Daily Archives: June 24, 2020

Sekda Apresiasi Latihan Posko I Kodim 1628, Kobarkan Semangat Perjuangan Hadapi Covid-19

IMG-20200624-WA0052

Sumbawa Barat – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), H Abdul Azis mengapresiasi kinerja TNI dan Polri yang selama ini membantu pemerintah daerah dalam pencegahan dan penanganan covid-19.

Apresiasi itu kembali disampaikan ketika gelaran latihan Posko I Kodim 1628/Sumbawa Barat mulai dibuka dan dilaksanakan pada Rabu (24/6) di Markas Kodim 1628 kecamatan Taliwang KSB, Nusa Tenggara Barat.

Ia mengatakan latihan Posko I yang digelar di Kodim 1628/SB ini akan meningkatkan semangat masyarakat dan Satuan Gugus Tugas penanganan dan pencegahan covid-19 KSB.

“Setelah tiga bulan berlalu kita tetap semangat dalam penanganan covid-19, dan melalui latihan posko I ini diharapkan semangat itu terus meningkat,” katanya.

Sekda berharap dengan adanya kampung sehat yang diinisiasi oleh Kapolda dan latihan posko I Kodim 1628/SB ini dapat mengembalikan situasi dan kondisi di KSB kembali normal.

Setelah melihat simulasi yang dibangun TNI, tambah Sekda, latihan ini akan sangat membantu penyelesaian covid-19 di KSB.

“Saya yakin latihan ini akan melahirkan para prajurit TNI yang handal dan profesional dalam membantu penyelesaian covid-19,” katanya.

Selain itu, Wakil Ketua DPRD KSB dari Fraksi PKS, Abidin Nasar saat mengunjungi posko latihan, ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI Polri yang sigap dalam membantu pemerintah dalam menangani covid-19.

“Sangat terlihat kolaborasi yang baik mulai dari tingkat bawah, kerja sama yang dibangun sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Adanya latihan seperti ini, tambahnya, kami yang merupakan representasi dari masyarakat KSB, sangat bersemangat untuk mayakinkan masyarakat melawan covid19.

“Kita harus menang. Sekali lagi Kami apresiasi TNI Polri, Kepala BNNK, Kajari dan semua pihak. Mari kita bergandeng tangan dan meyakini bahwa kita bisa keluar dari cobaan ini,” tuturnya.

Gelar Latihan Posko I Kodim 1628/Sumbawa Barat, Tingkatkan Kemampuan Profesional Prajurit Hadapi Covid-19

2466

Sumbawa Barat – Kodim 1628/Sumbawa Barat menggelar latihan Posko I untuk merencanakan dan persiapan operasi bantuan kepada pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam mencegah terjadinya bencana non alam Covid-19.

Gelaran latihan tersebut dibuka secara langsung oleh Danrem 162/Wira Bhakti yang diwakili oleh Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Inf Samsul Huda SE MSc di Makodim 1628/SB Kecamatan Taliwang KSB, Rabu (24/6).

Dalam membacakan sambutan Danrem 162/WB, Samsul Huda menyampaikan, latihan posko I dilakukan untuk menambah pengetahuan, melatih kemampuan profesionalisme prajurit dan komandan dalam mengambil keputusan taktis di lapangan.

“Kodim 1628 sebagai komando kewilayahan diharapkan mampu berkoordinasi secara terpadu dengan semua pihak terkait pencegahan Covid-19,” katanya.

Latihan ini juga untuk membentuk prajurit TNI yang handal dan siap membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam menangani pandemi covid-19 yang saat ini terjadi.

Pelatihan posko I Kodim 1628/SB diharapkan dapat memberikan gambaran kepada seluruh peserta latihan mengenai cara berkoordinasi yang tepat dalam mengantisipasi terjadinya bencana non alam di wilayah KSB.

“Oleh Karena itu diperlukan kesiap siagaan untuk melaksanakan pengamanan pencegahan bencana non alam tersebut seperti yang terjadi saat ini,” jelasnya.

Masih menyampaikan sambutan Danrem, Samsul Huda meminta prajurit TNI untuk mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh sehingga memperoleh nilai tambah dan pengetahuan.

Sehingga tujuan akhir dari latihan ini yakni meningkatkan kemampuan prajurit dalam menghadapi covid-19 dapat dicapai maksimal.

“Komandan Korem 162/WB mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta latihan yang telah menunjukan semangatnya untuk mengikuti latihan posko I,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan yang akan dilakukan selama tiga hari ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, namun tetap mengutamakan faktor keamanan dan protokol kesehatan selama pandemi covid-19.

Tanamkan dalam diri masing-masing bahwa latihan merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi setiap prajurit untuk menambah ilmu dan mengasah kemampuan dalam mendukung suksesnya pelaksanaan tugas.

Hadir dalam acara Sekretaris Daerah KSB, Pimpinan DPDR KSB, Kapolres KSB, Dandim 1628/SB, Kajari, Kepala BNNK, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Pelaksana BPBD, Anggota Pol PP dan peserta apel dari unsure TNI Polri, BPBD dan Pol PP.

