Daily Archives: July 20, 2020

Pangdam IX/Udayana : Saya Bangga Dengan Sinergitas Dan Kekompakan TNI-Polri Di NTB

7497aa3f-da5e-4d17-bbcb-82bab1cec5f2

Mataram – Sejak menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana menggantikan Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., kini saatnya Mayjen TNI Kurnia Dewantara melaksanakan Kunjungan Kerja Perdananya di wilayah Korem 162/Wira Bhakti untuk menyapa dan bertatap muka langsung dengan segenap prajurit dan PNS jajaran Korem 162/WB dan Personel Polri jajaran Polda NTB.

Dalam kunjungannya di Korem 162/WB, Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara didampingi Ketua Persit KCK PD IX/Udayana Ny. Tanty Kurnia Dewantara, Asintel Kasdam IX/Udayana Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P., Asops Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Rachmad Zulkarnaen, Aslog Kasdam IX/Udy Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi dan Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Made Mahaparta.

Setibanya di Makorem 162/WB, Mayjen TNI Kurnia Dewantara beserta rombongan disambut langsung oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. S.H. M.Han., Gubernur NTB, Kapolda NTB, Kejati NTB, Kasrem 162/WB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram, Para PJU Polda NTB, Para Kasi Korem 162/WB, Para Dandim jajaran Korem 162/WB, Wali Kota Mataram, Danyonif 742/SWY, Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 162/WB dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 162.

f94a9e3a-95ca-445a-a424-ae10c5dd4b32

Usai disambut dengan hormat berjajar dan menerima paparan Laporan Satuan dari Danrem 162/WB di Koridor Rinjani Makorem, selanjutnya Pangdam IX/Udayana memperkenalkan diri dan memberikan pengarahan kepada segenap prajurit dan PNS Korem 162/WB dan Polri jajaran Polda NTB di Lapangan Gatot Subroto Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, Senin (20/7/2020).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana dalam arahannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setingginya atas soliditas serta sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda NTB yang selalu bergandengan tangan bersama-sama dalam mencegah dan mengatasi segala permasalahan di wilayah NTB.

“Sinergitas TNI-Polri harus tetap terjaga dengan baik, kita jangan sampai dipecah belah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, TNI-Polri harus kuat, solid dan kompak, sehingga kita dapat lebih maksimal dalam pengabdian kepada masyarakat, Bangsa dan Negara yang kita cintai,” pungkasnya.

Lebih lanjut Mayjen TNI Kurnia Dewantara menjelaskan, TNI-Polri adalah bagian dari aparatur negara yang mengemban tugas melindungi seluruh komponen bangsa menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera, sekaligus berkewajiban untuk tetap konsisten mempertahankan keutuhan wilayah Kesatuan Republik Indonesia dan melindungi seluruh tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman dan gangguan, sehingga soliditas dan sinergitas yang tinggi tetap kita pertahankan dan tingkatkan guna menyatukan persepsi agar memiliki kesamaan pemahaman dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan peran masing-masing.

348d35df-6e8a-4f38-b1c4-934dfde97945

Dan khususnya kepada Prajurit TNI jajaran Korem 162/WB, mantan Danseskoad ini berpesan, agar menjadi Prajurit Praja Raksaka Sejati, Pengayom dan Pelindung Rakyat dan selalu mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari.

Alumni Akmil 1986 itu berharap, dengan kebersamaan TNI-Polri, Pemda serta seluruh komponen masyarakat di NTB, mudah-mudahan semua tantangan tugas yang semakin komplek kedepan dapat diatasi dan terselesaikan dengan tuntas, seperti saat ini kita masih dalam situasi pandemi Covid-19. Upaya-upaya yang dilakukan oleh TNI-Polri dan Pemda tentunya harus didukung kesadaran dari segenap masyarakat untuk tidak bosan dan tidak henti-hentinya mematuhi protokol kesehatan, sehingga perekonomian dan kehidupan masyarakat khususnya di NTB dapat segera bangkit dan pulih seperti sebelum mewabahnya covid-19.

52511e4d-7771-41b9-adc0-b383204b2c80

Selain itu, terkait dengan Pilkada yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2020 di Tujuh Kabupaten/Kota di NTB bisa berjalan dengan aman, tertib dan lancar jika segenap masyarakat bisa mendukung dengan melaksanakan segala ketentuan-ketentuan yang sudah ditetapkan, termasuk mematuhi protokol kesehatan covid-19.

Senada dengan Pangdam IX/Udayana, Dr. Aqua Dwipayana yang turut hadir pada acara tersebut menyampaikan, bahwa point terpenting pada acara hari ini yaitu kita bisa belajar dari kekompakan TNI-Polri dan pejabat daerah di NTB, untuk mencapai kekompakan tersebut adalah saling menghormati dan saling menghargai.

