Daily Archives: May 31, 2020

Yakinkan Kondusifitas Wilayah, Dandim 1606/Lobar Bersama Wali Kota Mataram Turun Bersama Pantau Pospam Lembaran Ketupat

3155

Mataram – Pasca Lebaran Idul Fitri 1441 H setelah melaksanakan puasa Syawal bagi umat Islam, di wilayah Prov NTB khususnya di Pulau lombok biasanya merayakan hari raya kedua yang dikenal dengan Lebaran Ketupat, tradisi yang turun termurun ini biasanya lebih ramai dari lebaran Idul Fitri karena sebagian masyarakat meyakini setelah puasa Syawal itulah hari kemenangan, karena setelah menunaikan Puasa Wajib Bulan Ramadhan di lanjutkan setelah satu syawal melaksanakan puasa sunnat bulan Syawal menjadi tambahan ibadah dengan harapan lebih meningkatnya kwalitas iman dan ketaqwaan.

Terkait hal tersebut, mengingat perayaan Lebaran Ketupat masih dalam situasi pandemi Covid-19, Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP. M.M, bersama walikota Mataram Tgh. Ahyar Abdu, Kapolres Mataram Kombes Pol Guntur, SIK, melaksanakan peninjauan Pospam Terpadu dalam rangka Pengamanan Lebaran Ketupat di Wilayah Kota Mataram, Minggu (31/05/2020).

Di sela-sela kegiatan Dandim 1606/Lobar menyampaikan kami FKPD kota Mataram bersama-sama turun Patroli sekaligus memantau Pospam Terpadu Lebaran Ketupat untuk meyakinkan kondusifitas wilayah serta kepedulian masyarakat atas imbauan pemerintah untuk tidak merayakan Lebaran Ketupat kali ini dengan rekreasi dan berkumpul dalam jumlah banyak orang mengingat situasi saat ini masih dalam masa pandemi wabah Covid-19, Ujar Dandim.

Selain itu, Dandim mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan semangat dan memotivasi Personil Gabungan yang ada di Pos Pam terpadu, menekankan kembali agar dalam pelaksanaan tugas tetap mempedomani protokol kesahatan pencegahan Covid-19 serta tidak bosan bekerja dengan tulus ikhlas sebagai bagian dari pengabdian, untuk mengingatkan masyarakat agar dengan penuh kesadaran dan kedisiplinan melaksanakan semua imbauan pemerintah guna mencegah dan percepatan penanganan Covid-19 di NTB lebih Khusus Kota Mataram.

“Personel gabungan yang bertugas di Pospam Terpadu harus aktif mengontrol semua titik dan pintu-pintu masuk, jangan sampai masih ada masyarkat yang datang berkunjung untuk berekreasi, sehingga pasien positif Covid-19 di kota Mataram kian hari tidak semakin bertambah,” Tegas Dandim.

Dandim berharap, agar seluruh personel yang bertugas di lapangan tetap melihara dan meningkatkan senergitas bekerjasama menjaga kondusifitas wilayah untuk serta terus berupaya mengimbau dan ingatkan masyarakat disiplin mengikuti protokol kesehatan, menjaga jarak social dan physical distancing, rajin mencuci tangan dengan sabun ataupun hand sanitizer, selalu menggunakan masker serta menjaga imunitas tubuh dengan olahraga teratur, cukup istirahat termasuk mengkonsumsi vitamin dan makanan bergizi demi keamanan dan keselamatan diri dan keluarga dari bahaya penyebaran Covid-19.

“Tanpa sinergitas dan kerjasama yang baik dari seluruh pihak, maka wabah Covid-19 akan sangat sulit dicegah penyebarannya dan bahkan kita, keluaga, saudara kita akan menjadi korbannya,” pungkasnya.

Sebelum melaksanakan patroli, FKPD berkumpul di Pendopo Wali Kota Mataram Jl Pejanggik Mataram kemudian menyusuri Pospam Terpadu di Kota Mataram, dilanjutkan ke titik pengamanan tempat rekreasi Loang Baloq, makam Bintaro, menuju Pasar tradisonal Kebon Roek, menuju Pospam Grimax.

