Daily Archives: September 22, 2020

Kadispenad : Pejabat Penerangan Satuan Harus Responsif Terhadap Penanganan Krisis Informasi

IMG-20200923-WA0011

JAKARTA – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E. M.M., menegaskan dalam menghadapi manajemen krisis khususnya dalam mengelola manajemen informasi pejabat penerangan harus bertindak cepat dan responsif.

“Krisis di sini bukan krisis keuangan atau krisis moneter tetapi suatu kejadian di wilayah yang melibatkan satuan atau personel TNI AD harus segera direspon dengan cepat oleh pejabat penerangan,” kata Nefra Firdaus dalam pengarahannya pada rapat virtual melalui video conference bersama dengan para Kapendam, Kapenhumas Balakpus dan Kapenrem seluruh Indonesia, di Puskodal Mabesad, Jakarta, Selasa (22/9/2020)

Dalam rapat tersebut Kadispenad memberikan pengarahan yang terkait dengan bidang tugas penerangan jajaran Angkatan Darat terutama bagaimana pejabat penerangan di daerah atau satuan dalam menyikapi apabila ada kejadian yang melibatkan satuan atau personel TNI AD. _”How to handle Information During a Crisis”_ atau Bagaimana Langkah-Langkah Dalam Manajemen Informasi Pada Saat Krisis” ujar Nefra.

IMG-20200923-WA0010

Brigjen Nefra menjelaskan bahwa terdapat 5 (lima) langkah yang harus dilakukan oleh pejabat penerangan, yang pertama; _Be truthful_ (Jujur), memberikan informasi apa adanya. Kedua; menyampaikan informasi yang bermanfaat. Ketiga; membuat rencana Manajemen Krisis dan masukkan hubungan dengan media. Keempat; menyiapkan juru bicara, Kapen merupakan juru bicara satuan, siap tidaknya juru bicara dalam memberikan keterangan mempengaruhi opini masyarakat secara luas dan yang kelima; menjalin kerjasama yang berkelanjutan dengan media.

Selanjutnya Kadispenad memaparkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh pejabat penerangan, antara lain menganggap dan memperlakukan media sebagai musuh, dalam mendapatkan informasi tidak bergantung kepada media tetapi jadikan media menjadi salah satu sumber informasi, tidak melupakan Prajurit atau Personel TNI AD sebagai sumber informasi yang akurat tentang suatu peristiwa.

Pada akhir pengarahan Kadispenad menyampaikan beberapa kesimpulan dalam manajemen Informasi pada saat krisis, yaitu; manajemen informasi dalam krisis bukanlah hal yang spontan tetapi perlu disiapkan, direncanakan dan dipelihara. Public Relation (PR) dalam situasi krisis memerlukan skill (keahlian) yang harus dipelajari dan dilatih sehingga informasi yang disampaikan bermanfaat dan bukan menjadi bumerang. Pejabat penerangan harus berhati-hati dalam memberikan informasi yang penting, tapi tidak membatasi akses info secara total karena dapat menimbulkan asumsi yang keliru dalam persepsi berita. Dalam menyampaikan informasi harus memerhatikan hal-hal yang sudah menjadi protokol/ketentuan.

“Yang lebih penting hubungan dengan media harus terus dijaga dan bukan sebagai hubungan jangka pendek dan kasuistis tapi direncanakan secara baik,” pungkasnya.

Pada akhir acara rapat virtual dilaksanakan sesi diskusi dan tanya jawab, turut hadir dalam rapat tersebut Sesdispenad Kolonel Inf Mu’tamar, para Kasubdis Dispenad dan 73 pejabat penerangan jajaran TNI AD baik tingkat Kotama, Balakpus dan Korem. (Dispenad)

TNI-POLRI Kab. Dompu Apel gelar pasukan persiapan pengamanan penetapan calon Pilkada 2020

IMG-20200923-WA0005

Dompu – Aparat gabungan TNI-POLRI kabupaten Dompu malam ini selasa (22/09/20) sekitar pukul 20.15 wita bertempat di depan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu yang dihadiri oleh dan Kapolres AKBP Syarif Hidayat SH S.I.K., Dandim 1614 Dompu Letkol Inf Ali Cahyono S.Kom beserta PJU Polres dan Kodim 1614.

Apel gabungan tersebut diikuti personel gabungan TNI-POLRI (termasuk Brimob) 330 persenel sebagai bentuk persiapan pengamanan menyongsong dikeluarkannya keputusan oleh KPU dompu tentang penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati dan pada pilkada serentak 2020.

IMG-20200923-WA0006

Dandim 1614 Dompu selaku pengambil apel menyampaikan “Apel gelar pasukan ini dimaksudkan sebagai bentuk kesiapan kita dalam hal mengamankan semua tahapan pada pilkada nanti, dan besok kita akan mengamankan tahapan penetapan calon dari KPU, saya harap TNI POLRI tetap profesional dan netral dalam menjalankan tugas pengamanan. Karena ini adalah tanggung jawab kita, maka dari sekarang kita sudah harus paham siapa kita dan harus berbuat apa”.

