Daily Archives: May 5, 2020

Budaya Gotong Royong di Dapur Umum TNI-POLRI KSB, Tetap Pedomani Protokol Cegah Covid-19.

IMG-20200505-WA0050

Sumbawa Barat – Kegiatan Dapur umum milik TNI-POLRI di Kota Taliwang KSB masih terus berjalan sesuai fungsinya memasak dan menyiapkan makanan bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak Virus Corona atau Covid-19.

Hari ini selain mendapat kunjungan Dandim 1628/SB dan Wakapolres SB, Dapur Umum tersebut juga dikunjungi oleh Bapak Amril dari PT AMNT guna memberikan bantuan secara simbolis.

Dan yang tidak kalah menarik, hari ini Dapur Umum tersebut selain personel TNI-POLRI, juga terdapat ibu-ibu Persit Kodim 1628/SB yang turut terlibat meluangkan waktunya membantu menyiapkan makanan.

Dandim 1628/SB Letkol Czi Eddy Oswaronto ST., mengaku senang dan bangga serta mengapresiasi semangat dan antusiasme seluruh pihak yang ikut turun dan memberikan perhatiannya untuk dapur umum TNI-POLRI hari ini.

“Ini merupakan budaya gotong royong yang sudah tertanam di masyarakat kita sejak jaman dahulu sebagai wujud kepedulian, terketuk dan tergerak hatinya membantu sesama di tengah pandemi Covid-19, terlebih sekarang bulan Ramadhan, namun dilakukan tetap mempedomani Sop protokol pencegahan Covid -19, ” terang Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan, bahwa hari ini Dapur umum TNI-POLRI Kota Taliwang telah mendistribusikan paket makanan siap saji sebanyak 300 kotak yang tersebar di beberapa tempat di wilayah kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat termasuk masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Dandim berharap, semoga bantuan tersebut bermanfaat dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu dan terdampak Covid-19, sehingga mereka dapat fokus menjalani ibadah puasa serta lebih serius dan disiplin menjalani protokol pencegahan Covid-19 serta mengikuti imbauan pemerintah khususnya social distancing dan diam di rumah (stay at home) selama pandemi Covid-19.

“Kami juga tetap mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun, diam di rumah, tidak keluar rumah jika tidak mendesak dan selalu menggunakan masker,” pungkasnya.

Terakhir Dandim menyampaikan, TNI-POLRI kedepan selalu siap untuk menjaga keamanan di wilayah kabupaten Sumbawa Barat dan terus menerus memberikan himbauan kepada masyarakat mengatasi penyebaran Covid-19.

“Semoga wabah Covid-19 ini cepat berlalu sehingga kehidupan dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” tutupnya.

Babinsa Kodim Lotim Tetap Eksis Ditengah Covid-19

IMG-20200505-WA0053

Lombok Timur – Keberadaan Bintara Pembina Desa harus dapat dirasakan oleh masyarakat tempatnya bertugas sebagai Babinsa. Setiap permasalahan yang ada di dusun ataupun desa binaannya harus ditindaklanjuti minimal mampu memberikan solusi yang tepat dalam penyelesaiannya.

Hal itu disampaikan Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., saat memberikan arahan kepada para Danramil dan Pasi Kodim Lotim di ruang rapat Makodim jalan Prof. M. Yamin, SH., Selasa (5/5).

Dijelaskannya, kondisi saat ini membutuhkan kekompakan dan kebersamaan semua pihak baik Pemerintah Daerah, TNI Polri dan masyarakat.

“Semua harus bersinergi, bahu membahu bergotong-royong dan saling mengingatkan sehingga Covid-19 dapat dicegah penyebaran dan penularannya,” ujarnya.

Agus Donny juga mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi gerak cepat para Babinsa bersinergi dengan Babinkamtibmas dan perangkat desa di lapangan untuk mendorong pemberlakuan pembatasan sosial berskala lingkungan (PSBL) dan pembatasan sosial berskala dusun/desa (PSBD) dengan memasang portal diperbatasan jalan desa atau pintu masuk dusun, berlakukan jam malam dan patroli malam untuk mengantisipasi tindakan kriminalitas, serta mengimbau masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker.

