Dandim 1607/Sumbawa : Melalui Karya Bakti Tumbuhkan Semangat, Budaya Gotong Royong

b92973d1-2ef2-490f-bf0b-9dfc29532912

Sumbawa – Trisula Desa, Babinsa Desa Labuhan Burung Koramil 1607-04/Alas Koptu Ibrahim Ely, Babinkamtibmas dan Kepala Desa Labuhan Burung bersama masyarakat bergotong royong membenahi Masjid Nurul Iman Desa Labuhan Burung Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan karya bakti yang dilaksanakan bersama-sama masyarakat sekitar dalam rangka pembenahan masjid guna kenyamanan dalam melaksanakan ibadah, mengingat beberapa bagian masjid yang sudah saatnya dibenahi.

Selain itu kegiatan ini juga untuk meningkatkan silaturrahiim antara sesama masyarakat, begitu juga antara masyarakat dengan TNI-Polri, Pemdes termasuk dengan seluruh komponen masyarakat desa setempat, sekaligus memupuk kembali semangat, budaya gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat yang belakangan ini kian memudar.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc, di sela-sela kesibukannya terkait kegiatan tersebut, Sabtu (18/7/2020).

Huda Sapaan akrab Dandim 1607/Sumbawa juga mengatakan, kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat untuk terlibat secara langsung mengikuti setiap momen kegiatan di desa binaannya diharapkan dapat mempererat tali silaturrahmi dan membantu memberi solusi setiap permasalahan sosial yang ada ditengah-tengah masyarakat, serta Kemanunggalan TNI dengan Rakyat dapat terwujud.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat lebih meningkatkan hubungan baik antara Babinsa, Babinkamtibmas, Pemdes dan komponen masyarakat lainnya, terjalin semakin harmonis karena dengan bersinergi inysAllah setiap permasalahan yang ada dapat lebih mudah dalam menyelesaikannya ,” terangnya.

Dandim berharap, Kebersamaan, keakraban seperti ini hendaknya dapat terus dipelihara, dipertahankan bahkan ditingkatkan serta harus dilaksanakan oleh semua Babinsa, Babinkamtibmas selalu bergandengan tangan, bersama-sama dengan pemerintah desa melakukan berbagai upaya dalam memberi solusi dan membantu mengatasi kesulitan rakyat di masing-masing desa binaannya.