Daily Archives: January 15, 2021

Sukarela, Seorang Warga Serahkan Senpi Rakitan ke Koramil 1608-03/Sape

IMG-20210115-WA0035

Bima – Sosialisasi tentang resiko kepemilikan senjata api yang dilakukan oleh para Babinsa Koramil 1608-03/Sape berhasil menggugah kesadaran masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Hari ini, seorang warga berinisial SF kecamatan Sape menyerahkan dengan sukarela satu pucuk senjata api (Senpi) rakitan laras panjang ke Koramil 1608-03/Sape yang terima langsung oleh Danramil Kapten Inf Junaid, Jum’at (15/01/2021).

Terkait penyerahan Senpi tersebut, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal mengungkapkan, kronologis penyerahan Senpi oleh SF berawal dari informasi yang didapat dari masyarakat pada tanggal 05 Januari 2021, bahwa di wilayah kecamatan Sape masih ada warga yang memiliki Senpi rakitan.

Berdasarkan informasi tersebut, kemudian Dandim memerintahkan Danramil Sape Kapten Inf Junaid menindak lanjutinya dengan memerintahkan seluruh Babinsa Koramil Sape melakukan penggalangan dan menghimbau warga Desa binaan masing-masing apabila ada yang memiliki dan menyimpan Senpi agar dengan sukarela menyerahkannya kepada Babinsa maupun Babinkamtibmas Desa masing-masing.

Kemudian pada tanggal 15 Januari 2020 sekira pukul 09.00 Wita, SF mendatangi kantor Koramil Sape hendak bertemu dengan Danramil Kapten Inf Junaid bermaksud untuk menyerahkan satu pucuk senjata api rakitan laras panjang.

“Penyerahan Senpi tersebut adalah hasil dari kegiatan sosialisasi tentang bahaya dan resiko kepemilikan Senpi secara ilegal, sehingga warga tersebut sadar dan bergerak atas kesadaran sendiri menyerahkan Senpi laras panjang miliknya ke Koramil,” ungkap Dandim.

“Saya ucapkan terima kasih kepada warga, Danramil Sape maupun Babinsa,” imbuhnya.

Menurut Mustafa Kamal, penyerahan Senpi secara sadar dan sukarela oleh SF menunjukkan tumbuhnya kesadaran untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Selain itu juga merupakan bukti antara TNI dan Rakyat memiliki kesamaan visi dan persepsi dalam menjaga keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama.

“Kita ketahui bersama bahwa kepemilikan Senpi ilegal maupun rakitan merupakan pelanggaran hukum dan juga dapat menimbulkan potensi konflik di tengah masyarakat,” ujar pria kelahiran Aceh itu.

Selain itu, Letkol Inf Mustafa Kamal juga menghimbau seluruh warga agar dapat bekerjasama dengan satuan jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketahanan wilayah Kabupaten Bima khususnya Kecamatan Sape. Bagi warga yang masih menyimpan Senpi agar menyerahkannya secara sukarela.

“Mari bersama-sama kita ciptakan kondisi wilayah yang kondusif, rukun, aman dan sejahtera,” tutupnya.

Danrem 162/WB Bersama Forkopimda NTB Ikut Vaksinasi Covid-19 Perdana

IMG-20210114-WA0026

Mataram – Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB mengikuti vaksinasi Covid-19 perdana di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB, Kamis (14/1/2021).

Selain pejabat Forkopimda NTB, vaksinasi Covid-19 juga diberikan kepada jajaran Forkopimda NTB, perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat Provinsi NTB.

Berkaitan dengan vaksinasi Covid-19, Danrem 162/WB merasa bangga sebagai garda terdepan dalam mendukung dan mensukseskan program pemerintah yakni vaksinasi Covid-19 dengan ikut penyuntikan vaksin Covid-19.

IMG-20210114-WA0020

Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai anti body dalam tubuh yang dapat menjaga tubuh dari serangan virus corona serta menghilangkan keragu-raguan dalam masyarakat tentang vaksin Covid-19 yang dianggap tidak aman bagi tubuh.

“Alhamdulillah hari ini kami sudah melakukannya, in syaa Allah aman dan halal,” ujar Ahmad Rizal.

Alumnus Akmil 1993 itu juga tetap mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk senantiasa mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dalam aktivitas sehari-hari, dengan demikian dapat meminimalisasi terjangkit virus mematikan ini.

“Setelah vaksinasi jangan lupa tetap laksanakan Prokes Covid-19 3M yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker kemanapun dan dimanapun berada,” pungkas Pati Bintang Satu itu penuh semangat.

Sedangkan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan banyaknya informasi yang beredar di media sosial tentang vaksin Covid-19 menimbulkan efek negatif dalam diri masyarakat terutama perasaan takut apabila di vaksin.

Melalui vaksinasi perdana Covid-19 terhadap Forkopimda NTB, Gubernur NTB berharap dapat menumbuhkan kepercayaan diri dan menghilangkan ketakutan ataupun keragu-raguan masyarakat terhadap kemananan vaksin Covid-19.

“Pak Presiden maupun Kepala Daerah sudah memberikan contoh dengan penyuntikan vaksin Covid-19 dan dalam waktu dekat vaksin ini akan disebar secara masif kepada seluruh masyarakat, semoga dapat mengurangi penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi NTB,” tandas Bang Zul sapaan Gubernur NTB.

Dalam kegiatan vaksinasi tersebut, terlihat perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama yang juga mantan Gubernur NTB TGH. Dr. Muhammad Zainul Majdi, L.C. M.A., mengikuti jalannya vaksinasi Covid-19.