Daily Archives: March 6, 2020

Tinju Amatir Meriahkan HUT Korem 162/WB Ke 59 Tahun 2020

90e308f8-fe75-4b23-b9ec-df7e5a54f75b

Lombok Tengah – Kepala Staf Kodim 1620/Loteng Mayor Inf Dian Aksmiyandita membuka Kejuaraan tinju amatir di Lapangan Makodim 1620/Loteng, Jumat (6/3).

Kejuaraan tinju amatir yang diikuti sekitar 85 atlet tinju tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Korem 162/WB ke 59 tahun 2020.

Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., dalam sambutannya yang disampaikan Kasdim Loteng mengucapkan selamat datang kepada seluruh atlet tinju yang siap berlaga diatas ring yang sudah disiapkan penyelenggara.

Dijelaskannya, kejuaraan tinju tersebut selain memeriahkan HUT Korem 162/WB juga untuk mencari atlet muda berbakat sehingga kedepan Pertina Lombok Tengah memiliki atlet tinju yang dapat mengharumkan nama daerah pada event-event ditingkat daerah, nasional bahkan internasional.

“Atlet tinju NTB yang membawa nama daerah baik ditingkat nasional maupun internasional banyak berasal dari Pulau Sumbawa,” beber Dian Aksmiyandita.

Untuk itu, sambungnya, gunakan ajang ini untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan baik mental dan fisik maupun tehnik dalam bertanding sehingga lebih giat lagi untuk berlatih.

“Kegiatan ini juga merupakan sarana bagi Pertina Loteng untuk mempersiapkan atletnya menghadapi Porprov NTB tahun 2021 dan event-event lainnya baik lokal maupun tingkat daerah lainnya,” terangnya.

Selain itu, Dian juga menjelaskan minimnya kompetisi dalam cabang olahraga tinju menjadi penghambat prestasi atlet tinju di daerah maupun nasional.

“Ini merupakan pekerjaan rumah kita bersama antara Pertina, Koni dan Dispora untuk merumuskan event atau kompetisi olahraga tinju dengan harapan para atlet dapat lebih berprestasi dan mampu bersaing pada event-event berikutnya,” imbuhnya.

Kasdim juga meminta kepada para peserta dan penyelenggara agar menjaga sportifitas dalam bertanding dan mengedepankan keamanan dan keselamatan.

“Selamat bertanding,” teriaknya penuh semangat.

Usia pembukaan, acara dilanjutkan dengan pertanding tinju yang disaksikan Kepala Dispora Kabupaten Loteng L. Dipta, Ketua Koni Loteng Drs. HL. Muliawan, Pasiter Korem 162/WB Mayor Inf Made Darma Aksara, Kajas Korem162/WB, Pengurus Cabang olah Raga Loteng, para Danramil dan Perwira Staf dan nggota Kodim 1620/Loteng.

Koramil Alas Berjibaku Dengan Masyarakat bersihkan Bongkaran Masjid Jami Kalimango

e8d27577-8ee3-45e1-a4c6-cb6b6d291bd5

Sumbawa – Pembongkaran masjid Jami’ Desa Kalimango Kecamantan Alas Kabupaten Sumbawa mendapat perhatian khusus dari Babinsa Kalimango Koptu Efendi maupun Danramil 1607-04/Alas Kapten Inf Armansyah.

Hari ini, Jumat (6/3), Danramil Alas bersama puluhan anggotanya dan masyarakat setempat melaksanakan gotong royong memindahkan material bangunan baik seng, potongan kayu maupun sisa pembongkaran masjid karena akan dilakukan perehaban total dengan ukuran yang lebih besar dan luas.

“Jadi masjid akan direhab total dilokasi yang sama,” terang Armansyah.

Kehadirannya bersama anggota, kata Armansyah, sebagai bentuk kepedulian satuannya terhadap fasilitas umum mengingat manfaatnya terhadap masyarakat sangat luar biasa dalam peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan.

“In syaa Allah semoga bangunannya yang baru segera berdiri dan bisa digunakan untuk sholat tarawih,” ungkapnya.

