Daily Archives: July 9, 2020

Kampanye Sebar Berita Baik, Bakohumas NTB Siap Gelar Kompetisi

IMG-20200709-WA0033

Mataram – Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) NTB akan menggelar aneka lomba atau kompetisi dalam rangka kampanye sebar berita baik jelang new normal di NTB juga untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol Covid-19. Untuk mematangkan konsep lomba tersebut Bakohumas NTB menggelar pertemuan pada Kamis 9 Juli 2020 di Mataram.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB Najamuddin Amy, S.Sos, MM dan Humas-humas lembaga lain yang tergabung dalam Bakohumas NTB seperti Humas Kejati NTB, Humas Polda NTB, Kapenrem 162/WB, Bakesbangpoldagri, Dinas Perindustrian, serta Dinas Perdagangan.

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB Najamuddin Amy mengatakan dalam waktu dekat akan ada tiga kompetisi utama yaitu Festival Lomba Kampung Sehat yang diinisiasi dan inovasi Polda NTB bekerjasama dengan Pemprov NTB, Lomba Penyiaran Publik dan PPID Competition.

“Dalam item Lomba Penyiaran Publik ini kita akan kerjasama dengan KPID NTB dan lembaga penyiaran di dalamnya. Temanya adalah ‘NTB Nurut Tatanan Baru’ serta tema kedua ‘Industrialisasi di Masa Pandemi’. Adapun PPID Competition kita akan kerjasama dengan Komisi Informasi atau KI NTB” kata Bang Najam, sapaan akrabnya.

Selain melalui media, semua lomba dan ketentuannya akan dipublikasi juga melalui medsos masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain membahas terkait aneka lomba, Bang Najam juga menyampaikan instruksi Wakil Gubernur NTB terkait penanganan Covid-19 terutama di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat karena kasus positif baru masih terus ditemukan.

“Dalam waktu dekat kita akan adakan pertemuan dengan Babinsa dan Babinkamtibmas. Teman-teman Humas di tingkat kabupaten/kota juga akan kita hadirkan untuk kesamaan visi dan frekuensi dalam penanganan Covid ini,” katanya.

Selain itu, Karo Humas juga menyampaikan rencana peluncuran program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III pada tanggal 13 Juli mendatang.” Kita harapkan kehadiran Forkopimda dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.

“Pertemuan-pertemuan Bakohumas seperti ini sangat penting karena peran Bakohumas sangat strategis untuk memback up berbagai kegiatan dan mempererat sinergi dan kekompakan,” tutupnya.

Brigjen TNI Syafrial : Apresiasi TMMD 108 Kodim 1628/SB Serta Ingatkan Satgas Dan Masyarakat Pedomani Protokol Cegah Covid-19

8f5a4185-6465-407a-8d8e-0e7b0e32fa9d

Sumbawa Barat – Forkopimda Kabupaten Sumbawa Barat menerima kunjungan kerja Pa Sahli Tk. II Kasad Bidang Was Aspas Brigjen TNI Syafrial, P.Sc. M.Tr (Han), dalam rangka pengawasan dan evaluasi pelaksanaan TMMD ke-108 tahun 2020 di Kabupaten Sumbawa Barat, bertempat di Makodim 1628/SB Jalan Labuhan Balat, Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kamis (9/7/2020).

Pada kegiatan tersebut, Pa Sahli Tk. II Kasad Bidang Was Aspas Brigjen TNI Syafrial, P.Sc. M.Tr (Han), didampingi oleh Kasiter Kasrem 162/WB Letkol Inf Budi Rahmawan dan Pabanda Lakopsbak TNI Spaban V Bakti TNI Sterad Kapten Inf Aflahal Mukmin, S.E.

Mengawali kegiatan, Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, S.T, dalam sambutannya diawali dengan mengucapkan syukur kehadirat Allah SWT dan ucapan selamat datang kepada Brigjen TNI Syafrial dalam rangka meninjau pelaksanaan TMMD serta ucapan terima kasih atas kehadiran TNI melaksanakan TMMD 108 di KSB yang mana TNI dan Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD, walaupun dalam situasi pandemi covid-19 namun saling bahu membahu bergotong royong dengan masyarakat untuk menyukseskan TMMD 108 yang saat ini sedang berjalan.

