Category Archives: Artikel

Sinergitas Mahasiswa KKN UTS Dengan TNI Tingkatkan Kualitas Hidup Warga di TMMD 108 Sumbawa Barat

IMG-20200715-WA0037

Sumbawa Barat – Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) semakin memperlihatkan sinergitas yang baik dengan TNI dalam membangun desa.

Selama kurang lebih 14 hari gelaran program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di Desa tersebut, sinergitas para mahasiswa dan TNI semakin erat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

“Selama 14 hari ini, kita telah membantu TNI dalam membangun sasaran fisik dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap koordinator KKN UTS, Muhammad Nur, saat ditemui di lokasi TMMD, Rabu (15/7).

Mahasiswa UTS sejauh ini, tambah M Nur, telah melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan, bimbingan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan Matematika.

“Ini adalah bagian dalam usaha meningkatkan pengetahuan anak-anak sehingga mereka nantinya menjadi anak yang cerdas. Anak-anak bisa belajar sambil bermain bersama kami,” jelasnya.

Selain itu, bersama TNI, para mahasiswa juga memberikan pelajaran mengenal dan membaca Al-quran kepada para siswa Sekolah Dasar yang ada di desa.

Penyuluhan-penyuluhan yang dilakukan mahasiswa dengan harapan akan memberikan ilmu tambahan sehingga kualitas hidup warga semakin meningkat.

“Kami merasa sangat senang dapat berkolaborasi dengan TNI dalam TMMD ini, karena kami banyak belajar tentang disiplin waktu,” ungkapnya.

Pada KKN Tematik yang bersamaan dengan TMMD ke 108 ini, 16 orang mahasiswa terjun untuk membantu TNI pada sasaran fisik maupun penyuluhan.

Ke depannya, para mahasiswa ini akan membuat plang penunjuk jalan yang dipasang di sudut-sudut jalan desa untuk menjadi petunjuk dan memudahkan orang yang datang ke Desa Seminar Salit.

M Nur juga mengucapkan terimakasih kepada TNI karena selama di lokasi TMMD telah menjadi saudara yang selalu mengajarkan dalam hal kebaikan, disiplin dan ikhlas.

“Kami juga selalu mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas,” ungkapnya.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 108 Sumbawa Barat, Letkol CZI Eddy Oswaronto ST saat ditemui di tempat terpisah, mengucapkan terimakasih kepada para mahasiswa UTS maupun Cordova yang telah membantu TNI.

Menurutnya kehadiran para mahasiswa ini sangat membantu tercapainya tujuan sasaran non fisik dan fisik yang telah ditargetkan dalam TMMD.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua mahasiswa karena mahasiswa salah satu elemen atau bagian penting dari suksesnya TMMD 108 Sumbawa Barat,” kata Dandim.

Cegah Corona, Mahasiswa Cordova Ajarkan Warga cara Buat Hand Sanitizer di TMMD 108 Sumbawa Barat

IMG-20200715-WA0034

Sumbawa Barat – Dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 108 Kodim 1628 Sumbawa Barat, mahasiswa Universitas Cordova ikut serta dalam memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran covid-19 kepada warga.

Salah satu kegiatan yang dilakukan para mahasiswa adalah mengajarkan warga membuat hand sanitizer dengan bahan alami ekstrak lidah buaya, Selasa (14/7).

“Tujuannya, agar masyarakat paham cara membuat hand sanitizer sendiri sebagai upaya mencegah penularan virus berbahaya seperti Covid-19,” ungkap Koordinator KKN Undova, Tedy Agus Diansyah, saat ditemui di Kantor Desa Seminar Salit, Rabu (15/7).

Bahan dasar pembutan hand sanitizer ini sangat mudah didapatkan di pasaran. Selain alkohol, bahan lain yang diformulasi dalam pembuatan ini antara lain, gel lidah buaya dan minyak ekstraksi atau essential oil.