Turut hadir mengikuti kegiatan tersebut Danlanal Mataram, Danlanud Zam, Sekda kota Mataram, Kabankesbangpol Kota Mataram, Kadishub Kota Mataram, Kasat Pol PP Kota Mataram, Pasi Ops Kodim 1606/Lobar, Kabag Ops Polresta Mataram Danramil Narmada, Danramil Ampenan, Kapolsek Ampenan dan Kapolsek Narmada.

Dandim 1615/Lotim Apresiasi Kesadaran Masyarakat Tutup Sementara Tempat Wisata

3151

Lombok Timur – Tradisi masyarakat Lombok seminggu setelah perayaan Idul Fitri adalah perayaan lebaran ketupat atau dikenal juga dengan lebaran topat. Masyarakat Lombok seusai merayakannya bersama keluarga dirumah memiliki kebiasaan mengunjugi tempat wisata seperti pantai, air terjun dan tempat hiburan lainnya.

Melihat kondisi tersebut, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., menginstruksikan Koramil jajarannya untuk bersinergi dengan aparat Polsek, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat untuk melaksanakan patroli dalam rangka mengamankan jalannya lebaran ketupat.

“Alhamdulillah berdasarkan laporan masing-masing Danramil, beberapa tempat wisata di Lombok Timur sudah ditutup untuk sementara waktu,” ujar Dandim.

Dijelaskannya, penutupan sementara tersebut dilakukan atas dasar kesadaran masyarakat akan bahaya penyebaran dan penularan virus corona ditempat keramaian.

“Ini patut diapresiasi dan mari kita dukung penanganan Covid-19 di wilayah kita masing-masing dengan harapan dapat mencegah penyebarannya sehingga semua akses bisa dibuka kembali,” ungkap.

Agus Donny juga tak henti-hentinya mengajak seluruh masyarakat untuk mentaati dan melaksanakan protokol kesehatan pada setiap kesempatan.

“Ingat kesehatan itu akan mahal harganya jika suda mengalami sakit, untuk itu mari kita jaga kesehatan dengan mentaati protokol kesehatan terutama menggunakan masker, physical distancing dan social distancing, sering cuci tangan, olahraga secukupnya dan jangan lupa tetap berdoa,” pesan mantan Danyonif 742/SWY tersebut.

Selain itu, Dandim juga meminta pihaknya untuk terus membantu pemerintah dalam melawan Covid-19 dengan harapan dapat memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Danrem 162/WB Gowes Beserta Jajaran Melaksanakan Sidak Pos Pengamanan Lebaran Ketupat

IMG-20200531-WA0008

Mataram – Lebaran ketupat atau lebaran topat bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat khususnya masyarakat Lombok merupakan tradisi yang dilaksanakan seminggu setelah Perayaan Idul Fitri. Dalam perayaannya biasanya tempat-tempat wisata ramai dikunjungi masyarakat tua muda.

Terkait dengan itu, Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Danyonif 742/SWY, Kapenrem 162/WB dan Pasi Korem melaksanakan pemantauan dengan bersepeda santai di beberapa Pos Pengamanan Idul Fitri dan Lebaran Topat di wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

Pada kesempatan tersebut, Danrem memberikan apresiasi dan arahan kepada aparat Satgas Pam Lebaran Ketupat agar tetap semangat dan mempedomani protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam melaksanakan tugas.

“Alhamdulillah hari ini kita masyarakat Lombok melaksanakan lebaran topat seminggu setelah lebaran Idul Fitri,” ungkap Danrem.

Dijelaskannya, pihaknya sengaja melihat beberapa pos pengamanan untuk memastikan dan menyakinkan kondisi terakhir pelaksanaan lebaran ketupat khususnya di Pospam daerah wisata mengingat daerah wisata sebagai pilihan utama masyarakat Lombok dalam perayaan lebaran topat.

