Monthly Archives: September 2021

Danrem 162/WB Pimpin Langsung Upacara Militer Penerimaan dan Pemakaman Jenazah Kapten Chb Anumerta Dirman

IMG-20210904-WA0040

Bima – Jenazah Kapten Chb Anumerta Dirman tiba di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat menggunakan pesawat Wings Air IW1869K selanjutnya disambut dengan upacara penerimaan secara militer dipimpin Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han.,dan dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten maupun Kota Bima.

Usai upacara penerimaan, Komandan Korem 162/WB bersama rombongan Forkopimda dan undangan lainnya, mengantar jenazah Kapten Chb Anumerta Dirman ke rumah duka di jalan lintas Tawali Dusun Mandala Desa Tengga Kecamatan Wera untuk dimakamkan dengan upacara militer di tempat pemakaman umum (TPU) Desa setempat, Sabtu (4/9/2021).

Komandan Korem 162/WB usai prosesi pemakaman secara militer dalam sambutannya menyampaikan, saat ini TNI khususnya Angkatan Darat telah kehilangan salah satu prajurit terbaiknya, Kapten Chb Anumerta Dirman gugur sebagai Kusuma Bangsa saat melaksanakan tugas pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Prosesi pemakaman dengan upacara militer merupakan wujud penghormatan kepada para pahlawan maupun anggota TNI yang telah mengabdikan dirinya kepada bangsa dan negara,” terangnya.

Dan atas nama pimpinan maupun seluruh keluarga besar TNI khususnya Angkatan Darat, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa meninggalnya almarhum, selanjutnya memohon kepada seluruh keluarga agar mengikhlaskan kepergiannya dengan sabar dan tabah.

“Semoga amal ibadah almarhum Kapten Chb Anumerta Dirman diterima dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa,” harap alumni Akmil 1993 itu.

Orang Nomor Satu di Jajaran Korem 162/WB ini juga mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu membantu dari saat proses penjemputan hingga pemakaman.

“Kami selaku Komandan Korem 162/WB dan atas nama keluarga almarhum Kapten Chb Anumerta Dirman menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan moril dan materil yang telah diberikan sehingga pelaksanaan pemakaman berjalan dengan baik dan lancar,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga Kapten Chb Anumerta Dirman, Suriansyah, S.pd., mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak khususnya Danrem 162/WB yang telah sudi hadir untuk mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.

“Saudara kami seorang prajurit tentunya pada saat melaksanakan tugas maupun sehari-harinya terdapat kesalahan baik secara dinas maupun pribadi, kami selaku pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya,” tandasnya.(Penrem162).

Danrem 162/WB Tegaskan : Prajurit dan PNS Jangan Coba-coba Dengan Narkoba

IMG-20210902-WA0081

Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., mengajak seluruh prajurit dan PNS (Pegawai Negeri Sipil) jajaran Korem 162/WB serta keluarganya ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan, pemberantasan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN).

Hal itu, disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi P4GN dan tes urin yang diikuti oleh prajurit dan PNS jajarannya di Gedung Soedirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan kota Mataram, Kamis (2/9/2021).

Menurut orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB itu, BNN (Badan Narkotika Nasional) telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah Narkotika dan sejenisnya masuk ke Indonesia baik dari jalur darat, laut maupun udara.

Namun demikian, sambungnya, para mafia juga semakin gencar menyelundupkan barang haram itu dengan berbagai cara. Bahkan, mereka nekat membuat dan memproduksinya di negeri ini baik di kota maupun desa.

“Menggunakan bahan bangunan pipa, memasukkan ke dalam tubuh, bahkan menggunakan jasad orang meninggal pernah dilakukan oleh mafia menyelundupkan Narkoba ke negeri ini,” ungkap Jenderal Bintang Satu itu.

Beragam cara pun dilakukan dalam proses mengedarkan salah satunya dengan mencampurkan dalam makanan, minuman, cairan rokok elektrik, permen bahkan ada juga yang menggunakan mainan anak-anak sebagai media.

“Ini adalah cara mereka untuk merusak masa depan generasi muda kita agar ketagihan dan menjadi ketergantungan. Jika mengkonsumsi narkoba maka saraf-saraf tubuh dan otak kita menjadi rusak,” paparnya.

Selain itu, peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba juga berdampak pada situasi wilayah, dimana hal ini dapat berpengaruh pada meningkatnya angka kriminalitas seperti pencurian, perampokan, pemerkosaan dan lain-lain, bahkan dapat mendorong terjadinya bunuh diri bagi penggunanya.

Oleh sebab itu, alumni Akmil 1993 itu mengajak seluruh personel jajarannya beserta keluarga untuk menjauhi Narkoba, tidak menjadi pengedar, pengguna maupun kurir, peka terhadap kemungkinan adanya kegiatan peredaran maupun penyalahgunaan Narkoba di lingkungannya dan melaporkan kepada pihak berwenang. Hal ini, sebagai wujud kecintaan kepada bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

“Jangan coba-coba dengan Narkoba, Selain hukuman pidana penjara, prajurit yang terlibat baik sebagai pengguna maupun pengedar akan dipecat dari dinas militer,” ujar pria kelahiran Jakarta tersebut.

“Hargai orang tua, sayangi keluarga dan orang-orang yang ada di lingkungan tempat tinggal kalian. Ayo perangi Narkoba untuk menyelamatkan generasi muda,” ajaknya.

Usai sambutan Danrem 162/WB dilanjutkan Sosialisasi P4GN dari RSAD Mataram dr. Ni Gusti Made Noviani, dihadiri Kasi Intel Kasrem 162/WB Kolonel Inf Setiya Asmara dan para Kepala Satuan Dinas Jawatan jajaran Korem 162/WB se-Kota Mataram.(Penrem162).