Terpisah, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Samsul Huda, SE. M.Sc., disela-sela kesibukannya memberikan apresiasi kepada satuan jajarannya yang peka dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat binaanya.

Menurutnya, ini merupakan salah satu wujud kemanunggalan TNI dan Rakyat. “Apapun permasalahan yang dihadapi masyarakat, TNI hadir disana untuk membantu minimal memberikan bantuan tenaga atau solusi yang bisa ditawarkan,” ujarnya.

Alumnus Akmil 2000 tersebut juga berharap dengan kegiatan-kegiatan seperti itu akan terbangun kembali semangat kebersamaan dan gotong royong yang hampir hilang ditengah-tengah masyarakat. “Kita sama-sama berdoa semoga bangunan masjidnya cepat berdiri dan bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat,” pungkasnya.

Pangdam IX/Udayana Tinjau Rehab Rekon Pasca Datangnya Satgas Zeni TNI Periode Kedua

cd049023-ddb4-480f-91ef-094ed4548127

Lombok Utara – Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, S.IP., didampingi Komandan Korem 162/WB Kolonel Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., melaksanakan peninjauan dan pemantauan di beberapa lokasi percepatan rehab rekon pasca kedatangan tenaga bantuan dari Satgas rehab rekon terpadu Zeni TNI tahap kedua, Kamis (5/3).

Pangdam IX/Udayana bersama rombongan meninjau beberapa lokasi di Kecamatan Gunungsari Lombok Barat dan Kecamatan Pemenang Lombok Utara. Pangdam IX/Udayana disela-sela peninjauan saat di wawancara awak media menyampaikan pihaknya melakukan peninjauan pelaksanaan tugas bantuan TNI pasca bencana gempa di Lombok.

“Ini merupakan periode kedua dalam tahap rehab rekon oleh pasukan Zeni TNI yang merupakan gabungan dari darat, laut dan udara bersama masyarakat untuk melanjutkan tahap rehab rekon yang belum terselesaikan,” terang Benny sapaan akrab Pangdam IX/Udayana.

Menurutnya, dari seluruh jumlah rumah yang rusak akibat gempa, sekitar 75 persen sudah dikerjakan oleh Satgas rehab rekon Zeni TNI pada tahap pertama dan sisanya akan diselesaikan oleh Satgas rehab rekon pada tahap kedua.

Terkait dengan waktu pelaksanaan periode kedua, Pati bintang dua tersebut menjelaskan berdasarkan perencanaan awal akan diselesaikan dalam waktu tiga bulan kedepan, namun melihat sasaran yang begitu besar dan letaknya tersebar dibanyak tempat (tidak satu titik-red) sehingga membutuhkan waktu yang cukup panjang dalam penyelesaiannya, dan ini juga sudah dilaporkan kepada Wakil Presiden RI pada saat kunjungan.

“Kalau memang membutuhkan waktu lebih dipersilahkan,” kata Pangdam menirukan arahan Wakil Presiden.

Namun Pangdam IX/Udayana optimis akan tetap mempercepat penyelesaian RTG sehingga masyarakat tidak lagi kesusahan dengan tempat tinggal dan bisa membantu menghilangkan trauma gempa.

Pangdam juga berharap kepada Prajurit Zeni TNI yang sudah mulai bekerja untuk terus memberikan dorongan dan motivasi kepada masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan perumahan masing-masing dan yakinkan berikan yang terbaik kepada masyarakat dengan tulus dan ikhlas sehingga tercatat sebagai amal ibadah.

Selain itu, Pangdam juga menyampaikan kerja yang dilakukan ini tidak lepas dari sinergitas semua unsur yang ada di wilayah terdampak gempa dengan leding sektornya Pemerintah Daerah dengan seluruh perangkat-perangkatnya, termasuk BNPB maupun BPBD sehingga NTB dijadikan model oleh Pemerintah Daerah lain karena progress yang dilakukan terukur dan jalas.

Pada kesempatan tersebut turut mendampingi Asops dan Aster Kasdam IX/Udayana, Dandim 1606/Lobar, Danramil setempat dan Dantim intel Korem 162/WB.

