Category Archives: Artikel

Babinsa Jajaran Kodim 1607/Sumbawa Bersama Masyarakat Bahu Membahu Menata Lingkungan

2a2384f5-d790-466e-b7cd-4c7d82527c3c

Sumbawa Besar – Budaya gotong royong warisan nenek moyang bangsa indonesia yang sangat berharga, dengan perkembangan arus tekhnologi Informasi yang begitu pesat telah membawa pergeseran nilai, salah satunya mengikis sendi-sendi tatanan budaya positif yang ada di tengah masyarakat seperti halnya gotong royong.

Ditengah Pandemi Covid-19, Forkopimda NTB tergabung dalam Satgas Gugus menggagas ide lomba kampung sehat dan kampung tangguh sebagai salah satu upaya untuk memotivasi masyarakat agar tumbuh kesadaran diri masing-masing mulai dari lingkungan terkecil agar tetap disiplin menerapkan budaya hidup sehat dengan menjalankan SOP Covid-19 dengan harapan percepatan penanganan, cegah dan putus mata rantai Covid-19 lebih cepat tertangani.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., di sela-sela kesibukannya. Untuk itu menurut Dandim, Babinsa Koramil jajarannya terus berupaya bersama mengedukasi, memotivasi masyarakat, menyiapkan segala sesuatu mendukung kegiatan lomba kampung sehat dan kampung tangguh seperti yang di lakukan Babinsa desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano dan Babinsa Kelurahan Samapuin, Minggu (19/7).

79d5e1b6-25af-4522-aadf-637355e79781

6f6e82b0-ec0c-4492-982f-93e45c94b838

“Selain itu, yang tidak kalah penting dengan adanya kegiatan semacam ini, telah menggugah semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat, tentunya hal ini sangat positif,” ungkapnya.

Dandim berharap, kegiatan ini dapat lebih menumbuhkan dan meningkatkan kembali hubungan keakraban, kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat yang mulai terkikis akibat pengaruh perkembangan global.

“Semoga semua ini tidak hanya karena adanya lomba, namun dijadikan budaya turun temurun, mengakar dan tidak terpengaruh oleh derasnya pengaruh kemajuan zaman,” harapnya.

Adapun yang terlibat pada kegiatan tersebut, di Labuhan Jambu dihadiri Kades, Tokoh masyarakat dan Babinkamtibmas Labuhan Jambu serta Kadus, Ketua RT, RW Dusun dan masyarakat dusun Ketapang. Sedangkan di Kelurahan Samapuin dihadiri oleh Danramil 1607-01/Sumbawa, Kabagops Polres Sumbawa, Lurah Samapuin, Kasat Sabara Polres Sumbawa, Kapospol Kota, Anggota TNI-Polri dan masyarakat Kelurahan Samapuin.

Kodim 1607/Sumbawa Gelar Kejuaraan Pencak Silat se Kabupaten Sumbawa.

IMG-20200719-WA0004

Sumbawa – Kejuaraan Pencak Silat se Kabupaten Sumbawa yang diselenggarakan oleh Kodim 1607/Sumbawa digelar di GOR Mampis Rungan, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (18/07).

Kejuaraan yang digelar tersebut dalam rangka Komsos Kreatif Kodim 1607/Sumbawa dengan mengusung tema “Membentuk Sumber Daya Manusia Kretif, inovatif dan adaptif”.

Bupati Sumbawa diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Ir. H. Iskandar D., M.Ec. Dev., membuka secara resmi Kejuaraan Seni Pencak Silat Perguruan Bela Diri se Kabupaten Sumbawa.

IMG-20200719-WA0001

Dalam sambutan Bupati Sumbawa yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa mengatakan terselenggaranya kejuaraan seni pencak silat ini sebagai wujud semangat menjunjung tinggi sportifitas, meskipun tengah berada ditengah pandemi Covid-19.

“Akan ada atau tidak adanya kejuaraan, mempersiapkan diri untuk menjadi seorang atlet yang hebat merupakan langkah yang penting,” Ucapnya.

