Daily Archives: May 18, 2020

Babinsa Jajaran Kodim 1620/Loteng Dampingi Pembagian Bansos JPS Gemilang

185 12

Lombok Tengah – Babinsa Jajaran Kodim 1620/Loteng bersama Babinkamtibmas Praya Barat Daya membantu mengawal dan mendampingi Pembagian Bansos program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang Prov NTB Tahap I kepada masyarakat terdampak Covid-19 di beberapa desa di Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (18/5/2020).

Bantuan program JPS Gemilang dibagikan masing-masing di Desa Montong Sapah 107 KK, Desa Kabul 151 KK, Desa Pelambik 105 KK, Desa Ranggagata 372 KK, Desa Batu Jangkih 162 KK, Desa Montong Ajan 110 KK, Desa Pandan Indah 130 KK, Desa Serage 78 KK, Desa Teduh 107 KK, Darek 51 KK dan Desa Ungga 78 KK, dengan tiap-tiap paket berisi Beras 10 kg, telur ayam 20 butir, minyak goring 2 liter, masker 1 pcs, sabun anti soptik 1 buah, susu bubuk kedelai 1 bungkus dan minyak cengkeh 1 botol.

185 11

Terkait kegiatan tersebut, di sela-sela kesibukannya Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol, mengatakan bahwa jajarannya akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan proses penyaluran segala jenis bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19, khususnya di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Tengah, guna memberikan rasa aman saat penyaluran kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

“Kegiatan seperti ini merupakan salah satu tugas Babinsa bersama Babinkamtibmas di wilayah masing-masing selama Pandemi Covid-19, sehingga diharapkan bantuan sosial dibagikan tepat sasaran,” katanya.

Selain itu, Dandim mengapresiasi sinergitas Babinsa dan Babinkamtibmas yang tetap semangat tanpa lelah mendampingi dan melayani masyarakat di tengah wabah Covid-19, sambil memberikan himbauan agar masyarakat selalu melaksanakan SOP dan protocol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing. ,” tutupnya.

Ahli Waris Dua Pahlawan Kesehatan TNI AD Terima Santunan Asabri

185 01

Jakarta – Dua Pahlawan Kesehatan, PNS TNI AD dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto yang meninggal dunia akibat terpapar wabah Covid-19, menerima Santunan Resiko Kematian Khusus (SRKK) tewas dari Asabri.

Pemberian santunan tersebut diserahkan langsung kepada ahli waris oleh Dirut PT Asabri Letjen TNI (Purn) Sonny Widjaja yang didampingi Kepala Cabang Asabri Jakarta Kolonel (Purn) Surono bertempat di Ruang Puskodalad Mabesad, Jakarta, Senin (18/5/2020), serta disaksikan dan dipandu langsung oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa sesaat sebelum melaksanakan Vicon berkala dengan Pejabat RSPAD dalam rangka memantau perkembangan dan kondisi penanganan pandemi Covid-19.

185 02

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus dalam rilis resminya, di Jakarta.

Dijelaskan Kadispenad bahwa santunan Asabri kepada ahli waris dari Alm. Sugiarto, Amd.Kep, 49 tahun, (Perawat di Unit Dokmil RSPAD Gatot Soebroto) yang meninggal dunia pada 31 Maret 2020 lalu, diterima oleh istri Almarhum Ny. Ary Suryanti, yang hadir bersama anak semata wayangnya, Damar Pratama Sugari, senilai Rp. 326.928.600.

185 04

“Sementara santunan Asabri ahli waris dari almarhumah Novera, Amd.Kep, 36 tahun, (Perawat di Instalasi Rawat Jalan RSPAD Gatot Soebroto), yang meninggal dunia pada 11 April 2020 lalu, diterima oleh kedua orang tuanya, yakni Bapak Supardi dan Ibu Ofnetty, dengan nilai Rp. 286.031.100,”imbuhnya.

185 05

Selain santunan dari Asabri, sambung lulusan Akmil 1992, ahli waris juga menerima pengembalian tabungan (Baltab) TWP AD yang diserahkan oleh Direktur Utama PT. BP TWP AD Mayjen TNI Sudirman, dengan nilai tunai sesuai masa dinasnya, dan bantuan beasiswa bagi satu orang anak sebesar 30 juta rupiah.

