Daily Archives: June 3, 2020

Babinsa Tetap Eksis Ditengah Pandemi Covid-19

IMG-20200603-WA0016

Lombok Timur – Ditengah pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat Babinsa Lando Koramil 1615-06/Terara Sersan Satu Remah untuk mendorong pembangunan di desa binaannya. Hal itu dibuktikan hari ini dengan gotong royong bersama warga binaannya dalam pelebaran jalan sepanjang 1 km dengan lebar 3,5 meter.

Pelebaran jalan yang sebelumnya berukuran 2,5 meter dalam perluasannya membongkar tembok rumah yang sudah direlakan pemiliknya.

Mendapat laporan tersebut, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., memberikan apresiasi kepada Babinsa jajarannya yang terus melakukan pendampingan dan membantu masyarakat dalam setiap kesempatan.

Dijelaskannya, sebagai Babinsa sudah seharusnya tetap berada ditengah-tengah masyarakat binaannya sehingga setiap permasalahan yang dihadapi warga desa diketahui Babinsa.

“Minimal mampu memberikan solusi jika ada permasalahan di desa,” ujar Agus Donny.

Terkait dengan pelebaran jalan, Alumnus Akmil 2001 tersebut berterimakasih atas kesedaran masyarakat yang tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Dandim Lotim juga mengingatkan agar masyarakat dalam beraktivitas menjaga physical distancing dan social distancing, mengunakan masker, cuci tangan, jangan membawa anak ke tempat keramaian seperti pasar karena rentan terpapar Covid-19.

Dandim Loteng, Ditengah Pandemi Covid-19 Progres Rehab Rekon Terus Berjalan

365

Lombok Tengah – Proses percepatan rehab rekon rumah tahan gempa (RTG) di tengah pandemi Covid-19 masih terus berjalan hingga saat ini. Pendampingan rehab rekon oleh para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 1620/Loteng mulai pendataan, menjadi fasilitator hingga pengawasan pelaksanaan pembangunan RTG terus berjalan.

Demikian dikatakan Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto S.E., M.I.Pol saat melaksanakan kunjungan serta pengecekan pembangunan RTG oleh Satgas Zeni di Desa Aik Dareq Kecamatan Batukliang Lombok Tengah Rabu,(3/6/2020).

Dijelaskannya, puluhan ribu rumah yang rusak baik ringan, sedang dan berat sudah terbangun dan langsung ditempati pemiliknya dan ada sebagian yang masih dalam proses pengerjaan ungkapnya, Sedangkan yang masih dalam proses saat ini Insaallah akan diselesaikan dalam waktu dekat..

Pras sapaan akrabnya Dandim Loteng juga mengakui ditengah pendemi Covid-19, progress percepatan rehab rekon sedikit terganggu, akan tetapi terus diupayakan untuk pengerjaanya agar selesai tepat waktu sehingga masyarakat bisa hidup lebih tenang dan nyaman di rumahnya sendiri.

Saat ini dalam situasi pandemipun terangnya, anggota satgas zipur tetap bekerja melaksanakan progres pembangunan rumah RTG dengan tidak melupakan keamana serta jaga jarak dan selalu menerapkan protokòl kesehatan.Copid-19.

Dari 16.639 unit rumah rusak ringan lanjutnya, yang saat ini yang masih dalam pengerjaan di Desa Aik dareq sisany hanya 45 unit rumah dan pengerjaannya terus dilakukan, semoga dalam 1 bulan kedepan ini semuanya sudah rampung, pungkasnya.

Dandim Loteng : Di Tengah Pandemi Covid-19 Progres Rehab Rekon Terus Berjalan

365

Lombok Tengah – Proses percepatan rehab rekon rumah tahan gempa (RTG) di tengah pandemi Covid-19 masih terus berjalan hingga saat ini. Pendampingan rehab rekon oleh para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 1620/Loteng mulai pendataan, menjadi fasilitator hingga pengawasan pelaksanaan pembangunan RTG terus berjalan.

Demikian dikatakan Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, S.E. M.I.Pol, saat melaksanakan kunjungan serta pengecekan pembangunan RTG yang dilaksanakan oleh Satgas Zeni di Desa Aik Dareq Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Rabu (3/6/2020).

Dijelaskannya, puluhan ribu rumah yang rusak baik ringan, sedang dan berat sudah terbangun dan langsung ditempati pemiliknya dan ada sebagian yang masih dalam proses pengerjaan, sedangkan yang masih dalam proses saat ini Insaallah akan diselesaikan dalam waktu dekat.

Pras sapaan akrabnya Dandim Loteng juga mengakui ditengah pendemi Covid-19, progress percepatan rehab rekon sedikit terganggu, akan tetapi terus diupayakan untuk pengerjaannya agar selesai tepat waktu sehingga masyarakat bisa hidup lebih tenang dan nyaman di rumahnya sendiri.

“Saat ini dalam situasi pandemipun anggota Satgas Zipur tetap bekerja melaksanakan progres pembangunan rumah RTG dengan tidak melupakan keamanan serta jaga jarak dan selalu menerapkan protokòl kesehatan Copid-19,” terangnya.

