Monthly Archives: July 2020

Pangdam IX/Udayana Bersama Forkopimda NTB Sambut Kedatangan Lima Pimpinan Institusi Negara

d02c8689-a6cb-476d-acda-c409231d5a31

Mataram – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Prof. Moh. Mahfud MD. dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A. Ph.D. melaksanakan kunjungan kerja di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Berangkat ke Lombok menggunakan pesawat TNI AU Type : B-737-400, No. Reg : A-7305.

Kedatangan Menkopolhukam dan Mendagri bersama rombongan disambut hangat oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E. M.Sc., didampingi oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara, Kapolda NTB Irjen Pol. M. Iqbal, S.I.K. M.H., dan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. S.H. M.Han., serta seluruh jajaran Forkopimda Provinsi Nusa Tenggara Barat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok Tengah, Selasa (21/7/2020).

9a0eab00-5db9-4c3c-a62d-a4eac0948e4c

Selain Menkopolhukam dan Mendagri, ikut juga dalam rombongan kunjungan kerja kali ini Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto mewakili Panglima TNI, Wakapolri Komjen Pol. Dr. Gatot Eddy Pramono, M.Si, mewakili Kapolri dan Wakil Ketua I DPD RI Nono Sampono.

9a0eab00-5db9-4c3c-a62d-a4eac0948e4c

Pada kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana bersama Gubernur NTB, Kapolda dan Danrem 162/WB menyampaikan ucapan selamat datang kepada pimpinan dari lima Institusi Negara tersebut.

Demikian disampaikan Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., di sela-sela kegiatan penyambutan di BIZAM Lombok Tengah.

Dikatakannya, bahwa kunjungan kerja kedua Menteri di Kabinet Indonesia Maju tersebut ke NTB untuk meninjau perkembangan penanganan Covid-19 dan kemajuan ITDC berkaitan dengan persiapan MotoGP 2021 di Mandalika Lombok, dilanjutkan silaturrahmi dengan jajaran Forkopimda NTB, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

“Tidak hanya itu, pimpinan dari lima Institusi tersebut akan menyaksikan secara langsung potensi budidaya lobster dan kesiapan Provinsi NTB dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2020 ini,” ungkap Dahlan.

2094141d-03ee-4d3a-889b-b4e53c976242

Usai berbincang santai di VIP Room BIZAM, lima pimpinan Instansi negara ini bersama rombongan menuju Pendopo Gubernur NTB untuk menunaikan salat zuhur dan makan siang, dilanjutkan mengisi acara dengan tema “Kunjungan Kerja Mensukseskan Pilkada Serentak 2020, Pendisiplinan Masyarakat Taat Protokol Kesehatan Covid-19, dan Terlaksananya Program Objek Vital Nasional di Nusa Tenggara Barat”, bertempat di Graha Bakti Praja Kantor Gubernur.

Pangdam IX/Udayana Apresiasi Kuatnya Toleransi Masyarakat NTB

acee34ff-3647-4ee5-9791-ce6e1ccd362b

Lombok Barat – Mengawali tugasnya sebagai Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana yang wilayahnya meliputi Bali, NTB dan NTT, Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara menyampaikan permohonan doa dari segenap masyarakat NTB untuk memimpin Komando Daerah Militer (Kodam) tersebut.

“Mohon doa dan restu, semoga saya bisa mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Karena, tiada daya dan upaya kita tanpa ada ridho dari-Nya.”

Selanjutnya, perwira tinggi lulusan Akmil 1986 ini mengapresiasi pemerintah provinsi NTB yang telah menjaga silaturrahim dan mempu merawat toleransi ummat beragama dengan sangat baik. Mantan Aspers Kasdam VII/Wirabuana ini bertekad tetap berupaya menjaga keutuhan yang sudah lama dibangun tersebut.

“NTB ini luar biasa, silaturrahimnya selalu terjaga, toleransinya pun sangat kuat,” ujar Pangdam saat acara ramah tamah bersama Forkopimda Provinsi NTB, Kab. Lombok Barat, Kab, Lombok Utara serta tokoh masyarakat di Hotel Kalla Senggigi, Senin, 20 Juli 2020.