IMG-20200719-WA0002

Sementara itu, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan, kejuaraan ini merupakan ajang untuk melakukan pembinaan terhadap para atlet pencak silat di Kabupaten Sumbawa, sekaligus juga sebagai salah satu cara untuk melestarikan budaya Indonesia.

“Pada pelaksanaannya, yang ditandingkan dalam Kejuaraan pencak silat ini akan menampilkan gerak seni bela diri masing-masing perguruan dan tidak melakukan pertarungan fisik, karena saat ini kita ketahui masih dalam situasi Pandemi Covid-19 guna saling menjaga dan tetap mematuhi prokotol kesehatan,” ucap Dandim.

Lebih lanjut Dandim berpesan kepada para peserta agar menjunjung tinggi sportifitas, “Pesan saya terhadap para pendekar yang hadir pada pagi hari ini agar selalu menjaga sportifitas dalam pertandingan,” tutup Dandim.

Masya Allah, Ini Cerita Luar Biasa Dandim 1615/Lotim Usai Pendakian ke Savana Gunung Propok

IMG-20200718-WA0032

Lombok Timur – Pembukaan destinasi wisata alam tahap pertama yang sebelumnya sudah dibuka pada tanggal 7 Juli lalu dikhususkan untuk masyarakat Lombok Timur. Namun demikian masyarakat Lombok terus berduyun-duyun menuju arah Sembalun untuk menikmati keindahan alam dan view lainnya.

Terkait dengan itu, Forkopimda Lotim dipimpin Bupati Lotim H.M. Sukiman Azmy bersama Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny dan Kepala Balai TNGR melakukan evaluasi destinasi wisata alam tahap I di lokasi wisata Savana II Gunung Propok Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (18/7).

Sekitar 70 orang peserta pendakian naik sehari sebelumnya (Ba’da Sholat Jumat) dan kembali pada Sabtu pagi seusai sarapan dan foto bersama.

Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., memberikan apresiasi atas semangat juang peserta evaluasi untuk sampai ke Savana II Gunung Propok.

Diceritakannya, medan yang dilalui lumayan berat dan kritis tidak menyurutkan semangat untuk sampai di lokasi.

“Begitu tiba diatas punggung Gunung Propok rasa capek dan lelah hilang seketika begitu melihat keindahan view Gunung Rinjani di kelilingi kabut dan indahnya Savana terbentang luas seluas mata memandang, Masya Allah,” ungkap Dandim.

IMG-20200718-WA0031

Dari punggung Gunung Propok, kelompok pertama turun berjalan menyusuri jalan setapak dengan berpegang pada seutas tali yang memang sudah ada sebelumnya hingga tiba di padang rumput Savana I.

“Senyum sumringah pun terlihat di raut wajah Bapak Bupati dan rekan-rekan yang lain,” kelakar Agus Donny sambil tersenyum.

Dari punggung gunung, sekitar satu jam perjalanan kembali menyusuri jalan setapak sampai di Savana II tempat beristirahat malam.

Setiba di lokasi istirahat, puluhan tenda sudah terpasang oleh porter (pengangkut barang) yang sebelumnya sudah naik lebih dulu.

Waktu sudah menunjukkan pukul 18.20 menit, Bupati Lotim langsung memimpin sholat magrib berjamaah di sebelah barat tenda. Suara merdu bapak Bupati Lotim membaca ayat suci Al-Qur’an dibarengi rasa dinginnya kabut menambah kekhusyu’an jamaah sholat.

“Ini luar biasa, bagaimana pun kondisinya, ibadah menjadi prioritas utama,” ujar Agus Donny.

Usai melaksanakan sholat berjamaah dilanjutkan dengan makan malam dan ngopi bareng diselingi diskusi kecil sambil menikmati indahnya malam ditemani jutaan bintang. Banyak hal yang dibahas terutama tentang dunia pariwisata dan rencana pengembangannya di Kabupaten Lombok Timur bersama Kepala Balai TNGR, Angkasa Pura I, Kepala Bakesbangpoldagri Lotim, Kapala BRI Cabang Selong dan lainnya.