“Kepada ahli waris masing-masing juga menerima santunan berupa biaya perawatan jenazah sebesar 7,5 juta rupiah, serta gaji terusan selama 12 bulan ke depan,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, kedua ahli waris almarhum/almarhumah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kasad dan jajaran, PT. Asabri, PT. TWP dan Kasgartap I Jakarta atas perhatian dan bantuannya, seraya menyampaikan permohonan maaf bila almarhum/almarhumah selama mengabdi dan bekerja kurang maksimal.

185 03

Menanggapi pernyataan kedua ahli waris tersebut, Kasad menyampaikan bahwa tidak ada kekurangan dalam diri Almarhum/Almarhumah.

“Mereka telah memberikan pengabdian yang terbaik kepada Angkatan Darat dan masyarakat Indonesia. Bukti pengabdian yang paling berharga adalah nyawanya.

“TNI AD dan bangsa Indonesia bangga punya Sugiarto dan Novera”, ujar Kasad.

Seperti kita ketahui, selama masa penanganan pandemi Covid-19, tenaga kesehatan menjadi garda terdepan bangsa dalam menangani pasien yang terjangkit virus ini. Bukan hanya waktu dan tenaga saja, bahkan beberapa paramedis harus kehilangan nyawanya dalam pertempuran melawan Covid-19. Dua orang personel PNS TNI AD pun termasuk dalam paramedis yang meninggal kala melaksanakan tugas mulianya ini. Keduanya dinyatakan meninggal karena terpapar Covid-19 dari pasien yang dirawat di tempatnya berdinas, RSPAD Gatot Soebroto. (Dispenad).

Sambut HUT ke-63 Kodam IX/Udayana, Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial Donor Darah

IMG-20200518-WA0011

Mataram – Dalam rangka menyambut HUT Kodam IX/Udayana ke-63 yang jatuh pada tanggal 27 Mei 2020 mendatang, Korem 162/WB bekerjasama dengan PMI menggelar bakti sosial Donor Darah, bertempat di Aula Sudirman Mokorem 162/WB, Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, Senin (18/5).

Pada kegiatan tersebut Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para peserta Donor Darah yang telah berkenan hadir, berpartisipasi pada kegiatan donor darah dalam rangka memperingati HUT ke-63 Kodam IX/Udayana tahun 2020, juga untuk memenuhi stok darah Nasional pada umumnya dan wilayah NTB pada khususnya.

IMG-20200518-WA0017

“Ketika rumah sakit berjuang melawan pandemi virus corona, ribuan orang di seluruh negeri membutuhkan perawatan dengan kondisi lain memerlukan transfusi darah untuk menyelamatkan nyawa,” pungkasnya.

“Namun selama pandemi ini stok darah berkurang, karena tidak seimbangnya antara kebutuhan darah dengan jumlah pendonor dikarenakan kurangnya donor darah akibat masyarakat mengurangi aktifitas diluar rumah untuk mencegah penularan coivd-19, sesuai anjuran dari pemerintah,” lanjut Danrem.

Menurut Danrem, kebutuhan darah bagi yang membutuhkan hanya dapat dipenuhi oleh kehadiran para Pahlawan Kemanusiaan yaitu para Pendonor yang dengan suka rela menyumbangkan darahnya bagi kepentingan kemanusiaan, sesuai dengan slogan Setetes darah sangat berarti bagi nyawa seseorang.

Untuk itu, lanjutnya, melalui kegiatan donor darah ini Kami berharap dapat menambah dan memenuhi stok darah di PMI, sehingga dapat menolong masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

IMG-20200518-WA0013
IMG-20200518-WA0018

Sedangkan, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos, menambakan di Makorem 162/WB Donor Darah diikuti oleh personel dari Makorem 162/WB, Kodim 1606/Lobar, Yonif 742/SWY, Satdisjan jajaran Korem 162/WB, Polda NTB, BPDAS dan BKBBN Provinsi NTB dan pada hari yang sama kegiatan Donor Darah juga dilaksanakan di Kodim jajaran Korem 162/WB, dalam rangka HUT Kodam IX/Udayana ke-63 tahun 2020 guna mencukupi kebutuhan darah di tengah wabah Covid-19.

“Seperti yang diselenggarakan oleh Kodim 1608/Bima bekerja sama dengan PMI (Palang Merah Indonesia) dan diikuti oleh anggota TNI dan Polri Wilayah Bima, bertempat di Makodim 1608/Bima Jalan Sukarno Hatta, Kota Bima,” ungkapnya Dahlan.

“Selama pelaksanaan kegiatan, tetap berpedoman pada SOP Protokol kesehatan cegah Covid-19,” tutupnya.