596479c9-9fa2-4bdc-96f7-3a3918cace42

Pria kelahiran Blitar, Jawa Timur ini melanjutkan, NTB ini luar biasa, beberapa tahun lalu diguncang gempa, sekarang pun kita semua terkena dampak pandemi covid-19. Tapi, NTB mampu bangkit kembali. Itu semua, berkat kerjasama yang baik antara pemerintah provinsi NTB/Kabupaten kota hingga jajaran TNI, Polri dan masyarakat NTB sendiri.

“Kita optimis NTB bisa bangkit kembali,” tambahnya.

Sebagai Pangdam, lanjutnya, ini merupakan kali pertama menginjakkan kaki di NTB. Sebelumnya, ia sering ke NTB menikmati keindahan alam yaang sangat indah di NTB . Pangdam juga mengaku sangat bangga ketika dianugerahi gelar kehormatan Sasak oleh Majelis Adat Sasak.

“Ketika didaulat menjadi Patih oleh Masyarakat Adat Sasak, itu menjadi kenangan pribadi saya, untuk tetap menjaga keutuhan NKRI dan melindungi tumpah darah Indonesia,” ujarnya.

Sebagai Pangdam yang punya hobi berkeliling menikmati keindahan alam, tambahnya, NTB adalah salah satu tempat yang paling indah yang pernah dikunjunginya. “Tugas kita semua, menjaga ciptaan Allah SWT ini,”serunya.

“Allah SWT menciptakan NTB ini luar biasa, saya pun suka berkeliling tempat yang indah, itu semua saya lakukan sebagai bentuk rasa syukur kita atas ciptaan Allah SWT,” tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang sejak pagi menjemput kedatangan Pangdam di Bandara hingga mengikuti ramah tamah malam ini mengucapkan terimakasih kepada Pangdam IX Udayana. Menurut Gubernur, kedatangan Pangdam ke NTB menjadi angin segar sendiri buat masyarakat NTB.

“Kami yakin, kedatangan Abang kita Pangdam IX Udayana Mayor Jendral TNI Kurnia Dewantara akan banyak memberikan kesan yang baik untuk masyarakat NTB,” ujar Gubernur yang akrab disapa bang Zul ini.

Kami optimis, lanjut Bang Zul, kedatangan Pangdam Mayor Jendral TNI Kurnia Dewantara ke daerah yang kita cintai ini menjadi semangat baru untuk kita semua. Ia yakin, meski pandemi Covid-19, NTB bisa bangkit kembali.

“Pangdam ini sosok yang sangat luar biasa, saya sejak lama bersahabat dengan beliau, kita beruntung beliau diamanahkan menjadi Pangdam IX Udayana,” tutup Gubernur dan menyerahkan cinderamata untuk Pangdam IX Udayana

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kapolda NTB, Danrem, Bupati Lombok Barat, Sekda Lombok utara, FKUB, serta tokoh masyarakat Lombok barat dan Lombok Utara.

Pangdam IX/Udayana : Saya Bangga Dengan Sinergitas Dan Kekompakan TNI-Polri Di NTB

7497aa3f-da5e-4d17-bbcb-82bab1cec5f2

Mataram – Sejak menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana menggantikan Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., kini saatnya Mayjen TNI Kurnia Dewantara melaksanakan Kunjungan Kerja Perdananya di wilayah Korem 162/Wira Bhakti untuk menyapa dan bertatap muka langsung dengan segenap prajurit dan PNS jajaran Korem 162/WB dan Personel Polri jajaran Polda NTB.

Dalam kunjungannya di Korem 162/WB, Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara didampingi Ketua Persit KCK PD IX/Udayana Ny. Tanty Kurnia Dewantara, Asintel Kasdam IX/Udayana Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P., Asops Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Rachmad Zulkarnaen, Aslog Kasdam IX/Udy Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi dan Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Made Mahaparta.

Setibanya di Makorem 162/WB, Mayjen TNI Kurnia Dewantara beserta rombongan disambut langsung oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. S.H. M.Han., Gubernur NTB, Kapolda NTB, Kejati NTB, Kasrem 162/WB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram, Para PJU Polda NTB, Para Kasi Korem 162/WB, Para Dandim jajaran Korem 162/WB, Wali Kota Mataram, Danyonif 742/SWY, Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 162/WB dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 162.

f94a9e3a-95ca-445a-a424-ae10c5dd4b32

Usai disambut dengan hormat berjajar dan menerima paparan Laporan Satuan dari Danrem 162/WB di Koridor Rinjani Makorem, selanjutnya Pangdam IX/Udayana memperkenalkan diri dan memberikan pengarahan kepada segenap prajurit dan PNS Korem 162/WB dan Polri jajaran Polda NTB di Lapangan Gatot Subroto Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, Senin (20/7/2020).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana dalam arahannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setingginya atas soliditas serta sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda NTB yang selalu bergandengan tangan bersama-sama dalam mencegah dan mengatasi segala permasalahan di wilayah NTB.

