Category Archives: Artikel

KOREM 162/WB AKHIRI KEGIATAN MINGGU MILITER DENGAN KARYA BHAKTI MASSAL

Minggu militer yang dilaksanakan setiap bulan oleh jajaran Korem 162/WB pada minggu keempat ini, tidak hanya bertujuan untuk mengingatkan kembali para prajurit mengenai ilmu-ilmu dasar kemiliteran saja, namun juga untuk memberikan wawasan serta pengetahuan kepada seluruh prajurit sehingga prajurit-prajurit yang ada di jajaran Korem 162/WB mampu menjadi prajurit profesional yang dicintai oleh rakyat. Sejak tanggal 20 Nopember 2017 prajurit jajaran Korem 162/WB melaksanakan berbagai kegiatan minggu militer baik yang berupa kegiatan fisik maupun nonfisik seperti kegiatan Long Mars dan penyampaian berbagai materi/ilmu kemiliteran seperti Longmalap, dan navigasi darat, kemudian pada hari Jum’at 24 Nopember 2017  kegiatan Minggu militer dijajaraan Korem 162/WB diakhiri dengan kegiatan karya bhakti massal di wilayah Desa pengendep Kec. Keruak Kab. Lotim. Dipilihnya Desa Pengendep Kec. Keruak Kab. Lotim ini sebagai lokasi karya bhakti massal, mengingat Desa ini beberapa waktu yang lalu dilanda bencana banjir yang memporak porandakan Desa. Meskipun saat ini banjir sudah tidak menggenangi Desa Pengendap namun dampak dari bencana banjir ini sangat dirasakan oleh masyarakat, banyak rumah mereka yang hancur akibat diterjang banjir, fasilitas umum juga mengalami kerusakan dan tentunya sampah yang dibawa oleh banjir tersebut menjadi salah satu permasalahan bagi warga. Untuk itu kegiatan karya bhakti yang diikuti oleh seluruh prajurit jajaran Korem 162/WB se pulau Lombok, anggota Lanal Mataram, anggota Lanud rembiga,  anggota Polres Lotim, Sub Den Brimob Polda NTB, Sat Pol PP, Ibu Dharma Pertiwi Daerah J, Ibu-Ibu Bayangkari Polda NTB dan instansi terkait lainnya serta mahasiswa dan masyarakat setempat ini diharapkan dapat memulihkan kembali kondisi Desa Pengendep seperti semula, sehingga masyarakat dapat menjalani hidup dan beraktivitas seperti semula lagi. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A, berjalan lancar. Dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB mengatakan bahwa kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan ini selain merupakan salah satu kegiatan minggu militer, juga merupakan wujud kepedulian TNI dan Polri terhadap masyarakat, karena TNI akan selalu ada untuk membantu meringankan beban masyarakat, hal tersebut sesuai dengan tema pelaksanaan minggu militer yaitu “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”. Danrem juga menghimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling membantu sesama, karena bantuan sekecil apapun akan sangat berarti bagi mereka yang sedang mangalami musibah dan dengan bergotong royong seperti yang kita laksanakan pada hari ini maka segala bentuk pekerjaan pasti dapat segera terselesaikan. Danrem juga akan terus memerintahkan para anggotanya untuk membantu memulihkan kembali kondisi Desa yang saat ini masih berantakan akibat banjir, bersama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya, TNI juga akan membantu memperbaiki sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir. Keberadaan TNI khususnya anggota jajaran Korem 162/WB dilokasi untuk membantu masyarakat korban bencana sejak saat terjadi banjir hingga saat ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, selain bantuan evakuasi, anggota jajaran Korem 162/WB juga membantu menyediakan dapur umum dan bantuan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terkena bencana.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Dharma Pertiwi Daerah J  Ny. Sally Makruf juga memberikan bantuan kepada korban banjir berupa sembako, peralatan sekolah dan obat-obatan serta santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Ny Sally Makruf menyampaikan kepada para korban agar tabah menghadapi cobaan, karena dibalik duka yang kita hadapi pasti ada hikmah yang dapat kita petik, tetaplah semangat dan jangan lupa untuk terus berdoa sehingga musibah ini tidak terjadi lagi. Setelah kegiatan karya bhakti selesai, Danrem 162/WB beserta seluruh peserta karya bhakti melaksanakan Sholat Jum’at berjamaah di Masjid  Subulul Istiqomah, Desa Sepapan Kec. Keruak Kab. Lotim.

