Category Archives: Artikel

Tim Monitoring Dan Evaluasi Mabes TNI Tinjau Pembagunan Huntap Pasca Gempa NTB

IMG-20201019-WA0082

Mataram – Pasca gempa bumi di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2018 lalu, berbagai upaya percepatan rehab rekon telah banyak mengalami kemajuan dari total target Irtama (Inspektorat Utama) BNPB sampai saat ini sebanyak 226.204 unit Rumah Tahan Gempa (RTG) sudah dilakukan pembangunan sebanyak 214.477 unit rumah dengan rincian rumah jadi sebanyak 202.831 unit yang terdiri dari rumah rusak berat 67.987 unit, rusak sedang 30.787 unit dan rusak ringan 104.057 unit.

Sedangkan dalam proses perbaikan dan pembangunan sebanyak 10.909 unit dengan rincian rusak berat 6.720 unit, rusak sedang 1.655 unit dan rusak ringan 2.534 unit.

Terkait hal tersebut kepala BNPB menerbitkan surat kepada Panglima TNI nomor B.572/KA.BNPB/PD.01.01/07/2020 tanggal 3 agustus 2020 tentang permohonan perpanjangan penugasan personil TNI di provinsi NTB, dan Pemerintah daerah Provinsi NTB berdasarkan surat keputusan Gubernur NTB nomor 360-364 tanggal 13 Agustus 2020 tentang perpanjangan masa transisi pembagunan rumah tahan gempa pasca gempa NTB sampai dengan tanggal 31 Desember 2020.

IMG-20201019-WA0080

Berdasarkan hal tersebut, Mabes TNI telah memperpanjang waktu penugasan prajurit zeni TNI dalam membantu percepatan pembanguan RTG sampai dengan 31 Desember 2020.

Sebagai bentuk tanggungjawab, Mabes TNI menerjunkan Tim Monitoring dan Evaluasi dipimpin oleh Paban I/Ren Sops Mabes TNI Kolonel Pnb Aldrin P. Mongan, ST. M.Hum. M.Han., bersama anggota tim Letkol Cku Kuat Erlangga Surya, SE. M.M., Mayor Laut (S) Tatoes Hendrawan, SE., Pelda Rusman dan Serka Yusuf Hanafi untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan perpanjangan percepatan pembangunan Huntap pasca gempa di Lombok NTB mulai tanggal 12 sampai 15 Oktober 2020.

Ketua Tim menyampaikan, bahwa sesuai perintah dari Panglima TNI dirinya bersama anggota tim melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan percepatan pembangunan RTG di beberapa lokasi diantaranya di wilayah Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara dan Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.

IMG-20201019-WA0078

“Kegiatan tersebut untuk memonitor progres pembangunan RTG yang dilaksanakan Satgas Zeni TNI serta untuk mengevaluasi pelaksanaan apakah sudah berjalan dengan baik dan lancar agar dapat menjadi bahan pertimbangan untuk dapat lebih maksimal lagi,” jelasnya.

Kolonel Aldrin menjelaskan, dihadapkan dengan situasi bencana nasional non alam covid-19 yang beberapa waktu membuat sedikit kendala dalam pelaksanaan kegiatan percepatan pembangunan sisa RTG, namun demikian semua program harus tetap berjalan.

“Di masa tatanan kehidupan kebiasaan baru ini kita harus kerja, namun tetap aman dengan melaksanakan SOP Protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

IMG-20201019-WA0074

Untuk itu, sambungnya, kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan arahan dan dorongan semangat kepada para Komandan SSK Satgas Zeni TNI yang selama ini masih tetap berada di tengah masyarakat untuk menuntaskan sisa pembangunan RTG walaupun di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Untuk itu kami sangat mengapresiasi para prajurit Satgas Zeni TNI, semoga misi kemanusian para prajurit akan bernilai ibadah,” harapnya.

Selain itu, Paban I/Ren Sops TNI bersama tim pada kegiatan tersebut juga membagikan masker kepada personel Satgas dan masyarakat di lokasi setempat sambil memberikan sosialisasi dan edukasi disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

IMG-20201019-WA0071

“Ingat, wabah Covid-19 belum berakhir, maka jangan lalai dan jangan pernah menyepelekannya demi keselamatan kita bersama,” imbau Aldrin.

