Daily Archives: September 17, 2020

Lestarikan Budaya Tradisonal, Kodim 1620/Loteng Gelar Festival Seni Pencak Silat

IMG-20200917-WA0007

Lombok Tengah – Guna menjaga dan melestarikan seni budaya tradisional, Kodim 1620/Lombok Tengah menggelar kegiatan Komunikasi Sosial Kreatif Pagelaran Pencak Silat Tradisional se-Kabupaten Lombok Tengah dengan mengusung tema “Membentuk SDM Kreatif, Inovatif dan Adaptif” bertempat di Halaman Makodim 1620/Lombok Tengah, Kamis (17/9/2020).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Danramil 1620-07/Batukliang Kapten Chb Heri Susanto didampingi oleh Pembina IPSI (Ikatan Pencak Silat) Kabupaten Lombok Tengah Bapak Saharjo, SH dihadiri oleh Pasi Ter Kodim 1620/Loteng Kapten Inf Anak Agung Ray Budiana, Pasi persdim 1620/loteng Kapten I Made Suardana, Ketua Paguyuban pencak silat Loteng Bpk Rozak serta Para juri dari IPSI Loteng.

IMG-20200917-WA0009

Dalam sambutannya Dandim1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE, M.I.Pol yang dibacakan oleh Kapten Chb Heri Susanto mengatakan kegiatan Komsos Kreatif yang diselenggarakan saat ini oleh Kodim 1620/Lombok Tengah adalah sebagai wahana dalam menjalin komunikasi sosial yang sehat dan harmonis antara prajurit TNl dengan komponen masyarakat.

Selain itu tujuan yang paling penting, kata Prastiwanto adalah untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme serta rasa cinta terhadap tanah air.

“Tugas dan tanggung jawab menjaga serta memelihara Negara ini bukanlah tugas dari TNI semata tetapi merupakan tugas dan kewajiban kita bersama untuk melakukan hal tersebut,” terangnya.

Tidak itu saja, orang nomor satu di jajaran Kodim 1620/Loteng ini mengapresiasi para ketua paguyuban pencak silat yang ada di Kabupaten Lombok Tengah yang secara tidak disadari telah turut serta dalam melestarikan budaya pencak silat di wilayah Lombok Tengah Khususnya dan di NTB pada umumnya, sebab tradisi pencak silat bukan hanya sekedar bela diri, namun juga menjadi bagian dari jalan hidup bagi para pelakunya.

“Pencak Silat mengajarkan kita untuk dapat menjalin hubungan yang baik dengan Tuhan, sesama manusia dan lingkungan. Meskipun pencak silat mengajarkan teknik menyerang, namun yang terpenting adalah pencak silat juga mengajarkan kita untuk dapat menahan diri dan menjaga keharmonisan,” imbuhnya.

IMG-20200917-WA0008

Sementara pembina IPSI Kabupaten Lombok Tengah Bapak Saharjo, SH mengapresiasi langkah kodim 1620/Loteng dalam melaksnakan kegiatan komsos kreatif ini yang tujuannya menjalin komunikasi sosial yang sehat dan harmonis antara prajurit TNl dengan komponen masyarakat.

“Kami juga perlu dibina untuk kegiatan depannya agar kegiatan ini terus berkesinambungan sehingga silaturahmi kami tidak saat lomba saja tetapi terus menerus,” ujar Saharjo.

Ia menyampaikan bahwa lomba kali ini adalah seni jurus sesuai dengan intruksi pusat setiap kegiatan agar tidak kontak fisik antar peserta dengan menegedepankan protokol kesehatan Covid 19.

Kegiatan lomba ini diikuti oleh perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Lombok Tengah diantaranya, perguruan Macan putih, Tapak suci, Merpati putih, PSHT (Persatuan Setia Hati Teratai), Sitembak dan PD (Perisai Diri) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti himbauan pemerintah diantaranya, memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan sebelum memasuki tempat perlombaan guna mencegah penyebaran virus Corona.

Diakhir kegiatan Kodim 1620/Loteng mengapresiasi pagelaran seni pencak silat dengan memberikan hadiah pemenang lomba yang diserahkan oleh Pasiter Kodim 1620/Loteng Kapten Inf Anak Agung Ray Budiana.

TNI-POLRI Dan Satpol PP Serta Dinas Terkait Turun Razia Perkantoran Dan Pelaku Usaha

IMG-20200917-WA0002

Sumbawa – Dalam rangka penegakan dan pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19 personil gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Bapenda serta Dishub Kabupaten Sumbawa menggelar Operasi Yustisi dengan bergerak keliling menyasar perkantoran dinas Pemerintahan dan para pelaku usaha yang memiliki usaha diseputaran Kota Sumbawa. Kamis (17/09).

Selain melakukan Operasi Yustisi di pasar pasar tradisional dan sepanjang jalan di wilayah Kabupaten Sumbawa, kantor kantor Dinas Pemerintahan pun tidak luput dari Penyebaran Covid-19. Hal ini dilakukan guna memutus rantai penularan Covid-19.

IMG-20200917-WA0005

Perkantoran yang menjadi sasaran kali ini yaitu Rumah Sakit Daerah Sumbawa, Kantor Perizinan, Dinas Pendidikan serta Dinas Pertanian Sumbawa. Sedangkan untuk pelaku usaha yang disasar adalah para pelaku usaha yang berada diseputar jam gadang sumbawa.

Dalam operasi kali ini, terdapat 16 pelanggaran yang terdata oleh petugas, 5 orang diantaranya diberi sanksi berupa denda administrasi, 5 orang mendapat sanksi sosial yakni membersihkan jalan dan 5 orang lainnnya mendapatkan teguran tertulis serta 1 orang teguran lisan.

IMG-20200917-WA0006

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) di sela-sela kegiatannya menyebutkan dengan adanya operasi yustisi ini, kita berharap masyarakat bisa menerapkan kebijakan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, sering mencuci tangan, menjaga jaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Pekerja di kantor pemerintahan dan para pelaku usaha tetap berjalan sesuai dengan peraturan, namun tidak mengindahkan protokol kesehatan,” kata Dandim.

IMG-20200917-WA0003

Dandim Sumbawa menambahkan, “Bagi pegawai di perkantoran terutama aparatur negara harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, dan kesadaran masyarakat agar lebih ditingkatkan untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” harap Dandim.