Daily Archives: May 27, 2020

Cara Cegah Covid-19, Babinsa Koramil Ropang pastikan Warga pasang tempat Cuci Tangan

2755

Sumbawa – Dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Covid-19 yang sampai saat ini meresahkan warga, Babinsa Koramil 1607-03/Ropang serta Tim Gugus Tugas Covid-19 dan Relawan Covid-19 Desa Sepukur melaksanakan sosialisasi tentang pencegahan Covid-19 dan pendataan kepada masyarakat Desa Sepukur Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa yang belum memasang tempat cuci tangan didepan rumah masing masing, Rabu (27/05/2020).

Dalam sosisalisasi tersebut Babinsa serta Tim Gugus Tugas dan Relawan Covid-19 memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang penularan Covid-19 yang saat ini bukan hanya dari claster claster saja, namun melalui transmisi lokal yang artinya dari dalam wilayah itu sendiri.

Menyikapi hal tersebut, dalam sosialisasi kepada warga tentang bahayanya penularan melalui transmisi lokal, Babinsa serta Tim Gugus Tugas dan Relawan Covid-19 mengajak selalu menjaga kebersihan agar terciptanya hidup sehat, rajin berolah raga serta rajin cuci tangan dengan sabun saat keluar atau kembali ke rumah.

Diharapkan ditiap rumah untuk memasang atau menempatkan tempat cuci tangan/Hand Sanitizier di depan rumah masing masing. Dengan adanya sosialisasi ini, agar warga mengerti, tetap tenang dan tidak panik, tetapi harus meningkatkan kewaspadaan terhadap Wabah Covid-19.

HUT Kodam IX/Udayana Ke-63, Kodim Loteng Gelar Donor Darah

2754

Lombok Tengah – Dalam rangka memperingati HUT Kodam IX/Udayana ke 63 tahun 2020, Kodim 1620/Loteng menggelar bhakti sosial (Baksos) donor darah di Aula Serba Guna Kodim Loteng jalan, Rabu (27/5/2020).

Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., dalam sambutannya menyampaikan baksos donor darah tersebut dilakukan selain dalam rangka peringatan HUT Kodam IX/Udayana, juga untuk membantu saudara-saudara kita yang saat ini terbaring sakit dan membutuhkan darah.

Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 ini, PMI merasa kesulitan untuk menyiapkan permintaan darah dari pasien karena minimnya pendonor. Untuk itu, kata Prastiwanto, pihaknya berupaya untuk menggelar baksos donor darah dengan harapan dari hasil sumbangan darah tersebut dapat menyelamatkan nyawa warga yang membutuhkan.

“Ingat setetes darah dengan izin Allah SWT dapat menolong nyawa seseorang,” ujar Prastiwanto.

Donor darah selain bermanfaat bagi penerima, lanjut pria kelahiran Bangkalan Madura tersebut, juga sangat baik untuk Kesehatan pendonor diantaranya dapat menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan resiko kanker, membantu menurunkan berat badan dan lain sebagainya.

“Jadilah pejuang kemanusiaan dengan mendonorkan darah untuk kesehatan dan keselamatan sesama, in syaa Allah akan bernilai ibadah,” tutupnya.

Sedangkan UTD Dikes Loteng M. Munjir pada kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih atas baksos yang digelar Kodim Loteng karena selama pandemi Covis-19, program Dikes Loteng tentang donor darah di desa-desa tidak terlaksana dengan baik.

“Kita memiliki program donor darah di desa-desa minimal 10 orang dengan tujuan adanya ketersediaan darah di UTD Dikes Loteng,” ungkap M. Munjir.

Pada kesempatan tersebut, UTD Dikes Loteng juga memberikan piagam sebagai bentuk penghargaan kepada para pendonor yang ikhlas dan suka rela mendonorkan darahnya untuk membantu masyarakat yang sedang membutuhkan darah.

Baksos donor darah juga diikuti Kapolres Loteng AKBP Budi Santoso, Kasdim Mayor Inf Dian Aksmiyandika dan Waka Polres Loteng Kompol I Ketut Tamia, para Pasi, Danramil dan anggota serta Persit KCK.

Tinjau Progres Rehab Rekon, Danrem 162/WB Imbau Masyarakat Ikuti Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

2753

Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP. M.M., dan Pasi Wanwil Korem 162/WB Mayor Inf I Made Dharma melaksanakan peninjauan percepatan rehab rekon pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) di Dusun Gelangsar Desa Gelangsar, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat dan di Dusun tanah ampar Kecamatan Pemenang timur Kabupaten Lombok utara, Rabu, (27/5/2020).

Terkait kunjungannya di lokasi tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan, berdasarkan perintah dari komando atas untuk membantu dan mendukung kelancaran pelaksanaan progres rehab rekon pihaknya sengaja datang untuk mengecek dan memastikan proses rehab rekon dilaksanakan dengan baik sesuai spesifikasi yang telah tentukan, sekaligus untuk membangkitkan semangat dan membagikan masker dan sarung tangan kepada para tukang dan Satgas rehab rekon yang sedang bertugas membangun Rumah Tahan Gempa (RTG) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap keamanan dan keselamatan prajurit kami yang sedang bertugas di lapangan agar tidak terpapar Covid-19,” pungkas Danrem.

