Daily Archives: May 11, 2020

Bersinergi TNI-Polri Di Taliwang Tertibkan Penjual Petasan di Bulan Ramadhan

IMG-20200511-WA0033

Sumbawa Barat – Polisi Sektor (Polsek) Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melarang pedagang menjual petasan jenis apapun demi kenyamanan warga yang sedang menjalankan ibadah puasa dalam bulan Ramadhan 1441 Hijriah.

Kapolsek Taliwang, AKP Fatoni bersama Danramil Taliwang, Kapten Inf Nyoman Suarka, terjun langsung untuk menertibkan dan mengimbau para penjual di sekitar Kota Taliwang, Senin (11/5).

“Selama Ramadhan, kami akan menertibkan para penjual. Masyarakat diminta untuk tidak menjual atau bermain petasan,” kata Kapolsek Taliwang, AKP Fatoni, di Taliwang, Senin.

Penggunaan petasan, katanya, dapat mengganggu ketenangan dan kenyamanan orang-orang yang sedang fokus beribadah.

Untuk menertibkan penjual dan pengguna petasan yang selama ini marak dilakukan selama Ramadhan, pihaknya memerintahkan anggotanya untuk melakukan patroli dan razia di seluruh wilayah Taliwang secara intensif.

Jika dalam operasi penertiban ditemukan pedagang dan distributor terbukti memiliki dan menyimpan petasan maka akan disita oleh petugas dan pemiliknya akan dibina atau bisa saja dijatuhi sangsi hukum.

“Imbauan ini terus kami sampaikan kepada masyarakat, jika melanggar maka akan ditindak tegas,” katanya.

Melalui patroli penertiban ini diharapkan pada bulan Ramadhan masyarakat dapat menjalani ibadah dengan khusuk, tanpa gangguan suara ledakan petasan.

Sementara itu, Danramil Taliwang, Kapten Inf Nyoman Suarka, juga siap membackup dan bersinergi bersama Polri untuk terus mengamankan wilayah Taliwang dari gangguan Kamtibmas.

“Bulan Ramadhan adalah bulan suci bagi umat Islam, bukan untuk dijadikan arena bermain petasan,” tutup Danramil.

Cegah Covid-19, Satgas Gugus Tugas Covid-19 Sumbawa Barat Cek Suhu Tubuh Pengguna Jalan

IMG-20200511-WA0019

Sumbawa Barat – Gugus Tugas Covid-19 Sumbawa Barat melaksanakan kegiatan pengecekan suhu badan terhadap pengguna atau orang yang memasuki wilayah Kabupaten Sumbawa Barat dalam upaya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) bertempat di Posko Covid-19 simpang H. Hasim Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (11/5).

Kegiatan pengecekan suhu tubuh dilakukan oleh Tim terpadu yang dibentuk oleh Pemda Sumbawa Barat yang tergabung dalam Satgas Covid-19, terdiri dari Dikes Sumbawa Barat, Dishub, Kodim 1628/Sumbawa Barat, Polres Sumbawa Barat, Satpol PP dan PMI Kabupaten Sumbawa Barat.

Dandim 1628/SB Letkol Czi Eddy Oswaronto ST., mengatakan bahwa sasaran pemeriksaan suhu tubuh yaitu para pengendara kendaraan dan pengguna jalan yang melintasi Posko Covid-19 yang memasuki wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, baik dari pengguna yang datang dari lombok maupun pengendara yang datang dari Kabupaten lain di pulau sumbawa.

IMG-20200511-WA0016
IMG-20200511-WA0015

“Bagi pengendara yang bukan penduduk KSB dan tidak berdomisili di KSB untuk sementara tidak diijinkan masuk ke wilayah Sumbawa barat dan diminta kembali ke daerah asalnya,” terang Dandim.

Dandim juga menyampaikan, selain kegiatan tersebut, pada sore hari ini juga berlangsung pembagian 300 kotak makanan siap saji kepada masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19 yang dilaksanakan oleh dapur umum TNI-POLRI di wilayah Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbaw Barat.

IMG-20200511-WA0021
IMG-20200511-WA0020

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa beberapa kegiatan tersebut selain sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, juga untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan terhadap jaring sosial ekonomi masyarakat khususnya di Sumbawa Barat.

“Di satu sisi kita mencegah sambil memberikan imbauan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, di sisi lainnya kita mendukung kebutuhan masyarakat sudah mengikuti imbauan tidak keluar rumah, salah satunya dengan membagikan makanan siap saji,” jelas Dandim.

“Dengan harapan, masyarakat Sumbawa Barat tetap disiplin melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 dan selalu mengikuti imbauan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” tutupnya.

