Category Archives: Galeri

Danrem 162/WB Hadiri Louncing Program Mari Bertani Taman Nusantara Petani Mandiri NTB (Taman Nusatera)

IMG-20201001-WA0054

Wawo Bima – Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1608/Bima menghadiri acara Launching Program Mari Bertani Taman Nusantara Petani Mandiri NTB (Taman Nusatera) yang diinisiasi oleh wakil presiden (Wapres) Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin, Kamis (1/10/2020).

Launching Program yang merupakan Pilot Project Nasional tersebut ditandai dengan pemukulan Gong oleh Putra ke-4 Wapres RI (Bapak Achmad Syauqi) dilanjutkan pemberian secara simbolis bantuan Pertanian kepada perwakilan Petani yang ada di desa Kambilo Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, disaksikan oleh sekitar 100 orang masyarakat Bima dari kejauhan Lokasi Kegiatan sebagai pembatas untuk mengurangi Cluster baru di masa Pandemi Covid-19 ini dengan Pengamanan yang Steril.

IMG-20201001-WA0058

Dalam sambutannya, Gus Syauqi menyampaikan, bahwa swasembada pangan ini bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional dengan meningkatkan ketahanan pangan Daerah, sehingga perlu kerjasama untuk mewujudkannya.

Dikatakannya, ketahanan pangan nasional akan menjadi kunci ketahanan ekonomi, oleh karena itu diperlukan sinergitas dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional agar kemampuan ekonomi rakyat meningkat.

“Semoga kegiatan ini menjadi salah satu moment untuk tingkatkan sinergitas dalam meningkatkan kesejahteraan petani,” ucapnya.

IMG-20201001-WA0053

Menurut Gus Syauqi, Petani adalah pahlawan ketahanan pangan, tanpa ada petani maka akan berhenti denyutan nadi lumbung pangan dan program ini untuk memfasilitasi kebutuhan petani mulai dari bibit, pupuk, lahan dan lain lain.

“Dalam kesempatan ini saya selaku pengawas Koperasi Nasional meresmikan program Mari Bertani Taman Nusantara Petani Mandiri,” pungkasnya.

Sedangkan Danrem 162/WB di sela-sela kegiatan tersebut menyampaikan, launching program Mari Bertani Taman Nusantara Petani Mandiri NTB serta pemberian bantuan penanaman jagung 10.000 Ha dan penyerahan bibit sapi merupakan program pemerintah yang harus dijaga dan diolah semaksimal mungkin dengan upaya dan Sinergitas antara TNI, Appem dan Masyarakat.

IMG-20201001-WA0056

Lebih lanjut Danrem menjelaskan, bahwa kedatangannya ke acara tersebut selain untuk melaksanakan launching Mari Bertani, juga untuk memotivasi serta memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat Bima khususnya Desa Kambilo Kecamatan Wawo terkait imbauan pemerintah tentang upaya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Saya mengingatkan bapak-bapak dan ibu-ibu agar patuhi imbauan dan kebijakan pemerintah untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19, harus memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun,” jelas Danrem.

Ikut hadir pada kegiatan tersebut Pjs. Bupati Bima Ahmad Thamrin, Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tedjo Wicaksono, S.I.K, SH., dan Anggota DPRD Kabupaten Bima Bpk Dedy.

Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa Bersama Masyarakat Bahu-Membahu Bangun Musholla

IMG-20201001-WA0047

Sumbawa – Musholla merupahkan tempat ibadah bagi umat muslim, mengingat pentingnya keberadaan musholla bagi masyarakat sekitar, Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa bersama masyarakat melakukan gotong-royong membangun Musholla Abu Bakar bertempat di dusun Jotang Atas Timur, desa Jotang Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Kamis (01/10).

Kegiatan gotong-royong, bahu membahu yang dilakukan Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian serta salah satu upaya membangun masyarakat yang berkarakter serta religius, ditengah pesatnya kemajuan jaman sehingga tidak mudah terpengaruh dampak negatif yang ada.

IMG-20201001-WA0044

Terlihat Kebersamaan semakin erat disaat anggota Satgas TMMD secara bergantian dengan warga mengaduk semen dan secara estafet mengangkat matrial untuk pemasangan dinding tembok.