“Sinergitas TNI-Polri harus tetap terjaga dengan baik, kita jangan sampai dipecah belah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, TNI-Polri harus kuat, solid dan kompak, sehingga kita dapat lebih maksimal dalam pengabdian kepada masyarakat, Bangsa dan Negara yang kita cintai,” pungkasnya.

Lebih lanjut Mayjen TNI Kurnia Dewantara menjelaskan, TNI-Polri adalah bagian dari aparatur negara yang mengemban tugas melindungi seluruh komponen bangsa menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera, sekaligus berkewajiban untuk tetap konsisten mempertahankan keutuhan wilayah Kesatuan Republik Indonesia dan melindungi seluruh tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman dan gangguan, sehingga soliditas dan sinergitas yang tinggi tetap kita pertahankan dan tingkatkan guna menyatukan persepsi agar memiliki kesamaan pemahaman dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan peran masing-masing.

348d35df-6e8a-4f38-b1c4-934dfde97945

Dan khususnya kepada Prajurit TNI jajaran Korem 162/WB, mantan Danseskoad ini berpesan, agar menjadi Prajurit Praja Raksaka Sejati, Pengayom dan Pelindung Rakyat dan selalu mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari.

Alumni Akmil 1986 itu berharap, dengan kebersamaan TNI-Polri, Pemda serta seluruh komponen masyarakat di NTB, mudah-mudahan semua tantangan tugas yang semakin komplek kedepan dapat diatasi dan terselesaikan dengan tuntas, seperti saat ini kita masih dalam situasi pandemi Covid-19. Upaya-upaya yang dilakukan oleh TNI-Polri dan Pemda tentunya harus didukung kesadaran dari segenap masyarakat untuk tidak bosan dan tidak henti-hentinya mematuhi protokol kesehatan, sehingga perekonomian dan kehidupan masyarakat khususnya di NTB dapat segera bangkit dan pulih seperti sebelum mewabahnya covid-19.

52511e4d-7771-41b9-adc0-b383204b2c80

Selain itu, terkait dengan Pilkada yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2020 di Tujuh Kabupaten/Kota di NTB bisa berjalan dengan aman, tertib dan lancar jika segenap masyarakat bisa mendukung dengan melaksanakan segala ketentuan-ketentuan yang sudah ditetapkan, termasuk mematuhi protokol kesehatan covid-19.

Senada dengan Pangdam IX/Udayana, Dr. Aqua Dwipayana yang turut hadir pada acara tersebut menyampaikan, bahwa point terpenting pada acara hari ini yaitu kita bisa belajar dari kekompakan TNI-Polri dan pejabat daerah di NTB, untuk mencapai kekompakan tersebut adalah saling menghormati dan saling menghargai.

“Saya sudah sering menghadiri kegiatan seperti ini, tetapi pelajaran yang saya dapat kali ini mulai dari Pangdam di Bandara para pejabat semuanya komplit sangat luar biasa, artinya apa kalau mau belajar masalah kekompakan datanglah ke Nusa Tenggara Barat,” pungkas Dwipayana.

16151933-32b6-4569-90dc-11aa995a2dc7

Diakhir kegiatan, Pangdam IX/Udayana menyerahkan alat olahraga berupa Bola Volly dan Futsal kepada prajurit TNI jajaran Korem 162/WB dan Personel Polri jajaran Polda NTB.

Pada waktu bersamaan, Ketua Persit KCK PD IX/Udayana Ny. Tanty Kurnia Dewantara juga memberikan pengarahan kepada Pengurus dan anggota Persit KCK Koorcab Rem 162/WB di Aula Sudirman Makorem 162/WB.