IMG-20200531-WA0013
IMG-20200531-WA0016

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut juga mengimbau seluruh masyarakat untuk perayaan lebaran topat di rumah saja Bersama keluarga dan tidak ketempat-tempat wisata dengan harapan dapat memutus penyebaran dan penularan virus corona atau corona virus desease (covid-19).

“Jadi mari kita rayakan lebaran topat bersama keluarga di rumah saja untuk menghindari adanya kerumunan massa yang dapat menularkan Covid-19 satu dengan yang lainnya, ingat Kesehatan itu mahal jika sudah sakit,” ajaknya.

Adapun jarak yang ditempuh sekitar 25 km dengan dua etape yang dilewati oleh Danrem bersama rombongan yakni etape pertama dari Rumah Dinas menuju jalan Udayana-Tugu pesawat Ex Bandara-Simpang Rembiga-Simpang Pasar Gunungsari-Koramil Gunungsari dan etape kedua dari Koramil Gunungsari-Simpang tiga Montong-Jembatan Meninting-Makam Bintaro-Simpang tiga Kebon Roek-Kota Tua-Malomba-Koramil Ampenan-Loang Balok-Pos Tembolak-Makorem dengan sasaran Pospam Udayana,Pospam Depan Ex Bandara, Pospam Simpang Gunungsari, Pospam Montong, Titik Pam Makam Bintaro, Titik Pam Kota Tua, Titik Pam Loang Balok dan Pospam Tembolak.

Danrem 162/WB Pantau Pos Pam Lebaran Ketupat

IMG-20200531-WA0013

Mataram – Lebaran ketupat atau lebaran topat bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat khususnya masyarakat Lombok merupakan tradisi yang dilaksanakan seminggu setelah Perayaan Idul Fitri. Dalam perayaannya biasanya tempat-tempat wisata ramai dikunjungi masyarakat tua muda.

Terkait dengan itu, Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Danyonif 742/SWY, Kapenrem 162/WB dan Pasi Korem melaksanakan pemantauan dengan bersepeda santai di beberapa Pos Pengamanan Idul Fitri dan Lebaran Topat di wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

“Alhamdulillah hari ini kita masyarakat Lombok melaksanakan lebaran topat seminggu setelah lebaran Idul Fitri,” ungkap Danrem.

Dijelaskannya, pihaknya sengaja melihat beberapa pos pengamanan untuk memastikan dan menyakinkan kondisi terakhir pelaksanaan lebaran ketupat khususnya di Pospam daerah wisata mengingat daerah wisata sebagai pilihan utama masyarakat Lombok dalam perayaan lebaran topat.

IMG-20200531-WA0008

IMG-20200531-WA0016

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut juga mengimbau seluruh masyarakat untuk perayaan lebaran topat di rumah saja Bersama keluarga dan tidak ketempat-tempat wisata dengan harapan dapat memutus penyebaran dan penularan virus corona atau corona virus desease (covid-19).

“Jadi mari kita rayakan lebaran topat bersama keluarga di rumah saja untuk menghindari adanya kerumunan massa yang dapat menularkan Covid-19 satu dengan yang lainnya, ingat Kesehatan itu mahal jika sudah sakit,” ajaknya.

Adapun jarak yang akan ditempuh sekitar 25 km dengan dua etape yang akan dilewati oleh Danrem bersama rombongan yakni etape pertama dari Rumah Dinas menuju jalan Udayana-Tugu pesawat Ex Bandara-Simpang Rembiga-Simpang Pasar Gunungsari-Koramil Gunungsari dan etape kedua dari Koramil Gunungsari-Simpang tiga Montong-Jembatan Meninting-Makam Bintaro-Simpang tiga Kebon Roek-Kota Tua-Malomba-Koramil Ampenan-Loang Balok-Pos Tembolak-Makorem dengan sasaran Pospam Udayana,Pospam Depan Ex Bandara, Pospam Simpang Gunungsari, Pospam Montong, Titik Pam Makam Bintaro, Titik Pam Kota Tua, Titik Pam Loang Balok dan Pospam Tembolak.