Hal tersebut disampaikan Danki Satgas (Dan SSK) TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa Kapten Inf I Wayan Suledra saat dilokasi, selain itu “Dalam pekerjaan pembangunan mushola antara TNI dan masyarakat terorganisir dengan baik, ada yang melansir bahan materi pembangunan, mengaduk pasir dan semen dan ada pula yang menyiapkan batu dan kayu demi terciptanya pembangunan mushola yang kita miliki,” sebut Dan SSK.

Komandan Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr(Han) disela-sela kesibukannya meminta Satgas TMMD dapat mengerjakan pembangunan musholla tersebut dengan tepat waktu namun tidak mengabaikan kwalitas harus sesuai speksifikasi.

IMG-20201001-WA0045

“Diharapkan pembangunan Musholla tersebut lebih cepat selesai, sehingga nantinya bisa digunakan untuk menjalankan ibadah dan mengaji bagi anak-anak dan remaja ataupun umat muslim khususnya di lingkungan tersebut

Dansatgas menambahkan dengan semangat gotong royong, kebersamaan baik antara sesama anggota Satgas TMMD maupun dengan masyarakat menjadi sarana dalam mewujudkan serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kegiatan gotong-royong seperti ini harus terus ditumbuhkan kepada anggota Satgas bersama semua masyarakat tidak hanya dalam program TMMD, agar dikemudian hari hal seperti inilah yang menjadi salah satu pendorong dalam memperkokoh persatuan sehingga terwujud ketahanan wilayah yang kuat,” ungkapnya.

Dansatgas juga mengatakan dengan adanya pembangunan musholla ini, masyarakat Muslim di desa Jotang, Kecamatan Empang dapat beribadah lebih khusyuk dengan kondisi mushola yang lebih baik, harapnya.

IMG-20201001-WA0046

Selain itu lanjut Dansatgas, nantinya musholah ini akan lebih dimakmurkan lagi, agar masyarakat sekitar dapat lebih rajin dalam beribadah di mushola termasuk dapat dimanfaatkan untuk kegiatan anak-anak mengaji, harapannya keimanan dan ketakwaan akan lebih meningkat lagi,” harap Dansatgas.

Kasrem 162/WB Hadiri Peluncuran Lomba Kampanye Sehat

IMG-20200930-WA0017

Mataram – Inovasi berupa Lomba Kampanye Sehat yang diluncurkan oleh Polda NTB mendapat apresiasi dari Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah. Terobosan Kapolda NTB itu dinilai menjadi yang pertama di Indonesia. Lomba Kampanye Sehat ini, memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat dalam penyelenggaraan kampanye oleh Paslon Bupati dan Wakil Bupati maupun Walikota dan Wakil Walikota.

“Polda NTB tidak berhenti untuk terus melakukan inovasi dan Alhamdulillah kampanye sehat ini merupakan satu terobosan yang saya kira yang pertama di Indonesia, dan mudah-mudahan akan mendapat apresiasi juga,” ungkap Gubernur dalam sambutannya saat meresmikan Lomba Kampanye Sehat di Lapangan Tenis Mapolda NTB, Rabu (30/9/2020).

Dalam rangka mewujudkan kampanye sehat, pada kesempatan tersebut, Gubernur berharap kepada jajaran Polda NTB untuk mengusut tuntas akun-akun media sosial yang tidak bertanggung jawab yang kerap kali meresahkan masyarakat. “Karena khawatirnya itu bukan akun dari paslon tertentu, tetapi malah akun dari konsultan sosial media yang dengan akun mesin sosial medianya itu bisa mengaduk emosi masyarakat kita,” ungkapnya.

Dengan adanya kampanye sehat kata Gubernur, tidak hanya menyehatkan fisik saja akan tetapi juga menyehatkan rohani dan spiritual.

“Terimakasih pak Kapolda dan pak Kasrem, aktivis-aktivis yang jadi pimpinan KPUD dan Bawaslu. Mudah-mudahan dengan seringnya kita bersama akan menghadirkan kondusivitas bagi masyarakat NTB,” tutup Gubernur mengakhiri sambutannya.

IMG-20200930-WA0016

Sementara itu, Kasrem 162/WB Kolonel Armed I Made Kariawan yang mewakili Danrem 162/WB, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap inovasi kampanye sehat tersebut. “Kami di Korem 162/WB mendukung apa yang sudah diprogramkan, apa yang sudah direncanakan dan yang sudah diinisiasikan oleh Kapolda,” ungkap Kasrem saat memberi sambutan.