“Alhamdulillah sampai saat ini, masing-masing dusun dan desa sudah proaktif membuat portal dan pemberlakuan jam malam, ini dari kita oleh kita untuk kesehatan dan keselamatan kita bersama,” ungkap alumnus Akmil 2001 tersebut.

Selain itu, pria kelahiran Magelang tersebut juga meminta agar para Babinsa terus mengawal dan membatu pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat sehingga bantuan tepat sasaran.

Hadiri Tanam Padi Serentak, Danrem 162/WB Berharap Tetap Perhatikan Protokol Pencegahan Covid-19

55 07

Lombok Tengah – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE. MI.Pol., menghadiri acara penanaman padi serentak Korem 162/WB bersama kelompok Tani Bukit Ngiang di atas lahan sawah seluas ± 2,5 Hektar milik Bapak Kamaludin, Muzaki dan Sujarman di Dusun Borok Kenoet, Desa Darmaji, Kecamatan kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (5/5).

Penanaman padi pada musim kemarau pertama tahun 2020 berupa jenis padi varietas Mekongga untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan swasembada pangan menuju ketahanan pangan khususnya Wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Loteng H. Lalu Fathul Bahri, S.IP., menyampaikan bahwa Dari 50.000 Hektar luas tanah di Loteng hasil panen kita semakin tahun semakin bagus, karena pertanian ini harus dikawal sedemikian rupa untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dari lahan 50.000 Hektar tersebut menghasilkan panen hingga 67.000 Ton, maka persediaan pangan saat ini di Kabupaten Lombok Tengah sudah tercukupi,” ungkap Wabup.

“Untuk seluruh provinsi NTB Loteng menjadi penghasil padi terbesar, mudah-mudahan semakin tahun ketika lahan berkurang pertanian semakin bagus sehingga kebutuhan masyarakat dan petani tetap tercukupi,” lanjutnya

55 10

Sejalan dengan penyampaian Wabup, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menyampaikan kita patut bersyukur karena hasil panen kita yang pertama kemarin surplus sekitar 66.000 ton dan ini luar biasa dan mudah-mudahan hasil panen yang kedua ini dapat melebihi hasil panen sebelumnya sehingga kita tidak perlu khawatir manakala pandemi Covid-19 ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama karena ketahanan pangan yang baik dapat menjamin ketenangan Masayarakat di massa pandemi Covid-19.

Lebih lanjut Danrem menyampaikan, bahwa kedatangannya ke acara tersebut selain untuk melaksanakan penanaman padi juga untuk memotivasi serta memberikan edukasi, sosialisasi kepada masyarakat dan kelompok Tani Bukit Ngiang Dusun Borok Kenoet, Desa Darmaji terkait imbauan pemerintah tentang upaya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Saya mengingatkan bapak-bapak dan ibu-ibu agar patuhi imbauan dan kebijakan pemerintah untuk disiplin mengikuti prosedur pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak atau social distancing, rajin mencuci tangan dengan sabun, kurangi keluar rumah, serta selalu memakai masker,” jelas Danrem.

55 11

Terkait hal itu, Danrem juga menyampaikan bahwa dengan menggunakan Alsintan dalam bercocok tanam maka dapat membantu upaya pencegahan penularan Covid-19 khususnya social Distancing karena dengan menggunakan alat tanam diharapkan mengurangi penggunaan tenaga orang dalam jumlah banyak sesuai protokol pencegahan Covid-19.

Selain itu, Danrem menyampaikan bahwa telah memerintahkan para Dandim agar Alsintan yang ada di tiap-tiap Koramil dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan kelompok tani setempat, namun tetap diperhatikan perawatannya sehingga masa pakai Alsintan lebih panjang. Dengan menggunakan alat selain menjadi bagian dari social distancing dalam kondisi pandemi covid-19, juga dapat lebih efiktif, efisien baik dari segi waktu, tenaga mengingat dengan menggunakan alat untuk tanam luas satu hektar hanya membutuhkan waktu 20 menit, sementara menggunakan tenaga manusia sebanyak sepuluh orang, dengan luas yang sama, membutuhkan waktu tiga sampai empat jam, hal ini sangat jauh lebih efektif.