Selama kegiatan, Tim Monitoring dan Evaluasi kegiatan percepatan pembangunan Huntap didampingi oleh Pasi Wanwil Staf Teritorial Korem 162/WB Mayor Inf I Made Dharma.

Pelihara Ketahananan Fisik, Prajurit Dan PNS Jajaran Korem 162/WB Ikuti Tes Kesamaptaan Periodik

Picture2

Mataram – Dalam upaya menjaga dan memelihara kesiapan Prajurit dan PNS, Korem 162/WB menggelar pembinaan kesamaptaan periodik di lapangan Tri Sula Yonif 742/SWY Gebang Mataram.

Kegiatan yang diikuti Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Korem 162/WB tersebut dalam pelaksanaannya dikoordinir oleh Jasrem 162/WB, Tes Samapta yang merupakan bagian dari program kerja Kodam IX/Udayana, untuk mengukur hasil pembinaan fisik yang telah dilaksanakan dan tingkat kesegaran jasmani Prajurit dan PNS jajaran Korem 162/WB.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., disela-sela kegiatannya, Senin (19/10/2020).

Kapenrem menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara terjadwal mulai tanggal 12 Oktober sampai dengan 23 Oktober 2020 mulai dari Kodim jajaran Korem 162/WB, Yonif 742/SWY, satuan dinas jawatan dan hari ini dilaksanakan bagi Prajurit dan PNS Makorem 162/WB sampai dengan hari Rabu 21 Oktober 2020.

“Metode penilaian tes kesemaptaan untuk semua prajurit dan PNS disesuaikan dengan kelompok umur yang terdiri dari tes kesegaran jasmani A yaitu lari sejauh 3.200 meter dilanjutkan dengan tes kesegaran jamani B meliputi Pull up, Sit up, Push up dan Shutle Run,” terang Dahlan.

Sebelumnya, lanjut Dahlan, seluruh peserta wajib melaksanakan pemeriksaan kesehatan mulai dari pemeriksaan tensi oleh tim kesehatan dari Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) 09.04.02 Mataram. Untuk personil yang tensinya terlalu tinggi atau terlalu rendah (tidak normal) tidak diijinkan untuk mengikuti tes, selanjutnya dilakukan cek denyut nadi dan senam pemanasan oleh tim Jasmani Militer.

“Selain tes kesegaran jasmani A dan B, juga akan dilaksanakan tes ketangkasan berupa renang dasar militer bertempat di Kolam Renang Wira Bhakti Gebang Mataram dan pengecekan postur,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kapenrem mengungkapkan, bahwa tes samapta periodik ini wajib bagi seluruh prajurit maupun PNS Korem 162/WB untuk mengikutinya, mengingat sebagai alat pertahanan negara sebagai bentuk tanggungjawab dalam memelihara ketahanan fisik guna kesiapan dalam menghadapi setiap tugas sebagai bhayangkari negara dalam menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI, maka prajurit dituntut memiliki fisik yang prima dan tubuh yang kuat.

“Prajurit harus selalu dalam kondisi bugar, fit, sehat dan kuat, setiap saat harus selalu siap, untuk itu prajurit senantiasa harus dengan penuh kesadaran membina jasmani dan menjaga kebugaran fisiknya,” tandas Dahlan.

Kerjasama Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa Dan Masyarakat Menunjukkan Hasil Signifikan Ditiap Sasaran

Picture1

Sumbawa – Pelaksanaan kegiatan TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa yang berlokasi di desa Jotang dan desa Jotang Beru Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa dipastikan akan rampung sebelum penutupan TMMD pada tanggal 21 Oktober mendatang. Senin (19/10).

Percepatan pembangunan tersebut tentunya dilaksanakan dengan bersinergi bersama Pemerintah Daerah dan instansi lainnya melalui wadah kegiatan pelaksanaan TMMD baik dalam bentuk program fisik ataupun non fisik.