 

 

 

 

 

 

 

 

DUSUN PALIKARAWE BERSINAR, PASCA KARYA BHAKTI KODIM 1614/DOMPU

Komando Distrik Militer 1614/Dompu, sukses melaksanakan kegiatan Karya Bhakti TNI di Dusun Palikarawe, Desa Mbawi, Kecamatan Dompu.

Dibawah komando langsung Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan pada tanggal 22 Nopember 2017 oleh anggota Kodim 1614/Dompu berjalan dengan lancar.  Para anggota Kodim ini menyelesaikan berbagai kegiatan seperti pengecetan Masjid, pembangunan tower air Masjid, dan pemasangan mesin pompa air di Masjid. Hal tersebut dilaksanakan mengingat selama ini masyarakat kesulitan untuk mengambil air wudhu karena mesin pompa air tidak ada, namun dengan adanya kegiatan karya bhakti ini,  kesulitan  tersebut sudah tidak dialami  lagi oleh masyarakat.

Selain menyelesaikan pembangunan beberapa sarana dan prasarana umum tersebut, dengan menggunakan seragam loreng, anggota Kodim Dompu juga melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan, serta perbaikan dan pembuatan pagar perumahan warga.

Menurut Dandim, dipilihnya Dusun Palikarawe sebagai pusat kegiatan karya bhakti, karena Dusun tersebut kondisinya perlu mendapat perhatian serius untuk dibenahi, maka kegiatan karya Bhakti sangat cocok untuk dilaksanakan disitu,“ ujar dia saat meninjau langsung kegiatan anggotanya.

Fakta dilapangan menunjukan, kondisi Dusun Palikarawe yang tidak begitu jauh dari kota namun keadaan lingkungannya masih jauh dari kebersihan, terlihat kumuh dan tidak menampakan keindahan. Selain itu, bangunan atau tempat ibadah seperti Masjid masih sangat perlu untuk dibenahi.

Alhasil, berkat adanya kegiatan sosial dari Kodim ini, kondisi lingkungan Dusun Palikarawe sudah bersih dan bersinar, serta terlihat rapi.

 

Danrem 162/WB Dampingi Gubernur NTB Tinjau Korban Banjir Lombok Timur

WhatsApp Image 2017-11-21 at 14.33.36Gubernur NTB Dr. TGH. Zainul Majdi M.A., didampingi Danrem 162/WB Kolonel Inf  H. Farid Makruf, M.A., dan Dandim 1615/Lotim Letkol Agus Setiandar, S.IP., meninjau secara langsung dampak banjir dan para korban banjir bandang di Kabupaten Lombok Timur pada Selasa (21/11).

 

Banjir bandang yang terjadi pada hari Sabtu malam (18/11) kemarin di Kecamatan Keruak mengakibatkan ratusan rumah warga dan tempat ibadah rusak terendam banjir.

WhatsApp Image 2017-11-21 at 14.33.43

Pada kesempatan tersebut Gubernur NTB menghimbau kepada anggota TNI, Polri, Basarnas dan relawan untuk segera membantu para korban membersihkan rumah-rumah warga yang terkena banjir mengingat masih adanya endapan lumpur maupun barang-barang yang terbawa air yang masih berserakan.

WhatsApp Image 2017-11-21 at 14.34.27

Selain itu Gubernur NTB juga melaksanakan tatap muka dengan masyarakat yang terkena musibah banjir dan memberikan bantuan berupa makanan, obat-obatan, air bersih maupun kebutuhan lainnya yang dianggap perlu untuk meringankan beban warga menghadapi musibah.