Kami ucapkan terima kasih banyak kepada TNI yang sudah membantu masyarakat kami dan TNI-Polri bahu membahu untuk mengawal kelancaran pelaksanaan TMMD ini,” ucapnya,

Sedangkan, Brigjen TNI Syafrial, P.Sc, M.Tr (Han) dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas sambutan yang sangat luar biasa oleh Forkopimda pada kunjungannya di Kabupaten Sumbawa Barat, dan atas nama TNI AD mengucapkan terima kasih kepada Forkominda yang sudah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan TMMD 108 di KSB.

“TMMD ini adalah rohnya kebersamaan, karena di dalamnya melibatkan TNI, Polri dan masyarakat, dan Alhamdulillah kegiatan TMMD ini masih diterima oleh masyarakat secara luas, selaku Pimpinan khususnya Kasad berharap agar apa yang dilakukan TNI harus dimanfaatkan yang lebih oleh masyarakat,” ungkapnya.

1154297e-c866-4ade-b768-17e21c20e1a1

Selain itu, Brigjen TNI Syafrial menyampaikan bahwa kedatangan Tim Wasev di Sumbawa Barat saat ini dalam rangka untuk mengawasi pelaksanaan TMMD dan untuk mengecek sampai sejauh mana pelaksanaan TMMD ke-108 yang ada di wilayah kabupaten Sumbawa Barat. “Kami harap kegiatan TMMD ini selesai tepat waktu dan hasilnya harus lebih maksimal,” ujarnya.

Khusus kepada Dandim 1628/SB selaku Dansatgas TMMD, Brigjen Syafrial menginformasikan tentang adanya kebijakan dari pimpinan agar dipertimbangkan keamanan masyarakat maupun personil TMMD, karena selama ini personel yang terlibat TMMD bergabung dengan masyarakat mengingat saat ini masih dalam suasana covid-19 maka harus diperhatikan keberadaan personilnya.

“Harapan kami, manfaatkan momentum ini, anggaplah kegiatan ini adalah amal ibadah kita, jangan sampai terjadi pelanggaran sekecil apapun selama pelaksanaan TMMD, untuk itu ditekankan kembali ke seluruh anggotanya yang terlibat TMMD,” ujarnya.

e163e880-9e4b-496f-b24e-08cc4bb04195

Selanjutnya, pada kesempatan tersebut Dandim 1628/SB Letkol Czi Eddy Oswaronto, S.T. memaparkan tentang pertimbangan pemilihan sasaran TMMD di Desa Seminar Salid Kecamatan Brangrea karena mengingat desa Seminar Salid merupakan daerah terpencil dan sama sekali belum tersentuh pembangunan Infrastruktur, terutama sarana prasarana dalam bentuk jalan.

Sedangkan alasan pemilihan sasaran fisik berupa Pembuatan jalan strategis pertanian, karena Desa Seminar Salid merupakan salah satu desa penghasil padi terbesar di KSB yang selama ini mengalami hambatan dalam mengangkut hasil panen sawah ke jalan raya sehingga dengan adanya pembangunan jalan strategis pertanian ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam pengangkutan hasil tani menggunakan kendaraan.

“Biaya angkut pun dapat diminimalisir, memperpendek jarak tempuh sampai dengan 2 km, mempermudah akses masyarakat menuju lahan persawahan dan mempermudah akses masyarakat dusun batu Melik menuju induk desa,” ungkapnya.

Selama ini, lanjutnya, Dusun Batu Melik belum memiliki tempat ibadah yang presentatif, sehingga dengan dibangunnya Masjid akan memudahkan masyarakat dusun Batu Melik dan sekitarnya untuk melaksanakan ibadah, pembangunan dan rehab RTLH sebagai bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat dalam rangka mengatasi kesulitan rakyat.

Selain itu, Dandim juga memaparkan sasaran non fisik berupa Penyuluhan tentang penghilangan Penyebaran Covid-19, sosialisasi pemasangan tempat cuci tangan di rumah-rumah, cara pembuatan cairan antiseptic, cara hidup sehat dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, penyuluhan kesehatan dari dinas kesehatan, penyuluhan pertanian, penyuluhan bahaya narkoba dari BNN dan Polres Sumbawa Barat serta sosialisasi rekrutmen TNI.

“Dari seluruh sasaran yang direncanakan diharapkan terciptanya RAK Juang yang tangguh untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat sehingga terwujudnya ketahanan nasional yang kuat,” pungkas Eddy Oswaronto.

Usai kegiatan penyambutan di Makodim 1628/SB, rombongan langsung menyambangi warga di lokasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea.

Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Sumbawa Barat, Kapolres Sumbawa Barat, Kajari Sumbawa Barat, kepala BNNK Sumbawa Barat, Kasdim 1628/Sumbawa Barat, Perwira Staf Kodim 1628/Sumbawa Barat, Anggota Kodim 1628/Sumbawa Barat serta ibu Persit KCK.

Danrem 162/WB : Semua Petugas Terpadu Agar Lebih Aktif Edukasi Tata Pasar Sesuai Standar Protokol Covid-19

453f172b-363e-4209-bfc2-635b8ea57ebe

Mataran – Dalam upaya membantu pemerintah menekan penyebaran covid-19 di wilayah NTB lebih khusus Kota Mataram, Danrem 162/WB meninjau dan memantau penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di beberapa pasar di wilayah Kota Mataram.

Setelah kemarin meninjau pasar Pagutan, kali ini Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, didampingi Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S.sos. M.T, meninjau dan memantau penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di pasar ACC dan pasar Kebon Roek kecamatan Ampenan serta pasar Sayang-sayang Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Kamis (9/7/2020).

Di ketiga pasar tersebut, Danrem 162/WB dan Dandim 1606/ Lobar memberikan sosialisasi dan imbauan serta pembagian masker dan sarung tangan kepada pengunjung dan pedagang sebagai upaya pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Dari pantauannya di beberapa pasar tersebut, Danrem melihat penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 menurutnya belum dilaksanakan dengan maksimal terlihat dari penataan pasar yang belum sesuai dengan standar protokol covid-19, lapak pedagang belum dikelompokkan berdasarkan jenis dagangan yang dijual sehingga mengakibatkan pengunjung kesulitan dan masih bolak balik mencari kebutuhan yang akan dibeli, namun secara umum masyarakat sudah cukup bagus dan disiplin menggunakan masker.

fc0bfc59-6b51-477f-954b-09661e8af1a5
54a6966a-5846-4de5-98af-b3716159f9b9

Terkait hal itu, Danrem mengimbau kepada semua pihak terkait dari TNI, Polri, Satpol PP, Disperindag dan Kepala Pasar agar bersama-sama turut serta secara aktif mengingatkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan, lapak para pedagang ditata kembali baik jaraknya agar tidak berdempetan maupun jenis barang dagangannya agar dikelompokkan menjadi satu blok, sehingga dapat mempermudah pengunjung berbelanja sesuai kebutuhannya dan meminimalisir penyebab penyebaran covid-19.

“Kota Mataram sampai saat ini masih dalam zona merah dan pemerintah belum memberlakukan New Normal, oleh karena itu mari kita sama-sama dukung pemerintah untuk mencegah penyebaran Virus ini,” ajak Danrem.

“Masyarakat sudah bagus menggunakan masker, tinggal pasar agar ditata yang baik, blok ikan semuanya ikan, sayur semuanya sayur, daging semuanya daging sehingga orang yang berbelanja jadi mudah,” tegasnya.

b4c250c1-50ac-47fe-95ea-107bc39e501d
add9d22b-1026-4cab-9851-7bb893187a61

Selain itu, Danrem juga menekankan agar diatur kembali penempatan personel TNI, Polri dan Satpol PP di sektor-sektor strategis untuk menjaga dan memantau pelaksanaan protokol kesehatan selama berlangsungnya aktivitas masyarakat di pasar.

“Danramil, Kapolsek dan Kasatgas Pol PP berkoordinasi pembagian sektor, semuanya terlibat ada unsur tentara, ada polisi, ada Satpol PP sehingga tugas kita menjadi ringan dan menjadi pahala buat kita kelak” ujarnya.

Di akhir pegarahannya, Brigjen Rizal Ramdhani mengingatkan kembali agar kita semua harus benar-benar fokus dan serius menangani covid-19 di Mataram, sehingga kita dapat mencegah penyebarannya dengan mengingatkan masyarakat sedini mungkin guna menekan atau meminimalisir kasus positif, dan Mataram yang saat ini zona merah nantinya bisa menjadi kuning selanjutnya hijau dan kedepan kota Mataram siap memasuki New Normal.