Seperti diketahui, pelaksanaan TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa ini mengusung Tema Pengabdian Untuk Negeri, Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa memaknai tema tersebut dengan melakukan pekerjaan tersebut dengan bergotong royong bersama masyarakat, tanpa mengenal lelah. Demi mewujudkan Kemanunggalan TNI dan rakyat.

15d5e84e-0384-4805-b14f-8f97adb21bd3

Salah satu Program fisik yang sudah dikerjakan pada TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa yaitu pembangunan jalan usaha tani (JUT) sangat mempunyai arti bagi masyarakat dimana akses jalan tersebut dapat mempermudah jalur sarana transportasi bagi para petani, saat ini sudah mencapai hasil 100%.

Kegiatan ini dilaksanakan agar ketahanan dalam bidang ekonomi semakin kuat dan meningkat dengan adanya pembangunan infra struktur berupa pembangunan akses jalan yang akan mempermudah pelayanan transportasi jual beli hasil panen dari para petani.

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) disela sela kesibukannya mengatakan kegiatan fisik yang lainnya juga telah mencapai hasil 100% yaitu berupa membangun rumah ibadah yaitu Mushola, perehapan RTLH dan pembangunan jembatan. Sedangkan untuk Saluran Irigasi telah mencapai hasil 95 % dimana pengerjaannya dilakukan oleh Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa bersama masyarakat.

cdeceb76-7fdc-4a12-af3c-3bdbc734e030

“Walaupun anggota Satgas harus berjibaku dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat, akan tetapi tidak mengurangi semangat dan kerja kerasnya melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam menyelesaikan sasaran fisik yang ada pada kegiatan TMMD Ke-109 ini,” tegas Dansatgas.

Masih menurut Dansatgas, saat ini pelaksanaan TMMD sudah berlangsung selama 28 hari, namun personel di lapangan dan masyarakat
terus berjuang sehingga sasaran fisik yang direncanakan dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan target yang ada.

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, apa yang sudah dapat dicapai tersebut adalah berkat kerja sama yang baik antara masyarakat di lokasi TMMD 109 dengan prajurit TNI yang bertugas, karena selama ini sejak dimulainya TMMD masyarakat selalu aktif membantu prajurit TNI.

8653518d-883d-4d2f-81a1-5d07d7d296b4

“Apa yang sudah dapat kita selesaikan merupakan hasil dari wujud kemanunggalan atara TNI dengan masyarakat di lokasi TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa. Kita juga berterimakasih kepada masyarakat yang selalu dan terus mensupport prajurit TNI yang bertugas di lapangan,” Tutup Dansatgas.

Semua Sasaran Fisik TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa Diyakini Selesai Sesuai Target

IMG-20201016-WA0069

Sumbawa – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 hari ini kembali kejar target pengerjaan di lapangan agar semua sektor sasaran fisik di desa Jotang dan desa Jotang Beru Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa segera selesai tepat pada waktu. Jumat (16/10).

TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa dilaksanakan selama satu bulan mulai dari tanggal 22 September hingga 21 Oktober 2020 mendatang. Sebanyak 150 personel dilibatkan terdiri dari anggota TNI, Polri, Satpol PP, Mahasiswa dan masyarakat yang bekerja secara gotong-royong.

IMG-20201016-WA0072

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) selaku Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa mengatakan, semua pekerjaan di lapangan rata-rata telah mencapai di angka 78 %. Pihaknya memaksimalkan semua pekerjaan agar dapat selesai sebelum kegiatan TMMD ditutup pada 21 Oktober 2020 nanti.

“TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa nanti pada tanggal 21 Oktober 2020 akan selesai dan ditutup, jadi sebelum itu tentu sudah harus selesai. Kami berharap bisa secepatnya menyelesaikan semuanya,” kata Dansatgas TMMD Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han).

Dansatgas menjelaskan, terdapat lima sasaran fisik yang segera diselesaikan tepat waktu yaitu pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1100 meter dan lebar 4 meter yang menghubungkan desa Jotang menuju dusun Satowe Berang desa Empang Atas Kecamatan Empang, Pembuatan Jembatan yang berlokasi di desa Jotang.