“Motivasi kami, supaya masyarakat bisa memproduksi sendiri. Karena bahannya itu sebenarnya sangat mudah untuk ditemukan,” katanya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa yang memberikan sosialisasi, Irma Suryani, mengatakan, hand sanitizer yang dibuat mandiri, berfungsi sama seperti produk cairan cuci tangan lain pada umumnya. Karena menggunakan alkohol dengan kadar 70 persen.

“Cairan ini berfungsi sebagai antiseptik seperti hand sanitizer pada umumnya,” kata Irma.

Aloe vera atau gel lidah buaya sebagai pelembut kulit agar tidak terjadi iritasi dan ditambahkan dengan essential oil sebagai pewanginya.

Dengan bahan yang mudah didapatkan, masyarakat bisa membuat sendiri cairan pencuci tangan di rumah untuk digunakan sehari-hari.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir atau cemas jika stok produk hand sanitizer mulai langka di pasaran,” ujarnya.

Mahasiswa lainnya, Putri Ayu Firmanjani, yang juga menyampaikan materi, mengatakan, sosialisasi pembuatan hand sanitizer secara mandiri, setidaknya bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa pencuci tangan cukup mudah dibuat sendiri.

Sehingga nantinya, warga Desa Seminar Salit dapat membuatnya untuk ditempatkan di rumah masing-masing, khususnya di tempat-tempat yang dapat diakses dengan mudah.

“Ini juga sebagai cara untuk mengingatkan agar setelah beraktivitas penting untuk menjaga kesehatan dengan mencuci tangan agar terhindar dari virus Corona,” ucapnya.

Sosialisasi ini mengundang antusias warga yang ingin tau cara pembuatan hand sanitizer dengan bahan ekstrak lidah buaya.

Selain itu, dalam program TMMD ke 108 Sumbawa Barat ini, mahasiswa Cordova juga telah melakukan bimbingan belajar bahasa Arab, dan membantu setiap kegiatan TNI dalam membangun sasaran fisik.

Belajar Disiplin Dari TNI di TMMD 108 Sumbawa Barat

IMG-20200715-WA0035

Sumbawa Barat – Salah satu mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Aisyah Siti Hajar asal Kupang Nusa Tengara Timur, yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengungkapkan rasa bangganya kepada para anggota TNI.

Aisyah merasa bersyukur dapat berbaur dan berbagi dengan anggota TNI di program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di desa tersebut.

Ia juga bangga bisa berkolaborasi dengan TNI dalam membangun desa dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di lokasi TMMD 108.

“Kami bersyukur bisa belajar dari TNI, tentang segala hal yang mereka miliki salah satunya kedisiplinan,” ungkap Aisyah.

Disiplin yang tinggi, aktivitas yang berkualitas, rasa ikhlas, hingga tetesan keringat yang menetes adalah bagian dari perjuangan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

“Ini adalah perang. Perang melawan rasa malas,” tuturnya.

Ia mengaku, sejak terjun dan berbaur langsung dengan TNI, ia banyak belajar tentang disiplin dan menghargai setiap waktu untuk memberikan perubahan di masyarakat.

“Semakin kesininya aktivitas kami lebih teratur, dari bangun tidur sampai tidur lagi itu benar-benar seperti terjadwal,” jelasnya.

Awalnya Aisyah berpikir bahwa hari-harinya bersama TNI di TMMD 108 akan diisi dengan kegiatan yang keras, setiap saat selalu dimarah dan ditekan, tetapi setelah mengenal lebih jauh TNI, Ia sadar bahwa TNI adalah saudara tempat berbagi dan belajar.

Hal yang sama yang diungkapkan oleh mahasiswa lainnya, Khusnul Khotimah, Mahasiwa smester tujuh asal Desa Sapugara itu juga mengaku hari-harinya selama di TMMD 108 sangat berkualitas dan selalu punya target dalam pencapaiannya.