Selain itu, Pras juga menyampaikan, bahwa dari 16.693 unit rumah rusak sedang yang saat ini masih dalam pengerjaan di Desa Aik dareq tersisa hanya 45 unit rumah dan pengerjaannya terus dilakukan. “Semoga dalam 1 bulan kedepan ini semuanya sudah rampung,” tutupnya.

Dukung Ketahanan Pangan Persit Koorcab Rem 162 Geliatkan Kegiatan Menanam

364

Mataram – Kondisi Pandemi Covid-19 dengan Kebijakan Cegah Covid tentunya tidak hanya terkait kesehatan masyarakat, lebih dari itu telah membawa dampak yang sangat singnifikan mempengaruhi setiap sendi kehidupan sosial masyarakat termasuk dalam hal kesediaan pangan ditengah Pandemi Covid-19.

Menyikapi hal tersebut, pengurus Persit Koorcab Rem 162 dipimpin langsung ketua Persit Koorcab Rem 162 Ny. Kirana Ahmad Rizal Ramdhani, Bertempat Kebun Sehat Wira Yudha Yonif 742/SWY Gebang, Kota Mataram, Rabu (3/6/2020).

Pada kesempatan tersebut ketua Persit Koorcab Rem 162 menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung ketahanan pangan serta memotivasi setiap anggota persit dan masyarakat agar disela-sela waktu dapat memanfaatkan lahan yang ada baik di perumahan dinas ataupun tempat pribadi masing-masing, sehingga walaupun lahan yang kecil namun bernilai manfaat jika dapat dikelolah dengan baik.

“Kegiatan positif seperti ini, selain kita akan mendapat manfaat dari hasil yang ditanam juga dapat menumbuhkan kecintaan kepada lingkungan sekitar dengan merawat lahan tentunya akan terlihat lebih bersih dan asri, dengan demikian kita akan mendapat beberapa manfaat sekaligus,” tuturnya.

“Mengingat kita masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka kegiatan dilaksanakan dengan sederhana dan berpedoman pada protokol Covid-19, dan anggota persit harus tetap disiplin melaksanakan imbauan pemerintah, jaga anak dan keluarga masing-masing sehingga terhindar dari penularan Covid-19,” lanjutnya.

Untuk itu, lanjutnya, saya mengajak kepada seluruh anggota Persit dan masyarakat, mari kita tumbuhkan kesadaran dan disiplin mulai dari diri sendiri, anak-anak, keluarga kita untuk bersama-sama mendukung dan melaksanakan imbauan pemerintah mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan cara mengurangi kegiatan keluar rumah jika tidak terlalu perlu, menjaga jarak, selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir ataupun hand sanitizer, sehingga kita bersama keluarga tidak terpapar Covid-19.

“Mari kita berperan serta melawan Covid-19 untuk menyelamatkan putra putri kita demi masa depan Bangsa dan Negara yang kita cintai ini,” tutupnya.

Korem 162/WB Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan Tetap Pedomani Protokol Covid-19

361

Mataram – Menembak salah satu keahlian yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit TNI baik yang bertugas di satuan tempur maupun satuan kewilayahan.

Dalam rangka memelihara serta meningkatkan kemampuan menembak Korem 162/WB menggelar latihan menembak senjata ringan baik senjata serbu (laras panjang) maupun Pistol (laras pendek) Program TW II yang diikuti oleh seluruh personil Korem 162/WB baik Perwira, Bintara maupun tamtama di lapangan Tembak Yonif 742/SWY Gebang, Kota Mataram, Rabu (3/6/2020).

Hal tersebut disampaikan Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos, disela-sela waktu mengikuti latihan menembak, namun dalam situasi pandemi corona saat ini kegiatan latihan menembak berbeda dengan latihan sebelum-sebelumnya karena selain melaksanakan Protap penyelenggaraan latihan menembak, baik penyelenggara ataupun peserta latihan wajib mengikuti SOP Protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

362

Dahlan menjelaskan, bahwa setiap Prajurit yang akan menembak wajib melaksanakan Protokol Covid-19 dalam setiap tahap latihan, baik dari titik pemeriksaan awal, dengan mulai cuci tangan menggunakan sabun ditempat yang disiapkan Koordinator Latihan, wajib mengenakan masker selama menembak, jaga jarak saat dilajur masing-masing serta setelah melaksanakan latihan menembak di titik pemeriksaan akhir juga kembali mencuci tangan dengan sabun sebelum meninggalkan lapangan tembak sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

“Walaupun di tengah pandemi, latihan menembak harus tetap dilaksanakan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan setiap Prajurit, namun dalam pelaksanaannya harus mempedomani SOP Protokol pencegahan Covid-19, pungkasnya.

“Kegiatan menembak direncanakan selama tigas hari dan hari ini hari kedua sedangkan besok adalah waktu cadangan bagi personil yang belum melaksanakan latihan dengan harapan seluruh Prajurit Korem 162/WB selalu terbina kempuan dan selalu siap manakala dihadapkan dengan tugas yang menuntut penggunaan senjata,” tutupnya.