Jam sudah menunjukan pukul 22.00, acara pun bubar dan memasuki tenda masing-masing, namun ada juga yang masih asyik ngobrol sambil membuat api unggun di kiri kanan tenda ditemani kopi.

IMG-20200718-WA0030

Ke esokan harinya, lanjut mantan Danyonif 742/SWY tersebut, rasa malas untuk bangun dalam hati sangat terasa karena sekujur badan mulai terasa letih dan pegal, belum lagi rasa dingin seolah-olah masuk menusuk tulang belulang. Namun panggilan Sholat Subuh membuat kami segera merangkak keluar tenda dan sudah terlihat hamparan tikar seadanya untuk Sholat Subuh berjamaah bersama Bapak Bupati.

“Lagi-lagi ditengah kesunyian diringi dinginnya kabut, kami sholat berjamaah dengan pakaian tebal menutupi badan dan kepala,” kata Dandim sambil tertawa.

Sesaat setelah sholat, masing-masing peserta mencari posisi untuk menghangatkan badan. “Ada yang berolahraga, ada yang masuk tenda, ada yang cari api unggun, bahkan ada yang langsung cari view sunset maupun view Gunung Rinjani untuk foto-fotoan atau selfi,” terangnya diikuti tawa kecil.

Tak terasa, bau nasi gorengpun tercium untuk sarapan pertanda waktu sudah dekat untuk kembali. Namun nasi goreng yang sudah siap disantap pun bahkan diabaikan. “Semua sibuk dengan fotoan dan Selfi, seolah tak ingin melangkahkan kaki untuk kembali,” ucap Dandim sambil tersenyum.

Sarapan pertama dan terakhir di Savana Gunung Propok pun diakhir sambil ngobrol santai dan tawa kecil rekan-rekan menambah suasana keakraban dan kekeluargaan diantara kami.

“Ternyata begitu diatas, rasanya tak ingin cepat kembali, Masya Allah luar biasa indahnya alam ciptaan Sang Maha Pencipta,” ungkap Dandim kagum dengan keindahan alam Savana.

Dandim juga mengucapkan rasa syukur dan apresiasi atas kekompakan dan kebersamaan seluruh peserta evaluasi mulai dari titik kumpul, diperjalanan maupun di lokasi hingga kembali.

“Alhamdulillah dengan kekompakan dan kebersamaan semua bisa kita kerjakan, insyaa Allah,” tutupnya sambil tersenyum.

TNI dan Mahasiswa UTS Ajari Anak-anak Mengaji

IMG-20200718-WA0028

Sumbawa Barat – Program kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 Kodim 1628 Sumbawa Barat di Desa Seminar Salit Kecamatan Brangrea tidak hanya pembangunan fisik dan non fisik yang sudah direncanakan, tetapi juga memberikan bimbingan mengaji bagi anak-anak di Desa tersebut.

“Kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan tentang Al-Qur’an kepada anak-anak di sini,” ujar Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 108 Sumbawa Barat, Letkol Czi Eddy Oswaronto, ST., saat ditemui di Taliwang, Sabtu (18/7).

Selain itu, kegiatan ini juga akan mengasah mental spiritual anak-anak sehingga menjadi pribadi yang agamis dan bertakwa.

IMG-20200718-WA0027

Dandim mengungkapkan, ini bentuk kepedulian para anggota TNI dan mahasiswa kepada masyarakat selain sasaran fisik yang saat ini terus dikejar.

“Ini sisi lain dari program TMMD 108, tidak melulu pembangunan fisik tetapi meningkatkan pengetahuan masyarakat juga dilakukan,” ungkapnya.

Menurutnya, anak-anak merupakan calon pemimpin bangsa sekaligus sebagai penentu generasi emas Indonesia, sehingga harus dibekali dengan pendidikan akhlak dan spiritual yang kuat dalam menjawab berbagai tantangan bangsa ke depannya.

“Anggota TNI dan mahasiswa membantu anak-anak untuk belajar menulis dan membaca Al-Qur’an,” jelasnya.