Turut hadir mengikuti kegiatan tersebut Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S,Sos, MT. Pasi Opsdim 1606/Lobar Mayor Inf Abdul Haris, SH, Pasilog Korem 162/WB Kapten Czi Nurbani, Danramil Ampenan Kapten Inf Jamuhur, S.Sos, Danramil 1606-01/Cakranegara Kapten Inf Asep Okinawa, Camat Cakranegara M. Erwan, SSTP, Lurah Sayang-sayang H. Mahfudin, Kepala Pasar Kebon Roek Sdr. Malwi, Kepala Pasar Sayang-sayang Bpk. Suandi serta anggota TNI-Polri dan Linmas.

fa32c57e-20e0-4a58-a2ae-3ffa61b9868e
cb9c4a44-22f2-4657-812c-2b005cdaac16

Danrem 162/WB : Semua Petugas Terpadu Agar Lebih Aktif Edukasi Tata Pasar Sesuai Standar Protokol Covid-19

Mataran – Dalam upaya membantu pemerintah menekan penyebaran covid-19 di wilayah NTB lebih khusus Kota Mataram, Danrem 162/WB meninjau dan memantau penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di beberapa pasar di wilayah Kota Mataram.

Setelah kemarin meninjau pasar Pagutan, kali ini Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, didampingi Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S.sos. M.T, meninjau dan memantau penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di pasar ACC dan pasar Kebon Roek kecamatan Ampenan serta pasar Sayang-sayang Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Kamis (9/7/2020).

Di ketiga pasar tersebut, Danrem 162/WB dan Dandim 1606/ Lobar memberikan sosialisasi dan imbauan serta pembagian masker dan sarung tangan kepada pengunjung dan pedagang sebagai upaya pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Dari pantauannya di beberapa pasar tersebut, Danrem melihat penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 menurutnya belum dilaksanakan dengan maksimal terlihat dari penataan pasar yang belum sesuai dengan standar protokol covid-19, lapak pedagang belum dikelompokkan berdasarkan jenis dagangan yang dijual sehingga mengakibatkan pengunjung kesulitan dan masih bolak balik mencari kebutuhan yang akan dibeli, namun secara umum masyarakat sudah cukup bagus dan disiplin menggunakan masker.

Terkait hal itu, Danrem mengimbau kepada semua pihak terkait dari TNI, Polri, Satpol PP, Disperindag dan Kepala Pasar agar bersama-sama turut serta secara aktif mengingatkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan, lapak para pedagang ditata kembali baik jaraknya agar tidak berdempetan maupun jenis barang dagangannya agar dikelompokkan menjadi satu blok, sehingga dapat mempermudah pengunjung berbelanja sesuai kebutuhannya dan meminimalisir penyebab penyebaran covid-19.

“Kota Mataram sampai saat ini masih dalam zona merah dan pemerintah belum memberlakukan New Normal, oleh karena itu mari kita sama-sama dukung pemerintah untuk mencegah penyebaran Virus ini,” ajak Danrem.

“Masyarakat sudah bagus menggunakan masker, tinggal pasar agar ditata yang baik, blok ikan semuanya ikan, sayur semuanya sayur, daging semuanya daging sehingga orang yang berbelanja jadi mudah,” tegasnya.

Selain itu, Danrem juga menekankan agar diatur kembali penempatan personel TNI, Polri dan Satpol PP di sektor-sektor strategis untuk menjaga dan memantau pelaksanaan protokol kesehatan selama berlangsungnya aktivitas masyarakat di pasar.

“Danramil, Kapolsek dan Kasatgas Pol PP berkoordinasi pembagian sektor, semuanya terlibat ada unsur tentara, ada polisi, ada Satpol PP sehingga tugas kita menjadi ringan dan menjadi pahala buat kita kelak” ujarnya.

Di akhir pegarahannya, Brigjen Rizal Ramdhani mengingatkan kembali agar kita semua harus benar-benar fokus dan serius menangani covid-19 di Mataram, sehingga kita dapat mencegah penyebarannya dengan mengingatkan masyarakat sedini mungkin guna menekan atau meminimalisir kasus positif, dan Mataram yang saat ini zona merah nantinya bisa menjadi kuning selanjutnya hijau dan kedepan kota Mataram siap memasuki New Normal.

Turut hadir mengikuti kegiatan tersebut Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S,Sos, MT. Pasi Opsdim 1606/Lobar Mayor Inf Abdul Haris, SH, Pasilog Korem 162/WB Kapten Czi Nurbani, Danramil Ampenan Kapten Inf Jamuhur, S.Sos, Danramil 1606-01/Cakranegara Kapten Inf Asep Okinawa, Camat Cakranegara M. Erwan, SSTP, Lurah Sayang-sayang H. Mahfudin, Kepala Pasar Kebon Roek Sdr. Malwi, Kepala Pasar Sayang-sayang Bpk. Suandi serta anggota TNI-Polri dan Linmas.