Kunjungi Lombok, Pangdam IX/Udayana Dianugerahi Gelar “Arya Patinglage Yudha Negare”

d7130410-6940-4a6b-92a9-f5b29ebe2a00

Lombok Tengah – Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara, S.I.P., didampingi Ketua Persit KCK PD IX/Udayana Ny. Tanty Kurnia Dewantara, Asintel Kasdam IX/Udayana Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P., Asops Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Rachmad Zulkarnaen, Aslog Kasdam IX/Udy Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi dan Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Made Mahaparta, melaksanakan Kunjungan Kerja ke wilayah Korem 162/WB.

Kedatangan Pangdam IX/Udayana beserta rombongan disambut oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. S.H. M.Han., Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal, SIK. M.H., Kejati NTB Nanang Sigit Yulianto, S.H. M.H., Danlanud ZAM Kolonel Pnb Andri Gandhy M.Sc., Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Suratun, S.H. dan Bupati Lombok Tengah ‎H. M. Suhaili Fadhil Thohir, S.H., masing-masing beserta istri, di VIP Room Bandara Internasional Lombok ZAM, Senin (20/7/2020).

Selain itu, kedatangan orang nomor satu di jajaran Kodam IX/Udayana ini juga disambut tarian khas Lombok dan musik tradisonal Lombok Gendang Belek serta menerima penganugerahan kehormatan sebagai “Arya Patinglage Yudha Negare” oleh Majelis Adat Sasak (MAS) yang ditandai dengan pemasangan Pakaian Adat Sasak oleh Drs. Lalu Bayu Windia, M.Si., selaku Ketua Harian Majelis Adat Sasak (MAS) dan penyerahan Sertifikat Gelar oleh Bupati Lombok Tengah.

IMG-20200720-WA0014

Terkait hal itu, Pangdam IX/Udayana dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas sambutan luar biasa dan penuh rasa bangga dari Forkopimda Nusa Tenggara Barat disertai dengan penganugerahan gelar yang merupakan suatu kehormatan spesial dari Majelis Adat Sasak Lombok.

”Gelar yang diberikan oleh Majelis Sasak Lombok merupakan suatu kehormatan yang luar biasa, Insyaa Allah saya akan menjunjung tinggi dan akan menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Mayjen TNI Kurnia Dewantara berharap, dengan kehadirannya di Kodam IX/Udayana khususnya NTB bisa membawa keberkahan, keamanan, ketertiban dan kedamaian bagi masyarakat, dan bertekad bersama Danrem 162/WB, Kapolda dan gubernur NTB untuk terus bahu-membahu memajukan NTB menjadi masyarakat yang sejahtera dan aman.

“Barangkali besok atau lusa saya akan kembali untuk bisa melihat lebih dalam, khususnya kondisi keamanan di wilayah NTB ini,” pungkasnya.

IMG-20200720-WA0012

Terpisah, Pengurus Majelis Adat Sasak H. Lalu Suhardi mengatakan, Pangdam IX/Udayana merupakan prajurit TNI yang diberi tugas oleh Negara yang dalam tingkatan gelar Sasak Lombok adalah seorang Mahapati, sehingga kepadanya dianugerahi gelar “Arya Patinglage Yudha Negare” yang memiliki makna sebagai Prajurit sejati yang menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Majelis Adat Sasak memberi gelar itu dalam konteks budaya, artinya kami suku bangsa Sasak ingin beliau menjaga sekaligus melestarikan adat dan budaya suku Sasak yang menjadi salah satu aset kekayaan budaya nasional,” ujarnya.

Selanjutnya dari Bandara Internasional Lombok ZAM, Pangdam IX/Udayana beserta rombongan menuju Makorem 162/WB dalam rangka silaturrahmi dan bertatap muka dengan segenap prajurit dan PNS jajaran Korem 162/WB.

Babinsa Jajaran Kodim 1607/Sumbawa Bersama Masyarakat Bahu Membahu Menata Lingkungan

2a2384f5-d790-466e-b7cd-4c7d82527c3c

Sumbawa Besar – Budaya gotong royong warisan nenek moyang bangsa indonesia yang sangat berharga, dengan perkembangan arus tekhnologi Informasi yang begitu pesat telah membawa pergeseran nilai, salah satunya mengikis sendi-sendi tatanan budaya positif yang ada di tengah masyarakat seperti halnya gotong royong.