Bimbingan ini juga dilakukan agar anak-anak ini mempunyai modal dan bekal ilmu agama.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada para mahasiswa yang telah mengajarkan anak-anak belajar Al-Qur’an, semoga ini menjadi ladang pahala yang dibalas oleh Allah,” kata Dandim.

Pada hari ke 19 ini, progres pembangunan fisik dan non fisik terus dikejar, sinergitas TNI Polri dan masyarakat menjadi ruh dalam mencapai target yang telah ditentukan.

“Semoga semua berjalan dengan lancar dan tanpa kendala berarti sehingga semua pembangunan selesai sebelum waktu yang ditetapkan yakni 29 Juli 2020,” tutup Dandim

Dandim 1607/Sumbawa : Melalui Karya Bakti Tumbuhkan Semangat, Budaya Gotong Royong

b92973d1-2ef2-490f-bf0b-9dfc29532912

Sumbawa – Trisula Desa, Babinsa Desa Labuhan Burung Koramil 1607-04/Alas Koptu Ibrahim Ely, Babinkamtibmas dan Kepala Desa Labuhan Burung bersama masyarakat bergotong royong membenahi Masjid Nurul Iman Desa Labuhan Burung Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan karya bakti yang dilaksanakan bersama-sama masyarakat sekitar dalam rangka pembenahan masjid guna kenyamanan dalam melaksanakan ibadah, mengingat beberapa bagian masjid yang sudah saatnya dibenahi.

Selain itu kegiatan ini juga untuk meningkatkan silaturrahiim antara sesama masyarakat, begitu juga antara masyarakat dengan TNI-Polri, Pemdes termasuk dengan seluruh komponen masyarakat desa setempat, sekaligus memupuk kembali semangat, budaya gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat yang belakangan ini kian memudar.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc, di sela-sela kesibukannya terkait kegiatan tersebut, Sabtu (18/7/2020).

Huda Sapaan akrab Dandim 1607/Sumbawa juga mengatakan, kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat untuk terlibat secara langsung mengikuti setiap momen kegiatan di desa binaannya diharapkan dapat mempererat tali silaturrahmi dan membantu memberi solusi setiap permasalahan sosial yang ada ditengah-tengah masyarakat, serta Kemanunggalan TNI dengan Rakyat dapat terwujud.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat lebih meningkatkan hubungan baik antara Babinsa, Babinkamtibmas, Pemdes dan komponen masyarakat lainnya, terjalin semakin harmonis karena dengan bersinergi inysAllah setiap permasalahan yang ada dapat lebih mudah dalam menyelesaikannya ,” terangnya.

Dandim berharap, Kebersamaan, keakraban seperti ini hendaknya dapat terus dipelihara, dipertahankan bahkan ditingkatkan serta harus dilaksanakan oleh semua Babinsa, Babinkamtibmas selalu bergandengan tangan, bersama-sama dengan pemerintah desa melakukan berbagai upaya dalam memberi solusi dan membantu mengatasi kesulitan rakyat di masing-masing desa binaannya.

TMMD 108 Sumbawa Barat, Hampir Rampung, Pembuatan Plat Deker Capai 98 persen

IMG-20200717-WA0043

Sumbawa Barat – Pembuatan Plat Deker di jalan strategis pada kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea terlihat hampir rampung.

Bahkan plat deker tersebut terlihat telah digunakan oleh warga sekitar yang sekedar mencoba mengakses jalan untuk melihat lahan sawahnya.

“Pada hari ke 18 ini pembangunan plat deker di jalan strategis atau jalan usaha tani itu telah mencapai 98 persen,” ungkap Komandan Satuam Tugas (Dansatgas) TMMD 108, Letkol CZI Eddy Oswaronto ST di Taliwang, Jumat (17/7).

Pencapaian ini, tambah Dandim, lagi-lagi berkat sinergitas TNI Polri dan masyarakat yang tetap semangat dalam kegiatan TMMD.

Selain pembangunan plat deker yang menunjukan perkembangan yang memuaskan, pembuatan talud juga telah sampai pada angka 82 persen.

