Daily Archives: October 19, 2020

Tim Monitoring Dan Evaluasi Mabes TNI Tinjau Pembagunan Huntap Pasca Gempa NTB

IMG-20201019-WA0082

Mataram – Pasca gempa bumi di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2018 lalu, berbagai upaya percepatan rehab rekon telah banyak mengalami kemajuan dari total target Irtama (Inspektorat Utama) BNPB sampai saat ini sebanyak 226.204 unit Rumah Tahan Gempa (RTG) sudah dilakukan pembangunan sebanyak 214.477 unit rumah dengan rincian rumah jadi sebanyak 202.831 unit yang terdiri dari rumah rusak berat 67.987 unit, rusak sedang 30.787 unit dan rusak ringan 104.057 unit.

Sedangkan dalam proses perbaikan dan pembangunan sebanyak 10.909 unit dengan rincian rusak berat 6.720 unit, rusak sedang 1.655 unit dan rusak ringan 2.534 unit.

Terkait hal tersebut kepala BNPB menerbitkan surat kepada Panglima TNI nomor B.572/KA.BNPB/PD.01.01/07/2020 tanggal 3 agustus 2020 tentang permohonan perpanjangan penugasan personil TNI di provinsi NTB, dan Pemerintah daerah Provinsi NTB berdasarkan surat keputusan Gubernur NTB nomor 360-364 tanggal 13 Agustus 2020 tentang perpanjangan masa transisi pembagunan rumah tahan gempa pasca gempa NTB sampai dengan tanggal 31 Desember 2020.

IMG-20201019-WA0080

Berdasarkan hal tersebut, Mabes TNI telah memperpanjang waktu penugasan prajurit zeni TNI dalam membantu percepatan pembanguan RTG sampai dengan 31 Desember 2020.

Sebagai bentuk tanggungjawab, Mabes TNI menerjunkan Tim Monitoring dan Evaluasi dipimpin oleh Paban I/Ren Sops Mabes TNI Kolonel Pnb Aldrin P. Mongan, ST. M.Hum. M.Han., bersama anggota tim Letkol Cku Kuat Erlangga Surya, SE. M.M., Mayor Laut (S) Tatoes Hendrawan, SE., Pelda Rusman dan Serka Yusuf Hanafi untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan perpanjangan percepatan pembangunan Huntap pasca gempa di Lombok NTB mulai tanggal 12 sampai 15 Oktober 2020.

Ketua Tim menyampaikan, bahwa sesuai perintah dari Panglima TNI dirinya bersama anggota tim melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan percepatan pembangunan RTG di beberapa lokasi diantaranya di wilayah Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara dan Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.

IMG-20201019-WA0078

“Kegiatan tersebut untuk memonitor progres pembangunan RTG yang dilaksanakan Satgas Zeni TNI serta untuk mengevaluasi pelaksanaan apakah sudah berjalan dengan baik dan lancar agar dapat menjadi bahan pertimbangan untuk dapat lebih maksimal lagi,” jelasnya.

Kolonel Aldrin menjelaskan, dihadapkan dengan situasi bencana nasional non alam covid-19 yang beberapa waktu membuat sedikit kendala dalam pelaksanaan kegiatan percepatan pembangunan sisa RTG, namun demikian semua program harus tetap berjalan.

“Di masa tatanan kehidupan kebiasaan baru ini kita harus kerja, namun tetap aman dengan melaksanakan SOP Protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

IMG-20201019-WA0074

Untuk itu, sambungnya, kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan arahan dan dorongan semangat kepada para Komandan SSK Satgas Zeni TNI yang selama ini masih tetap berada di tengah masyarakat untuk menuntaskan sisa pembangunan RTG walaupun di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Untuk itu kami sangat mengapresiasi para prajurit Satgas Zeni TNI, semoga misi kemanusian para prajurit akan bernilai ibadah,” harapnya.

Selain itu, Paban I/Ren Sops TNI bersama tim pada kegiatan tersebut juga membagikan masker kepada personel Satgas dan masyarakat di lokasi setempat sambil memberikan sosialisasi dan edukasi disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

IMG-20201019-WA0071

“Ingat, wabah Covid-19 belum berakhir, maka jangan lalai dan jangan pernah menyepelekannya demi keselamatan kita bersama,” imbau Aldrin.

Selama kegiatan, Tim Monitoring dan Evaluasi kegiatan percepatan pembangunan Huntap didampingi oleh Pasi Wanwil Staf Teritorial Korem 162/WB Mayor Inf I Made Dharma.

Pelihara Ketahananan Fisik, Prajurit Dan PNS Jajaran Korem 162/WB Ikuti Tes Kesamaptaan Periodik

Picture2

Mataram – Dalam upaya menjaga dan memelihara kesiapan Prajurit dan PNS, Korem 162/WB menggelar pembinaan kesamaptaan periodik di lapangan Tri Sula Yonif 742/SWY Gebang Mataram.

Kegiatan yang diikuti Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Korem 162/WB tersebut dalam pelaksanaannya dikoordinir oleh Jasrem 162/WB, Tes Samapta yang merupakan bagian dari program kerja Kodam IX/Udayana, untuk mengukur hasil pembinaan fisik yang telah dilaksanakan dan tingkat kesegaran jasmani Prajurit dan PNS jajaran Korem 162/WB.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., disela-sela kegiatannya, Senin (19/10/2020).

