Daily Archives: August 25, 2020

Pra TMMD 109, Ini Yang Dilakukan Anggota Jajaran Kodim 1607Sumbawa

IMG-20200825-WA0015

Sumbawa – Dalam pelaksanaan TMMD ke 109 tahun 2020 pada bulan September nanti, Jajaran Kodim 1607/Sumbawa yakni Koramil 02/Empang melaksanakan Pra TMMD di wilayah Desa Jotang dan Desa Jotang Beru Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Selasa (25/08).

Kegiatan Pra TMMD 109 yang dilaksanakan ini, dengan menyasar pembukaan Saluran Irigasi dengan panjang 350 Meter dan tinggi 0,5 Meter, Pemasangan Pondasi Musholla serta Pembongkaran atap dan dinding Rumah tidak layak huni sebanyak 4 unit dengan rencana pengerjaan selama satu bulan.

IMG-20200825-WA0017
IMG-20200825-WA0013

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) disela sela kesibukannya mengatakan, “Pra TMMD sangat penting dilakukan agar kami dapat menghasilkan pekerjaan yang berkualitas, sehingga pencapaian TMMD ini menjadi tepat waktu dan tepat mutu,” kata Dandim.

Dandim 1607/Sumbawa mengatakan, perlu dilakukan pengerjaan awal agar program TMMD ke 109 dapat tercapai sesuai rencana dalam waktu yang relatif singkat dan dengan pertimbangan medan yang cukup sulit.

IMG-20200825-WA0020
IMG-20200825-WA0018

Dalam pengerjaannya juga tetap menerapkan protokol kesehatan dalam bekerja, salah satunya seperti selalu menggunakan masker dan jaga jarak.

“Memang telah menjadi penekanan dari Komando Atas, terkait dengan berjalannya program TMMD selama pandemi COVID-19, namun semua protokol kesehatan dan keselamatan dalam bekerja harus dilaksanakan,” ungkap Dandim.

Hadiri FGD “Menjaga Hutan Menuju NTB Asri & Lestari” Dandim 1608/Bima Tekankan Pentingnya Hutan Sebagai Sumber Kehidupan

7a007892-4da0-4fb1-88d4-325bfe1339dc

Bima – Dalam menjaga keutuhan dan kelestarian hutan lindung yang berada di wilayah teritorial Kodim 1608/Bima, Badan Lingkungan Hidup (BLH) provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) di Aula Bee Ginning Arema Kelurahan Rabangodu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima, Selasa (25/8/2020).

Kegiatan yang mengangkat tema “Bersinergi Menjaga Hutan Menuju NTB Asri dan Lestari” tersebut dihadiri oleh Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima Kota diwakili oleh Iptu Suratno, Ketua Komisi II DPRD Kota Bima Ibu Asma Madilau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima Bapak Alwi, Kepala Dinas Pertanian Kota Bima diwakili oleh Bapak Agus Salim, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Bima diwakili oleh Ibu Ririn Swandayani,  Pasiops Kodim 1608/Bima Kapten Inf Iwan, Kepala KPH Maria Donggomasa Bapak Akhyar, LSM LP2DER Ir. Bambang serta dari Komunitas Babuju Sdr Junaidin dan Komunitas Pecinta Alam Kopa Mbojo Ode Desi.

40d21c1e-e86f-4cd1-aaaa-9f06beb8c7fc

Pada kesempatan itu, Dandim 1608/Bima Letkol INF Teuku Mustafa Kamal menyampaikan, untuk mendukung suksesnya kegiatan melestarikan dan menjaga hutan perlu ditinjau kembali jika ada kebijakan yang tumpang tindih antara pusat dan daerah, sehingga tidak rancuh dalam penerapan di tingkat pelaksana. “Salah satu contoh program tanam jagung, banyak masyarakat yang tanam jagung serta tanam bawang di tanah tutupan,” ungkapnya.

Selanjutnya, kurangnya kesadaran masyarakat dalam hal pengelolaan hutan, sehingga mengakibatkan banyaknya masyarakat yang membuka lahan baru tanpa memperhatikan kelestarian dan fungsi utama hutan.

Yang paling penting dan utama adalah kesadaran pribadi baru kita memberikan edukasi kepada masyarakat, karena tanggungjawab kita semua untuk lebih peka dan peduli tentang pengelolaan hutan. “Contoh kecilnya, bagaimana kita gelorakan budaya menanam serta tidak sembarang menebang atau merusak hutan secara membabi buta,” pungkasnya.