Apa yang telah diinisiasi oleh Kapolda NTB ini dinilai sebagai suatu program yang sangat baik, terlebih dalam menghadapi dan mencegah penyebaran Covid-19 pada ajang kampanye nanti. “Mudah-mudahan ini akan menjadi contoh dan tauladan bagi daerah lainnya,” ujarnya

Tidak hanya Gubernur NTB dan Korem 162/WB, Polda juga mendapat apresiasi dari KPU Provinsi NTB dan Bawaslu Provinsi NTB atas terobosannya itu. “Saya dan teman-teman di Bawaslu sebetulnya merasa iri dengan bapak Kapolda, selalu punya cara untuk berinovasi, untuk bagaimana kemudian memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat NTB,” ungkap Ketua Bawaslu Provinsi NTB, M. Khuwailid

Tidak hanya itu, Khuwailid juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Paslon Kepala Daerah di tujuh Kabupaten/Kota di NTB yang melaksanakan Pilkada tahun 2020 atas komitmen menjalankan kampanye dengan memprioritaskan protokol kesehatan Covid-19. 

Kapolda NTB Irjen Pol. M Iqbal mengemukakan bahwa telah menjadi tugas TNI dan Polri dalam melakukan berbagai upaya yang optimal bersama pemerintah daerah dalam memelihara keamanan dan ketertiban Pilkada serentak.

IMG-20200930-WA0013

Kapolda menerangkan bahwa kampanye sehat merupakan salah satu upaya bersama untuk menekan angka penularan virus Corona di NTB.

“Pilkada saat ini bukan Pilkada biasa, namun ini adalah Pilkada yang istimewa. Oleh karena itu perlu dilakukan juga langkah-langkah yang istimewa juga, pada 13 hari yang lalu di halaman ini juga melakukan deklarasi dan komitmen bersama bahwa siap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Wujudkan Kemanunggalan dengan Rakyat, Kodim Loteng gelar Pembinaan Mitra Karib

IMG-20200930-WA0022

Lombok Tengah – Dalam rangka melaksanakan tugas pembinaan teritorial khususnya temu cepat lapor cepat maka tiap Babinsa wajib untuk membina mitra karib di wilayahnya masing-masing guna mendukung tugas pokok dan terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

Demi menjaga hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat sebagai Mitra Karib, begitu juga aparat kewilayahan setempat secara rutin mendatangi dan berkomunikasi.

Seperti halnya hari ini (Rabu.red) tanggal 30 September 2020, Kodim 1620/Loteng menggelar Kegiatan Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial Teriwulan III TA. 2020 dengan Tema “Mengoptimalkan Deteksi Dini, Cegah Dini, Temu Cepat dan Lapor cepat bagi Apkowil melalui Pembinaan Peta Jarak Jaring Teritorial”.

IMG-20200930-WA0020

Kepala Staf Kodim 1620/Loteng Mayor Inf Dian Aksmiyandita mengatakan dalam rangka melaksanakan tugas pembinaan teritorial khususnya temu cepat lapor cepat maka tiap Babinsa wajib untuk membina mitra karib di wilayahnya masing-masing.

“Ya kegiatan hari ini tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung Tugas Pokok dan terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” terang Mayor Infanteri Dian.

Komunikasi sosial menurut Kasdim adalah salah satu cara yang efektif dimana bisa menyampaikan semua permasalahan yang ada di Desa dan masyarakat menyampaikan aspirasi dengan tenang sehingga permasalahan yang ada diwilayah dapat teratasi dengan mudah, lancar dan aman.

“Demi menjaga hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat binaannya, dan aparat kewilayahan, maka Babinsa secara rutin mendatangi dan berkomunikasi dengan Mitra karib,” jelasnya.

IMG-20200930-WA0019

Kasdim juga menegaskan dalam pelaksanaan tugas pembinaan di wilayah masing masing, Babinsa perlu pembinaan terhadap mitra karib sehingga terbentuk keeratan, keakraban, persaudaraan sehingga tercipta hubungan yang harmonis diwilayahnya, dengan harapan setiap ada kejadian yang ada di wilayah seperti saat banjir datang, kebakaran langsung cepat di atasi yaitu lapor cepat.

