Daily Archives: June 8, 2020

Fasilitator Terpadu RTG Terbentuk, Ini Permintaan Dandim 1615/Lotim

861

Lombok Timur – Setelah SK Bupati Lombok Timur tentang Pembentukan Tim Fasilitator Percepatan Perbaikan Dan Pembangunan Rumah Korban Gempa Bumi di Kabupaten Lombok Timur terbentuk, sekitar 164 orang yang tergabung dalam SK tersebut menghadiri rapat koordinasi di Kantor Bupati Lombok Timur, Senin (8/6).

Rapat koordinasi Fasilitator Terpadu Rumah Tahan Gempa yang dipimpin langsung Bupati Lombok Timur Drs. H. M. Sukiman Azmy, MM., bersama Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., Sekda Lotim Drs. HM. Juaini Taofik M.AP., Kalak BPBD Lotim Purnama Hadi, dan Ketua Koordinator Fasilitator Terpadu Kabupaten Lotim Toni Satria Wibawa yang dihadiri seluruh Camat se Kabupaten Lotim dan para Kepala OPD Pemda Lotim.

Pada kesempatan tersebut, Dandim Lotim menyampaikan dalam SK Bupati Lotim kali ini, mayoritas anggota Kodim Lotim masuk didalamnya bersama ASN dan Fasilitator sipil sehingga memiliki beban moril untuk membantu mempercepat proses rehab rekon hingga tuntas.

Untuk itu, Agus Donny mengajak semua yang terlibat didalam SK Bupati maupun instansi terkait untuk bersinergi, kompak dan bersama-sama bahu membahu menyelesaikan tugas tersebut dengan senang hati mengingat ini untuk kepentingan masyarakat dan Kabupaten Lombok Timur.

Selain itu, Dandim juga meminta agar cek data baik secara tertulis di atas kertas maupun data fisik dengan turun langsung ke lapangan sehingga tidak ada lagi kesalahan data.

“Cocokkan data baik tertulis maupun fisik di lapangan sehingga sinkron dan tidak ada perbedaan,” ujarnya.

Orang nomor satu di jajaran Kodim Lotim tersebut menetapkan masing-masing Tim Koordinator setiap kecamatan membuat Posko dimasing-masing Koramil atau Posramil.

Terkait dengan rencana pemberlakukan new normal life, Agus Donny meminta kepada seluruh Fasilitator baik sipil maupun TNI yang tergabung dalam Fasilitator Terpadu untuk mensosialisasikan protokol Kesehatan Covid-19 dengan mengubah pola hidup lama menjadi pola hidup seperti sekarang yakni pola hidup sehat sesuai dengan protokol Kesehatan sehingga dapat menekan jumlah terpapar Covid-19.

Sebelumnya, Bupati Lotim dalam arahannya menyampaikan Fasilitator Terpadu terdiri dari 23 tim koordinator dengan komponen masing-masing tim terdiri unsur Kecamatan, TNI, ASN dan Fasilitator lama yang akan bekerja selama dua bulan kedepan.

“Masalah RTG hampir dua tahun belum selesai karena berbagai permasalahan di lapangan, untuk itu saya meminta kepada 164 orang yang terdapat dalam SK dapat menyelesaikannya hingga tuntas sampai tanggal 31 Juni mendatang,” ungkapnya.

Bupati Lotim juga meminta agar di awal bulan Juli 2020 harus diadakan rapat evaluasi awal untuk mengetahui sejauhmana perkembangan RTG baik fisik maupun administrasinya maupun kendala yang dihadapi di lapangan sebagai bahan untuk mencari solusi baik ditingkat Kabupaten, Provinsi maupun di tingkat pusat atau BNPB.

“Sisa waktu kurang lebih satu setengah bulan kedepan agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Bupati Lotim.