Ditengah Pandemi Covid-19, Forkopimda NTB tergabung dalam Satgas Gugus menggagas ide lomba kampung sehat dan kampung tangguh sebagai salah satu upaya untuk memotivasi masyarakat agar tumbuh kesadaran diri masing-masing mulai dari lingkungan terkecil agar tetap disiplin menerapkan budaya hidup sehat dengan menjalankan SOP Covid-19 dengan harapan percepatan penanganan, cegah dan putus mata rantai Covid-19 lebih cepat tertangani.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., di sela-sela kesibukannya. Untuk itu menurut Dandim, Babinsa Koramil jajarannya terus berupaya bersama mengedukasi, memotivasi masyarakat, menyiapkan segala sesuatu mendukung kegiatan lomba kampung sehat dan kampung tangguh seperti yang di lakukan Babinsa desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano dan Babinsa Kelurahan Samapuin, Minggu (19/7).

79d5e1b6-25af-4522-aadf-637355e79781

6f6e82b0-ec0c-4492-982f-93e45c94b838

“Selain itu, yang tidak kalah penting dengan adanya kegiatan semacam ini, telah menggugah semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat, tentunya hal ini sangat positif,” ungkapnya.

Dandim berharap, kegiatan ini dapat lebih menumbuhkan dan meningkatkan kembali hubungan keakraban, kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat yang mulai terkikis akibat pengaruh perkembangan global.

“Semoga semua ini tidak hanya karena adanya lomba, namun dijadikan budaya turun temurun, mengakar dan tidak terpengaruh oleh derasnya pengaruh kemajuan zaman,” harapnya.

Adapun yang terlibat pada kegiatan tersebut, di Labuhan Jambu dihadiri Kades, Tokoh masyarakat dan Babinkamtibmas Labuhan Jambu serta Kadus, Ketua RT, RW Dusun dan masyarakat dusun Ketapang. Sedangkan di Kelurahan Samapuin dihadiri oleh Danramil 1607-01/Sumbawa, Kabagops Polres Sumbawa, Lurah Samapuin, Kasat Sabara Polres Sumbawa, Kapospol Kota, Anggota TNI-Polri dan masyarakat Kelurahan Samapuin.

Kodim 1607/Sumbawa Gelar Kejuaraan Pencak Silat se Kabupaten Sumbawa.

IMG-20200719-WA0004

Sumbawa – Kejuaraan Pencak Silat se Kabupaten Sumbawa yang diselenggarakan oleh Kodim 1607/Sumbawa digelar di GOR Mampis Rungan, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (18/07).

Kejuaraan yang digelar tersebut dalam rangka Komsos Kreatif Kodim 1607/Sumbawa dengan mengusung tema “Membentuk Sumber Daya Manusia Kretif, inovatif dan adaptif”.

Bupati Sumbawa diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Ir. H. Iskandar D., M.Ec. Dev., membuka secara resmi Kejuaraan Seni Pencak Silat Perguruan Bela Diri se Kabupaten Sumbawa.

IMG-20200719-WA0001

Dalam sambutan Bupati Sumbawa yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa mengatakan terselenggaranya kejuaraan seni pencak silat ini sebagai wujud semangat menjunjung tinggi sportifitas, meskipun tengah berada ditengah pandemi Covid-19.

“Akan ada atau tidak adanya kejuaraan, mempersiapkan diri untuk menjadi seorang atlet yang hebat merupakan langkah yang penting,” Ucapnya.

IMG-20200719-WA0002

Sementara itu, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan, kejuaraan ini merupakan ajang untuk melakukan pembinaan terhadap para atlet pencak silat di Kabupaten Sumbawa, sekaligus juga sebagai salah satu cara untuk melestarikan budaya Indonesia.

“Pada pelaksanaannya, yang ditandingkan dalam Kejuaraan pencak silat ini akan menampilkan gerak seni bela diri masing-masing perguruan dan tidak melakukan pertarungan fisik, karena saat ini kita ketahui masih dalam situasi Pandemi Covid-19 guna saling menjaga dan tetap mematuhi prokotol kesehatan,” ucap Dandim.

Lebih lanjut Dandim berpesan kepada para peserta agar menjunjung tinggi sportifitas, “Pesan saya terhadap para pendekar yang hadir pada pagi hari ini agar selalu menjaga sportifitas dalam pertandingan,” tutup Dandim.