“Itulah bentuk kerjasama yang sinergi dan solid antara Babinsa dan mitra karib saat pelaksanaan kegiatan sehari-hari dalam rangka tugas rutin untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan dari Babinsa tersebut dan akan lebih mempererat hubungan antara TNI dan Masyarakat,” pungkasnya.

Potret Kebersamaan Satgas TMMD 109 Dengan Masyarakat Kerjakan Pembangunan Jembatan

IMG-20200930-WA0009

Sumbawa – Dengan semangat gotong royong dan rasa kemanunggalan dengan rakyat, Satuan Tugas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa bahu-membahu mengerjakan Pembagunan jembatan di desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Jembatan tersebut, merupakan akses penting transportasi masyarakat sekitar, yang selama ini kesulitan melintas.

Jembatan yang memiliki panjang dan lebar masing masing 5 meter ini, merupakan jembatan yang dibuat menghubungkan antara dusun Jotang desa Jotang dan dusun Satowe Berang desa Empang Atas Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa.

Proses pengerjaan jembatan tersebut melibatkan excavator dalam hal melangsir, mengangkat dan meletakkan material pada posisinya serta dibantu proses manual oleh anggota Satgas dan warga, untuk memasang dan merangkai jembatan.

IMG-20200930-WA0010

Hal Tersebut diungkapkan Komandan Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han),disela sela kesibukannya, Rabu (30/09/2020).

Selain itu Dansatgas juga menjelaskan bahwa pengerjaan jembatan ini harus selesai tepat waktu yang telah direncanakan, mengingat masih ada sejumlah pekerjaan fisik lain yang juga harus dikerjakan oleh satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa, ungkapnya.

“Jembatan ini dibangun untuk mempermudah masyarakat beraktifitas, sehingga aktivitas masyarakat tidak terkendala. Anggota Satgas bersama warga, harus tetap bersemangat dan bekerjasama. Sehingga, pekerjaan apapun menjadi ringan dan segera dapat diselesaikan dengan baik,” Pungkas Dandim.

Menurut Dandim dengan semangat gotong royong, kebersamaan baik antara sesama anggota Satgas TMMD maupun Satgas dengan Masyarakat menjadi sarana dalam mewujudkan serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang menjadi salah satu tujuan jangka panjang penyelenggaraan Program TMMD, hal tersebut menjadi support tersendiri yang tak ternilai harganya bagi Satgas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa, untuk berkomitmen dalam mensukseskan program TMMD ke 109 di wilayah Kabupaten Sumbawa, ungkapnya.

IMG-20200930-WA0011

“Kami berharap sinergitas ini berlangsung untuk selamanya, bahkan meski TMMD ini berakhir, sinergitas dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat harus tetap terjaga. Karena meskipun nantinya program ini berakhir, kami akan terus bersama dengan masyarakat dan berkontribusi aktif untuk membantu meningkatkan pembangunan di daerah,” tegas Dansatgas.

Sementara Kepala Desa Jotang Herman Hakim, S.IP. memberikan apresiasi dan berterimakaaih atas pembuatan jembatan di wilayahnya itu. Pasalnya, dengan adanya jembatan akan membuat akses jalur transportasi menjadi lancar.

“Akses transportasi warga menjadi lancar. Baik hendak ke ladang, maupun melangsir hasil bumi ke Pasar. Tentunya, akan meningkatkan perekonomian warga,” kata Kades Jotang.

Manfaatkan Lahan Sempit, Satgas TMMD 109 Bangun Kolam Lele Bioflok Untuk Warga

IMG-20200929-WA0016

Sumbawa – Satuan Tugas TMMD ke 109 Kodim 1607/Sumbawa bersama mahasiswa KKN UTS Sumbawa, membuat contoh kolam budidaya ikan Lele dengan sistem Bioflok di rumah Bapak Zainal Madilau, Dusun Brang Beru, Desa Jotang, Kecaman Empang, Kabupaten Sumbawa. Selasa (29/09).

Pembuatan kolam Bioflok tersebut adalah upaya Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa dalam membantu tingkatkan perekonomian warga setempat. Pembuatan kolam Bioflok memanfaatkan area pekarangan rumah tanpa harus memiliki lahan yang luas.

