuangkan kepentingan nasionalnya.

Mencermati paradigma militeristik, kita pahami bahwa keamanan negara pada dasarnya dipandang sebagai keadaan dimana rakyat indonesia secara penuh harus dilindungi pada setiap aspek kehidupan, termasuk ekonomi dan pemanfaatan sumber daya nasional dalam rangka menciptakan kesejahteraan bangsa.

Menurutnya, pendidikan dasar Menwa yang telah dilaksanakan selama 10 hari ini merupakan salah satu pengabdian kepada negara, yang ditujukan untuk menjamin keberlangsungan hidup bangsa indonesia di tengah persaingan global yang ketat dan kompetitif.

“Secara ekstrim dapat dikatakan, tanpa Ketahanan Nasional hampir mustahil bagi sebuah negara dapat mewujudkan kepentingan nasionalnya,” tegas Dandim.

Dandim Almuni Akmil 1995 tersebut juga memberikan apresiasi atas semangat dan loyalitas para Menwa yang ditunjukkan selama Iatihan dasar tersebut sebagai bentuk pengabdian bagi kepentingan nasional, sekaligus pengabdian kepada bangsa dan negara.

Acara penutupan juga dihadiri Dirbinmas Polda NTB Kombes Pol Suwirta, Perwakilan Polres Mataram, Pasipers Yonif 742/SWY, FKPPI, Danmen Mahasiswa Rinjani Taufiqurahman, SE., dan tamu undangan lainnya.

Sukses Panen Jagung, Ini Harapan Dandim Sumbawa

WhatsApp Image 2019-11-26 at 15.50.33

Sumbawa – Program penanaman jagung sebagai salah satu komiditi unggulan dalam program swasembada pangan selain padi dan kedelai. Hal itu telah dilakukan oleh Kodim 1607/Sumbawa bekerjasama dengan PT. Talita Group wilayah Sumbawa. Hari ini, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huada, SE. M.Sc., bersama PT. Talita Group dan jajaran Kodim melaksanakan panen jagung di atas lahan Kodim di Kelurahan Uma Sima Kecamatan Sumbawa, Selasa (26/11).

Disela-sela panen, Dandim Sumbawa mengucapkan terimakasih kepada PT. Talita Group dan semua pihak yang telah memberikan dukungan dan support dalam penanaman jagung mulai dari proses pembibitan, penanaman, pemupukan dan panen.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mendukung program Nawacita Pemerintah Pusat dalam mensukseskan swasembada pangan khususnya jagung. “Alhamdulillah hasilnya maksimal dan semoga ini dapat memberikan motivasi bagi para petani untuk terus berupaya semaksimal mungkin dalam mengusahaka lahan atau sawahnya,” harap Dandim.

Terpisah, Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., diruang kerjanya menyampaikan masing-masing kodim melaksanakan penanaman jagung diatas lahan percontohan atau demplot seperti yang dilakukan hari ini, Kodim 1607/Sumbawa dan Kodim 1615/Lotim melaksanakan panen jagung dimasing-masing demplot.

Lebih lanjut Dahlan mengatakan, TNI AD khususnya Korem 162/WB dan jajaran tetap eksis membantu mensukseskan swasembada dengan melakukan pendampingan kepada para petani mulai penyemaian, penanaman, perawatan dan pemupukan hingga panen.

Kapen berharap program demplot ini dapat dijadikan contoh oleh para petani untuk terus memotivasi diri sehingga program swasembada pangan dapat tercapai.

Sambut HUT Korpri, PNS TNI di NTB Donor Darah

WhatsApp Image 2019-11-26 at 10.54.34

Mataram – PNS TNI di Provinsi NTB menggelar donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Karang Jangkong Mataram, Selasa (26/11). Donor darah yang diikuti sekitar 50 orang PNS tiga matra baik TNI AD dalam hal ini Korem 162/WB dan jajaran se Garnizun Mataram, Lanal Mataram dan Lanud ZAM Rembiga berjalan aman dan lancar.

Hal itu disampaikan Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., sesuai apa yang disampaikan Ketua Unit Korpri TNI Provinsi NTB I Wayan Wardana, SH. MH.

Dijelaskannya, kegiatan donor darah yang dilakukan PNS TNI selain dalam rangka menyambut HUT ke 48 tahun 2019 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri), juga untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang sakit dan membutuhkan darah.