“Senangnya bisa belajar dari TNI, kami belajar disiplin dan menghargai waktu di sini, semua TNI baik dan welcome,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa KKN bersama TNI di TMMD 108 Sumbawa Barat ini adalah pengalaman yang tak akan pernah terulang dalam sejarah hidupnya.

“Ini pasti akan kami kenang selama hidup kami, pelajaran dari TNI akan membuat hidup kami ke depannya lebih baik,” katanya.

Danrem 162/WB Resmikan Sumur Bor Dan Serahkan Bantuan Keramik Untuk Masjid Di Desa Sengkol

45b54bdd-8849-47d6-889c-ecaf9719ad37

Lombok tengah – Korem 162/WB sebagai satuan kewilayahan salah satu tugas pokok dalam operasi militer selain perang yakni membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bentuk kegiatan dilaksanakan melalui kegiatan pembinaan teritorial, memberdayakan segala potensi yang ada di wilayah, salah satunya dengan karya bakti atau bakti sosial kemasyarakatan seperti yang dilaksanakan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bekerjasama dengan Lombok Chapter BBMCC Indonesia meresmikan sumur bor di Dusun Ende dan menyerahkan bantuan keramik untuk masjid Al-Falah Dusun Piyang Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (15/07/2020).

Dalam wawancaranya bersama awak media, Danrem 162/WB menyampaikan, jajaran Korem 162/WB bekerjasama dengan Lombok Chapter melaksanakan bakti sosial di desa Sengkol mulai dari pembuatan sumur bor lengkap sampai dengan bisa dioperasionalkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat sebanyak 300 KK desa Setempat. “Syukur Alhamdulillah, sumur bor ini sudah seminggu beroperasi memenuhi kebutuhan air bersih untuk masayarakat, sebelum kegiatan ini kami juga berkesempatan menyerahkan bantuan keramik sebanyak 100 dus untuk Masjid Al-Falah Dusun Piyang” ungkapnya.

0b6a2c91-2f79-4736-b080-bd0bde15e509

Danrem berharap, dengan adanya sedikit bantuan keramik dapat memperlancar pembangunan Masjid Al-Falah sehingga segera dapat digunakan untuk kepentingan ibadah masyarakat setempat, begitu pula dengan adanya sumur bor semoga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat setempat, karena air adalah salah satu komponen utama dalam kehidupan sehari-hari.

Terkait hal itu, Jenderal Bintang Satu itu berpesan kepada Kepala Desa dan seluruh masyarakat Desa Sengkol agar menjaga kelestarian alam dengan tidak menebang pepohonan di bukit dan hutan yang ada di wilayah Desa Sengkol, sehingga air hujan yang turun ke bumi bisa diserap dan ditampung oleh tumbuhan-tumbuhan kemudian serapan tersebut masuk ke sumber air dan kelak menjadi sumber mata air yang bermanfaat selama-lamanya untuk masyarakat Desa Sengkol.

ee4dc2ee-36dd-4ee9-8bae-b7b1ed10c0b5

Vice President BBMCC Indonesia Lombok Chapter, I Wayan Gde Geredek menyampaikan, atas nama Lombok Chapter mengucapkan terimakasih kepada Danrem 162/WB yang juga merupakan member dari BBMCC Indonesia sudah berkenan meresmikan sumber air bersih bagi masyarakat di Dusun Ende Desa Sengkol. “Semoga sumber air ini bermanfaat lebih untuk semua masyarakat dan semoga kedepannya kita akan bantu lagi, mudah-mudahan,” harapnya.

Sedangkan Kepala Desa Sengkol, Satria Wijaya Sarap menyampaikan, atas nama masyarakat Dusun Ende dan Dusun Piyang Desa Sengkol mengucapkan terimakasih kepada BBMCC Indonesia dan Danrem 162/WB atas bantuan sumur bor yang diresmikan pagi hari ini di Dusun Ende serta sumbangan keramik 100 meter untuk Masjid Al-Falah dusun Piyang. “Tentu masyarakat kami sangat terbantu dan sumur bor ini akan sangat bermanfaat memenuhi kebutuhan air bersih bagi 300 KK warga masyarakat dusun Piyang,” tuturnya.

b2a27414-4d70-4e5c-afa2-286026519b03

Hadir pada kegiatan tersebut Kasiter Kasrem 162/WB Letkol Inf Budi Rahmawan, Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., Dantim Intelrem 162/WB, Danramil 1620-02/Pujut, Masyarakat Desa Sengkol serta Anggota BBMCC Indonesia Lombok Chapter.