Kodim Bima Peduli Lingkungan, Tanam Ribuan Bibit Pohon di Parado

0a41099e-9f4a-45d5-9dbb-cb5c522606ef

Bima – Hutan merupakan paru-paru dunia sekaligus sebagai penyeimbang alam dan lingkungan. Jika hutan sudah rusak maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat sekitar, namun juga berdampak secara nasional bahkan internasional.

Demikian disampaikan Komandan Kodim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal sebelum acara penanaman 3 ribu pohon kemiri di Desa Rato Kecamatan Parado Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat, Kamis (5/3).

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tidak memanfaatkan hutan tutupan maupun hutan lindung sebagai lahan pertanian atau ladang dengan melakukan penebangan pohon dan perusakan hutan.

“Pada musim hujan ini kita manfaatkan untuk menanam bibit pohon agar cepat tumbuh dan subur,” ujar Mustafa sapaan akrab Dandim Bima.

Selain itu, mantan Danyonif Raidersus 744/SYB juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga dan memelihara tanaman tersebut dan jangan dirusak sehingga manfaatnya dapat dinikmati bersama oleh masyarakat disekitar hutan.

“Mari kita jaga hutan dan lingkungan, sehingga manfaatnya akan kita nikmati bersama baik manfaat bagi kelestarian alam juga manfaat ekonomis ,” tutup Teuku Mustafa Kamal.

Usai memberikan sambutan, Dandim bersama para Danramil, Camat dan Kapolsek Parado, Kepala Desa Wane dan masyarakat setempat serta santri Ponpes Mukhlisin melaksanakan penanaman bibit pohon di lokasi yang sudah disiapkan.

Danrem 162/WB Hadiri Rakor Persiapan L’ETAPE Indonesia Tahun 2020

cf820f3c-5b66-4bda-a788-d70b438d148b

Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Event Sepeda International L’Etave pada tanggal 5 April 2020 mendatang. Dalam event ini diperkirakan sekitar 1.300 peserta dari 18 negara akan ikut berpartisipasi memeriahkan acara spektakuler yang akan dilaksanakan di daerah Kabupaten Lombok Tengah.

Untuk kesiapan acara tersebut, Dinas Pariwisata NTB menggelar rapat koordinasi di Skyloonge Lantai 11 Hotel Golden Palace Jalan Sriwijaya Kota Mataram Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Asisten II Setda Provinsi NTB Ir. H. Ridwansyah, Kadis Pariwisata Provinsi NTB L. M. Faozal, Dir Intel Polda NTB Kombes Pol Drs. Rahayu Irianto dan pihak terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan moment event sepeda L’Etave diharapkan dapat meningkatkan pariwisata NTB karena gaungnya internasional dan mendunia sehingga harus dipersiapkan dengan baik.

Namun demikian, kata Danrem, harus memperhatikan faktor keamanan dan ketertiban, kelestarian dan keindahan alam yang dapat memberikan kesan terhadap para peserta baik domestik maupun mancanegara sehingga kedepan Lombok menjadi surganya bersepeda.

Terkait dengan perkembangan dunia pariwisata di NTB, orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB tersebut mengingatkan agar masyarakat melatih diri untuk menyapa tamu dengan ramah dan tersenyum dengan harapan dapat memberikan kesan positif.

“Pada event ini juga harus diperhatikan arus lalu lintas agar tidak mengganggu kelancaran kegiatan maupun masayarakat pengguna jalan,” imbuhnya.

Selain itu, Danrem juga menegaskan pihaknya bersama Polri akan siap membantu pengamanan sesuai dengan tugas pokok dengan membuat standar operasional prosedur (SOP) dan bersinergi dengan seluruh semua pihak tang terlibat dalam event tersebut.

Sebelumnya, Kadis Pariwisata NTB menyampaikan terkait route Event Sepeda International L’ Etave yang akan dilaksanakan pada 5 April mendatang dengan jumlah peserta sekitar 1.300 orang sudah dilakukan pengecekan di Lapangan. “Secara teknis nanti akan dijelaskan,” ujarnya.

