Daily Archives: July 8, 2020

Sinergitas TNI Polri dan Masyarakat di TMMD 108 Bangkitkan Semangat Gotong Royong

IMG-20200708-WA0042

Sumbawa Barat – Pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal membangun Desa (TMMD) ke 108 Kodim 1628 Sumbawa Barat di Desa Seminar Salit adalah bentuk sinergitas TNI, Polri dan Masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 50 orang warga Desa Seminar Salit ikut serta membantu prajurit TNI dan Polri dalam melaksanakan pekerjaan fisik maupun non fisik.

Mereka bahkan tidak kenal lelah dan bosan dalam membantu TNI dalam mewujudkan pembangunan di wilayah tempat tinggal mereka.

Bantuan dari masyarakat itu adalah bukti sinergitas yang terjalin dan diperlihatkan di TMMD 108.

IMG-20200708-WA0044

Sinergitas juga diperlihatkan oleh anggota Polri yang tiap harinya terjun ke lokasi TMMD, begitu juga dari anggota Pol PP dan karyawan Pemerintah Daerah Sumbawa Barat.

Dalam kegiatan pembangunan sasaran fisik pembuatan talud dan plat deker terlihat jelas sinergitas TNI Polri dan masyarakat bahu membahu membangun sasaran fisik mensukseskan TMMD 108.

“Ini bukti sinergitas yang tinggi antara TNI, Polri Pemerintah Daerah dan Masyarakat,” ungkap Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Letkol CZI Eddy Oswaronto saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (8/7).

Ia mengaku, berkat sinergitas ini lah progres TMMD di Sumbawa Barat terus menunjukan perkembangan yang baik.

“Sinergitas ini juga adalah pembangkit semangat gotong royong,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Seminar Salit, Syafaruddin, saat ditemui di lokas TMMD Dusun Batu Melik Desa Seminar Salit juga mengatakan, bahwa semangat gotong royong ini mengalahkan segala kekuatan.

“Dengan gotong royong semua bisa terselesaikan,” ungkapnya.

Sinergitas dan semangat gotong royong ini juga mengajarkan masyarakat desa untuk saling bahu membahu dalam membangun desa.

“Saya berharap sinergitas dan gotong royong yang dicontohkan TNI ini dapat dilakukan oleh masyarakat di luar TMMD juga,” katanya.

TMMD 108 Kodim 1628/SB Bangun Masjid Warga Batu Melik Merasa Bersyukur

IMG-20200708-WA0047

Sumbawa Barat – Pada hari ke delapan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 Kodim 1628 Sumbawa Barat yang dilaksanakan di Desa Seminar Salit terus menunjukan progres yang signifikan, bahkan menuai pujian masyarakat setempat.

Salah satu sasaran fisik yang terus dikejar adalah pembangunan masjid di Dusun Batu Melik yang berukuran 15 X 12 meter yang telah mencapai 52 persen pada hari ke delapan.

Kepala Desa Seminar Salit, Khairuddin saat ditemui di lokasi TMMD, Rabu, menyampaikan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan bantuan TNI dalam TMMD ke 108 dalam membangun desanya.

“Abis gelap terbangunlah Masjid di tengah masyarakat” ungkap Kades mengutip sebuah pribahasa yang artinya usai kecemasan karena covid-19 beberapa bulan terakhir, kini warga bahagia dengan dibangunnya masjid.

Ya, ungkapan itu dikatakannya karena Kecamatan Brang Rea sebelumnya adalah kecamatan zona merah dan memiliki kasus Covid-19 paling banyak yakni sembilan kasus, dan kini tinggal satu kasus saja.

Menurutnya, sasaran fisik yang dikerjakan oleh TNI dalam TMMD ini sangat sulit dibangun melalui dana desa karena kendala anggaran.

“Saya berterimakasih dengan adanya TMMD ini, semua yang sulit dibangun oleh kami akhirnya dapat direalisasikan,” ungkapnya, Rabu.

Ia juga mengatakan, pembangunan masjid ini sudah direncanakan dari 2017 lalu tetapi tidak dapat dilaksanakan, demikan juga dengan pembangunan jalan strategis jalan usaha tani yang juga dapat direalisasikan dalam TMMD.

“Setelah melihat bangunan ini yang semakin hari semakin meningkat, saya terharu karena warga disini bisa mempunyai masjid,” ungkapnya sambil matanya berkaca-kaca.

Hal yang sama diungkap oleh Ketua RT setempat, ia juga merasa bahagia dengan adanya pembangunan masjid ini.

“Perasaan saya gembira bercampur sedih, karena berkat TMMD kami disini punya masjid sendiri yang sudah lama kami impikan,” katanya.