Dandim 1628 Sumbawa Barat Ajak Semua Pihak Sukseskan Lomba Kampung Sehat Putus Mata Rantai Covid-19

ksb

Sumbawa Barat – Dandim 1628/SB, Letkol CZI Eddy Oswaronto ST mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam mensukseskan lomba Kampung Sehat yang diinisiasi oleh Kapolda Nusa Tenggara Barat dan new normal life atau adaptasi tatanan hidup baru.

Khususnya kepada anggota TNI Polri dan Agen Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR), Dandim meminta benar-benar harus maksimal dalam menggerakan masyarakat untuk disipilin menerapkan protokol kesehatan.

“Lomba kampung sehat ini adalah inovasi Kapolda NTB untuk mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam menyambut new normal,” kata Dandim saat apel bersama menyambut lomba kampung sehat menuju KSB sehat di lapangan kantor Bupati setempat, Selasa (14/7).

Ia meminta kepada seluruh pihak agar tetap semangat dan tetap mempertahankan kewaspadaan dan kepedulian terhadap penyebaran covid-19.

ksb2
ksb1

Menurutnya, melalui lomba kampung sehat adalah salah satu inovasi strategis untuk hidup di tengah pandemi covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Fungsi agen PDPGR, Bhabinkamtibmas dan Babinsa sangat signifikan dalam membantu suksesnya lomba kampung sehat, karena tiga unsur tersebut bersama masyarakat telah terbiasa bersinergi dalam pembangunan daerah.

“Kita sama-sama tau tiga unsur ini sudah terbiasa bersinergi seperti pada program jambanisasi, rehabilitasi rumah tidak layak huni, dan proses rehab rekon rumah terdampak gempa,” ungkap Dandim.

Oleh karenanya, ia meminta peran aktif tiga unsur ini dapat maksimal dalam suksesnya kampung sehat serta pendisiplinan penerapan protokol kesehatan.

“Mari kita bahu membahu semangat membangun kampung sehat menuju new normal life menuju KSB sehat,” ajak Dandim.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin juga meminta seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung lomba kampung sehat untuk menyambut tatanan hidup baru.

Menurut Bupati, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tidak bisa sendiri dalam membendung Penyebaran Covid-19, ia mengajak seluruh pihak berpartisipasi aktif dalam memutus mata rantai covid-19.

“Salah satu ikhtiar kita dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 adalah dengan lomba kampung sehat,” kata Bupati.

Dengan lomba ini, tambahnya, masyarakat akan diajarkan hidup berdampingan atau di tengah-tengah covid-19 tetapi tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Bangga, Perguruan Silat Naga Putih Binaan Kodim 1615/Lotim Tampil Pada Apel Besar Tiga Pilar

f2a4be71-62d4-4211-a0a3-649c63c411f9

Lombok Timur – Perguruan silat Naga Putih binaan Kodim 1615/Lotim tampil sempurna dalam paragaannya di halaman Kantor Gubernur NTB. Keindahan seni bela diri pencak silat yang ditampilkan pada Apel Besar Tiga Pilar dalam rangka perang melawan Covid-19 di Provinsi NTB mampu menarik perhatian peserta apel.

Demikian disampaikan Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., seusai mengikuti Apel Besar Tiga Pilar Kesiapsiagaan melawan penyebaran Covid-19 di halaman Bupati Lotim, Selasa (14/7).

Berdasarkan laporan, lanjut Agus Donny, pencak silat binaan Kodim tersebut menampilkan jurus silat naga putih secara perorangan dan berkelompok menggunakan senjata dan tangan kosong.