Masya Allah, Ini Cerita Luar Biasa Dandim 1615/Lotim Usai Pendakian ke Savana Gunung Propok

IMG-20200718-WA0032

Lombok Timur – Pembukaan destinasi wisata alam tahap pertama yang sebelumnya sudah dibuka pada tanggal 7 Juli lalu dikhususkan untuk masyarakat Lombok Timur. Namun demikian masyarakat Lombok terus berduyun-duyun menuju arah Sembalun untuk menikmati keindahan alam dan view lainnya.

Terkait dengan itu, Forkopimda Lotim dipimpin Bupati Lotim H.M. Sukiman Azmy bersama Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny dan Kepala Balai TNGR melakukan evaluasi destinasi wisata alam tahap I di lokasi wisata Savana II Gunung Propok Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (18/7).

Sekitar 70 orang peserta pendakian naik sehari sebelumnya (Ba’da Sholat Jumat) dan kembali pada Sabtu pagi seusai sarapan dan foto bersama.

Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., memberikan apresiasi atas semangat juang peserta evaluasi untuk sampai ke Savana II Gunung Propok.

Diceritakannya, medan yang dilalui lumayan berat dan kritis tidak menyurutkan semangat untuk sampai di lokasi.

“Begitu tiba diatas punggung Gunung Propok rasa capek dan lelah hilang seketika begitu melihat keindahan view Gunung Rinjani di kelilingi kabut dan indahnya Savana terbentang luas seluas mata memandang, Masya Allah,” ungkap Dandim.

IMG-20200718-WA0031

Dari punggung Gunung Propok, kelompok pertama turun berjalan menyusuri jalan setapak dengan berpegang pada seutas tali yang memang sudah ada sebelumnya hingga tiba di padang rumput Savana I.

“Senyum sumringah pun terlihat di raut wajah Bapak Bupati dan rekan-rekan yang lain,” kelakar Agus Donny sambil tersenyum.

Dari punggung gunung, sekitar satu jam perjalanan kembali menyusuri jalan setapak sampai di Savana II tempat beristirahat malam.

Setiba di lokasi istirahat, puluhan tenda sudah terpasang oleh porter (pengangkut barang) yang sebelumnya sudah naik lebih dulu.

Waktu sudah menunjukkan pukul 18.20 menit, Bupati Lotim langsung memimpin sholat magrib berjamaah di sebelah barat tenda. Suara merdu bapak Bupati Lotim membaca ayat suci Al-Qur’an dibarengi rasa dinginnya kabut menambah kekhusyu’an jamaah sholat.

“Ini luar biasa, bagaimana pun kondisinya, ibadah menjadi prioritas utama,” ujar Agus Donny.

Usai melaksanakan sholat berjamaah dilanjutkan dengan makan malam dan ngopi bareng diselingi diskusi kecil sambil menikmati indahnya malam ditemani jutaan bintang. Banyak hal yang dibahas terutama tentang dunia pariwisata dan rencana pengembangannya di Kabupaten Lombok Timur bersama Kepala Balai TNGR, Angkasa Pura I, Kepala Bakesbangpoldagri Lotim, Kapala BRI Cabang Selong dan lainnya.

Jam sudah menunjukan pukul 22.00, acara pun bubar dan memasuki tenda masing-masing, namun ada juga yang masih asyik ngobrol sambil membuat api unggun di kiri kanan tenda ditemani kopi.

IMG-20200718-WA0030

Ke esokan harinya, lanjut mantan Danyonif 742/SWY tersebut, rasa malas untuk bangun dalam hati sangat terasa karena sekujur badan mulai terasa letih dan pegal, belum lagi rasa dingin seolah-olah masuk menusuk tulang belulang. Namun panggilan Sholat Subuh membuat kami segera merangkak keluar tenda dan sudah terlihat hamparan tikar seadanya untuk Sholat Subuh berjamaah bersama Bapak Bupati.

“Lagi-lagi ditengah kesunyian diringi dinginnya kabut, kami sholat berjamaah dengan pakaian tebal menutupi badan dan kepala,” kata Dandim sambil tertawa.