IMG-20201016-WA0070

Kemudian pembuatan Musholla Abu Bakar yang dilengkapi MCK dan tempat wudhu bertempat di dusun Jotang Atas Timur, desa Jotang, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter berlokasi di desa Jotang yang mengairi sawah seluas 45 hektar dan Rehab rumah RTLH sebanyak 9 unit. Hal tersebut sangat membutuhkan kerja keras dan semangat gotong royong agar selesai tepat waktu.

“Perkembangan di lapangan secara umum telah mencapai hasil 78 %, dengan semangat gotong royong dan kerjasama TNI bersama masyarakat, diharapkan lima sasaran fisik pembagunan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa dapat terselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan harapan kita bersama,” ungkap Dansatgas.

Jaga Kelestarian Alam TNI Prakarsai Penanaman Mangrove di Pantai Niu Kota Bima

IMG-20201016-WA0062

Kota Bima – Dalam rangka peringati HUT TNI ke 75 tahun 2020. Kodim 1608/ Bima memprakarsai penanaman Pohon Mangrove bersama Anggota Polres, Jajaran Pemerintah Daerah Persit Kodim 1608/ Bima, Sat Pol PP Kota Bima, BEM STKIP Bima, KPH Kota dan Kabupaten Bima, Komunitas Jao Bima dan Warga Nii.

Kegiatan yang Dipimpin langsung Dandim 1608/ Bima Diwakili Plh. Kasdim Mayor Inf. Syaharudin yang Didampingi Pasi Terdim Mayor Inf. Nasirudin, Jumat pagi (16/10/2020).

IMG-20201016-WA0064

Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf. Teuku Mustafa Kamal menyampaikan, bahwa penanaman mangrove ini sangatlah penting dilakukan untuk menahan abrasi yang menyebabkan rusaknya tempat sekitar pinggir pantai bahkan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Dandim menambahkan, penanaman pohon mangrove  akan berdampak positif bagi baik bagi alam sekitar termasuk masyarakat yang bermukim di pesisir. Karena manfaat dari hutan mangrove adalah melindungi pantai dari abrasi, juga sebagai tempat kelangsungan hidup serta berlindung bagi organisme laut maupun darat dan dapat berkembang biar serta terjaganya ekosistem alam sekitar.

Dandim menjelaskan, bahwa kegiatan penanaman mangrove pagi ini sebagai wujud kepedulian TNI Kodim 1608/ Bima dalam rangka melindungi dan memelihara Lingkungan Hidup. kegiatan tersebut juga dalam rangka HUT TNI ke 75, bahwa Prajurit TNI selalu ada dan bersama masyarakat, TNI kuat bersama RAKYAT, pungkas Dandim.

Pangdam IX/Udayana Tutup Dan Apresiasi Latihan Posko I Korem 162/WB “Gelombang Sakti 20″

IMG-20201015-WA0051

Mataram – Latihan Posko I Korem 162/WB “Gelombang Sakti 20″ yang berlangsung selama tiga hari sejak hari selasa tanggal 13 yang telah dibuka secara resmi oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara dan ditutup Kamis 15 Oktober 2020 diawali dengan kegiatan kaji ulang dan evaluasi oleh penyelenggara latihan serta mendengarkan saran masukan dari peserta pelaku di aula Sudirman Makorem 162/WB, Kamis (15/10/20).

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara, dalam amanat penutupan Latihan Posko I Korem 162/WB yang dibacakan oleh Danrindam IX/Udayana, Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes, seperti yang telah disampaikan saat pembukaan bahwa latihan posko I ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf Korem 162/WB dalam merencanakan suatu operasi yang mencakup keterpaduan, kerjasama, koordinasi saat pengambilan keputusan, taktik dan tehnik olah yudha serta pengintegrasian semua kemampuan yang dimiliki satuan guna membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dan tsunami di NTB.

“Sesuai tema yang diusung latihan Posko I kali ini “Korem 162/WB Melaksanakan Operasi Bantuan Kepada Pemerintah Daerah Dalam rangka membantu penanggulangan terjadinya bencana alam sesuai tipologi wilayah,” ungkap Pangdam.