WhatsApp Image 2017-11-21 at 11.44.58

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB bersama Dandim 1615/Lombok Timur juga melakukan peninjauan ditempat berbeda yang juga terkena banjir bandang di Desa Pandan Dure dan Desa Suwangi Kecamatan Sakra Kab. Lombok Timur.WhatsApp Image 2017-11-21 at 14.33.44

 

Danrem 162/WB meminta kepada Dandim 1615/Lotim berserta jajarannya untuk segera merealisasikan apa yang diminta oleh Gubernur NTB untuk membantu melakukan pembersihan dan penataan baik dirumah-rumah warga, tempat ibadah maupun fasiltas umum dan terus memantau perkembangan selanjutnya mengingat curah hujan masih tinggi di beberapa wilayah.WhatsApp Image 2017-11-21 at 14.34.08

 

 

 

 

Lima Perwira Kesatria Sejati TNI

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 , 06:57:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

HARI Minggu 19 November 2017 di Tembagapura, Papua telah terjadi suatu peristiwa luar biasa yang mengharukan dan membanggakan. 58 prajurit TNI diberi kenaikan pangkat luar biasa karena berhasil membebaskan 1.300 warga yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB). Namun,  lima perwira TNI menolak kenaikan pangkat luar biasa tersebut.

Kesatria Sejati

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa kelima perwiranya menolak dinaikkan pangkat karena mereka menganggap tidak pantas mendapatkan penghargaan sebesar itu, sebab keberhasilan operasi pembebesan sandera di Kampung Banti dan Kimbeli, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua adalah milik anak buahnya.

Kelima perwira berjiwa kesatria sejati tersebut adalah Lettu Inf Shofa Amrin Fajrin selaku Komandan Bantuan Kompi Senapan B; Lettu Inf Agung Damar P selaku Danunit 2/1/1/13 Kopassus; Lettu Inf Sukma Putra Aditya selaku Danunit 2 Bakduk 812 Sat-81 Kopassus; Kapten Inf Sandra SP selaku Danki Intai Tempur; dan Lettu Inf Akhmad Zainuddin selaku Danton Taipur 1/A.

Usai memimpin upacara kenaikan pangkat di Kampung Utikini, Tembagapura, Panglima menjelaskan bahwa kelima perwira tersebut menyampaikan sendiri kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Mulyono bahwa mereka tidak bersedia menerima penghargaan. Sebab, menurut mereka, keberhasilan operasi pembebasan sandera di wilayah Tembagapura adalah keberhasilan anak buahnya dan sudah menjadi tanggung jawab mereka sebagai komandan memimpin operasi.

Setelah menolak kenaikan pangkat, kelima perwira TNI tersebut mengaku siap bertanggung jawab jika operasi militer pembebasan sandera yang dilaksanakan beberapa hari lalu gagal.  Mendengar pernyataan tersebut , Gatot mengaku terharu dan bangga terhadap sikap kestria kelima perwiranya. Meski mereka menolak naik pangkat, Gatot menyatakan bahwa dirinya sebagai pimpinan TNI tetap akan memperhatikan dan mengapresiasi keberhasilan anak buahnya. “Tetapi kami juga akan memperhatikan pendidikan mereka.

Jadi mereka tidak mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa bukan karena bukan haknya, tetapi karena mereka menolak dengan alasan bahwa keberhasilan hanya milik anak buah dan kegagalan menjadi tanggung jawab mereka “demikian ungkap Panglima TNI, Gatot Nurmantyo.

Anugerah MURI

Bagi saya pribadi, peristiwa penolakan tersebut merupakan suatu peristiwa langka yang secara mengharukan dan membanggakan mengungkap makna kekesatriaan sejati  yang layak menjadi suri teladan bukan hanya bagi para perwira TNI namun bagi segenap warga bangsa Indonesia.

Suatu sikap kesatria sejati yang seharusnya menjadi suri teladan bagi segenap warga bangsa Indonesia untuk senantiasa bersikap rendah hati dengan lebih mengedepankan tanggung jawab serta mengutamakan kewajiban dalam mengabdikan diri bagi kepentingan negara, bangsa dan rakyat Indonesia ketimbang kepentingan diri sendiri.

Sikap menolak kenaikan pangkat jelas jauh lebih mulia ketimbang misalnya sikap menolak mengundurkan diri. Maka sebagai Ketua Umum MURI, saya memutuskan bahwa adalah hukumnya wajib bagi MURI untuk dengan penuh kerendahan hati mempersembahkan anugerah penghargaan MURI kepada lima kesatria sejati TNI yaitu Lettu Inf Shofa Amrin Fajrin selaku Komandan Bantuan Kompi Senapan B; Lettu Inf Agung Damar P selaku Danunit 2/1/1/13 Kopassus; Lettu Inf Sukma Putra Aditya selaku Danunit 2 Bakduk 812 Sat-81 Kopassus; Kapten Inf Sandra SP selaku Danki Intai Tempur; dan Lettu Inf Akhmad Zainuddin selaku Danyon Taipur 1/A yang telah mempersembahkan suri teladan sikap adhiluhur menolak kenaikan pangkat dengan alasan bahwa keberhasilan hanya milik anak buah dan kegagalan menjadi tanggung jawab pemimpin. HIDUP TENTARA NASIONAL INDONESIA![*]