Sesaat setelah sholat, masing-masing peserta mencari posisi untuk menghangatkan badan. “Ada yang berolahraga, ada yang masuk tenda, ada yang cari api unggun, bahkan ada yang langsung cari view sunset maupun view Gunung Rinjani untuk foto-fotoan atau selfi,” terangnya diikuti tawa kecil.

Tak terasa, bau nasi gorengpun tercium untuk sarapan pertanda waktu sudah dekat untuk kembali. Namun nasi goreng yang sudah siap disantap pun bahkan diabaikan. “Semua sibuk dengan fotoan dan Selfi, seolah tak ingin melangkahkan kaki untuk kembali,” ucap Dandim sambil tersenyum.

Sarapan pertama dan terakhir di Savana Gunung Propok pun diakhir sambil ngobrol santai dan tawa kecil rekan-rekan menambah suasana keakraban dan kekeluargaan diantara kami.

“Ternyata begitu diatas, rasanya tak ingin cepat kembali, Masya Allah luar biasa indahnya alam ciptaan Sang Maha Pencipta,” ungkap Dandim kagum dengan keindahan alam Savana.

Dandim juga mengucapkan rasa syukur dan apresiasi atas kekompakan dan kebersamaan seluruh peserta evaluasi mulai dari titik kumpul, diperjalanan maupun di lokasi hingga kembali.

“Alhamdulillah dengan kekompakan dan kebersamaan semua bisa kita kerjakan, insyaa Allah,” tutupnya sambil tersenyum.

TNI dan Mahasiswa UTS Ajari Anak-anak Mengaji

IMG-20200718-WA0028

Sumbawa Barat – Program kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 Kodim 1628 Sumbawa Barat di Desa Seminar Salit Kecamatan Brangrea tidak hanya pembangunan fisik dan non fisik yang sudah direncanakan, tetapi juga memberikan bimbingan mengaji bagi anak-anak di Desa tersebut.

“Kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan tentang Al-Qur’an kepada anak-anak di sini,” ujar Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 108 Sumbawa Barat, Letkol Czi Eddy Oswaronto, ST., saat ditemui di Taliwang, Sabtu (18/7).

Selain itu, kegiatan ini juga akan mengasah mental spiritual anak-anak sehingga menjadi pribadi yang agamis dan bertakwa.

IMG-20200718-WA0027

Dandim mengungkapkan, ini bentuk kepedulian para anggota TNI dan mahasiswa kepada masyarakat selain sasaran fisik yang saat ini terus dikejar.

“Ini sisi lain dari program TMMD 108, tidak melulu pembangunan fisik tetapi meningkatkan pengetahuan masyarakat juga dilakukan,” ungkapnya.

Menurutnya, anak-anak merupakan calon pemimpin bangsa sekaligus sebagai penentu generasi emas Indonesia, sehingga harus dibekali dengan pendidikan akhlak dan spiritual yang kuat dalam menjawab berbagai tantangan bangsa ke depannya.

“Anggota TNI dan mahasiswa membantu anak-anak untuk belajar menulis dan membaca Al-Qur’an,” jelasnya.

Bimbingan ini juga dilakukan agar anak-anak ini mempunyai modal dan bekal ilmu agama.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada para mahasiswa yang telah mengajarkan anak-anak belajar Al-Qur’an, semoga ini menjadi ladang pahala yang dibalas oleh Allah,” kata Dandim.

Pada hari ke 19 ini, progres pembangunan fisik dan non fisik terus dikejar, sinergitas TNI Polri dan masyarakat menjadi ruh dalam mencapai target yang telah ditentukan.

“Semoga semua berjalan dengan lancar dan tanpa kendala berarti sehingga semua pembangunan selesai sebelum waktu yang ditetapkan yakni 29 Juli 2020,” tutup Dandim

Dandim 1607/Sumbawa : Melalui Karya Bakti Tumbuhkan Semangat, Budaya Gotong Royong

b92973d1-2ef2-490f-bf0b-9dfc29532912

Sumbawa – Trisula Desa, Babinsa Desa Labuhan Burung Koramil 1607-04/Alas Koptu Ibrahim Ely, Babinkamtibmas dan Kepala Desa Labuhan Burung bersama masyarakat bergotong royong membenahi Masjid Nurul Iman Desa Labuhan Burung Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan karya bakti yang dilaksanakan bersama-sama masyarakat sekitar dalam rangka pembenahan masjid guna kenyamanan dalam melaksanakan ibadah, mengingat beberapa bagian masjid yang sudah saatnya dibenahi.