Terkait beberapa hal tersebut, Teuku Mustafa Kamal menegaskan, penegakkan hukum terhadap masalah penebangan pohon harus dilaksanakan dengan Peraturan daerah sehingga dalam hal ini Pol-PP yang menegakkan serta adanya dukungan anggaran yang cukup untuk operasional pelaksanaan patroli hutan lebih maksimal.

Oleh sebab itu, Dandim mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah merupakan upaya untuk menjalin sinergitas TNI-Polri dengan Instansi terkait lainnya dalam melaksanakan patroli bersama di hutan serta menghimbu masyarakat yang tinggal di kawasan hutan untuk menciptakan situasi keamanan dan menjaga kelestarian hutan lindung khususnya di wilayah teritorial Kodim 1608/Bima. “Kami hadir dalam Kegiatan ini dalam rangka bersinergi menjaga hutan di wilayah teritorial Kodim Bima agar hutan kita bisa lestari,” ujarnya.

Selain itu, Dandim juga menyampaikan, betapa pentingnya menjalin kerjasama antara TNI-Polri dengan seluruh pihak maupun Instansi terkait guna mencegah terjadinya pengrusakan hutan lindung dan antisipasi bencana alam yang didukung penuh oleh masyarakat yang tinggal di kawasan hutan.

Hadiri Rakor Anev Kampung Sehat, Danrem 162/WB : TNI-Polri Akan Terus Membantu Dan Mendukung Setiap Program Untuk Kepentingan Masyarakat

142d6100-e981-4ae7-9fb3-4c64fbd2581c

Mataram – Danrem 162/WB menghadiri Rapat Koordinasi Analisis dan Evaluasi Program Lomba Kampung Sehat yang di ikuti oleh seluruh Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Barat melalui Video Conference di Tenda Putih Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Selasa (25/8/2020).

Dalam arahannya, Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K. M.H., mengapresiasi banyaknya program inovasi yang di lakukan oleh seluruh kabupaten maupun kota dalam rangka mendukung lancarnya Program Kampung Sehat.

“Silakan berkreasi dan berinovasi sesuai dengan standar protokol kesehatan dan standar lain yang diterapkan,” ujar Kapolda.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh FKPD yang telah mendukung secara total program kampung sehat ini.

“Kita harap usaha kita selama ini akan berbuah manis kedepannya untuk Bangsa dan Negara, Khususnya di Provinsi NTB ini,” harapnya.

7c99d63b-5075-4939-a455-7d40596c7803

Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. S.H. M.Han., menyampaikan, seluruh Forkopimda jajaran Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Barat (NTB) kami anggap sebagai ujung tombak atau pasukan pemukul, karena berhasil tidaknya penanggulangan Covid-19 di NTB tergantung dari Forkopimda yang ada di masing-masing Kabupaten dan Kota.

“Kalau Forkopimdanya kompak, guyub dan semangat, insyaa Allah semua masalah dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Danrem mengungkapkan, dengan adanya program kampung sehat ini sudah banyak perubahan yang dibuktikan dengan berubahnya status Kota Mataram dari zona merah menjadi kuning, sehingga diharapkan daerah-daerah lain yang tadinya kuning bisa berubah menjadi hijau.

“Ini tuntutan dan ini tugas dari para Dandim, Kapolres dibantu oleh Bupati maupun walikota serta perangkatnya,” tegasnya.

Danrem juga mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada para kepala daerah terhadap terobosan-terobosan yang telah dilakukan, termasuk para Dandim, Kapolres serta Babinsa, Babinkamtibmas dan Kades/Lurah selaku petugas langsung di lapangan dalam upaya menekan dan mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami TNI-Polri akan membantu dan terus mendukung program yang mengedepankan kepentingan masyarakat, jangan kendor terus semangat berbuat dengan tulus dan ikhlas untuk NKRI harga mati, insyaa Allah usaha kita akan dibalas oleh Allah SWT,” serunya seraya memberi semangat.

Dalam kegiatan ini, dihadiri Wakapolda NTB, para PJU Polda NTB, para Dandim jajaran Korem 162/WB, para Kapolres jajaran Polda NTB, para Bupati/walikota serta wakil Bupati/walikota se-NTB.