“Diakhir penampilannya, pesilat putra memperagakan aksi bertarung dengan senjata tajam yang cukup menegangkan sehingga mendapat applaus dari Gubernur NTB dan para peserta apel,” kata Dandim.

Alumnus Akmil 2001 tersebut juga berharap kepada para atlet pesilat Naga Putih untuk terus meningkatkan kemampuan dengan menambah waktu latihan dengan lebih disiplin.

“Tetap semangat, teruslah berlatih dan berlatih untuk menjadi atlet yang mampu membawa nama baik daerah pada event-event tingkat daerah, nasional dan bahkan internasional,” imbuh Dandim.

Acara pertunjukan seni bela diri silat juga di ikuti oleh perguruan yang disaksikan langsung Gubernur NTB Dr. Zulkiflimasyah, Wakil Gubernur NTB Hj. Siti Rohmi Nur Jalilah, Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal, S.IK., Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani S. Sos. SH. M.Han., Forkopimda Mataram dan Lobar, PJU Polda NTB, para Kasi Korem 162/WB dan FKPD Pemprov NTB.

Forkopimda NTB Pimpin Apel Tiga Pilar Untuk Mentriger Satgas Gugus Tugas Covid-19 Agar Lebih Optimal Dalam Upaya Percepatan Penanganan Dan Putus Matarantai Covid-19

IMG-20200714-WA0016

Mataram – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, bersama Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S. Sos., S.H., M.Han., dan Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H., memimpin Apel Tiga Pilar dalam rangka melawan Covid-19 di NTB, khususnya di Kota Mataram dan Lombok Barat, bertempat di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB Kota Mataram, Selasa (14/7/2020)

Apel tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Sekda NTB Drs. H. L. Gita Aryadi, M.Si, Wali Kota Mataram dan Bupati Lombok Barat. Apel tiga pilar ini juga diikuti Babinsa, Polmas dan Kepala desa/Lurah se-Kota Mataram dan se-Kabupaten Lombok Barat ini merupakan kolaborasi antara TNI, POLRI dan Pemerintah Daerah dalam upaya perang memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di NTB. Terutama Kota Mataram dan Lombok Barat.

Gubernur NTB dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya menekan angka penyebaran Covid-19. Dengan kurva penyebaran yang belum melandai khususnya di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, diperlukan ikhtiar bersama seluruh pihak untuk mempercepat penanganan pandemi ini. Bahkan menurutnya, Covid-19 sudah menemukan bentuk dan cara lain dalam penularannya, maka kewaspadaan dan kedisiplinan terhadap protokol Covid-19 harus ditingkatkan.

Terkait hal itu, Gubernur mengajak kepada seluruh peserta apel bahwa menekan penyebaran Covid-19 di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat merupakan tanggungjawab bersama, oleh karena itu, sinergi dan strategi yang tepat untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Mataram dan Lombok Barat harus segera ditunaikan.

Sedangkan Kapolda NTB mengatakan, bahwa Tiga pilar yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa atau Lurah ini adalah orang-orang terpilih dan merupakan pasukan khusus yang paling bersentuhan dengan masyarakat, karena keterbatasan jangkauan dari unsur Forkopimda maka diharapkan tiga pilar untuk terus bekerja tanpa lelah bergotong royong, saling membantu, bahu membahu untuk memacu partisipasi masyarakat, meningkatkan daya cegah dan menghimbau masyarakatnya untuk patuh kepada protokol covid-19.

“Saya, Pak Danrem, Pak Gubernur dan Seluruh unsur Forkopimda, sangat terbatas jangkauannya, oleh karena itu kami berharap Bapak/Ibu tiga pilar ini untuk tidak pernah berhenti meningkatkan daya cegah masyarakat, menghimbau masyarakatnya untuk patuh kepada protokol covid-19,” ujarnya.