Kapenrem menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara terjadwal mulai tanggal 12 Oktober sampai dengan 23 Oktober 2020 mulai dari Kodim jajaran Korem 162/WB, Yonif 742/SWY, satuan dinas jawatan dan hari ini dilaksanakan bagi Prajurit dan PNS Makorem 162/WB sampai dengan hari Rabu 21 Oktober 2020.

“Metode penilaian tes kesemaptaan untuk semua prajurit dan PNS disesuaikan dengan kelompok umur yang terdiri dari tes kesegaran jasmani A yaitu lari sejauh 3.200 meter dilanjutkan dengan tes kesegaran jamani B meliputi Pull up, Sit up, Push up dan Shutle Run,” terang Dahlan.

Sebelumnya, lanjut Dahlan, seluruh peserta wajib melaksanakan pemeriksaan kesehatan mulai dari pemeriksaan tensi oleh tim kesehatan dari Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) 09.04.02 Mataram. Untuk personil yang tensinya terlalu tinggi atau terlalu rendah (tidak normal) tidak diijinkan untuk mengikuti tes, selanjutnya dilakukan cek denyut nadi dan senam pemanasan oleh tim Jasmani Militer.

“Selain tes kesegaran jasmani A dan B, juga akan dilaksanakan tes ketangkasan berupa renang dasar militer bertempat di Kolam Renang Wira Bhakti Gebang Mataram dan pengecekan postur,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kapenrem mengungkapkan, bahwa tes samapta periodik ini wajib bagi seluruh prajurit maupun PNS Korem 162/WB untuk mengikutinya, mengingat sebagai alat pertahanan negara sebagai bentuk tanggungjawab dalam memelihara ketahanan fisik guna kesiapan dalam menghadapi setiap tugas sebagai bhayangkari negara dalam menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI, maka prajurit dituntut memiliki fisik yang prima dan tubuh yang kuat.

“Prajurit harus selalu dalam kondisi bugar, fit, sehat dan kuat, setiap saat harus selalu siap, untuk itu prajurit senantiasa harus dengan penuh kesadaran membina jasmani dan menjaga kebugaran fisiknya,” tandas Dahlan.

Kerjasama Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa Dan Masyarakat Menunjukkan Hasil Signifikan Ditiap Sasaran

Picture1

Sumbawa – Pelaksanaan kegiatan TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa yang berlokasi di desa Jotang dan desa Jotang Beru Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa dipastikan akan rampung sebelum penutupan TMMD pada tanggal 21 Oktober mendatang. Senin (19/10).

Percepatan pembangunan tersebut tentunya dilaksanakan dengan bersinergi bersama Pemerintah Daerah dan instansi lainnya melalui wadah kegiatan pelaksanaan TMMD baik dalam bentuk program fisik ataupun non fisik.

Seperti diketahui, pelaksanaan TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa ini mengusung Tema Pengabdian Untuk Negeri, Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa memaknai tema tersebut dengan melakukan pekerjaan tersebut dengan bergotong royong bersama masyarakat, tanpa mengenal lelah. Demi mewujudkan Kemanunggalan TNI dan rakyat.

15d5e84e-0384-4805-b14f-8f97adb21bd3

Salah satu Program fisik yang sudah dikerjakan pada TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa yaitu pembangunan jalan usaha tani (JUT) sangat mempunyai arti bagi masyarakat dimana akses jalan tersebut dapat mempermudah jalur sarana transportasi bagi para petani, saat ini sudah mencapai hasil 100%.

Kegiatan ini dilaksanakan agar ketahanan dalam bidang ekonomi semakin kuat dan meningkat dengan adanya pembangunan infra struktur berupa pembangunan akses jalan yang akan mempermudah pelayanan transportasi jual beli hasil panen dari para petani.

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) disela sela kesibukannya mengatakan kegiatan fisik yang lainnya juga telah mencapai hasil 100% yaitu berupa membangun rumah ibadah yaitu Mushola, perehapan RTLH dan pembangunan jembatan. Sedangkan untuk Saluran Irigasi telah mencapai hasil 95 % dimana pengerjaannya dilakukan oleh Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa bersama masyarakat.

cdeceb76-7fdc-4a12-af3c-3bdbc734e030

“Walaupun anggota Satgas harus berjibaku dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat, akan tetapi tidak mengurangi semangat dan kerja kerasnya melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam menyelesaikan sasaran fisik yang ada pada kegiatan TMMD Ke-109 ini,” tegas Dansatgas.

Masih menurut Dansatgas, saat ini pelaksanaan TMMD sudah berlangsung selama 28 hari, namun personel di lapangan dan masyarakat
terus berjuang sehingga sasaran fisik yang direncanakan dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan target yang ada.

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, apa yang sudah dapat dicapai tersebut adalah berkat kerja sama yang baik antara masyarakat di lokasi TMMD 109 dengan prajurit TNI yang bertugas, karena selama ini sejak dimulainya TMMD masyarakat selalu aktif membantu prajurit TNI.

8653518d-883d-4d2f-81a1-5d07d7d296b4

“Apa yang sudah dapat kita selesaikan merupakan hasil dari wujud kemanunggalan atara TNI dengan masyarakat di lokasi TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa. Kita juga berterimakasih kepada masyarakat yang selalu dan terus mensupport prajurit TNI yang bertugas di lapangan,” Tutup Dansatgas.