“Mari kita bekerja sungguh-sungguh dalam mengamankan Pilkada dan kita harus memberikan jaminan kepada masyarakat tentang keamanan dan ketertiban pelaksanaan Pilkada demi kemajuan Kabupaten Dompu”. Pungkas Dandim.

IMG-20200923-WA0000

Usai penyampaian Dandim, Kapolres juga menyampaikan beberapa hal terkait persiapan pengamanan Pilkada.” Saya harap kita semua paham tentang tugas dan tanggungjawab kita sebagai aparat keamanan pada semua tahapan Pilkada nanti. Deteksi dini terhadap semua provokator yang sengaja ingin menggagalkan jalannya Pilkada nanti. Ungkap Kapolres.

“Kita tidak akan tindak tegas pada siapapun yang sengaja menjadi provokator dan membuat gaduh atau mengacaukan situasi keamanan pada proses jalannya Pilkada, Tegas Kapolres.

IMG-20200923-WA0003

“Maka dari itu saya pertegas lagi seperti yang disampaikan Dandim tadi, rekan rekan harus paham apa dan berbuat apa dalam mengamankan jalannya semua tahapan Pilkada,dan semua tahapan tetap menjalankan standar kesehatan dan protokol Covid19.” Tutup Kapolres.

Tingkatkan Wawasan Kebangsaan Dikalangan Generasi Muda, Korem 162/WB Gelar Pembinaan Wasbang

IMG-20200922-WA0041

Mataram – Korem 162/WB menggelar kegiatan pembinaan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) diikuti oleh perwakilan siswa/siswi SMA, Pramuka, Mahasiswa dan FKPPI yang dibuka oleh Danrem 162/WB di Aula Sudirman Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Selasa (22/9/2020).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan rasa nasionalisme, kesadaran berbangsa dan bernegara serta nilai-nilai patriotisme kepada generasi muda.

Menurutnya, seiring dengan berkembangnya teknologi informasi dan pesatnya laju modernisasi saat ini memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia, namun berbagai pengaruh positif dan negatif juga terdapat didalamnya seperti maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, pergaulan seks bebas, perkelahian antar pelajar dan berbagai kasus lainnya maka untuk menangkal terjadinya degradasi moral anak bangsa di era globalisasi seperti saat ini diperlukan pemahaman dari generasi muda tentang wawasan kebangsaan.

IMG-20200922-WA0042

“Setiap generasi muda merupakan masyarakat baru, para pejuang baru yang harus memperoleh pengetahuan dan mempelajari keahlian serta mengembangkan karakter atau watak publik maupun privat yang sejalan dengan demokrasi untuk kemajuan bangsa dan negara, maka sikap mental ini harus dipelihara dan dipupuk melalui sikap kedisiplinan dan keteladanan,” terang Danrem.

Danrem menjelaskan, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya yang didasari oleh falsafah dan cita-cita serta tujuan nasional, namun sampai saat ini pemahaman wawasan kebangsaan dalam diri generasi muda dirasa masih kurang.

“Oleh sebab itu, pemberian pemahaman akan wawasan kebangsaan pada generasi muda sangat dibutuhkan karena dengan semakin kuat dan kokoh nya pemahaman tentang wawasan kebangsaan diyakini dapat menjadi benteng dari pengaruh-pengaruh negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi dan informasi,” ujarnya.

IMG-20200922-WA0045

Selain itu, sambungnya, kegiatan ini juga dapat meningkatkan pengetahuan dan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI serta memupuk mental dan keberanian para generasi muda agar memiliki sikap mental dan fisik yang berani bersaing dan berkompetisi secara sportif.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Brigjen TNI Rizal Ramdhani menghimbau kepada penyelenggara dan seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh namun tetap mengedepankan protokol kesehatan covid-19 dengan harapan para peserta nantinya juga dapat menjadi agen edukasi dan sosialisasi tentang wawasan kebangsaan maupun protokol covid-19 kepada keluarga, teman dan masyarakat sekitarnya.

“Hal ini merupakan aktualisasi dari rasa cinta tanah air mengingat bencana non alam ini sudah ditetapkan oleh pemerintah menjadi bencana nasional menjadi tanggung jawab kita sebagai warga negara untuk bersama-sama menghadapi covid-19 dengan cara kita tingkatkan disiplin protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran covid-19,” tandasnya.

SINERGI UNTUK NEGERI KEMANUNGGALAN TNI, APARAT PEMERINTAH BERSAMA RAKYAT

IMG-20200922-WA0012

Bima – Menyambut HUT Ke–75 TNI tanggal 5 Oktober 2020 mendatang, Kodim 1608/Bima menggelar kegiatan Karya Bakti pengecoran Masjid Uwuludin bersama POLRI, Pol PP, Perangkat desa dan seluruh komponen Masyarakat yang Bertempat di Desa Bumi Pajo Kecamatan Donggo Kabupaten Bima,” Selasa (22/09/20).

Karya bakti bertujuan untuk membangun solidaritas dan sinergitas prajurit TNI dengan aparat pemerintah serta komponen masyarakat lainnya guna mempererat  kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini terbina baik.