Senada dengan Gubernur dan Kapolda NTB, selanjutnya Danrem 162/WB mengatakan, apel tiga pilar yang diinisiasi Forkopimda NTB ini sangat luar biasa merupakan salah satu upaya nyata untuk mentriger Satgas Gugus Tugas Covid-19 khususnya para Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa atau Lurah, Camat, Kapolsek dan Danramil yang berada di pintu utama dari masyarakat yang ada di wilayah NTB khususnya yang ada di Mataram maupun Lombok Barat.

“Sesuai dengan Perintah Pangdam IX/Udayana, jajaran Korem 162/WB tidak akan pernah lelah terus mendukung Gugus Tugas Provinsi maupun Gugus Tugas Kabupaten/Kota di wilayah NTB sampai dengan permasalahan covid-19 ini selesai,” pungkasnya.

Menurut Brigjen TNI Rizal Ramdhani, tiga pilar ini adalah kunci keberhasilan dari jajaran di wilayah khususnya di desa maupun Kecamatan, apabila bersinergi dan selalu kompak dalam melaksanakan tugas bersama-sama maka insyaa Allah wilayah NTB khususnya Kota Mataram dan Lombok Barat akan terbebas dari covid-19.

“Berdayakan seluruh stakeholder atau kemampuan yang ada di wilayah masing-masing untuk memutus rantai penyebaran covid-19,” tutupnya.

Untuk diketahui, Kegiatan serupa juga dilaksanakan di seluruh Kodim Jajaran Bersama Steakholder di wilayah masing-masing.

Danrem 162/WB : Apel Tiga Pilar Untuk Mentriger Satgas Gugus Tugas Covid-19 Agar Lebih Optimal Dalam Upaya Percepatan Penanganan Covid-19

IMG-20200714-WA0016

Mataram – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, bersama Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S. Sos., S.H., M. Han dan Kapolda NTB, Irjen. Pol. Muhammad Iqbal memimpin Apel Tiga Pilar dalam rangka melawan Covid-19 di NTB, khususnya di Kota Mataram dan Lombok Barat, bertempat di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB Kota Mataram, Selasa (14/7/2020)

Apel tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Sekda NTB, Drs. H. L. Gita Aryadi, M.Si, Wali Kota Mataram dan Bupati Lombok Barat. Apel tiga pilar ini juga diikuti Babinsa, Polmas dan Kepala desa/Lurah se-Kota Mataram dan se-Kabupaten Lombok Barat ini merupakan kolaborasi antara TNI, POLRI dan Pemerintah Daerah dalam upaya perang memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di NTB. Terutama Kota Mataram dan Lombok Barat.

Gubernur NTB dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya menekan angka penyebaran Covid-19. Dengan kurva penyebaran yang belum melandai khususnya di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, diperlukan ikhtiar bersama seluruh pihak untuk mempercepat penanganan pandemi ini. Bahkan menurutnya, Covid-19 sudah menemukan bentuk dan cara lain dalam penularannya, maka kewaspadaan dan kedisiplinan terhadap protokol Covid-19 harus ditingkatkan.

IMG-20200714-WA0020

Terkait hal itu, Gubernur mengajak kepada seluruh peserta apel bahwa menekan penyebaran Covid-19 di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat merupakan tanggungjawab bersama, oleh karena itu, sinergi dan strategi yang tepat untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Mataram dan Lombok Barat harus segera ditunaikan.

Sedangkan Kapolda NTB mengatakan, bahwa Tiga pilar yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa atau Lurah ini adalah orang-orang terpilih dan merupakan pasukan khusus yang paling bersentuhan dengan masyarakat, karena keterbatasan jangkauan dari unsur Forkopimda maka diharapkan tiga pilar untuk terus bekerja tanpa lelah bergotong royong, saling membantu, bahu membahu untuk memacu partisipasi masyarakat, meningkatkan daya cegah dan menghimbau masyarakatnya untuk patuh kepada protokol covid-19.