IMG-20201015-WA0049

Menurut Pangdam, latihan ini sangat tepat jika dihadapkan dengan pengalaman saat terjadi gempa bumi beberapa tahun yang lalu di wilayah NTB, dengan adanya latihan posko I ini masing-masing staf sudah memahami tugas dan tanggungjawabnya, kita tidak berharap adanya bencana namun manakala bencana alam gempa bumi dan tsunami terjadi dapat dengan cepat dalam mengambil upaya tindakan guna meminimalisir timbulnya korban, harap Pangdam.

Dengan demikian latihan ini sebagai bagian mitigasi untuk melatih memelihara kemampuan personil dan menyiapkan satuan jajaran Korem 162/WB untuk membantu Pemda dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dan stunami, Pungkas Pangdam.

Latihan yang telah dilaksanakan selama tiga hari ini, para pelaku telah berlatih dengan penuh kesugguhan dan menunjukkan dedikasi loyalitas yang tinggi sehingga latihan dapat berjalan dengan lancar dan tujuan latihan dapat tercapai sesuai yang diharapkan, namun jangan cepat berpuas diri, karena bagaimanapun kadang kenyataan dilapangan selalu dihadapkan dengan dinamika yang tinggi, dengan karakteristik yang berbeda sehingga diperlukan inovasi dan kreatifitas dalam penangganan setiap permasalahan, jelas Pangdam.

IMG-20201015-WA0048

Oleh sebab itu, Pangdam IX/Udayana menekankan kepada Komandan Latihan dan Penyelenggara dan seluruh peserta latihan beberapa kekurangan yang terjadi saat latihan hendaknya dijadikan evaluasi dan kajian sehingga kedepan pelaksanaan latihan posko I dapat berjalan lebih baik lagi, serta ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya latihan ini, tutup Pangdam.

Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, sebelum acara penutupan menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada penyelenggara latihan baik Kodam IX/Udayana maupun Rindam IX/Udayana yang telah memberikan kepercayaan kepada korem 162/WB dan jajaran untuk melaksanakan latihan posko I ini.

Dan permohonan maaf, kami menyadari masih banyak kekurangan dalam mendukung kegiatan latihan posko I Korem 162/WB, namun kami bertekad secara bersama-sama untuk terus belajar dan berlatih dalam meningkatkan kemampuan dalam mendukung tercapainya setiap tugas yang dihadapi dengan maksimal, papar Danrem.

IMG-20201015-WA0047

Serta apresiasi kepada seluruh Perwira Staf dan anggota yang telah mengikuti latihan, agar apa yang telah diterima dapat menjadi tambahan bekal pengetahuan bermaanfaat serta pedoman manakala dibutuhkan untuk dapat lebih baik lagi, Harap Danrem.

Kegiatan latihan hari ketiga sebelum ditutup melaksanakan TFG (Tactical Floor Game) diikuti oleh seluruh pelaku diantaranya Danrem 162/WB beserta Staf Korem 162/WB dan jajaran juga melibatkan Perwakilan unsur Polri dari Polda NTB, Basarnas, BMKG, BPBD, Dinas Sosial Prov NTB., Club motor terabas NTB, PKPPI, PPM, Wira Bhakti Air shotgun, Club IOf (Offroad NTB), Pemuda Pancasila.

Hadir mengikuti kegiatan kaji ulang, evaluasi dan penutupan latihan posko I Korem 162/WB, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI Hendrikus, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Danridam IX/Udayana Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes. Paban II/Puanter Sterad Kolonel Inf Erwansyah, para Perwira Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, Kasrem 162/WB, Asintel Kasdam IX/Udayana, Asops Kasdam IX/Udayana, Aslog Kasdam IX/Udayana, Kabalakdam IX/Udayana, para Kasi Korem 162/WB, Dan Dandeninteldam IX/Udayana, Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 162/WB.