Penulis adalah Pendiri MURI sebagai Lembaga Penggelora Semangat Kebanggaan Nasional

Soliditas TNI-Polri Ciptakan Stabilitas Politik dan Keamanan

Pegang terus disiplin dan loyalitas agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) selalu solid, karena soliditas TNI dan Polri dapat menciptakan stabilitas politik dan keamanan serta bisa membuat pembangunan lancar.

Hal tesebut  dikatakan oleh  Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 1267 personel TNI, Polri  se-Pulau lombok  yang bertempat di Audotirium IPDN Praya Lombok Tengah Prov NTB, pada hari Senin 20 Nopember 2017.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa tahun 2018 adalah tahun politik, maka dari itu TNI-Polri jangan mau di adu domba oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Selama ini, keharmonisan hubungan TNI-Polri menjadi tolok ukur dan harus tetap dijaga,” ujarnya.

Dalam menghadapi tahun politik tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa potensi konflik gesekan di masyarakat sangat tinggi, masyarakat berharap kepada TNI-Polri harus bisa menjadi penengah. Untuk itu, dalam menghadapi Pilkada serentak  tahun 2018, TNI-Polri harus netral.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa pembangunan bangsa ini ditentukan oleh stabilitas keamanan dan politik, dan yang bisa membangun keamanan dan stabilitas politik adalah kebersamaan antara TNI-Polri. “TNI dan Polri merupakan dua tiang kokoh yang menyangga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Dihadapan ribuan personel TNI, Polri  Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kembali bahwa pada saat Presiden RI  (bapak Joko Widodo) memberikan pengarahan di Akademi Kepolisian Semarang, beliau mengatakan bahwa TNI dan Polri politiknya adalah politik Negara.  “Apa yang dilakukan TNI dan Polri tujuannya adalah untuk menjaga tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia,  harus taat kepada hukum dan sikapnya harus mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan segala-galanya serta taat kepada atasan,” jelasnya.

Sementara itu dihadapan awak media, Panglima TNI menyampaikan bahwa selama ini kebersamaan antara TNI dan Polri begitu indah serta soliditas TNI dan Polri itu merupakan dua tonggak yang kuat menjaga keutuhan NKRI. “Soliditas TNI dan Polri mewujudkan stabilitas keamanan dan stabilitas politik, maka pembangunan dan investasi akan berjalan serta pertumbuhan ekonomi akan meningkat,” ujarnya.

Dalam mengantisipasi kemungkinan akan adanya konflik yang terjadi saat Pilkada serentak 2018, Panglima TNI sudah memerintahkan para Pangdam dan para Danrem untuk melakukan pemetaan daerah-daerah yang kemungkinan akan terjadi konflik. “Sejak awal harus dinetralisir dan berkoordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat serta Kepolisian setempat,” Tegasnya.

Banjir Dadakan, Kodim 1615/Lotim Turun Bantu Masyarakat.

WhatsApp Image 2017-11-19 at 14.38.32 Beberapa minggu terakhir tanah Pulau Lombok diguyur hujan terus menerus mengakibatkan debet air bertambah. Khususnya di Kabupaten Lombok Timur terjadi banjir akibat guyuran hujan mulai dari pagi hingga malam hari, Sabtu (18/11).Personel Kodim 1615/Lotim dikerahkan untuk membantu korban banjir di Kecamatan Keruak dan Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur pada hari Minggu (19/11).

 

Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., menyampaikan seluruh  personel kodim saya kerahkan untuk bersama-sama membantu para korban, mulai dari Koramil 01 hingga 11.WhatsApp Image 2017-11-19 at 15.27.58

“Kondisi air saat ini sudah mulai berangsur-angsur surut, sedangkan personel Kodim masih membantu melaksanakan pembersihan fasilitas umum dan membantu pembersihan rumah warga yang terkena banjir”, tambahnya.