Selain itu kegiatan ini juga untuk meningkatkan silaturrahiim antara sesama masyarakat, begitu juga antara masyarakat dengan TNI-Polri, Pemdes termasuk dengan seluruh komponen masyarakat desa setempat, sekaligus memupuk kembali semangat, budaya gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat yang belakangan ini kian memudar.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc, di sela-sela kesibukannya terkait kegiatan tersebut, Sabtu (18/7/2020).

Huda Sapaan akrab Dandim 1607/Sumbawa juga mengatakan, kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat untuk terlibat secara langsung mengikuti setiap momen kegiatan di desa binaannya diharapkan dapat mempererat tali silaturrahmi dan membantu memberi solusi setiap permasalahan sosial yang ada ditengah-tengah masyarakat, serta Kemanunggalan TNI dengan Rakyat dapat terwujud.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat lebih meningkatkan hubungan baik antara Babinsa, Babinkamtibmas, Pemdes dan komponen masyarakat lainnya, terjalin semakin harmonis karena dengan bersinergi inysAllah setiap permasalahan yang ada dapat lebih mudah dalam menyelesaikannya ,” terangnya.

Dandim berharap, Kebersamaan, keakraban seperti ini hendaknya dapat terus dipelihara, dipertahankan bahkan ditingkatkan serta harus dilaksanakan oleh semua Babinsa, Babinkamtibmas selalu bergandengan tangan, bersama-sama dengan pemerintah desa melakukan berbagai upaya dalam memberi solusi dan membantu mengatasi kesulitan rakyat di masing-masing desa binaannya.

TMMD 108 Sumbawa Barat, Hampir Rampung, Pembuatan Plat Deker Capai 98 persen

IMG-20200717-WA0043

Sumbawa Barat – Pembuatan Plat Deker di jalan strategis pada kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea terlihat hampir rampung.

Bahkan plat deker tersebut terlihat telah digunakan oleh warga sekitar yang sekedar mencoba mengakses jalan untuk melihat lahan sawahnya.

“Pada hari ke 18 ini pembangunan plat deker di jalan strategis atau jalan usaha tani itu telah mencapai 98 persen,” ungkap Komandan Satuam Tugas (Dansatgas) TMMD 108, Letkol CZI Eddy Oswaronto ST di Taliwang, Jumat (17/7).

Pencapaian ini, tambah Dandim, lagi-lagi berkat sinergitas TNI Polri dan masyarakat yang tetap semangat dalam kegiatan TMMD.

Selain pembangunan plat deker yang menunjukan perkembangan yang memuaskan, pembuatan talud juga telah sampai pada angka 82 persen.

Sementara pembuatan satu unit masjid ukuran 15 x 12 meter di Dusun Batu Melik juga terus meningkat menjadi 70 persen dan pembukaan jalan strategis dengan panjang 970 meter dan lebar empat meter mencapai 64 persen.

Pembangunan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 58 persen dan Rehab satu unit RTLH mencapai 57 persen.

Sementara tiga kegiatan non fisik telah sukses dilaksanakan yakni penyuluhan tentang penanggulangan penyebaran covid-19, sosialisasi pemasangan tempat cuci tangan, dan sosialisasi cara hidup sehat yang dilakukan oleh TNI bersama para mahasiswa dari Universitas Cordova dan Universitas Teknologi Sumbawa.

“Sebelum tanggal 29 Juli ini pembangunan fisik dan non fisik harus rampung, kita terus bersinergi bersama semua pihak untuk suksesnya kegiatan ini,” kata Dandim.

Dandim meminta sinergitas dan semangat yang telah diperlihatkan oleh TNI Polri dan masyarakat serta mahasiswa sejak awal TMMD tetap dipertahankan sampai selesai agar hasilnya nanti dapat maksimal.

Dalam TMMD ini, kurang lebih 200 orang terlibat dari TNI AD, TNI AL, Polri, Pemda, Pol PP, Zibang, masyarakat dan mahasiswa, membangun enam sasaran fisik dan beberapa sasaran non fisik.

“Tetap semangat, jangan pernah menyerah dan bosan, terus berbuat kebaikan untuk masyarakat,” ajak Dandim.