Daily Archives: April 5, 2021

Dapur Lapangan TNI Siap Suplai Makanan Untuk Korban Banjir Bima

IMG-20210405-WA0060

Bima – Berbagai upaya dilakukan dalam penanggulangan bencana banjir yang telah meluluh lantakkan berbagai fasilitas umum dan tempat tinggal warga di Kabupaten Bima.

Hal paling utama yang harus diperhatikan setelah banjir terjadi adalah kebutuhan makanan, air bersih dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Demikian disampaikan Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., usai mengecek sejumlah dapur lapangan dan fasilitas kesehatan di kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Senin (5/4/2021).

Adapun beberapa dapur lapangan disebutkan Danrem diantaranya, dapur lapangan TNI Polri dan BPBD di kantor Camat Monta, dapur lapangan Kodam IX/Udayana dan Korem 162/WB di desa Pela, Simpasai, Sie, Tangga, Monta, dan desa Sakuru Kecamatan Monta.

“Keberadaan dapur lapangan ini untuk membantu penyiapan makanan siap saji bagi korban banjir,” paparnya.

Demikian juga dengan kesiapan fasilitas kesehatan, Brigjen TNI Rizal Ramdhani meninjau Puskesmas Monta untuk mengecek kesiapan baik kelengkapan maupun cadangan obat-obatan.

“Apabila ada kendala apapun bentuknya, seperti obat-obatan ataupun mobil ambulance agar segera disampaikan kepada pejabat militer yang ada,” pesan Ahmad Rizal.

“Insyaa Allah, pada kesempatan pertama kami akan segera membantu,” imbuhnya.

Di lokasi setempat, Danrem 162/WB memberikan bantuan secara simbolis kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang.

Belu NTT – Badai siklon tropis Seroja sampai dengan hari ini masih mengepung Porvinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak terkecuali kabupaten Belu beberapa hari terakhir tidak luput dari badai Seroja. Sampai dengan hari ini, tercatat di Dusun Sakafini Desa Tohe Kecamatan Raihat yang terjadi banjir dan merendam beberapa gubuk maupun menghayutkan puluhan sapi milik warga setempat.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro seusai rapat terbatas bersama Bupati Belu dan Forkopimda Belu di Kantor Bupati Belu yang membahas tentang situasi terkini berkaitan dengan badai tropis seroja.

Menanggapi kondisi seperti ini, lanjutnya, ia memerintahkan seluruh personel pos jajarannya untuk senantiasa waspada dan siaga untuk menjaga segala kemungkinan terburuk yang akan terjadi akibat badai siklus teropis seroja.

“Jaga keamanan dan keselamatan personel dan materil yang digunakan, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan agar siap bergerak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat disekitar,” pesan Bayu Sigit sapaannya.

Ia juga menjelaskan badai siklon tropis seroja merupakan cuaca ektrem yang menyebabkan hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir hampir di seluruh wilayah Timur Leste, NTT dan NTB serta beberapa daerah lainnya yang dapat mengakibatkan banjir bandang, genangan air, longsor, angin kencang, kilat/petir dan pohon tumbang.

“Jadi ini sudah ada peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk tetap waspada dan berdoa dalam menghadapi semua kemungkinan terburuk akibat siklus tropis seroja,” paparnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau sementara waktu lebih baik diam di rumah dan mengurangi bepergian jauh untuk menjaga keamanan dan keselamatan diri serta menghindari hal-hal yang tidak diiinginkan.

Selain itu, Alumnus Akmil 2003 itu juga sudah menyiapkan personel dan perlengkapan dapur lapangan atau dapur umum untuk masyarakat yang terdampak bencana alam apabila sewaktu-waktu dibutuhkan termasuk kesiapan alat komunikasi dan tenaga kesehatan dari Satgas yang ia pimpin.

Dansatgas Pamtas Sektor Timur Siap Backup Pemda Belu Dalam Penanganan Bencana Alam

IMG-20210405-WA0116

Belu NTT – Badai siklon tropis Seroja sampai dengan hari ini masih mengepung Porvinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak terkecuali kabupaten Belu beberapa hari terakhir tidak luput dari badai Seroja. Sampai dengan hari ini, tercatat di Dusun Sakafini Desa Tohe Kecamatan Raihat yang terjadi banjir dan merendam beberapa gubuk maupun menghayutkan puluhan sapi milik warga setempat.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro seusai rapat terbatas bersama Bupati Belu dan Forkopimda Belu di Kantor Bupati Belu yang membahas tentang situasi terkini berkaitan dengan badai tropis seroja.

Menanggapi kondisi seperti ini, lanjutnya, ia memerintahkan seluruh personel pos jajarannya untuk senantiasa waspada dan siaga untuk menjaga segala kemungkinan terburuk yang akan terjadi akibat badai siklus teropis seroja.

“Jaga keamanan dan keselamatan personel dan materil yang digunakan, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan agar siap bergerak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat disekitar,” pesan Bayu Sigit sapaannya.

Ia juga menjelaskan badai siklon tropis seroja merupakan cuaca ektrem yang menyebabkan hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir hampir di seluruh wilayah Timur Leste, NTT dan NTB serta beberapa daerah lainnya yang dapat mengakibatkan banjir bandang, genangan air, longsor, angin kencang, kilat/petir dan pohon tumbang.

“Jadi ini sudah ada peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk tetap waspada dan berdoa dalam menghadapi semua kemungkinan terburuk akibat siklus tropis seroja,” paparnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau sementara waktu lebih baik diam di rumah dan mengurangi bepergian jauh untuk menjaga keamanan dan keselamatan diri serta menghindari hal-hal yang tidak diiinginkan.

Selain itu, Alumnus Akmil 2003 itu juga sudah menyiapkan personel dan perlengkapan dapur lapangan atau dapur umum untuk masyarakat yang terdampak bencana alam apabila sewaktu-waktu dibutuhkan termasuk kesiapan alat komunikasi dan tenaga kesehatan dari Satgas yang ia pimpin.