Dandim Loteng : Babinsa Jajaran Kodim 1620/Loteng Siap Dukung Kebijakan Pemerintah Dalam Upaya Cegah Covid-19

863

Dandim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, S.E. M.I.Pol., mendampingi Bupati Lombok Tengah Suhaili FT. pada acara silaturrahim Forkopimda dan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lombok Tengah dengan Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan dan Desa bertempat di Lapangan Kantor Camat Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (8/6/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Loteng menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang baik dan kerjasama terpadu antara Gugus Tugas Kabupaten dengan Gugus Tugas Kecamatan dan Desa di Kabupaten Lombok Tengah dalam melaksanakan penanganan Covid-19, guna memberikan penekanan kembali kepada para Camat dan Kades agar tetap berperan aktif, satu persepsi dan terus menghimbau serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang protokol kesehatan Covid-19, sehingga kejenuhan yang mulai dirasakan masyarakat terhadap kondisi pandemi Covid-19 tidak membuat mereka mengabaikan imbauan pemerintah dan tidak disiplin mengikuti prosedur protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Kami harap para Camat dan Kades agar meningkatkan kembali kerjasama dengan para stakeholder lebih aktif lagi menghimbau dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan, dan mari kita sama-sama berikhtiar dan berdoa untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19″ pungkas Bupati.

“Jam malam dibatasi sampai pukul 22.00 Wita tidak ada lagi kegiatan di luar rumah dan tiap-tiap kecamatan hanya dibuka satu pasar harus diawasi oleh pemerintah tingkat paling bawah yakni Kadus dan BKD,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati menambahkan, jika ada yang melanggar protokol covid-19 maka akan diambil tindakan persuasif oleh Satgas Covid, sedangkan terhadap Kadus yang tidak mematuhi aturan pemerintah akan diambil langkah-langkah tegas, dan untuk memotivasi masyarakat pihaknya akan mengadakan perlombaan untuk Desa yang paling baik dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 akan diberikan hadiah oleh pemerintah Kabupaten.

Terkait hal tersebut, di sela-sela kegiatan Dandim 1620/Loteng mengatakan, pihaknya siap mendukung segala kebijakan pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, para Babinsa jajaran Kodim 1620/Loteng masih semangat dan selalu siap berada di tengah-tengah masyarakat memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat di desa binaannya masing-masing agar tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

“Insyaa Allah, sebagai bagian dari masyarakat para Babinsa selalu siap sedia dan tulus ikhlas membantu dan mendampingi pemerintah Desa mencegah penyebaran covid-19,” tutup Dandim.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Wakapolres Loteng, Sekda Loteng, Kajari Praya, Ketua PN Praya, Para Asisten Sekda Loteng, Kepala OPD Lingkup Pemkab Loteng, Camat Pringgarata, Danramil Pringgarata, Kapolsek Pringgarata, Danru Satpol PP, Anggota Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Pringgarata, Ketua PJS KUPT Pringgarata, dan Kepala Desa se Kecamatan Pringgarata.

Ditengah Pandemi Covid-19, Babinsa Kodim 1607/Sumbawa selalu hadir di tengah masyarakat

862

Sumbawa – Babinsa Koramil jajaran Kodim 1607/Sumbawa tetap semangat melaksanakan pendampingan penyaluran dan pembagian bantuan sosial berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat di Desa binaannya masing-masing.

Hari ini, pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap II dilaksanakan di Kecamatan Sumbawa tepatnya di Kantor Kelurahan Lempeh dan di Kantor Kelurahan Brang Biji sebanyak 81 KK sedangkan di Kantor Desa Labuhan Aji Kecamatan Tarano sebanyak 170 KK, di Aula Kantor Desa Empang Kecamatan Empang 136 KK serta di Kantor Desa Pemasar Kecamatan Maronge sebanyak 128 KK.

Di tempat yang berbeda yaitu di Kecamatan Alas bertempat di Kantor Desa Labuhan alas 163 KK dan di Kantor Desa Kalimango sebanyak 243 KK. Sedangkan di Kecamatan Buer tepatnya di Kantor Desa Kalabeso sebanyak 195 KK. Untuk di Kecamatan Utan di Kantor Desa Jorok BST diberikan kepada 323 KK dan Kecamatan Lunyuk di Kantor Desa Perung sebanyak 123 KK, dimana masing-masing KK di tiap-tiap Desa menerima BST Tahap II sebesar Rp. 600.000,- yang didampingi oleh Babinsa di Desa binaan masing-masing. Senin (08/06/2020).