Dandim 1615/Lotim juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu tetap Waspada dan mengantisipasi adanya banjir susulan mengingat intesitas hujan masih  cukup  tinggi di semua daerah dan berharap agar seluruh lapisan masyarakat tetap saling membantu seperti kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini sehingga kita lebih mudah menyelesaikan setiap bentuk permasalah yang ada termasuk membantu penanggulangan dampak yang di timbulkan dari bencana banjir ini.WhatsApp Image 2017-11-19 at 15.28.04

Adapun warga yang terkena banjir langsung diungsikan ke tempat yang lebih aman dari banjir yaitu dilapangan Keruak dan membawa korban ke Puskesmas terdekat.

“Kodim juga akan menyiapkan seluruh personel untuk siap siaga dalam menghadapi situasi seperti ini, terlebih saat ini memang sudah terjadi banjir dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi di tempat-tempat lain di wilayah Kabupaten Lombok Timur ataupun diluar wilayah Kodim 1615/Lotim yang mengharapkan kehadiran kita untuk turun membantu masyarakat”, tutupnya.WhatsApp Image 2017-11-19 at 14.38.36

 

TINGKATKAN KEAMANAN, KODIM 1615/LOTIM LAKSANAKAN PATROLI KONGKOW-KONGKOW

Kodim 1615/Lotim terus berupaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah binaan dengan melakukan kegiatan Patroli bersama-sama dengan masyarakat, Sabtu (18/11).

 WhatsApp Image 2017-11-19 at 09.38.06“Kegiatan patroli kongkow-kongkow yang dilaksanakan secara serentak diseluruh Koramil-Koramil se Kodim 1615/Lotim dengan melibatkan personel Babinsa masing-masing Koramil bersama Babinkamtibmas, para pemuda dan masyarakat di desa binaan sebagai salah satu upaya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman masyarakat kabupaten Lombok Timur khususnya,’’ ungkap Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP.

 Ditambahkannya “selain memberi rasa aman dan nyaman warga, kegiatan patroli kongkow-kongkow juga dimaksudkan untuk menukar informasi tentang situasi yang sedang berkembang dan hangat baik di desa maupun di daerah setempat, juga untuk menyerap aspirasi maupun hal-hal yang bersifat menonjol di desa”.

 Kegiatan patroli kongkow-kongkow dilakukan dengan tidak melihat waktu, patroli dapat dilakukan sambil minum-minum kopi bersama warga setempat dengan kata lain berbaur dengan masyarakat agar komunikasi sosial dapat terjalin dengan baik.

KOORDINASI ADALAH SALAH SATU KUNCI SUKSES ATAU TIDAKNYA SETIAP PELAKSANAAN TUGAS

Korem 162/WB menyelengarakan serangkaian latihan penanganan bencana alam dilaksanakan selama kurang lebih 5 hari mulai dari tanggal 14 sampai dengan 18 Nopember 2017, yang diawali dengan kegiatan teori selama dua hari, drill tehknis selama satu hari dan drill taktis akan dilaksanakan selama dua hari. Dengan adanya kegiatan latihan diharapkan para anggota akan semakin profesional dalam menjalankan tugas, mengingat tidak ada prajurit yang hebat namun yang ada yaitu prajurit yang terlatih. Latihan yang telah berlangsung selama 5  mulai Selasa (14/11) hingga hari ini di Mataram.

WhatsApp Image 2017-11-17 at 13.45.06Kasiops Korem 162/WB  Letkol Inf Komang Agus, S.P., S.Sos. menyampaikan hari ini merupakan puncak  kegiatan latihan penanganan bencana alam yang dilaksanakan Korem 162/WB dengan latihan metode drill taktis sebagai pengabungan seluruh materi baik teori maupun praktek drill teknis yang dilaksanakan kemarin (16/11).

Ia menambahkan latihan drill taktis ini langsung dihadapkan seolah-olah dengan situasi keadaan medan yang sebenarnya dan dilaksanakan di dua tempat. Pertama untuk latihan penanggulangan banjir di Pantai Induk Desa kuranji Kec. Labuapi, sedangkan latihan penanggulangan bencana tanah longsor digunung pengsong Desa kuranji  Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat.