Danrem 162/WB : Melalui Pendayagunaan Koramil Model, Kita Tingkatkan Profesionalisme Prajurit Apkowil

2464

Mataram – Dalam rangka mewujudkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara, Kodim 1606/Lobar melaksanakan Kegiatan Pendayagunaan Koramil Model dengan tema “Pendayagunaan Koramil Model Tingkatkan Profesionalisme” bertempat di Makoramil 1606-01/Cakranegara Mataram, Rabu (24/6).

Situasi nasional di tengah pandemi covid-19 saat ini yang membutuhkan penanganan serius dan partisipasi dari semua pihak untuk bersama-sama dapat memutus mata rantai penyebarannya dengan cara disiplin menerapkan protokol kesehatan, tak terkecuali satuan kewilayahan yang tergabung dalam Satuan Gugus Tugas telah melakukan berbagai upaya baik dalam upaya mencegah penyebaran, penanganan covid termasuk dalam mengantisipasi dampak yang ditimbulkan, harus ditunjang dengan pengetahuan dan kemampuan aparat kowil yang memadai.

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dalam sambutannya mengatakan, bahwa tuntutan tugas satuan komando kewilayahan saat ini semakin kompleks dalam melaksanakan pembinaan teritorial atau Binter di wilayah, sehingga untuk menjalankan semua tugas dibutuhkan kesiapan aparat komando kewilayahan yang memiliki pengetahuan Binter yang bersifat aplikatif dalam menyikapi dinamika persoalan sosial masyarakat di wilayahnya.

“Untuk melaksanakan Binter, aparat teritorial khususnya Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial harus memiliki pengetahuan dan kemampuan Binter yang handal,” pungkasnya.

2465

Danrem juga menjelaskan, bahwa penyelenggaraan kegiatan pendayagunaan Koramil Model bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas aparat teritorial khususnya Babinsa dalam melaksanakan pembinaan teritorial di wilayah yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan tema acara kegiatan ini “Pendayagunaan Koramil Model Tingkatkan Profesionalisme”.

Lebih lanjut Brigjen Rizal Ramdhani menyampaikan, sasaran kegiatan pendayagunaan Koramil Model yaitu untuk mewujudkan dan tercapainya pemahaman serta kemampuan aparat kewilayahan dalam mengaplikasikan pengetahuan teritorial di wilayah yang ideal baik sarana prasarana, piranti lunak agar sebelum bertugas di satuan kewilayahan para insan kewilayahan sudah mendapat pembekalan teori dan praktek di Koramil Model sehingga nantinya dapat diaplikasikan di satuan kewilayan tempat tugas masing masing.

“Saya sampaikan bahwa para Babinsa jajaran Korem 162/WB telah berperan besar dalam proses rehab pasca gempa Lombok yang hasilnya diakui oleh para pejabat pimpinan negara sehingga dijadikan contoh proses penanganan pasca gempa,” ungkap Danrem.

“Dengan kegiatan ini kita memberikan pelatihan kepada Babinsa agar dapat melaksanakan tugas dengan lebih baik lagi,” tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Danrem kembali memberikan penekanan kepada penyelenggara dan peserta kegiatan tersebut tentang penanganan dan pencegahan covid-19 dimana dengan kondisi saat ini kita terus melakukan berbagai upaya terkait penanganan Covid-19 dan Pangdam IX/Udayana sudah memberikan perintah operasi agar disampaikan kepada para Babinsa pada kegiatan ini, sehingga para perwakilan yang ikut dalam kegiatan ini dapat menyampaikan kepada rekan-rekannya di satuan masing-masing.

“Laksanakan kegiatan dengan baik dan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19,” Tutupnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S.Sos. M.T., Pjs Pasipers Korem 162/WB Mayor Inf Gede Ardika, Kalak BPBD Kota Mataram Bpk Mahfudin Noor, Para Pasi Kodim 1606/Lobar, Para Danramil Jajaran Kodim 1606/Lobar, Camat Cakranegara M. Erwan S. S.TP., dan Camat Sandubaya Lalu Saharudin S.Sos.

Forkopimda Tingkatkan Tradisi Komunikasi, Musyawarah dengan Semangat Kekeluargaan

2461

Mataram – Rapat evaluasi penanganan pandemi Covid-19 oleh Forkopimda NTB kali ini dilaksanakan di kediaman Kapolda NTB, Selasa malam, 23 Juni 2020. Dalam rapat tersebut, seluruh anggota Forkopimda hadir untuk membahas sejauh mana penanganan yang telah dilakukan.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengatakan bahwa banyak hal yang dapat teratasi dalam beberapa kali pertemuan silaturahmi seperti yang dilakukan sekarang ini.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini menyampaikan bahwa ia mengingat sebuah buku yang terkenal di Harvard berjudul ‘Leadership Without Easy Answers’ yang pernah dibacanya. Ia mengatakan bahwa dalam buku tersebut tersirat pesan bahwasanya banyak masalah pemerintahan yang terselesaikan di tempat yang tidak terlalu formal.