Hingga hari ke delapan ini progres pembangunan sasaran fisik lainnya semakin meningkat, seperti pembukaan jalan strategis sepanjang 970 meter dan lebar empat meter telah mencapai 45 persen.

Sementara itu, pembangunan plat deker juga cukup signifikan, yakni telah mencapai 55 persen. Pembangunan Talud panjang 200 meter mencapai 40 persen.

Selain itu pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) 38 persen dan rehab satu unit RTLH mencapai 30 persen.

Sasaran non fisik juga telah dilakukan di antaranya penyuluhan tentang penanggulangan penyebaran covid-19 dan sosialisasi pemasangan tempat cuci tangan di rumah warga.

Kodim 1615/Lotim All Out Dukung Program Kampung Sehat

8710

Lombok Timur – Lomba kampung sehat menuju tatanan baru yang digagas Polda NTB menjadi perhatian Pemerintah Daerah tidak terkecuali Kodim 1615/Lotim.

Menurut Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., di Makodim menyampaikan pihaknya mendukung penuh program kampung sehat dengan mengerahkan seluruh Babinsa untuk membantu penyiapan kampung sehat di masing-masing desa binaannya.

“Ini program yang bagus yang harus kita support bersama, apalagi ditengah pandemi Covid-19, termasuk salah satu kriterianya kebersihan lingkungan,” ujarnya, Rabu (8/7).

Terkait dengan program ini, kata Agus Donny, Pemerintah Kabupaten Lotim sudah menyiapkan sebanyak 76 desa dari ratusan desa di Lombok Timur yang tersebar di seluruh kecamatan dan sudah siap untuk bersaing dengan desa dalam kabupaten maupun desa kabupaten lain.

Mantan Danyonif 742/SWY tersebut juga meminta kepada Babinsa jajarannya yang desa binaannya tidak terpilih dalam program kampung sehat tetap berupaya untuk mengajak dan mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sehingga terlihat bersih, nyaman dan sehat, bahkan bisa dijadikan sebagai obyek wisata kedepan.

“Ini salah satu upaya pembinaan masyarakat menuju era new normal life atau kehidupan yang normal dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19 untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona,” terang Dandim.

“Mari kita budayakan pola hidup sehat mulai dari diri sendiri, keluarga dan kampung halaman sehingga akan terbiasa dengan pola seperti itu,” pungkasnya.

Sikapi Perkembangan Covid-19 Kota Mataram, Danrem 162/WB Pantau Protokol Covid-19 Di Pasar Pagutan

878

Mataram – Situasi perkembangan penyebaran covid-19 di wilayah Kota Mataram dari hari kehari cenderung mengalami peningkatan angka positif yang cukup tinggi, sehingga mendapat perhatian khusus dari Satuan Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 provinsi NTB untuk disikapi dan diterapkan protokol kesehatan dengan lebih serius dan ketat.

Terkait hal itu, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, saat melaksanakan gowes sekaligus memantau dan mengecek penerapan protokol kesehatan covid-19 di Pasar Pagutan Kota Mataram, Rabu (8/7/2020).

Di lokasi tersebut, Danrem 162/WB didampingi Dandim 1606/Lobar dan Kapolresta Mataram mengecek pelaksanaan penerapan protokol covid-19 oleh masyarakat yang berkunjung untuk berbelanja ataupun pedagang mulai dari penyiapan tempat cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, pengaturan jarak pedagang maupun pembeli, penggunaan masker dan pelaksanaan sosialisasi melalui alat pengeras suara.

Selain itu, pada kegiatan tersebut Danrem juga membagikan masker kepada para pengunjung dan pedagang sambil memberikan imbauan agar selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19.

879

Di sela-sela kegiatan Brigjen Rizal Ramdhani mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka membantu pemerintah prov NTB khususnya Pemkot Mataram untuk menekan dan meminimalisir penyebaran covid-19 di kota Mataram sehingga kasus positif tidak terus meningkat, selain itu juga sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat kota Mataram dari covid-19 melalui pendisiplinan penerapan protokol covid-19.

“Sampai saat ini kota Mataram masih zona merah, maka kita harus terus menggugah kesadaran masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan, sehingga berlahan bisa menjadi kuning ataupun hijau,” pungkas Danrem.

“Jika masyarakat sudah disiplin, insyaAllah pada era new normal nanti masyarakat kita akan tetap aman dari covid-19, dan pembangunan di segala bidang menuju NTB Gemilang dapat terwujud,” ungkapnya.

Brigjen Rizal Ramdhani juga mengatakan, bahwa kegiatan seperti ini juga dilakukan oleh Kodim dan Koramil jajaran Korem 162/WB sesuai dengan instruksi dan petunjuk dari Pimpinan untuk melakukan pendisiplinan terhadap masyarakat guna membantu pemerintah daerah mencegah penyebaran covid-19.