Sementara pembuatan satu unit masjid ukuran 15 x 12 meter di Dusun Batu Melik juga terus meningkat menjadi 70 persen dan pembukaan jalan strategis dengan panjang 970 meter dan lebar empat meter mencapai 64 persen.

Pembangunan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 58 persen dan Rehab satu unit RTLH mencapai 57 persen.

Sementara tiga kegiatan non fisik telah sukses dilaksanakan yakni penyuluhan tentang penanggulangan penyebaran covid-19, sosialisasi pemasangan tempat cuci tangan, dan sosialisasi cara hidup sehat yang dilakukan oleh TNI bersama para mahasiswa dari Universitas Cordova dan Universitas Teknologi Sumbawa.

“Sebelum tanggal 29 Juli ini pembangunan fisik dan non fisik harus rampung, kita terus bersinergi bersama semua pihak untuk suksesnya kegiatan ini,” kata Dandim.

Dandim meminta sinergitas dan semangat yang telah diperlihatkan oleh TNI Polri dan masyarakat serta mahasiswa sejak awal TMMD tetap dipertahankan sampai selesai agar hasilnya nanti dapat maksimal.

Dalam TMMD ini, kurang lebih 200 orang terlibat dari TNI AD, TNI AL, Polri, Pemda, Pol PP, Zibang, masyarakat dan mahasiswa, membangun enam sasaran fisik dan beberapa sasaran non fisik.

“Tetap semangat, jangan pernah menyerah dan bosan, terus berbuat kebaikan untuk masyarakat,” ajak Dandim.

Wujudkan Lingkungan Bersih, Sehat dan Aman Dari Covid-19, Kodim 1614/Dompu Gelar Karya Bhakti

IMG-20200717-WA0019_2

Dompu – Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan aman dari covid-19, gabungan personel Kodim 1614/Dompu dipimpin Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom menggelar Karya Bhakti Jumat Bersih di Dusun O’o Barat Desa O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Jumat (17/7/2020).

Hadir pada kesempatan ini, Camat Abdurahman SE beserta jajarannya, Kapolsek IPDA I Kadek Suadaya Atamaja, S.Sos diikuti seluruh personelnya, Kepala Desa Wawan Wiranto beserta jajarannya dan warga setempat dengan jumlah keseluruhan kurang lebih 100 orang.

Selain melakukan bersih-bersih, Ali Cahyono didampingi Pasiops Kapten Inf Hamzah dan Danunit Letda Inf Syaefudin juga membagikan masker gratis kepada warga yang ikut terlibat di dalam giat yang bertajuk Karya Bhakti Jumat Bersih ini.

Sebelum melakukan giat bersih, personel Karya Bhakti Jumat Bersih melaksanakan apel pengecekan kesiapan anggota dipimpin Letkol Inf Ali Cahyono, dan apel ini juga diikuti Camat Dompu dan Pemerintah Desa O’o.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Inf Ali Cahyono menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang sudah mendukung dan bergabung untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan yang telah dicanangkan tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih kepada camat dan pemerintah desa yang mendukung kegiatan ini, sehingga yang hadir bisa maksimal sesuai dengan harapan kita semua,” ucapnya.

IMG-20200717-WA0035

Dikatakannya, meskipun pasien positif covid-19 di Kabupaten Dompu saat ini tidak ada atau nol persen, namun kita harus tetap waspada dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari khususnya saat keluar rumah dan berkomunikasi dengan orang lain di luar rumah.

“Sekarang kita sudah berada dalam era new normal, namum kita tetap mengingatkan kepada keluarga kita agar tetap menjaga kebersihan lingkungan sesuai protap Covid-19,” imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan itu merupakan salah satu upaya pencegahan atau memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 lebih khusus di Bumi Nggahi Rawi Pahu, dan virus ini juga telah menimbulkan keresahan warga.

Terkait hal itu, Ali Cahyono berharap agar seluruh pihak terkait yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Dompu tetap aktif mengimbau masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari, sehingga masyarakat selalu sehat aman dari virus yang meresahkan itu.