Kegiatan penanaman di lapangan agar selalu dikoordinasikan baik RDK maupun RDKK dengan Poktan, UPT, PPL sehingga mengurangi kesalahan terkait jumlah luas lahan tanam dihadapkan dengan ketersediaan benih, pupuk, sesuai daftar dari Poktan di wilayah masing-masing. Dengan upaya-upaya yang dilakukan secara bersinergi kita berharap dapat meningkatkan hasil pertanian jadi lebih maksimal.

“Kemudian pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadhan dilaksanakan dirumah masing-masing, sementara kita ikuti imbauan Mui,” ujarnya.

Ikut hadir pada kegiatan tersebut, Kadistan Loteng, Danramil 1620-03/Kopang, Kapolsek Kopang, Camat Kopang, KUPT Pertanian Kec. Kopang, Pjs Kepala Desa Darmaji serta Tomas dan Kelompok Tani Dusun Borok Kenoet.

Hadiri Tanam Padi Serentak, Danrem 162/WB Berharap Tetap Perhatikan Protokol Pencegahan Covid-19

55 07

Lombok Tengah – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE. MI.Pol., menghadiri acara penanaman padi serentak Korem 162/WB bersama kelompok Tani Bukit Ngiang di atas lahan sawah seluas ± 2,5 Hektar milik Bapak Kamaludin, Muzaki dan Sujarman di Dusun Borok Kenoet, Desa Darmaji, Kecamatan kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (5/5).

Penanaman padi pada musim kemarau pertama tahun 2020 berupa jenis padi varietas Mekongga untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan swasembada pangan menuju ketahanan pangan khususnya Wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Loteng H. Lalu Fathul Bahri, S.IP., menyampaikan bahwa Dari 50.000 Hektar luas tanah di Loteng hasil panen kita semakin tahun semakin bagus, karena pertanian ini harus dikawal sedemikian rupa untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dari lahan 50.000 Hektar tersebut menghasilkan panen hingga 67.000 Ton, maka persediaan pangan saat ini di Kabupaten Lombok Tengah sudah tercukupi,” ungkap Wabup.

“Untuk seluruh provinsi NTB Loteng menjadi penghasil padi terbesar, mudah-mudahan semakin tahun ketika lahan berkurang pertanian semakin bagus sehingga kebutuhan masyarakat dan petani tetap tercukupi,” lanjutnya

55 10

Sejalan dengan penyampaian Wabup, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menyampaikan kita patut bersyukur karena hasil panen kita yang pertama kemarin surplus sekitar 66.000 ton dan ini luar biasa dan mudah-mudahan hasil panen yang kedua ini dapat melebihi hasil panen sebelumnya sehingga kita tidak perlu khawatir manakala pandemi Covid-19 ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama karena ketahanan pangan yang baik dapat menjamin ketenangan Masayarakat di massa pandemi Covid-19.

Lebih lanjut Danrem menyampaikan, bahwa kedatangannya ke acara tersebut selain untuk melaksanakan penanaman padi juga untuk memotivasi serta memberikan edukasi, sosialisasi kepada masyarakat dan kelompok Tani Bukit Ngiang Dusun Borok Kenoet, Desa Darmaji terkait imbauan pemerintah tentang upaya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Saya mengingatkan bapak-bapak dan ibu-ibu agar patuhi imbauan dan kebijakan pemerintah untuk disiplin mengikuti prosedur pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak atau social distancing, rajin mencuci tangan dengan sabun, kurangi keluar rumah, serta selalu memakai masker,” jelas Danrem.

55 11

Terkait hal itu, Danrem juga menyampaikan bahwa dengan menggunakan Alsintan dalam bercocok tanam maka dapat membantu upaya pencegahan penularan Covid-19 khususnya social Distancing karena dengan menggunakan alat tanam diharapkan mengurangi penggunaan tenaga orang dalam jumlah banyak sesuai protokol pencegahan Covid-19.