WhatsApp Image 2017-11-17 at 11.18.05Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf, M.A., yang hadir langsung menyaksikan latihan tanggap darurat bencana alam banjir, disela kegiatan tersebut sembari memberikan semangat membangkitkan moril kepada prajurit yang sudah beberapa hari melaksanakan latihan juga berkesempatan memberikan pengarahan yang intinya latihan ini bertujuan untuk melatih kemampuan, kesiapan Prajurit  Satuan di jajaran Korem 162/WB dan memberikan pengalaman tentang bagaimana penanganan bencana.

Selain itu Danrem 162/WB juga memberikan penjelasan tentang tata urutan atau prosedur yang dilakukan dalam penanganan bencana alam banjir, “mulai dari bagaimana para prajurit mendapat perintah, mengumpulkan keterangan atau informasi, koordinasi, pendirian posko, mengorganisir/pembagian tugas sesuai kelompok, pergeseran pasukan dari posko ketempat terjadinya bencana, melaksanakan tehnik pengamanan, melaksanakan prinsip-prinsip penyelamatan skala prioritas seperti disampaikan pemateri dari basarnas tentang evakuasi korban juga pendataan terhadap kemungkinan kerugian yang ditimbulkan akibat bencana”.

WhatsApp Image 2017-11-17 at 13.24.15Hal ini harus dilatihkan mengingat bencana alam bisa datang kapan saja dimana saja, dalam bentuk apa saja agar para Prajurit jajaran Korem 162/WB lebih siap mana kala dihadapkan dengan Tugas sebenarnya dalam tanggap darurat Penanggulangan Bencana Alam, ungkap Danrem.

“Adapun hal lain yang juga tidak kalah penting adalah melatih untuk membiasakan berkoordinasi antar instansi terkait sampai ketingat terkecil seperti tim atau unit mengingat koordinasi mudah diucapkan namun sering kali susah dalam pelaksanaan atau penerapan dilapangan, padahal kita ketahui bersama gagal atau  keberhasilan suatu kegiatan salah satunya didukung oleh koordinasi yang baik” tegas Danrem.

Hal menarik lainnya antusias warga pantai induk yang menyaksikan bahkan ikut membantu para Prajurit yang sedang melaksanakan latihan bahkan ada yang sampai menangis meneteskan air mata menyaksikan latihan serta keakraban para peserta latihan dengan masyarakat sekitar. Salah seorang warga setempat Inaq Sairah, 73 tahun menyampaikan rasa haru, bangga dan senang serta mendoakan agar bapak-bapak TNI senantiasa selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan serta tetap menjalin keakraban dengan masyarakat disekitar.

Asah Kemampuan Prajurit, Korem 162/WB Gelar Latihan Teknis

WhatsApp Image 2017-11-16 at 15.26.56Korem 162/WB menyelenggarakan latihan Drill Teknis penanggulangan bencana alam pada Kamis (16/11) di Lapangan Yonif 742/SWY Mataram. Sebelum pelaksanaan latihan Drill Teknis diawali dengan pemberian materi kepada seluruh peserta latihan yang diikuti oleh personel jajaran Korem 162/WB dan Kodim se Pulau Lombok tentang penanggulangan bencana alam selama dua hari oleh para pemateri. Adapun beberapa materi pokok dalam latihan drill teknis antara lain latihan mendirikan posko lengkap dengan sketsel data yang diperlukan, mendirikan dapur lapangan, latiha pergeseran pasukan dari posko ke daerah terjadinya bencana, latiahn mengevakuasi, latihan mengorganisr secara cepat tim evakuasi lapangan, latihan cara memberikan informasi/himbauan kepada masyarakat terkait bencana, latihan pendataan jumlah kerugian korban.

“Berbekal materi tersebut para peserta akan melaksanakan latihan drill teknis selama sehari”, ungkap Kasiops Rem 162/WB Letkol Inf Komang Agus, S.P., S. Sos. Setelah dua hari mendapatkan meteri teori, para peserta latihan penanggulangan bencana alam pada hari ke tiga melaksanakan latihan drill teknis semua materi teori. Adapun tujuan dilaksanakan latihan ini dalam rangka memadukan antara teori dengan praktek sehingga pada saat latihan drill taktis besok di medan sebenarnya, masing-masing bagian orang perorang sesuai tugas dan fungsi tidak mengalami kesulitan pada saat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang sudah diperoleh baik secara teori maupun praktek tentang penanggulangan bencana.