Pada hari yang sama, Kodim Dompu juga melaksanakan Kegiatan jumat berkah memberikan sembako kepada para orang tua lanjut usia atau kurang mampu di desa O’o kecamatan Dompu sebagai bentuk kepedulian sekaligus memupuk kembali jiwa gotong royong serta mempererat tali silaturahmi antara personil kodim 1614/Dompu dengan masyarakat.

Korem 162/WB Tingkatkan Silaturahiim Guna Cegah Dan Minimalisir Transmisi Lokal Covid-19 Melalui Komsos Dengan Komponen Masyarakat

98c78ddc-aca2-4e48-9e39-ddf60dc20f4c

Mataram – Menjalin hubungan baik dengan sesama manusia merupakan salah satu tanda ketaqwaan seorang hamba kepada Tuhan-Nya. Allah SWT bahkan menjanjikan keberkahan hidup bagi hamba-Nya yang selalu menjaga tali silaturahmi dengan sesamanya, khususnya dengan orang tua, kerabat dan anggota keluarga.

Sebagai mahluk sosial kita tidak dapat terlepas dari kegiatan sosialisasi. Komunikasi yang baik sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga akan tercipta suasana yang aman, nyaman dan damai. Banyak permasalahan terjadi di masyarakat yang disebabkan kurangnya komunikasi antar masyarakat atau yang sering disebut dengan miskomunikasi.

Hal itu disampaikan oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, dalam sambutannya saat membuka kegiatan komunikasi sosial dengan komponen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Aula Sudirman Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Jumat (17/7/2020).

e75eeb61-ff27-42f8-9efe-55cdd3675334

Dikatakannya, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan tidak hanya sebagai ajang silaturrahmi, namun juga untuk memelihara dan meningkatkan keakraban hubungan antara Korem 162/WB dengan seluruh komponen masyarakat, sehingga akan memperkuat hubungan emosional antara TNI dan seluruh elemen bangsa, guna terwujudnya NKRI yang berdaulat dan sejahtera.

“Perlu diketahui, bahwa tugas pokok TNI dalam Undang-undang RI nomor 34 tahun 2004 tentang TNI yaitu TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan yang dalam pelaksanaan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik Negara,” jelasnya.

Peran tersebut, lanjut Danrem, dilaksanakan melalui tugas pokok TNI yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

cff7a16b-a784-4abe-99ed-f6d3747d8878

Menurutnya, pertemuan seperti ini merupakan sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan guna membangun komunikasi dialogis, sehingga dapat diperoleh kesamaan pandangan dalam memahami setiap permasalahan yang dihadapi oleh bangsa ini, seperti wabah covid-19 yang hingga saat ini masih melanda di berbagai wilayah Indonesia, bahkan yang menjadi trend penyebarannya saat ini adalah melalui transmisi lokal, bukan lagi migran atau pendatang.

“Covid-19 ini adalah pendemi dunia, dengan pandemi dunia ini khususnya NTB, Kota Mataram sampai saat ini menjadi penyumbang Covid-19 hampir 60% di NTB, maka diperlukan peran Toga, Todat, Tomas dan Tokoh pemuda untuk melakukan sosialisasi dan pendisiplinan protokol covid-19 kepada masyarakat,” punkasnya.

Untuk itu, Brigjen Rizal Ramdhani berharap, melalui kegiatan tersebut para tokoh yang hadir dapat menjadi motivator bagi masyarakat lainnya, sehingga dapat merubah pola pikir masyarakat untuk lebih peduli dengan sesama serta peduli dengan keutuhan bangsanya. TNI khususnya Korem 162/WB berkomitmen untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat guna kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa dan negara.

“Mari kita bangkit bersama, dan bekerja keras untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, khususnya di wilayah NTB, sehingga kehidupan masyarakat kembali normal, Perekonomian lancar, keamanan terjaga, dan masyarakat sejahtera, untuk menuju NTB gemilang,” ajak Alumni Akmil 1993 itu.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Rizal Ramdhani menyampaikan kepada seluruh peserta Komsos untuk memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya, selain untuk memperoleh ilmu juga untuk berdiskusi agar berbagai permasalahan yang terjadi khususnya di wilayah kita dapat terselesaikan dengan baik.