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc, di sela-sela kesibukannya. Dandim menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi Personel Jajarannya yang setiap saat selalu berada di Desa binaannya membantu Pemerintah dalam upaya mengatasi dampak Sosial Ekonomi yang ditimbulkan Covid-19 dengan melaksanakan sosialisasi dan pendampingan pembagian BST.

“Kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa merupakan upaya membantu pemerintah untuk mengatasi dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Sumbawa,” terang Dandim.

Selain itu, Dandim Sumbawa juga sudah menginstruksikan Satuan Jajarannya untuk terus melakukan pendampingan dan pengawalan bantuan sosial agar tepat sasaran, dengan tetap mengedepankan prosedur Protokol Kesehatan serta tidak bosan-bosan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu disiplin mengikuti Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19. (DG14).

Menjelang New Normal, Dandim KSB bersama Forkopimda Sumbawa Barat Cek Kesiapan Pasar Tana Mira

861

Sumbawa Barat – Dandim 1628/SB Letnan Kolonel Czi Edy Oswaronto, S.T., bersama Forkopimda Kabupaten Sumbawa Barat mendampingi Bupati Sumbawa Barat Drs. Ir. H. W. Musyafirin, M.M., melaksanakan kunjungan ke Pasar Tanah Mira Taliwang, dalam rangka persiapan pelaksanaan The New Normal Kabupaten Sumbawa Barat, Minggu (7/6/2020).

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Ketua DPRD Sumbawa Barat, Dandim 1628/SB, Kapolres, Sekda, Kajari, Asisten III KSB, Kepala BNN, SKPD, Kabag Ops Polres Sumbawa Barat, Kapolsek Taliwang, Kasat Binmas, KBO Sat Intelkam Polres Sumbawa Barat dan Petugas Posko Terpadu New Normal tersebut bertujuan untuk mengecek kesiapan pasar menjelang penerapan New Normal di KSB.

Di Posko Terpadu New Normal Pasar Tana Mira, Bupati SB menyampaikan, bahwa kunjungannya ke Pasar Tanah Mira bersama rombongan bertujuan untuk mengecek situasi, kondisi dan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di pasar, dalam rangka mempersiapkan program pemerintah memperbaiki perekonomian yang sempat anjelok selama pandemi Covid-19 dengan penerapan program New Normal.

“Mari kita bersama-sama tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dalam menghadapi New Normal di KSB,” ajak Bupati.

“Untuk menghindari terjadinya kerumunan pengunjung pasar ketika akan berbelanja, maka pintu masuk menuju pasar dibagi menjadi 2 pintu yaitu pintu sebelah utara dan pintu sebelah barat,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak khususnya Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumbawa Barat yang selama ini sudah berperan aktif melakukan segala upaya mendukung pemerintah dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah KSB.

Senada dengan Bupati, di sela-sela kegiatan Dandim 1628/SB mengatakan, Kodim bersama Polres beserta jajarannya akan terus mendukung dan membantu pemerintah KSB dalam penerapan kehidupan produktif New Normal, menjaga stabilitas Kamtibmas Sumbawa Barat dengan tetap memantau kegiatan masyarakat agar selalu didiplin mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19 dalam kehidupan New Normal.

Selain itu, Dandim menyampaikan, Personel TNI-POLRI dan Gugus Tugas yang bertugas di Posko-posko Terpadu New Normal akan bekerja maksimal mendisiplinkan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, sehingga perbaikan dan pengembangan ekonomi di KSB dapat berjalan lancar dan aman dari penyebaran Covid-19.

“Perlu adanya pemantauan atau pengawasan yang lebih ekstra oleh Gugus Tugas demi kelancaran pelaksanaan New Normal di Pasar Tanah Mira,” tutupnya.

Terkait hal itu, Dandim berharap, seluruh personel TNI-POLRI agar tetap menjaga sinergitas, memupuk kebersamaan dalam segala langkah dan upaya menjaga stabilitas Kamtibmas agar selalu kondusif serta mengimbau masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesahatan pencegahan Covid-19 selama penerapan New Normal, sehingga seluruh aktivitas dapat berjalan lancar tanpa adanya penambahan kasus Covid-19 dan perekonomian di KSB segera pulih, stabil seperti sebelum pandemi covid-19 mewabah.