Pada kesempatan itu pula, sambil istirahat dan menikmati suguhan kopi, Danrem meluangkan waktunya untuk berbincang-bincang dengan aplikator, para tukang dan pemilik-pemilik rumah yang sedang dibangun sembari mengimbau dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan kesadaran dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, mulai dari diri sendiri sampai ke masyarakat yang lebih luas dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Bapak-bapak dan ibu-ibu tidak perlu panik dengan penyebaran Covid-19 namun tetap waspada dengan tidak berkerumun, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah,” ungkapnya.

“Selain itu Bapak/Ibu juga perlu melakukan pola hidup sehat dengan olahraga teratur, cukup istirahat, konsumsi makanan yang bergizi dan rajin berjemur setiap hari pada pukul 10.00 Wita minimal selama 15 menit agar kekebalan atau imunitas tubuh kita terjajaga dan terpelihara” jelasnya.

2751

Selain itu, pria kelahiran Jakarta ini menjelaskan kepada masyarakat bahwa kebutuhan gizi yang baik bisa didapatkan dari makanan dan sayur-sayuran yang ada di sekitar kita, seperti daun kelor yang mengandung protein, vitamin dan vitamin C yang cukup tinggi dan sangat baik untuk memenuhi kebutuhan gizi kita dalam menjaga dan memelihara imunitas tubuh untuk melawan Covid-19.

Sedangkan Perwakilan Masyarakat warga Desa Gelangsar Gunung Sari Lalu Sadiman salah satu pemilik rumah RTG menyapaikan Syukur Alhamdulillah dan terimakasih kepada Pemerintah, TNI Polri Serta Semua Pihak yang membantu sehingga rumahnya yang hancur karena gempa kini sudah dibangun kembali tuturnya dalam bahasa sasak.

Danrem 162/WB Instruksikan Kodim Jajaran Tingkatkan Segala Upaya Cegah Covid

155 02

Mataram – Guna mengevaluasi Bertambahnya kasus Positif Covid-19 di wilayah NTB dengan beberapa tran baik adanya kasus positif menjangkit anak anak, transmisi lokal yang terjadi baik di kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur serta seluruh kabupaten/Kota se NTB masuk zona merah, semenjak tanggal 23 – 26 Mei 2020 yang cukup tinggi perharinya, Forkopimda NTB yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 menggelar Rapat Evaluasi di Gedung Sangkareang, Selasa malam.

Menyikapi hal tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdahni, S.Sos. SH. M.Han, Rabu (27/05) menginstruksikan Kodim jajarannya untuk terus semangat serta tingkatkan segala kegiatan sebagai upaya cegah, putus matarantai dan percepatan penangganan Covid-19 di wilayah NTB.

Adapun beberapa instuksi yang disampaikan sesuai hasil rapat Forkopimda agar para Dandim jajarannya bersama steakholder lainnya tingkatkan serta perketat kembali hal-hal diantaranya :

Pertama, Bandara akan di tutup untuk perjalanan orang (kecuali logistik).

Kedua, kapal ferri diprioritaskan khusus untuk orang yg memiliki surat jalan dinas dan memiliki hasil Swap serta untuk logistik.

Ketiga, karena kemungkinan besar penularan dari tempat keramaian maka kita berperang lawan Covid-19 dgn cara menertibkan dan perketat sistem pengawasan pasar dengan segera mendirikan tenda Pos terpadu dan memberlakukan sistem masuk pasar sesuai protokol kesehatan Covid-19 terhadap penjual dan pembeli dengan melaksanakan pengecekan suhu tubuh, cuci tangan pakai sabun, masuk ruangan penyemprotan disinfektan, pakai masker, sarung tangan, jika perlu pakai kacamata, dan uang yang akan digunakan belanja harus disterilkan di box sterilisasi uang.

Pembatasan jam pasar mulai pukul 09.00 Wita sampai dengan pukul 12.00 Wita.

Khusus penjual bahan makanan basah seperti sayur mayur, ikan dan daging akan digelar di lapangan masing-masing berjarak 2 meter. Sedangkan penjual barang-barang sembako seperti beras, gula, minyak dan lainnya tempatnya tetap di pasar.

Ketiga, pemberlakuan jam malam pukul 21.00 Wita sudah tidak ada lagi aktivitas di luar rumah termasuk berjualan dan lalu lalang kendaraan.

Keempat, aturan wajib menggunakan masker bagi siapa pun termasuk anak anak jika keluar rumah.

Kelima, laksanakan patroli pagi, siang dan sore hari sekaligus sosialisasi pencegahan Covid-19 serta lakukan tindakan bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker di jalan dengan memberikan peringatan yg mendidik.