Hadir pada acara tersebut Kasrem 162/WB dan Para Kasi Korem 162/WB.

Danrem 162/WB : Kembalikan Fungsi Sungai Dan Cegah Bencana Banjir Melalui Karya Bakti TNI

000a532d-7d10-47da-80df-8f4257bf44d9

Lombok Barat – Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, memimpin upacara pembukaan Karya Bhakti Restorasi Sungai Kodim 1606/Lobar, bertempat di Desa Sekotong Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat, Jumat (17/7).

Kegiatan restorasi sungai yang dipusatkan di Desa Sekotong bertujuan untuk mengendalikan daya rusak air, sehingga dapat mencegah dan mengantisipasi terjadinya banjir, terutama di daerah aliran sungai Jelateng dan daerah aliran sungai Telaga Lebur.

Pada kesempatan itu, Danrem 162/WB dalam amanatnya mengatakan, kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan secara gotong royong ini merupakan bentuk sinergitas TNI dengan Dinas PUTR Lombok Barat, BWS NT 1, Dinas PU Prov. NTB dan masyarakat, dipilihnya dua aliran sungai yang berada di Dusun Kambeng dan Dusun Sekotong Tengah Desa Sekotong Kecamatan Lembar ini, karena menurutnya kondisi kedua sungai tersebut sudah memperihatinkan.

b66c2179-ad13-46f0-a535-3498a9d8a5e5

“Kondisi sungai yang tidak terlalu lebar dan sudah mulai dangkal mengakibatkan aliran sungai tidak mampu lagi menampung debit air hujan yang melebihi batas sungai, ditambah dengan banyaknya sampah yang menyumbat aliran sungai sehingga menyebabkan terjadinya banjir,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, kegiatan restorasi sangat dibutuhkan untuk mengembalikan fungsi sungai dan mencegah terjadinya banjir, maka dalam pelaksanaannya nanti akan dilakukan penggalian sidemen sungai sepanjang 1.280 meter dan pemasangan bronjong di dua aliran sungai tersebut.

Brigjen Rizal Ramdhani berharap, dengan dilaksanakan kegiatan restorasi sungai ini, kedepan tidak terjadi lagi banjir seperti tahun-tahun sebelumnya yang merendam lima dusun dan merusak persawahan yang ada di wilayah Sekotong Tengah dan Sekotong Timur.

“Selain itu, kesadaran masyarakat untuk tidak menebang pohon secara liar dan tidak membuang sampah di sungai juga menjadi salah satu hal yang harus selalu diingat agar sungai tidak tersumbat,” pungkasnya.

5909f98a-03ce-4f7a-8f3f-4e96b471030d

Terkait hal itu, Rizal Ramdhani mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat setempat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam di wilayah Desa Sekotong, tidak membuang sampah dalam bentuk apapun di sungai, tidak menebang pepohonan, sehingga dapat menjaga kelestarian sumber daya air yang berfungsi bagi masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan seperti untuk air baku, air irigasi dan fungsi lainnya.

“Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian alam, demi kelangsungan hidup anak cucu kita di masa mendatang,” ajak alumni Akmil 1993 itu menutup amanatnya.

Adapun rencana waktu pelaksanaan kegiatan Karya Bhakti selama 60 hari mulai tanggal 17 Juli sampai dengan 14 September 2020 dengan sasaran Fisik diantaranya di Desa Sekotong Timur berupa normalisasi sungai Galian Sediman (sungai Jelateng) sepanjang 220 meter, lebar 16 meter dan tinggi 4 meter serta perkuatan tanggul sungai sepanjang 220 meter dan pemasangan bronjong sepanjang 55 meter. Kemudian di Desa Sekotong Tengah normalisasi sungai Galian Sedimen (sungai Telaga Lebur) sepanjang 1.279 meter, lebar 15 meter dan tinggi 3 meter serta pembuatan talud dan pemasangan bronjong sepanjang 44 meter.