Untuk diketahui sistem kolam Bioflok merupakan teknik pemeliharaan ikan dengan memaksimalkan jumlah tebar ikan pada wadah yang terbatas dan salah satu ikan yang cocok untuk kolam bioflok tersebut adalah ikan lele.

IMG-20200929-WA0018

Kegiatan yang diprakarsai oleh Dan SSK Satgas TMMD ke 109 Kapten Inf I Wayan Suledra, mendapat respon positif dari masyarakat. Dan SSK mengatakan kegiatan bersama mahasiswa KKN UTS Sumbawa merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu kesulitan masyarakat.

“Kegiatan yang kami laksanakan bersama mahasiswa KKN UTS ini, adalah bentuk upaya dalam membantu masyarakat dalam mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus memiliki lahan yang luas, serta mempererat kebersamaan dan menciptakan kemanunggalan yang lebih baik sesuai dengan program kegiatan teritorial”, ungkap Danramil 1607-02/Empang selaku Dan SSK.

Dan SSK berharap, “Dengan adanya kolam bioflok ini kami harapkan dapat memberikan dorongan semangat dan motivasi bagi warga lain khususnya di Desa Jotang, Kecamatan Empang” kata Dan SSK.

IMG-20200929-WA0019

Bapak Zainal Madilau (64) yang rumahnya digunakan untuk kolam percontohan tersebut, merasa senang dan gembira karena kegiatan yang dilaksanakan tersebut sangat berguna bagi ekonomi masyarakat kedepannya.

“Saya merasa senang atas kehadiran Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa dan mahasiswa KKN UTS, yang sudah berbagi ilmu pengetahuan dengan membuat kolam sistem Bioflok budidaya ikan lele. Ini sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan”, ungkapnya.

Anggota Satgas TMMD 109, Berbagi Pengetahuan Dan Motivasi Pengrajin Tradisional Seni Pembuat Sarung Parang Khas Sumbawa

IMG-20200928-WA0060

Sumbawa – Selain mengerjakan kegiatan fisik dan non fisik, kegiatan Satgas TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa Juga melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat pengrajin tradisional Dusun Jotang Atas, Desa Jotang Kecamatan Empang, Senin (28/09/2020).

Bapak Mastar, pria berusia 67 tahun yang beralamat di Dusun Jotang Atas Desa Jotang Kecamatan Empang, mempunyai bakat kerajinan tradisional pembuatan Sarung dan Gagang parang khas Sumbawa, yang biasa digunakan sehari-hari khususnya dalam kegiatan bertani, untuk memotong kayu pagar ataupun yang lainnya.

IMG-20200928-WA0058

Pria yang berusia 67 tahun ini pun mengatakan, bahwa dirinya sangat senang dan bangga dengan kehadiran TNI di Desanya pada kegiatan TMMD 109 Kodim 1607/Sumbawa, karena selain sangat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, juga bisa berkomunikasi lebih dekat sambil bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dengan TNI.

“Mereka juga memotivasi saya dalam pekerjaan kerajinan pembuatan sarung dan gagang parang,” ungkap kakek Mastar penuh semangat.

IMG-20200928-WA0059

Terkait hal tersebut, Sejumlah anggota satgas memanfaatkan sela waktu untuk bersilaturrahim sembari belajar menggalih pengetahuan dan keterampilan pembuatan gagang dan sarung parang khas sumbawa di tempat kakek Mastar, seperti yang dilakukan Serma Jose Regulo Freitas anggota Kodim 1607/Sumbawa.

Menurut Jose, kreatifitas bapak Mastar dalam membuat sarung dan gagang parang khas Sumbawa patut mendapat apresiasi, karena hasil karya tersebut mempunyai nilai artistik tinggi dan patut dilestarikan.

“Untuk itu saya menyempatkan diri untuk datang agar bisa memperoleh pengetahuan dalam membuat sarung dan gagang parang khas Sumbawa, yang nantinya bisa ditularkan pada generasi muda,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, kesempatan itu juga dimanfaatkan untuk berdialog dan memberikan motivasi kepada pak mastar agar tetap semangat dalam aktifitasnya sebagai pengrajin tradisional pembuat sarung dan gagang parang khas Sumbawa, dengan harapan dapat ditularkan kepada generasi muda sehingga seni keterampilan ini tetap dapat kita lestarikan, harapnya.