Sedangkan Asisten II Pemprov NTB mengatakan kegiatan tersebut harus menjadi atensi karena ini pertama kalinya diadakan di NTB. Oleh karena itu, lanjutnya, momentum ini harus disiapkan dengan menampilkan berbagai atraksi dan kegiatan lainnya untuk memajukan pariwisata NTB kedepan.

Sementara dari perwakilan panitia penyelenggara Boike menjelaskan para peserta akan datang mulai tanggal 3 April di Bandara LIA, kemudian menuju Venue Kuta Mandalika dan pada tanggal 4 April merupakan kedatangan peserta terakhir.

“Kendaraan yang akan disiapkan berupa Bus, Truck dan Hiace, untuk akomodasi disiapkan 5 Hotel di area Mandalika, kendaraan akan disiapkan satuan service,” paparnya.

Kegiatan Race Echelon Konvoi Star pada pukul 06.30 Wita, para peserta akan dilepas dan dikawal oleh Patwal, 1 unit Mobil Timing dan Mobil Medical. Pada pukul 14.30 Wita para peserta yang belum datang akan diangkut menggunakan mobil evakuasi karena dianggap tidak mampu memenuhi waktu yang disediakan.

Dir Intel Polda NTB Kombes Pol Drs. Rahayu Irianto pada kesempatan yang sama menyampaikan event L’Etave adalah momen yang luar biasa dan mendunia. Seperti diketahui bersama bahwa dunia lagi dicekam virus sehingga pariwisata menjadi sepi. “Semoga moment ini berjalan sukses dan lancar,” harapnya.

Dir Intel Polda NTB juga meminta agar seluruh stake holder harus mengkordinir dan mengawal tamu yang ada sehingga para tamu aman dan nyaman selama event ini berlangsung.

Dari pihak ITDC sendiri sudah menyiapkan repect area serta menyiapkan Bazar dan Kuliner. Selain itu, ITDC juga akan menyiapkan pos-pos keamanan dan kesehatan, kemudian melakukan penangkapan Satwa serta sterilisasi sebelum Kunjungan Presiden ataupun Wakil Presiden, kemudian ITDC juga menyiapkan 20 titik Toilet di Areal Event.

Adapun rencana route yang akan digunakan pada L’Etave yakni start di jalan Boulevard Mandalika disamping Pintu Masjid Mandalika Nurul Bilad, melintasi Sengkol, Marong, Pujut, Sukaraja, Kantor Desa Bangket Parak (Water and Food Station), Kantor Desa Sengkol, Bundaran jalan Pariwisata, Simpang Jalan Raya Kuta – Jalan Mawun, Tanjakan Asthari (Water and Food Station), turunan jalan Mawun (Jalan lumpur dan berpasir), kemudian stage king of the mountain (Tanjakan gunung) keluar dari Jalan Raya Ungga, menuju Baypass Batujai (SDN Beduk) menuju SMPN 1 Praya.

Dandim Sumbawa Laksanakan Patroli Pantau 119 Desa Gelar Pilkades Serentak

c5823d10-e803-4eb5-9072-b1abdebf2f09 (1)

Sumbawa – Sebanyak 119 Desa di 23 Kecamatan hari ini menggelar pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2020 di Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat, Rabu (4/3).

Terkait dengan itu, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., didampingi Danramil 1607-09/Utan Rhee Kapten Inf Robert P.,dan Muspika di masing-masing wilayah melaksanakan patroli pemantauan pelaksanaan Pilkades di beberapa desa di Kecamatan Utan.

Disela-sela pemantauan, Dandim 1607/Sumbawa menyampaikan pelaksanaan Pilkades serentak ini merupakan pesta demokrasi, hajat Pemerintah Daerah Sumbawa dan bertanggungjawab dalam mensukseskan pelaksanaannya.

TNI Polri dalam hal ini, sambungnya, bertugas memback up Pemerintah Daerah dan bertangung tentang keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses pelaksanaan Pilkades.

“Apabila ada permasalahan di Desa agar Camat di back up Kapolsek dan Danramil bisa tampil di depan masyarakat untuk meminimalisasi setiap kejadian sekecil apapun sehingga kondusifitas wilayah tetap terjaga dengan baik,” ujar Dandim.