Tim Wasev Mabesad Kunjungi TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa

IMG-20201015-WA0027

Sumbawa – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1607/Sumbawa di Desa Jotang dan Desa Jotang Beru, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa mendapat peninjauan dari Tim Pengawas Evaluasi (Wasev) TMMD Ke-109 TA. 2020 Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) yang dipimpin oleh Brigjen TNI Sulistiyono, S.Sos, CFrA beserta rombongan. Kamis (15/10).

Turut mendampingi Tim Wasev Mabesad antara lain Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han)., Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, S.Ik., Kasdim 1607/Sumbawa, Danramil 1607-02/Empang, Kapolsek Empang, Kadis PRKP, Kadis Pertanian, Kadis Bappeda Kabupaten Sumbawa, Camat Empang, Kades Jotang serta Kades Jotang Beru.

Ketua Tim (Katim) Wasev TMMD, Brigjen TNI Sulistiyono, S.Sos, CFrA saat melaksanakan tatap muka dengan Forkopimcam dan masyarakat menyampaikan, bahwa kedatangannya adalah untuk memastikan sejauh mana pelaksanaan TMMD Ke-109 TA. 2020 Kodim 1607/Sumbawa dengan harapan pengerjaan sasaran dapat selesai tepat waktu, selain itu untuk menyerap masukan saran dari berbagai pihak guna peningkatan TMMD kedepannya.

Katim Wasev TMMD juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dan masyarakat yang telah mendukung penuh kegiatan TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa.

“Melalui Program TMMD, TNI siap membantu program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, guna terwujudnya pertahanan nasional yang mantap di segala bidang serta meningkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat,” tuturnya.

Rangkaian kunjungan Tim Wasev tersebut diawali dengan paparan Dansatgas TMMD 109. Saat memaparkan progres TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa pada Tim Wasev, Dandim 1607/Sumbawa selaku Dansatgas TMMD 109 menyampaikan pencapaian pengerjaan kegiatan TMMD ke-109 TA.2020 dengan 5 sasaran fisik dan 8 sasaran non fisik mencapai 75 %, dan akan selesai dalam beberapa hari kedepan sesuai dengan waktu yang di tentukan.

Seusai pelaksanaan paparan Dansatgas, Rombongan Tim Wasev melakukan kegiatan Bhakti Sosial pembagian sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid -19 di desa Jotang Beru.

Selanjutnya Tim Wasev beserta rombongan meninjau secara langsung ke sektor sasaran fisik antara lain perehapan RTLH, pembangunan Mushola, pembuatan irigasi serta pembuatan jembatan dan jalan usaha tani (JUT).

Selama melakukan peninjauan langsung ke sektor sasaran fisik, Brigjen TNI Sulistiyono, S.Sos, CFrA meminta kepada masyarakat nantinya untuk merawat dan menjaga hasil pelaksanaan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa.

Dihari Ke 23 Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa, Pembangunan Mushollah Capai 72%

IMG-20201014-WA0028

Sumbawa – Personil Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa terus bekerja untuk menuntaskan semua sasaran fisik termasuk pembangunan Musholla Abu Bakar dusun Jotang Atas Timur, desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Rabu (14/10).

Beberapa sasaran fisik sarana dan prasarana yang dikerjakan satgas TMMD mulai terlihat hasilnya walau belum mencapai 100 %, namun telah nampak bagian besar dari tiap tiap sasaran, yang dikerjakan oleh satgas TMMD Kodim 1607/Sumbawa bersama masyarakat.

Salah satunya pembangunan Mushola Abu Bakar, kondisi Mushola yang sekarang dikerjakan oleh satgas TMMD udah mulai terlihat hasilnya, karena semangat kebersamaan dari anggota satgas TMMD bersama masyarakat, walaupun panas terik personil satgas tak kenal lelah dalam menyelesaikan pengerjaan Mushola tersebut.

IMG-20201014-WA0027

Dikatakan Danki Satgas (Dan SSK), Kapten Inf I Wayan Suledra saat dilokasi pengerjaan Mushola, “seluruh anggota satgas harus selalu tetap semangat dan harus bekerja bersam-sama agar pengerjaan Mushola ini cepat selesai sesuai dengan yang diharapkan”, ungkap Dan SSK.