Cegah Peredaran Dan Penyalahgunaan Narkoba, Korem 162/WB Gelar Sosialisasi P4GN Dan Test Urin

IMG-20200928-WA0004

Mataram – Peredaran narkoba saat ini tidak lagi menyasar golongan atau masyarakat tertentu, namun potensi peredarannya pun mulai menyasar seluruh lapisan masyarakat termasuk aparat pemerintah banyak yang terindikasi terjerat narkoba seperti oknum pejabat atau oknum aparat TNI, Polri, BNN, Jaksa, Hakim dan oknum aparat pemerintah lainnya.

Maka untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya hal tersebut di lingkungan keluarga besar prajurit dan PNS, Korem 162/Wira Bhakti menggelar acara sosialisasi tentang Upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada para pajurit dan PNS satuan jajaran Korem 162/WB, bertempat di Aula Sudirman Korem 162/WB Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Senin (28/9/2020).

IMG-20200928-WA0008

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasiintel Kasrem 162/WB Letkol Inf Setiya Asmara menyampaikan, kegiatan sosialisasi ini merupakan program kerja dari komando atas dalam rangka memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada seluruh prajurit dan PNS mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani mengatakan, dampak narkotika tidak hanya merusak mental dan kesehatan para penggunanya hingga menyebabkan kematian, namun juga sangat mengganggu kehidupan masyarakat lainnya, hal ini terlihat dengan meningkatnya jumlah kasus kriminalitas di daerah-daerah di Indonesia.

IMG-20200928-WA0010

“Narkoba merupakan ancaman nyata bagi negeri ini maka masyarakat harus bersatu dalam memeranginya, jangan sampai kita malah ikut terjerumus,” ujarnya.

Untuk itu, sambungnya, melalui kegiatan sosialisasi P4GN ini saya berharap para anggota dapat memahami dan mengerti bahaya dari penyalahgunaan narkotika, sehingga nantinya ilmu atau informasi yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat disampaikan kepada keluarga rekan dan masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

IMG-20200928-WA0019

“Perhatikan setiap materi yang nantinya disampaikan oleh tim sosialisasi, apabila ada hal yang belum dimengerti agar ditanyakan,” imbaunya.

Sebelum mengakhiri sambutan, Letkol Inf Setiya Asmara, menambahkan, sampai saat ini kita masih dalam situasi pandemi covid-19, maka diharapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini agar penyelenggara dan para peserta selalu mempedomani protokol kesehatan covid-19 untuk mencegah penyebaran virus corona kepada diri sendiri, lingkungan kedinasan, keluarga maupun masyarakat.

IMG-20200928-WA0014

“Jadilah pelopor dan penggerak disiplin protokol kesehatan pencegahan covid-19 mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan dan masyarakat sekitar untuk mempercepat penanganan virus tersebut khususnya di NTB,” kata Kasi Intel Kasrem memberikan imbauan.

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi P4GN oleh dr. Fifin Fauziah dari Denkesyah Mataram sekaligus melaksanakan test urin bagi para peserta sosialisasi di akhir kegiatan tersebut.

IMG-20200928-WA0017

Hadir mengikuti kegiatan tersebut Dandenpal Mataram, Dandenkesyah Mataram, Dandenpom IX/2 Mataram, Dandenhubrem 162/WB, Wadan Denzibang Mataram, Kapenrem dan Kakumrem 162/WB.

Turnamen Tennis “Sengigi Bangkit” Digelar Sambut HUT TNI Ke-75

IMG-20200927-WA0014

Lombok Barat – Acara pembukaan Turnamen Tennis “Senggigi Bangkit” dalam rangka memperingati HUT TNI Ke-75 Tahun 2020 sekaligus Welcome Dinner bagi para atlet dan official digelar di Sheraton Senggigi Beach Resort, Jalan Raya Senggigi Kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (26/9/2020) malam.

Acara tersebut dihadiri oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, Irwasda Kombes Pol Djoko Hari Utomo, Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Noviar, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S.Sos. M.T, Kasiintel Kasrem 162/WB Letkol Inf Setya Asmara, Ketua Umum Pengprov PELTI NTB Jamaludin Malady, GM Seraton Senggigi Beach Resort Bapak Azhar serta para peserta dan official turnamen tennis tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos, dalam rilisnya, Minggu (27/9/2020).