“Saya sudah sering menghadiri kegiatan seperti ini, tetapi pelajaran yang saya dapat kali ini mulai dari Pangdam di Bandara para pejabat semuanya komplit sangat luar biasa, artinya apa kalau mau belajar masalah kekompakan datanglah ke Nusa Tenggara Barat,” pungkas Dwipayana.

16151933-32b6-4569-90dc-11aa995a2dc7

Diakhir kegiatan, Pangdam IX/Udayana menyerahkan alat olahraga berupa Bola Volly dan Futsal kepada prajurit TNI jajaran Korem 162/WB dan Personel Polri jajaran Polda NTB.

Pada waktu bersamaan, Ketua Persit KCK PD IX/Udayana Ny. Tanty Kurnia Dewantara juga memberikan pengarahan kepada Pengurus dan anggota Persit KCK Koorcab Rem 162/WB di Aula Sudirman Makorem 162/WB.

Kunjungi Lombok, Pangdam IX/Udayana Dianugerahi Gelar “Arya Patinglage Yudha Negare”

d7130410-6940-4a6b-92a9-f5b29ebe2a00

Lombok Tengah – Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara, S.I.P., didampingi Ketua Persit KCK PD IX/Udayana Ny. Tanty Kurnia Dewantara, Asintel Kasdam IX/Udayana Kolonel Arh I Made Kusuma Dhyana Graha, S.I.P., Asops Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Rachmad Zulkarnaen, Aslog Kasdam IX/Udy Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi dan Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf Made Mahaparta, melaksanakan Kunjungan Kerja ke wilayah Korem 162/WB.

Kedatangan Pangdam IX/Udayana beserta rombongan disambut oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. S.H. M.Han., Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal, SIK. M.H., Kejati NTB Nanang Sigit Yulianto, S.H. M.H., Danlanud ZAM Kolonel Pnb Andri Gandhy M.Sc., Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Suratun, S.H. dan Bupati Lombok Tengah ‎H. M. Suhaili Fadhil Thohir, S.H., masing-masing beserta istri, di VIP Room Bandara Internasional Lombok ZAM, Senin (20/7/2020).

Selain itu, kedatangan orang nomor satu di jajaran Kodam IX/Udayana ini juga disambut tarian khas Lombok dan musik tradisonal Lombok Gendang Belek serta menerima penganugerahan kehormatan sebagai “Arya Patinglage Yudha Negare” oleh Majelis Adat Sasak (MAS) yang ditandai dengan pemasangan Pakaian Adat Sasak oleh Drs. Lalu Bayu Windia, M.Si., selaku Ketua Harian Majelis Adat Sasak (MAS) dan penyerahan Sertifikat Gelar oleh Bupati Lombok Tengah.

IMG-20200720-WA0014

Terkait hal itu, Pangdam IX/Udayana dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas sambutan luar biasa dan penuh rasa bangga dari Forkopimda Nusa Tenggara Barat disertai dengan penganugerahan gelar yang merupakan suatu kehormatan spesial dari Majelis Adat Sasak Lombok.

”Gelar yang diberikan oleh Majelis Sasak Lombok merupakan suatu kehormatan yang luar biasa, Insyaa Allah saya akan menjunjung tinggi dan akan menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Mayjen TNI Kurnia Dewantara berharap, dengan kehadirannya di Kodam IX/Udayana khususnya NTB bisa membawa keberkahan, keamanan, ketertiban dan kedamaian bagi masyarakat, dan bertekad bersama Danrem 162/WB, Kapolda dan gubernur NTB untuk terus bahu-membahu memajukan NTB menjadi masyarakat yang sejahtera dan aman.

“Barangkali besok atau lusa saya akan kembali untuk bisa melihat lebih dalam, khususnya kondisi keamanan di wilayah NTB ini,” pungkasnya.

IMG-20200720-WA0012

Terpisah, Pengurus Majelis Adat Sasak H. Lalu Suhardi mengatakan, Pangdam IX/Udayana merupakan prajurit TNI yang diberi tugas oleh Negara yang dalam tingkatan gelar Sasak Lombok adalah seorang Mahapati, sehingga kepadanya dianugerahi gelar “Arya Patinglage Yudha Negare” yang memiliki makna sebagai Prajurit sejati yang menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Majelis Adat Sasak memberi gelar itu dalam konteks budaya, artinya kami suku bangsa Sasak ingin beliau menjaga sekaligus melestarikan adat dan budaya suku Sasak yang menjadi salah satu aset kekayaan budaya nasional,” ujarnya.

Selanjutnya dari Bandara Internasional Lombok ZAM, Pangdam IX/Udayana beserta rombongan menuju Makorem 162/WB dalam rangka silaturrahmi dan bertatap muka dengan segenap prajurit dan PNS jajaran Korem 162/WB.