Keenam, para Muspida Tkt-1 akan berkunjung ke Kabupaten/Kota untuk memberi semangat dan mentriger jajaran Kabupaten/Kota agar lebih aktif lagi memerangi Covid-19 di wilayahnya.

Ketujuh, sampaikan kepada masyarakat agar kita semua bersatu padu untuk berperang melawan Covid-19 mulai dari mendisiplinkan diri sendiri dengan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, lalu ke keluarga kemudian di lingkungan sampai ke
masyarakat luas.

Terkait hal itu juga, Danrem menyampaikan kepada satuan jajarannya agar terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder di wilayah masing-masing untuk melakukan upaya-upaya lebih masif bahkan lebih tegas dan lebih gencar dari sebelum-sebelumnya dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing, guna menumbuhkan kesadaran dalam masyarakat tentang bahaya virus Corona sehingga dapat terbentuk disiplin yang tinggi untuk secara bersama-sama berupaya mencegah dan mengatasi penyebaran Covid-19.

Danrem 162/WB Instruksikan Kodim Jajaran Tingkatkan Segala Upaya Cegah Covid

155 02

Mataram – Guna mengevaluasi Bertambahnya kasus Positif Covid-19 di wilayah NTB dengan beberapa tran baik adanya kasus positif menjangkit anak anak, transmisi lokal yang terjadi baik di kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur serta seluruh kabupaten/Kota se NTB masuk zona merah, semenjak tanggal 23 – 26 Mei 2020 yang cukup tinggi perharinya, Forkopimda NTB yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 menggelar Rapat Evaluasi di Gedung Sangkareang, Selasa malam.

Menyikapi hal tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdahni, S.Sos. SH. M.Han, Rabu (27/05) menginstruksikan Kodim jajarannya untuk terus semangat serta tingkatkan segala kegiatan sebagai upaya cegah, putus matarantai dan percepatan penangganan Covid-19 di wilayah NTB.

Adapun beberapa instuksi yang disampaikan sesuai hasil rapat Forkopimda agar para Dandim jajarannya bersama steakholder lainnya tingkatkan serta perketat kembali hal-hal diantaranya :

Pertama, Bandara akan di tutup untuk perjalanan orang (kecuali logistik).

Kedua, kapal ferri diprioritaskan khusus untuk orang yg memiliki surat jalan dinas dan memiliki hasil Swap serta untuk logistik.

Ketiga, karena kemungkinan besar penularan dari tempat keramaian maka kita berperang lawan Covid-19 dgn cara menertibkan dan perketat sistem pengawasan pasar dengan segera mendirikan tenda Pos terpadu dan memberlakukan sistem masuk pasar sesuai protokol kesehatan Covid-19 terhadap penjual dan pembeli dengan melaksanakan pengecekan suhu tubuh, cuci tangan pakai sabun, masuk ruangan penyemprotan disinfektan, pakai masker, sarung tangan, jika perlu pakai kacamata, dan uang yang akan digunakan belanja harus disterilkan di box sterilisasi uang.

Pembatasan jam pasar mulai pukul 09.00 Wita sampai dengan pukul 12.00 Wita.

Khusus penjual bahan makanan basah seperti sayur mayur, ikan dan daging akan digelar di lapangan masing-masing berjarak 2 meter. Sedangkan penjual barang-barang sembako seperti beras, gula, minyak dan lainnya tempatnya tetap di pasar.

Ketiga, pemberlakuan jam malam pukul 21.00 Wita sudah tidak ada lagi aktivitas di luar rumah termasuk berjualan dan lalu lalang kendaraan.

Keempat, aturan wajib menggunakan masker bagi siapa pun termasuk anak anak jika keluar rumah.

Kelima, laksanakan patroli pagi, siang dan sore hari sekaligus sosialisasi pencegahan Covid-19 serta lakukan tindakan bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker di jalan dengan memberikan peringatan yg mendidik.

Keenam, para Muspida Tkt-1 akan berkunjung ke Kabupaten/Kota untuk memberi semangat dan mentriger jajaran Kabupaten/Kota agar lebih aktif lagi memerangi Covid-19 di wilayahnya.

Ketujuh, sampaikan kepada masyarakat agar kita semua bersatu padu untuk berperang melawan Covid-19 mulai dari mendisiplinkan diri sendiri dengan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, lalu ke keluarga kemudian di lingkungan sampai ke
masyarakat luas.

Terkait hal itu juga, Danrem menyampaikan kepada satuan jajarannya agar terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder di wilayah masing-masing untuk melakukan upaya-upaya lebih masif bahkan lebih tegas dan lebih gencar dari sebelum-sebelumnya dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing, guna menumbuhkan kesadaran dalam masyarakat tentang bahaya virus Corona sehingga dapat terbentuk disiplin yang tinggi untuk secara bersama-sama berupaya mencegah dan mengatasi penyebaran Covid-19.