Selain itu, Danrem menyampaikan bahwa telah memerintahkan para Dandim agar Alsintan yang ada di tiap-tiap Koramil dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan kelompok tani setempat, namun tetap diperhatikan perawatannya sehingga masa pakai Alsintan lebih panjang. Dengan menggunakan alat selain menjadi bagian dari social distancing dalam kondisi pandemi covid-19, juga dapat lebih efiktif, efisien baik dari segi waktu, tenaga mengingat dengan menggunakan alat untuk tanam luas satu hektar hanya membutuhkan waktu 20 menit, sementara menggunakan tenaga manusia sebanyak sepuluh orang, dengan luas yang sama, membutuhkan waktu tiga sampai empat jam, hal ini sangat jauh lebih efektif.

Kegiatan penanaman di lapangan agar selalu dikoordinasikan baik RDK maupun RDKK dengan Poktan, UPT, PPL sehingga mengurangi kesalahan terkait jumlah luas lahan tanam dihadapkan dengan ketersediaan benih, pupuk, sesuai daftar dari Poktan di wilayah masing-masing. Dengan upaya-upaya yang dilakukan secara bersinergi kita berharap dapat meningkatkan hasil pertanian jadi lebih maksimal.

“Kemudian pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadhan dilaksanakan dirumah masing-masing, sementara kita ikuti imbauan Mui,” ujarnya.

Ikut hadir pada kegiatan tersebut, Kadistan Loteng, Danramil 1620-03/Kopang, Kapolsek Kopang, Camat Kopang, KUPT Pertanian Kec. Kopang, Pjs Kepala Desa Darmaji serta Tomas dan Kelompok Tani Dusun Borok Kenoet.

Antisipasi Perkembangan Situasi Ditengah Covid-19, Gugus Satgas Penanganan Covid Lombok Barat Gelar Tactical Floor Game (TFG)

55 04

Mataram – Forum Komunikasi Pimpinanan Daerah (Forkopimda) kabupaten Lombok Barat, menggelar simulasi Tactical Floor Game (TFG) Sispam kota antisipasi situasi Kontijensi jika terjadinya peningkatan status Covid-19 di Kabupaten Lombok Barat, bertempat di gedung Patria Mapolres Lombok Barat, Senin (4/5/2020).

Tactical Floor Game menjelaskan tentang pola penempatan kekuatan pasukan jika terjadi suatu insiden di wilayah Kabupaten Lombok Barat.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Satriyo Wibowo mengatakan, melalui TFG Sispamkota ini dibahas berbagai strategi dan langkah yang harus dilakukan bersama, guna antisipasi terjadi situasi kontijensi terhadap kondusifitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Lombok Barat di tengah pandemi Covid-19 saat ini, terlebih jika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan di Kabupaten Lombok Barat.

Sedangkan, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menyampaikan bahwa dengan adanya perkembangan informasi pada saat rapat terbatas di kantor gubenur tentang Rencana Penerapan PSBB Di wilayah NTB khususnya Kota Mataram dan Lombok Barat, sehingga jika terjadi polemik maka kita sudah menyiapkan langkah-langkah mengambil tidakan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

55 01

Komandan Kodim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP. M.M., menambahkan bahwa kita lintas sektoral terdiri, dari semua unsur terkait yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19, harus terus berkoordinasi, tetap solid dalam menjalin serta meningkatkan sinergitas, bekerjasama untuk turut andil dalam semua kegiatan termasuk simulasi TFG ini, hal ini sangat bermanfaat nantinya mengantisipasi dan menghadapi perkembangan situasi yang terjadi.

“Apabila ada perubahan situasi kontijensi kita sudah siap bertindak sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” jelas Dandim.

“Harapan kami semua, agar Dinas Sosial selalu mengupdate data sehingga dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Dandim.

Turut hadir mengikuti kegiatan tersebut, Ketua DPRD Lobar, Kalak BPBD, Kajari Mataram, Kadis Damkar, Kadishub Lobar, Kadis Kesehatan Lobar, Pihak PLTU, ASDP, PELINDO dan KSOP, Pihak PLTG Jranjang, Kasat Pol PP Lobar, Kapolsek Sekabupaten Lobar, Danramil se wilayah Lobar serta Tamu undangan Lainya.