“Saya, Pak Danrem, Pak Gubernur dan Seluruh unsur Forkopimda, sangat terbatas jangkauannya, oleh karena itu kami berharap Bapak/Ibu tiga pilar ini untuk tidak pernah berhenti meningkatkan daya cegah masyarakat, menghimbau masyarakatnya untuk patuh kepada protokol covid-19,” ujarnya.

Senada dengan Gubernur dan Kapolda NTB, selanjutnya Danrem 162/WB mengatakan, apel tiga pilar yang diinisiasi Forkopimda NTB ini sangat luar biasa merupakan salah satu upaya nyata untuk mentriger Satgas Gugus Tugas Covid-19 khususnya para Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa atau Lurah, Camat, Kapolsek dan Danramil yang berada di pintu utama dari masyarakat yang ada di wilayah NTB khususnya yang ada di Mataram maupun Lombok Barat.

IMG-20200714-WA0013

“Sesuai dengan Perintah Pangdam IX/Udayana, jajaran Korem 162/WB tidak akan pernah lelah terus mendukung Gugus Tugas Provinsi maupun Gugus Tugas Kabupaten/Kota di wilayah NTB sampai dengan permasalahan covid-19 ini selesai,” pungkasnya.

Menurut Brigjen TNI Rizal Ramdhani, tiga pilar ini adalah kunci keberhasilan dari jajaran di wilayah khususnya di desa maupun Kecamatan, apabila bersinergi dan selalu kompak dalam melaksanakan tugas bersama-sama maka insyaa Allah wilayah NTB khususnya Kota Mataram dan Lombok Barat akan terbebas dari covid-19.

“Berdayakan seluruh stakeholder atau kemampuan yang ada di wilayah masing-masing untuk memutus rantai penyebaran covid-19,” tutupnya.

Untuk diketahui, Kegiatan serupa juga dilaksanakan di seluruh Kodim Jajaran Bersama Steakholder di wilayah masing masing.

Sasaran Fisik TMMD 108 Sumbawa Barat Capai Progres Yang Signifikan

IMG-20200713-WA0030

Sumbawa Barat – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 yang dilaksanakan di Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat telah memasuki hari ke 13.

Hingga Senin (13/7), enam sasaran fisik yang dibangun para personil TNI, dibantu Polri dan masyarakat setempat di TMMD ini menunjukan peningkatan yang signifikan.

Bahkan pencapian tersebut menuai pujian dari sejumlah tokoh masyarakat dan Kepala Desa setempat.

“Alhamdulillah kami senang melihat progres pembangunan yang sangat cepat ini,” ungkap Kepala Desa Seminar Salit, Khairuddin, yang ditemui di lokasi TMMD, Senin.

IMG-20200713-WA0029

Menurutnya progres yang baik ini dapat dicapai karena semangat yang tak pernah pudar yang diperlihatkan personel TNI, Polri, karyawan Pemerintah Daerah dan masyarakat setempat.

“Masyarakat di sini sangat senang dengan pencapaian ini, sangat cepat,” ungkap Kades.

Hingga hari ini, perkembangan pembangunan sasaran fisik seperti pembukaan jalan strategis berukuran panjang 970 meter dan lebar empat meter telah mencapai 56 persen.

Sementara pembangunan talud sepanjang 200 meter mencapai 72 persen dan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) 50 persen serta rehab satu unit RTLH mencapai 48 persen.

IMG-20200713-WA0028

Dua sasaran fisik yang menunjukan progres yang sangat siginifikan adalah pembangunan masjid berukuran 15 X 12 meter di Dusun Batu Melik yang telah mencapai 68 persen dan pembuatan plat deker 86 persen.

Selain sasaran fisik, tiga sasaran non fisik telah dilakukan yakni penyuluhan tentang penanggulangan penyebaran covid-19, sosialisasi pemasangan tempat cuci tangan dan sosialisasi cara hidup sehat.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 108 Kodim 1628/SB, Letkol CZI Eddy Oswaronto ST saat ditemui di Taliwang, Senin, mengapresiasi personel TNI Polri dan masyarakat yang bahu-membahu bergotong royong dalam pembangunan program TMMD.