“ini sebagai wujud kepedulian PNS TNI terhadap sesama, apalagi kebutuhan darah setiap hari tidak pernah sedikit,” ungkap Dahlan.

Menurutnya, donor darah selain bermanfaat bagi penerima donor, juga sangat baik bagi kesehatan pendonor diantaranya, mengurangi resiko penyakit jantung, kanker, meningkatkatkan produksi darah dan dapat mengurangi berat badan.

Pria kelahiran Taliwang KSB tersebut berharap darah dalam kantong darah yang sudah terkumpul bisa bermanfaat dan berguna bagi masyarakat yang membutuhkan.

Danposramil Belo Pimpin Karbak Bantu Bersihkan Sisa Kebakaran

WhatsApp Image 2019-11-26 at 07.59.32

Bima – Anggota Koramil 1608-04/Woha dipimpin Danposramil Belo Pelda Hamdon melaksanakan karya bakti membantu warga korban kebakaran di RT. 19 RW. 10 Desa Teke Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Selasa (26/11).

Rumah panggung dengan sembilan tiang milik M. Said (65 th) diduga mengalami kebakaran akibat arus pendek listrik disaat pemilik sedang tidur. M. Said yang sudah tersadar rumahnya kebakaran langsung meminta tolong kepada warga dan dilakukan pertolongan dengan dengan alat seadanya sambil menunggu mobil pemadam kebakaran datang.

Komandan Kodim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra kembali mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap kebakaran karena beberapa kasus yang sama diduga akibat korslet listrik atau arus listrik.

Dandim juga memberikan apresasi kepada Babinsa Teke Sertu Kusnadi yang ikut memberikan membantu memadamkan api saat kebakaran. “Ini wujud kesiapsiagaan dari satuan dan manfaat dari pembinaan teritorial yang selama ini dilakukan para Babinsa untuk terus berada ditengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dandim murah senyum tersebut setiap saat menginstruksikan satuan jajarannya untuk terus aktif mengunjungi warga binaannya, tentunya dengan melakukan komunikasi sosial sehingga sekecil apapun permasalahan di desa binaannya cepat diketahui dan minimal bisa memberikan solusi yang tepat untuk menyelesaikannya.

Usia menggelar karya bhakti, Dandosramil Belo kemudian menyerahkan bantuan dari Kodim kepada korban kebakaran berupa sembilan kebutuhan pokok (Sembako).

Antisipasi Balatkom, Korem 162/WB Gelar Sosialisasi

WhatsApp Image 2019-11-26 at 10.09.22

Mataram – Bahaya latent komunis (Balatkom) sampai saat ini masih menjadi salah satu perhatian bangsa indonesia tidak terkecuali Korem 162/WB. Hari ini Korem 162/WB menggelar sosialisasi Balatkom kepada seluruh Prajurit jajaran Korem, Persit KCK dan para Mahasiswa dari beberapa kampus di Aula Sudirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan Mataram, Selasa (26/11).

Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Seksi Teritorial Korem 162/WB Letnan Kolonel Arh Budiono menyampaikan radikalisme merupakan suatu ideologi atau paham yang ingin melakukan perubahan masif pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan/ekstrim untuk memaksakan digantikan faham mereka.

Sedangkan bahaya laten komunis, kata Danrem, yakni suatu faham / isme yang terus-menerus mengancam dengan gerakan bawah tanah, yang setiap saat dapat muncul kepermukaan yang ingin merusak / mengubah tatanan konsep dan keseluruhan nilai yang ada dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, bahaya laten komunis harus menjadi perhatian kita bersama, mengingat komunis gaya baru yang tentunya muncul dengan menyesuaikan perkembangan jaman.

“Perkembangan teknologi diera globalisasi mempermudah siapa saja untuk mengakses dan menyebarkan informasi dan pemahaman mereka, hal ini harus kita waspadai bersama karena jika tidak cermat dalam memilah dan memilah informasi, maka akan cepat terpengaruh oleh provokasi yang mereka sebarkan,” ujar Danrem.

Selain itu Danrem juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mewaspadai bahaya laten komunis dan radikalisme, mengingat dampak yang ditimbulkan mengancam keselamatan dan kedaulatan bangsa dan negara.

Usai memberikan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan tanya jawab.