Selain itu, mantan Danyonif RK 744/SYB itu juga mengajak dan mengimbau seluruh calon Kepala Desa maupun masyarakat pendukungnya menerima apapun hasil dari Pilkades setelah dilakukan penghitungan suara.

“Apabila ada hal-hal yang kurang berkenan terkait hasil akhir penghitungan suara, ada mekanisme yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara, silah ikuti sesuai prosedur,” imbuhnya.

“Mari kita jaga Kabupaten Sumbawa ini agar tetap aman, nyaman dan damai,” pungkasnya.

Usai melaksanakan patrori di Kecamatan Utan, Dandim Sumbawa dan rombongan menuju Kecamatan Alas dan Alas Barat.

Tim Kajian Sahli Kasad Laksanakan Puldata Teritorial di Korem 162/WB

ac8b6100-faeb-45e9-91cd-3e9f2faff026

Mataram – Tim kelompok kerja staf ahli Kepala Staf TNI AD melaksanakan kunjungan kerja ke Korem 162/WB, Rabu (3/3). Kunjungan kerja kali ini dalam rangka mengumpulkan data tentang teritorial yang berkaitan dengan “Sinergitas TNI AD Dengan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan transmingrasi (PDTT) Republik Indonesia Guna Percepatan Pembangunan Desa Tertinggal” khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Kehadiran tim kajian dipimpin Brigadir Jenderal TNI Amalsyah Tarmizi, S.IP., beserta rombongan Kolonel Inf Cahyo Suro Putro, S.IP., M.Si., dan Kolonel Inf Bedali Harefa, SH., disambut Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Kasrem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori dan seluruh Staf Korem di ruang Data Makorem 162/WB.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Ketua tim kajian dan rombongan di Korem 162/WB.

Terkait dengan rencana kunker tersebut, Danrem 162/WB meminta kepada kepala seksi terkait yang sudah ditunjuk agar membantu tim Puldata teritorial untuk menjawab semua pertanyaan yang diajukan dalam cek list sehingga sasaran dan tujuan kegiatan dapat tercapai sesuai harapan.

Sedangkan Ketua Tim Brigjen TNI Amalsyah Tarmizi dalam sambutannya mengatakan
kehadirannya di NTB dalam rangka melakukan kajian strategis terkait dengan sinergitas TNI AD dengan Pemerintah khususnya tentang percepatan pembangunan daerah tertinggal berdasarakan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI dalam Pasal 7 ayat (2) mengenai Operasai Militer Selain Perang (OMSP), PP Nomor 78 Tahun 2014 Tentang Percepatan Pembanguna Daerah Tertinggal, MoU antara Panglima TNI dengan Kementerian PDTT RI dan PKB.

“Jadi berdasarkan legalitas tersebut, TNI AD bersinergi membantu Pemerintah Daerah dalam proses percepatan pembangunan daerah tertinggal melalui Bhakti TNI seperti TMMD, karya bhakti dan bhakti sosial maupun serbuan teritorial yang dilakukan secara masiv dan bersama-sama,” terang Amalsyah.

Menurutnya, hal itu dilakukan itu dilakukan dalam rangka mendukung program Nawacita Pemerintah untuk mengatasi desa tertinggal menuju desa yang berkembang, maju dan mandiri.

Untuk mendukung kelancaran program tersebut, tambah Pati bintang satu tersebut, para Dandim harus memahami klasifikasi desa sangat tertinggal, desa tertinggal, desa berkembang, desa maju dan desa mandiri dengan mempelajari indikator maupun indeks desa membangun.

“Dalam hal ini Dandim memiliki target desa sangat tertinggal dan desa tertinggal”, ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan memberikan beberapa pertanyaan dalam cek list untuk dijawab sesuai dengan kondisi dilapangan sehingga bisa dijadikan sebagai bahan masukan dan pertimbangan untuk dilakukan pengkajian lebih mendalam terkait dengan pelaksanaannya kedepan.

Usai memberikan sambutan, para Kepala Staf dan Perwira yang ditunjuk melaksanakan pengisian cek list hingga selesai.