Sedangkan Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M Tr (Han) selaku Dansatgas TMMD mengatakan progres pembangunan Mushola menunjukkan perkembangan yang signifikan. Alhasil, memasuki hari ke 23, sasaran fisik program TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa yaitu pembangunan Mushola sudah mencapai 72%.

“Sesuai hasil dilapangan, progres pembangunan Mushola sudah dikatakan mencapai 72 %, dengan waktu yang masih ada kami yakinkan pengerjaannya akan rampung sesuai waktu yang telah ditentukan,” kata Dansatgas Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) disela-sela kesibukannya.

Selain itu Dansatgas juga berterimakasih dan mengapresiasi bahwa hasil yang dicapai saat ini semua atas kerja sama anggota Satgas dan seluruh lapisan masyarakat yang saling bahu membahu dan bergotong royong dalam mensukseskan semua program yang di kerjakan oleh Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa.

“Ini semua berkat kerja keras seluruh personel Satgas dan partisipasi aparat desa serta masyarakat yang selalu mendukung kegiatan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa, terbukti hampir seluruh sasaran di sini menunjukkan progres yang signifikan,” imbuh Dansatgas.

Satgas TMMD 109 Sumbawa, Buka Akses Transportasi Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Petani

IMG-20201013-WA0064

Sumbawa – Dalam upaya meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat khususnya para petani, Satgas TMMD Ke 109 tahun 2020 Kodim 1607/Sumbawa membuka akses transportasi dengan membantu membuat jalan usaha tani (JUT) dari desa Jotang menuju dusun Satowe Berang desa Empang Atas, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa.

Satgas TMMD bersama warga saat ini telah melaksanakan pengerjaan pembangunan jalan usaha tani (JUT) di Desa Jotang, Kecamatan Empang telah mencapai 65% hasil pekerjaan dari rencana sepanjang 1100 meter dan lebar 4 meter akan diselesaikan oleh Satgas TMMD 109 untuk membantu kepentingan masyarakat dan saat ini jalan telah digarap setengah dari jumlah pekerjaan agar lebih maksimal juga dengan menggunakan alat berat, Selasa (13/10/2020).

IMG-20201013-WA0067

Tentunya sesuai harapan masyarakat agar jalan ini nantinya menjadi akses serta memberikan nilai manfaat khususnya pada saat pengangkutan hasil panen akan lebih efektif serta efisien bernilai ekonomis dengan sendirinya dapat membantu peningkatan hasil pertanian serta kesejahteraan masyarakat khususnya petani setempat.

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) selaku Dansatgas TMMD ke 109 di sela sela kesibukannya mengungkapkan, jalan usaha tani (JUT) merupakan prasarana transportasi pada kawasan pertanian untuk memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian, dan mengangkut hasil produk pertanian dari lahan menuju tempat penyimpanan, tempat pengolahan, maupun lokasi pemasaran.

IMG-20201013-WA0066

“Keberadaan JUT ini sangat penting dalam upaya memberdayakan perekonomian masyarakat, sehingga dalam TMMD Ke 109 Kodim 1607/Sumbawa, menjadi salah satu obyek sasaran fisik,” ungkap Dansatgas TMMD 109 Sumbawa.

Lanjut Dansatgas, keberadaan JUT ini, lebih memudahkan mobilitas Alsintan, pupuk maupun hasil produksi pertanian, sehingga para petani lebih termotivasi dalam meningkatkan kapasitas produksi pangan di wilayah, khususnya desa Jotang menuju dusun Satowe Berang desa Empang Atas, Kecamatan Empang.

IMG-20201013-WA0065

“Harapan baru bagi masyarakat desa Jotang telah ada di depan mata dengan dibangunya Jalan Usaha Tani, karena akan membantu masyarakat untuk bersemangat dalam bekerja dan berkarya demi kesejahteraan serta perkembangan secara perekonomian,” terang Dansatgas

Dansatgas juga berharap, setelah selesainya program TMMD ini, warga desa dapat terus menjaga dan merawat hasil pekerjaan mereka sehingga nantinya dapat lebih awet penggunaannya.