Pada kesempatah tersebut Kasiops Korem 162/WB memyampaikan agar para peserta mengikuti jalannya latihan secara serius sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai sesuai dengan saaran latihan. Selain itu, ia juga berharap kegiatan latihan ini nantinya kedepan dapat digunakan sebagai referensi dalam penanganan bencana di daerah manakala dihadapkan dengan tugas dalam situasi yang dihadapkan dengan sebenarnya.

WhatsApp Image 2017-11-16 at 15.26.56(1)

 

 

KEBERSAMAAN BABINSA DAN MASYARAKAT DI KAB. SUMBAWA

Keberadaan Babinsa dan masyarakat memang tidak dapat dipisahkan, kedekatan ini tidak hanya dapat menciptakan keakraban antar masyarakat dengan TNI namun juga dapat memperlancar jalannya pembangunan suatu wilayah. Seperti apa yang dilakukan oleh anggota Babinsa jajaran Kodim 1607/Sumbawa dengan warga Desa Binaannya. Pada hari Rabu 15 Nopember 2017 anggota Koramil 1607-02/Empang bersama dengan Camat Empang, Tim dari Dinas Pendapatan Daerah Kab. Sumbawa, anggota Polsek Empang dan Sat. Pol PP Kec. Empang melaksanakan kegiatan penertiban pasar lama, sementara anggota Koramil 1607-03/Ropang Babinsa Desa Ledang Serda Hasanudin melaksanakan pendampingan pengolahan tanah dalam rangka persiapan tanam padi bersama masyarakat Desa setempat.

Anggota Koramil 1607-04/Alas tepatnya Babinsa Desa Tarusa Kec. Buer Peltu Lalu Akhmad juga melaksanakan kegiatan pendampingan panen jagung di Poktan Uma Aji di Desa Tarusa Kec. Buer, kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani yang ada di wilayah Kec. Buer. Selain melaksanakan kegiatan Walping, anggota Babinsa juga melaksanakan kegiatan Komsos lainnnya seperti yang dilakukan oleh anggota Koramil 1607-05/Taliwang yang menghadiri acara Training Motivasi Berprestasi yang di buka oleh bapak Sekda Kab. Sumbawa Barat, sedangkan anggota Koramil 1607-06/Lape Lopok tepatnya Babinsa Desa Labuhan Kuris Sertu Edi Purnomo juga menghadiri kegiatan rapat/rembuk Desa Kampung KB di Dusun Terata, Desa Labuhan Kuris, Kec. Lape.

Anggota Koramil 1607-07/Lunyuk yaitu Babinsa Desa Emang Lestari Serda Nawawi juga menghadiri kegiatan rapat Diklat PAUD yang bertempat di aula kantor Desa Emang Lestari, dan Danramil 1607-08/Moyo Hulu Kapten Inf Surasa bersama KUPT Pertanian bapak Tehman juga melaksanakan kegiatan penyaluran bibit jagung hibrida Bima 15 Sayang kepada 26 kelompok Tani yang ada di Kec. Moyo hulu, sedangkan anggota Koramil 1607-09/ Utan Rhee tepatnya anggota Babinsa Desa Orong Bawa Sertu Suryadi juga melaksanakan pendampingan Panen Jagung di wilayah binaannya. Anggota Koramil 1607-10/Sekongkang bersama Sementara anggota Koramil 1607-11/Sateluk Babinsa Desa Lamusung, Kec. Seteluk melaksanakan kegiatan gotong royong di Masjid Desa Lamusung bersama masyarakat setempat , serta anggota Koramil 1607-12/Moyo Hilir mengikuti kegiatan gerak jala santai dalam rangka peringatan hari Kesehatan Nasional ke 53 dan melaksanakan kegiatan pendampingan cetak sawah baru di Desa Setempat.

Segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota jajaran Kodim 1607/Sumbawa tersebut selain bertujuan untuk membantu masyarakat, kegiatan ini juga bertujaun untuk menjaga kedekatan dan tali silaturrahim antar TNI khususnya anggota Kodim 1607/Sumbawa dengan masyarakat, mengingat dengan adanya kebersamaan maka segala bentuk pekerjaan dan permasalahan dapat terselesaikan dengan baik, selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat sehingga akan terus berjalan, dan dengan bersatunya TNI dan rakyat maka bangsa ini akan menjadi kuat.