“Dari hasil kesimpulan mewawancarai berbagai pemimpin-pemimpin top yang ada di dunia, ternyata banyak permasalahan serius kita berbangsa dan bernegara itu tidak selesai di rapat-rapat formal tapi selesai di meja-meja santai seperti malam ini,” terang Gubernur menyampaikan kesimpulan dari buku tersebut.

Bang Zul, berkata bahwa suasana rapat evaluasi yang dibangun seperti ini dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan. Hal ini juga menumbuhkan kerjasama yang baik antar instansi di NTB, dan tentunya kerjasama yang baik tersebut dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan dengan baik pula.

“Saya yakin kalau setiap minggu kita bertemu dalam suasana yang informal, santai, dan penuh rasa kekeluargaan, maka akan ada cahaya di ujung terowongan di NTB ini,” serunya.

“Terimakasih pak Kapolda telah menjadi tuan rumah yang baik dalam pertemuan ini, mudah-mudahan dengan kepiawaian beliau, akan menghasilkan sinergi yang luar biasa bagi NTB tercinta ini,” imbuhnya.

Danlanal Mataram yang baru-baru ini menjabat, Kolonel Laut (P) Suratun pada kesempatan silaturahmi tersebut menyampaikan terimakasih kepada seluruh pimpinan dan masyarakat NTB karena telah diterima dengan baik. Selain itu, ia menyampaikan komitmennya untuk ikut serta mendukung program-program pemerintah provinsi NTB.

“Kami siap untuk mendukung semua program, semua kegiatan yg dilaksanakan oleh Pemda, selain tugas pokok kami juga memiliki tugas untuk mendukung program pembangunan,” ucapnya.

Sesuai dengan permintaan Gubernur pada rapat sebelumnya, Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Achris Sarwani mempresentasikan rancangan menuju NTB Sebagai Pusat Industri Busana Muslim.

Achris mengungkapkan bahwa ada beberapa kendala yang dihadapi oleh NTB terkait industri busana muslim yaitu kualitas kain sebagai bahan, kapasitas dan kontinuitas produksi yang belum dapat konsisten, serta biaya produksi yang relatif tinggi dikarenakan masih dikelola secara tradisional. Hal itu mengakibatkan harga produk siap pakai sangat tinggi dibandingkan produk lainynya.

Untuk mengatasi hal tersebut, BI membuat beberapa terobosan yaitu, pengembangan bahan baku tekstil, menyiapkan SDM yang fokus terhadap busana fuslim, industrialisasi bidang busana muslim, distribusi hingga promosi untuk produk busaha lokal.

“Kita punya program paling utama dari hulu hingga hilir, mulai klaster tenun, fashion production inkubator, fashion designer, model, para wirausaha, distribusi dan komersialisasi, hingga pengembangan brand lokal NTB,” terangnya.

2462

Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan perkembangan kondisi sosial politik di NTB yang dipengaruhi oleh wacana RUU HIP terkait hal tersebut Danrem mengatakan bahwa sampai saat ini situasi wilayah NTB kondusif, sebagai informasi beberapa hari lalu kami menerima kunjungan Ketua MUI NTB diskusi rencana menyampaikan sikap terkait penolakan RUU HIP dan meminta MUI NTB untuk tetap bersama sama menjaga keamanan kondusifitas serta waspadai jangan sampai ada kelompok yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan situasi serta ucapan terimakasih kepada MUI atas kepercayaan kepada Kami TNI – Polri di NTB.

Selain MUI, Danrem juga melakukan komunikasi dengan para perwakilan mahasiswa menjelaskan bahwa pembahasan RUU HIP telah ditunda dan Kami sampaikan TNI Polri Bersama segenap komponen masyarakat tetap setia menjaga Pancasila sebagai dasar negara,falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia.

Selain itu Danrem juga menyampaikan bahwa kita masih berada dalam. Situasi pandemi untuk itu mari kita bersama fokus untuk mengawal penanganan pandemi Covid agar kita di NTB segera terbebas dari Pandemi serta bersama memulihkan sektor sektor lain yang menjadi dampak pandemi Covid.

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra yang menjadi penutup diskusi menyampaikan bahwa BNNP di masa pandemi ini tetap melaksanakan operasi pemberantasan narkotika. Bahkan BNNP melakukan inovasi pemberantasan narkotika melalui media sosial di masa pandemi ini dengan mengadakan lomba video konten tentang sosialisasi bebas dari narkoba.

Dalam acara tersebut, hadir juga Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal, S.I.K. M.H., Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H. M.H., Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto, S.H. M.H., Wakapolda NTB Brigjen Pol Drs. Asby Mahyuza, Kabinda NTB Ir. Wahyudi Adisiswanto, M.Si., Sekda NTB Lalu Gita Aryadi, Perwakilan Lanud Rembiga, Kadis Kesehatan Prov. NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A., Kadis Perhubungan NTB Drs. Lalu Bayu Windya, MSi., Direktur RSUP NTB dr. H. Lalu Hamzi Fikri, M.M., Para PJU Polda NTB, Para kepala OPD Prov. NTB dan Kepala perwakilan BI NTB Achris Sarwani.