Babinsa Kodim 1620/Loteng Kawal Pendistribusi Bantuan JPS Bersatu Kabupaten Lombok Tengah

IMG-20200511-WA0024

Lombok Tengah – Babinsa Kodim 1620/Loteng mengawal pendistribusian bantuan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Bersatu Kabupaten Lombok Tengah di Desa seKecamatan Batukliang, Batukliang Utara, Kopang dan Pringgarata oleh Tim Kabupaten dengan melibatkan Dinas Sosial, SKPD Pembina, Aparat Penegak Hukum baik Jaksa, Kepolisian, dan Pemdes setempat, Senin (12/5).

Bantuan JPS bersatu Kabupaten Lombok Tengah berupa uang tunai sebesar Rp 600.000,- per Kepala Keluarga dengan jumlah penerima di Kecamatan Batukliang sebanyak 810 KK, Batukliang Utara sebanyak 420 KK, Kecamatan Kopang sebanyak 772 KK dan Kecamatan Pringgarata sebanyak 510 KK.

Mendapat laporan tersebut, Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE., memberikan apresiasi atas kesiapan jajarannya di Koramil dalam membackup Pemerintah Daerah memberikan bantuan JPS kepada masyarakatnya.

Menurutnya, hal itu harus dilakukan sebagai wujud sinergitas TNI Polri bersama Pemerintah Daerah dalam melayani masyarakat khususnya dalam penanganan Covid-19.

“Alhamdulillah hari ini penyaluran JPS Bersatu berjalan aman dan lancar, in syaa Allah besok akan dilanjutkan kembali di kecamatan lainnya,” ungkap Prastiwanto.

Selain itu, Dandim juga meminta para Babinsa jajarannya untuk terus memantau wilayah binaannya khususnya terkait perkembangan Covid-19. “Apabila ada hal menonjol untuk dilaporkan pada kesempatan pertama, sehingga bisa mengambil langkah-langkah antisipasi dalam penyelesaiannya,” tutup pria kelahiran Bangkalan Madura tersebut.

Hari ini Dandim 1608/Bima Dampingi Bupati Bima Lepas Kepulangan 7 Pasien Covid-19 di RSUD Bima.

IMG-20200511-WA0012

Bima – Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal Bersama jajaran Polri dampingi Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SEN dan Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer M.Pd melepas kepulangan Tujuh (7) Pasien positif Covid -19 yang sudah dinyatakan sembuh. Pelepas bersama jajaran pemerintah daerah tersebut Bertempat di RSUD Bima Kelurahan Rabangodu Selatan Kecamatan Raba Kota Bima, Senin (11/5/2020).

Sejumlah Pasien Positif Covid-19 tersebut yang telah dinyatakan Sembuh oleh Tim Dokter RSUD Bima berdasarkan hasil Uji Swab di RSUP Prov NTB Mataram.

Penjemputan ke 7 pasien tersebut juga hadir Kadis Kesehatan H. Rifa’i M. AP, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima, Direktur RSUD Bima, dr Adi Winarko, Kabag Kesra Drs.H.M.Sidiq, Danramil 02/Bolo Kapten Inf Ibrahim, Danramil 05/Donggo Kapten Inf Seninot Sri Bakti, Pjs Danramil 1608-01/Rasanae, Kapoksek Bola AKP Juanda, Kapolsek Soromandi IPDA Zulkifli, Camat Bolo dan Kades Kananga, Camat Sanggar Ahmad SH dan kades Piong, Camat Soromandi Julkifli dan Kades Bajo, Camat Lambu dan Kades Mangge.

Bupati Bima dalam kesempatannya mengucapkan rasa syukur atas 7 pasien positif Covid-19, hari ini dinyatakan sembuh dan bisa dipulangkan dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga di rumah. “Atas ijin Allah di Bulan Ramadhan ini ada 7 pasien positif corona dari hasil Swab Mataram sudah dinyatakan negatif (sembuh) dan bisa pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Lanjut Bupati, sebelumnya wilayah Kabupaten Bima telah memulangkan sebanyak 5 orang positif corona, tentunya semua ini atas ijin Allah SWT. Semoga ke 7 pasien yang dipulangkan pada hari dapat menjaga kesehatan sekembalinya di rumah. “Dan yang terpenting sambung Bupati, kepada 7 pasien yang ada dapat lakukan isolasi mandiri dulu selama 14 hari kedepan demi keamanan kita bersama,” Pungkasnya.

Sementara Dandim Bima saat dimintai tanggapannya terkait kepulangan 7 orang pasien tersebut berharap kepada masyarakat yang ada dapat menerima ke 7 pasien tersebut dengan lapang dada dan terbuka. “Covid-19 bukanlah Aib siapa saja bisa terpapar,” ujarnya.

Disamping itu, Dandim Bima ini juga menghimbau agar warga lainnya tidak mengucilkan para pasien tersebut. “Kepulangan ke 7 pasien hari ini, bukan berarti harus ditakuti secara berlebihan oleh kita, tapi berikanlah semangat moril kepada mereka sehingga para pasien tersebut tetap semangat dalam memulihkan kondisi tubuhnya selama masa isolasi diri di rumah,” Imbuh Dandim.