Sedangkan rencana sasaran Non Fisik, berupa penyuluhan tentang wawasan kebangsaan dan Bela Negara dari Kodim 1606/Lobar, penyuluhan penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat dan Penyuluhan tentang penerapan hidup sehat di masa pandemi covid-19 oleh tim gabungan Kodim 1606/Lobar bersama Dinas Kesehatan Lombok Barat

Hadir mengikuti kegiatan tersebut Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S.Sos. M.T, Bupati Lombok Barat H. fauzan Khalid, S.Ag, Wakil Bupati Lombok Barat Ibu Hj. Sumiatun, Kapolres Lobar AKBP Bagus, Kadis PU Kabupaten Lombok Barat.

Terjun Langsung, Dandim Loteng Dan Kapolres Loteng Gerebeg Pasar Sukarare

e3bff2db-97f7-49d6-8027-3ec45f7c5d55

Lombok Tengah – Kodim 1620/Loteng dan jajaran bersama Polres Loteng dan aparat terkait terus berupaya untuk mensukseskan program pemerintah terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19 dalam memberikan kesadaran terhadap masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Tengah Kamis, (16/7/2020).

Demikian dikatakan Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, S.E. M.I.Pol, bersama Kapolres Loteng saat melakukan penertiban di pasar tradisional sukarare kecamatan Jonggat agar penggunaaan masker dan penerapan social distancing terus dilaksanakan oleh masyarakat terutama ditempat tempat keramaian dan pasar, apakah himbauan tersebut sudah dilaksanakan apa belum.

Dijelaskannya, memang di Lombok Tengah ini khususnya di tempat keramaian masih kita temukan masyarakat, ada juga yang pakai masker dan tidak, petugas kita baik Babinsa dan Babinkamtibmas sudah setiap hari melaksanakan penyuluhan dan jelaskan tentang covid-19 serta membagikan masker.

“Tapi memang masyarakat kita ada yang pura pura lupa dan gak tau padahal sudah dikasih masker besoknya nggak dibawa dan dipakai alasannya lupa,” terang Dandim.

b861de31-f5f0-4b1b-b125-127c1c8c32ca

Terkait dengan penertiban dan pendisiplinan selama Pandemi Covid-19 untuk menuju fase new normal life sambungnnya, pihaknya terutama Koramil melalui para Babinsa bersama Babinkamtibmas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat siang malam terus berupaya mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesehatan agar menggunakan masker serta social distancing seperti yang dilakukan hari ini di pasar tradisional Sukarare Kecamatan Jonggat kabupaten Lombok Tengah.

“Itu untuk membiasakan masyarakat kita agar sadar akan pentingnya kesehatan agar selalu jaga diri dan keluarganya dari wabah pandemi covid-19 supaya tujuan pencegahan ini berjalan dengan baik,” ujar orang nomor satu di Kodim Loteng tersebut.

Sementara, Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK mengatakan seperti yang sudah disampaikan oleh Bapak Kapolda dan Danrem 162/WB kalau memang masyarakat tidak bisa tertib dan tidak bisa menjaga, kita akan melakukan tindakan tegas seperti tempat tempat usaha kita akan melakukan penututupan sebagainya.

“Sehingga harapannya penyebaran Covid tidak makin luas kita karena saat ini Lombok tengah masih peringkat keempat warnanya kuning mendekati merah,” harapnya.

334f6ed0-1ae6-44d8-960d-e2c3977b672a

Jadi kami bersama aparat terkait sambungnya, seperti dari TNI Kemudian dari pemerintah daerah dan Forkopimca akan terus melakukan penertiban karna ada kesalah pahaman di masyarakat bahwa new norma itu berarti kembali kehidupan semula.

“Padahal ada aturan aturan yang harus diikuti atau protocol covid yang harus diikuti oleh mereka menggunakan masker, jaga jarak sehingga mereka bisa melaksanakan aktivitas seperti biasa,”terangnya.