Pangdam IX/Udayana Buka Secara Resmi Latihan Posko I Korem 162/WB “Gelombang Sakti 20″

IMG-20201013-WA0049

Mataram – Latihan Posko I merupakan salah satu metode latihan taktis tanpa pasukan untuk melatih Komandan dan staf dalam merencanakan suatu operasi, menerapkan taktik dan tehnik operasi, melaksanakan olah yudha, kodal operasi serta menerapkan prosedur dan tata cara kerja yang berlaku dalam pelaksanaan dan pengendalian operasi.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Kurnia Dewantara dalam amanatnya pada pembukaan latihan posko I Korem 162/WB TA. 2020 “Gelombang Sakti 20″, di Aula Sudirman Makorem 162/WB, Selasa (13/10/2020).

Pangdam IX/Udayana menjelaskan, penyelenggaraan latihan posko I bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf Korem 162/WB dalam merencanakan suatu operasi yang mencakup keterpaduan, kerjasama, koordinasi dalam pengambilan keputusan, taktik dan tehnik olah yudha serta pengintegrasian semua kemampuan yang dimiliki satuan untuk membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dan tsunami di NTB.

IMG-20201013-WA0051

“Sesuai tema yang diusung latihan Posko I kali ini “Korem 162/WB Melaksanakan Operasi Bantuan Kepada Pemerintah Daerah Dalam Rangka Membantu Penanggulangan Terjadinya Bencana Alam Sesuai Tipologi Wilayah,” ungkap Pangdam.

Menurutnya, dengan situasi dan kondisi serta letak wilayah NTB yang berada pada cincin api lintasan jalur lempengan terjadinya gempa bumi, maka latihan ini sangat tepat untuk melatih memelihara kemampuan personil dan menyiapkan satuan jajaran Korem 162/WB untuk membantu Pemda dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dan stunami.

IMG-20201013-WA0047

Oleh sebab itu, Pangdam IX/Udayana menekankan kepada Komandan Latihan dan Penyelenggara agar dapat memerankan bagian demi bagian setiap kegiatan yang ada, sehingga dapat melihat dan menilai sejauh mana langkah dan tindakan yang diambil para anggota dalam proses pengambilan keputusan taktis untuk mengatasi setiap kasus yang dikembangkan.

“Demikian juga kepada seluruh peserta latihan, laksanakan latihan dengan sungguh-sungguh agar tujuan penyelenggaraan latihan dapat tercapai,” tegasnya.

Sedangkan kepada para wasit dan pengendali, Mayjen TNI Kurnia Dewantara berpesan agar membuat dinamika latihan yang mendekati realita sebenarnya serta menguasai persoalan untuk menghidupkan suasana latihan dan memberikan penilaian maupun koreksi secara obyektif mungkin kepada para pelaku, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan profesionalisme dalam menghadapi tugas yang sebenarnya di lapangan.

“Mudah mudahan dengan latihan posko ini Korem 162/WB nantinya akan melahirkan satu konsep penanggulangan bencana yang lebih baik dari sebelumnya,” Harap Pangdam.

IMG-20201013-WA0046

Kegiatan latihan diikuti oleh para pelaku diantaranya Danrem 162/WB beserta Staf Korem 162/WB dan jajaran juga melibatkan unsur Polri dari Polda NTB, Basarnas, BMKG, BPBD, Dinas Sosial Prov NTB diawali dengan Jam Pimpinan (Pengarahan Pangdam IX/Udayana) dilanjutkan dengan Taklimat awal (Pembukan).

Hadir mengikuti kegiatan tersebut Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI Hendrikus, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Paban II/Puanter Sterad Kolonel Inf Erwansyah, para Perwira Staf Ahli Pangdam IX/Udayana, Kasrem 162/WB, Asintel Kasdam IX/Udayana, Asops Kasdam IX/Udayana, Aslog Kasdam IX/Udayana, Kabalakdam IX/Udayana, para Kasi Korem 162/WB, Dan Dandeninteldam IX/Udayana, Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 162/WB.