IMG-20200922-WA0013

Kegiatan Karya bakti tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan Covid-19 dengan menerapkan physical distancing dan menggunakan masker.
Dalam kesempatan itu Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal lewat Danramil 1608- 05/Donggo Kapten Inf Seninot  Sribakti mengatakan bahwa karya bhakti merupakan salah satu bagian pembinaan teritorial (Binter) TNI AD, yang bertujuan untuk membangun solidaritas yang kokoh antar sesama prajurit TNI,Polri dengan komponen masyarakat lainnya,” Ujar Dandim.

Lanjutnya, bahwa kegiatan ini merupakan pendahuluan dari rangkaian kegiatan HUT Ke–75 TNI yang salah satunya kami menargetkan kegiatan karya bakti ini di Masjid Uwuludin Desa Bumi Pajo Kecamatan Donggo.

“Gotong-royong bukan hanya tentang sebuah pekerjaan, namun lebih dari itu tercipta silaturahmi dengan sesama, serta tetap menjalin persatuan dan kesatuan,” Tambah Dandim.

Salah satu pengurus Masjid Uwuludin mengucapkan banyak terima kasih atas kegiatan karya bakti yang dilakukan oleh Anggota Koramil 1608-05/Donggo. Dan kami juga mengucapkan Dirgahayu TNI yang Ke-75, semoga tetap menjadi TNI yang profesional kebanggaan rakyat,” ungkapnya

Pembukaan TMMD Ke-109 Kodim 1607/Sumbawa Berlangsung Sederhana Di Tengah Pandemi Covid-19

IMG-20200922-WA0008

Sumbawa – Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Tahun 2020 Desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa dengan tema “TMMD Pengabdian Untuk Negeri” yang dilaksanakan di Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (22/9/2020).

TMMD Ke 109 tahun 2020 Desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa di wilayah Kodim 1607/Sumbawa dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, M.M.

Dalam sambutan Bupati Sumbawa yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, M.M, mengatakan bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu wujud operasi militer yang dilaksanakan melalui program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, lembaga pemerintah non kementerian dan pemerintah daerah serta segenap lapisan masyarakat.

“Selaku pimpinan daerah Kabupaten Sumbawa saya patut bersyukur karena tujuan dilaksanakannya operasi TMMD ini adalah untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan bersifat sasaran fisik maupun nonfisik dan memantapkan TNI dan rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh,” ucap Sekda mewakili Bupati Sumbawa.

IMG-20200922-WA0006

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M. Tr (Han) selaku Dansatgas mengatakan, kegiatan TMMD resmi dimulai pada tanggal 22 September sampai dengan 21 Oktober 2020 ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan proyek pekerjaan dari Bupati Kabupaten Sumbawa kepada Dandim 1607/Sumbawa.

Dandim menyampaikan, sasaran Fisik TMMD 109 ini meliputi pembuatan Jalan Usaha Tani yang menghubungkan dusun Jotang dengan dusun Satowe Berang sepanjang 1.100 meter dengan lebar 4 meter termasuk pembuatan jembatan ukuran 5×5 meter, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter, pembuatan 1 unit Musholla seluas 9×8 meter termasuk MCK 3×2 meter dan tempat wudhu 3×2 meter serta rehab 5 unit RTLH.

“Sedangkan sasaran Non Fisik berupa penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan, Kamtibmas, Hukum, Pertanian, Pelayanan KB, Kesehatan, Lingkungan Hidup, Kehutanan, Narkoba, dan Peternakan yang akan diisi oleh instansi terkait,” termasuk edukasi sosialisasi Sop Protokol covid -19 terangnya.

IMG-20200922-WA0007

Dandim mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Sumbawa yang telah mendukung program TMMD Ke 109 Kodim 1607/Sumbawa dan sasaran yang telah direncanakan di dua Desa yakni Desa Jotang dan Desa Jotang Beru di Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa.

“Semoga TMMD Ke 109 Kodim 1607/Sumbawa sepenuhnya dapat berjalan dengan baik,” kata Dandim.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan, upacara pembukaan kami tidak laksanakan, guna mencegah dan mengikuti protokol Covid-19 dalam rangka pencegahan virus Corona.

“Kami tidak melaksanakan upacara pembukaan untuk kegiatan TMMD 109 kali ini. TMMD Ke 109 Kodim 1607/Sumbawa akan berlangsung selama 30 hari, tanpa upacara resmi hanya ditandai dengan penandatangan dan penyerahan proyek pekerjaan,” jelas Dandim.

IMG-20200922-WA0004

Masih dikatakan Dandim, sesuai instruksi dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andhika Perkasa yang memerintahkan seluruh satuan TNI AD untuk membatasi kegiatan yang melibatkan orang banyak.

“Selama proses TMMD berlangsung personel yang terlibat dalam Satgas TMMD, kami perintahkan untuk menerapkan protokol Pencegahan Covid-19, dengan selalu mencuci tangan sebelum dan setelah bekerja, selalu memakai masker dan menghindari kontak fisik orang per orang serta menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, vitamin dan istirahat yang cukup,” pungkas Dandim.