“Alhamdulillah, ini berkat kerjasama anggota dan masyarakat sehingga pembangunannya menunjukan perkembangan yang signifikan,” ungkap Eddy.

Ia berharap, semangat dan sinergitas anggota TNI, Polri dan masyarakat ini terus dilakukan sehingga pembangunan dalam TMMD ini dapat diselesaikan sebelum target yang ditetapkan yakni 29 Juli 2020 mendatang.

“Jaga terus semangat dan sinergitas ini, walaupun TMMD selesai, semangat ini harus tetap ada,” tutur Dandim.

Ini Penekanan Danrem 162/WB Saat Pimpin Sidang Parade, Catar Akademi Militer 2020 Sub Panda NTB

IMG-20200713-WA0017

Mataram – Sebanyak 29 peserta seleksi Calon Taruna Akademi Militer TA. 2020 Sub Panda NTB melaksanakan Sidang Parade Tingkat Pertama dipimpin langsung oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani., S.Sos. S.H. M.Han., bertempat di Gedung Sudirman Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Senin (13/7/2020).

Sejak tanggal 2 Juli sampai 12 Juli 2020 para peserta telah mengikuti beberapa tahap seleksi tingkat pertama yang terdiri dari pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan, tes kesemaptaan jasmani dan postur.

Saat membuka sidang parade, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani., S.Sos. S.H. M.Han., menyampaikan, TNI Angkatan Darat senantiasa berupaya untuk memperbaiki SDM dan kualitas Prajurit. Oleh karena itu, Pimpinan TNI memberikan atensi yang sangat besar terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia secara dini melalui tahap penyaringan yang meliputi Aspek Administrasi, Kesehatan, Mental Ideologi, Psikologi, Kemampuan Jasmani guna memperoleh calon prajurit yang potensial, cerdas dan memiliki integritas kepribadian serta kemampuan fisik yang prima dan mampu mendukung pelaksanaan tugas TNI dimasa depan.
IMG-20200713-WA0015

“Untuk mendapatkan kriteria yang telah ditetapkan, maka dalam setiap proses penyaringan dilaksanakan secara selektif, obyektif dan transparan,” ucapnya.

Lebih lanjut Danrem menjelaskan, Sidang Parade yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mendapatkan calon Taruna Akademi Militer yang berkualitas dan memenuhi semua aspek persyaratan yang ditetapkan oleh Pimpinan TNI, maka obyektivitas harus kita jadikan sebagai acuan utama, sehingga dalam kegiatan parade ini dapat menghasilkan keputusan yang adil, jujur, obyektif, transparan dan akuntabel.

IMG-20200713-WA0014

“Kita hanya menginginkan calon berkualitas, memenuhi persyaratan dan yang terbaiklah berhak lulus,” tegasnya.

Terkait hal itu, Danrem mengungkapkan bahwa dari 29 peserta seleksi Sub Panda NTB yang diparadekan hari ini akan dipilih 24 orang terbaik untuk mengikuti seleksi Panda Kodam IX/Udayana di Denpasar bersama dengan peserta seleksi lain yang berasal dari Bali dan NTT.

“Tentunya akan menjalani pemeriksaan yang lebih ketat, berkompetisi dengan pesaing-pesaingnya dari daerah lain untuk lolos ke seleksi tingkat pusat di Magelang,” pungkasnya.

Melalui sidang parade ini, Danrem berharap nantinya dapat menyaring dan menghasilkan Calon-calon Taruna Akmil terbaik yang benar-benar memiliki kualitas dan memenuhi semua aspek persyaratan yang ditetapkan oleh Pimpinan TNI, sehingga mereka yang akan menjadi duta NTB dapat bersaing ketat dengan peserta-peserta dari daerah lain pada seleksi tahap berikutnya di tingkat Panda dan tingkat pusat.