IMG-20200927-WA0007

Pada kegiatan tersebut, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi penyelenggaraan turnamen tenis lapangan dalam rangka HUT TNI ke-75 yang menurutnya sangat luar biasa dan cukup membanggakan karena para atlet dari Bali juga datang untuk mengikuti event tersebut.

“Ini di luar ekspektasi kami, tadinya kami mau mengadakannya sederhana tapi berkat ketua PELTI NTB dan Irwasda sehingga ini menjadi luar biasa, event-nya jadi setingkat provinsi,” tandasnya.

Danrem mengatakan, dengan digelarnya kegiatan tersebut diharapkan kita dapat menyaring bibit-bibit muda berbakat di provinsi NTB guna mengisi regenerasi para atlet Indonesia untuk bertanding di tingkat nasional maupun internasional.

IMG-20200927-WA0009

“Untuk mengisi regenerasi atlet atlet Indonesia, kita cari atlet-atlet yang paling muda dari daerah-daerah di NTB ini,” pungkasnya.

Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani menjelaskan, tema HUT TNI ke-75 tahun 2020 ini yaitu “Bersinergi Untuk Negeri” maka sesuai dengan tema tersebut kami bersinergi dengan Polda NTB dan seluruh stakeholder dalam mengatasi setiap permasalahan, termasuk dalam kegiatan ini bersinergi dengan seluruh stakeholder dan teman-teman pariwisata untuk menggeliatkan kembali pariwisata di NTB khususnya di Senggigi dan sekitarnya yang mengalami penurunan cukup tinggi akibat pandemi covid-19 saat ini.

“Besar harapan kami mudah-mudahan kedepan menjadi normal kembali dan situasi pariwisata di NTB menggeliat seperti sedia kala,” harapnya.

IMG-20200927-WA0010

Sedangkan GM Hotel Seraton Senggigi Beach Resort Teezar Mirza menyampaikan, wabah pandemi covid-19 telah melumpuhkan banyak sektor ekonomi yang salah satunya adalah bidang pariwisata, banyak saudara-saudara kami yang terdampak secara finansial dan bahkan tidak sedikit pula yang kehilangan mata pencahariannya, maka dengan ini kami mengadakan Sheraton Sertifikat 2020 sebagai sebuah wadah untuk menggalang dana bagi saudara-saudara kami yang terkena dampak akibat wabah yang tengah melanda bumi ini.

“HUT TNI yang ke-75 bertema Sinergi Untuk Negeri, maka turnamen tenis untuk amal ini bukan hanya sebuah ajang untuk menjunjung tinggi sportivitas di lapangan, kegiatan ini juga menandakan kepedulian kita semua terhadap lingkungan di sekitar kita,” terangnya.

Mirza juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini terutama pemerintahan provinsi Nusa Tenggara Barat, Korem 162/Wira Bhakti, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, panitia, peserta, sponsor serta media yang terlibat atas segala upaya dan dedikasi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik selaras dengan tema yang diusung yaitu “Senggigi Bangkit”.

“Kami berharap kegiatan amal ini tidak hanya terhenti sampai di sini, tapi dapat tersebar lebih luas lagi,” harapnya.

IMG-20200927-WA0011

Demikian juga dengan Ketua Umum Pengprov PELTI NTB Jamaludin Malady menyampaikan, bahwa kejuaraan tennis lapangan yang digelar oleh PELTI NTB di lapangan tenis Seraton Senggigi tersebut adalah wujud nyata sinergitas TNI dengan seluruh stakeholder dalam rangka HUT TNI ke-75 di NTB yang bertujuan untuk menggeliatkan olahraga di masa pandemi covid-19 khususnya tenis lapangan sambil mencari atlet-atlet muda di NTB yang kelak dapat dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional.

“Kegiatan ini juga sebagai pundi amal penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak covid-19, sekaligus sebagai salah satu langkah untuk menggeliatkan kembali pariwisata di NTB khususnya di Senggigi dan sekitarnya yang selama ini terpuruk karena mewabahnya pandemi covid-19 agar dapat pulih kembali seperti sebelumnya,” terangnya.

IMG-20200927-WA0013

Lebih lanjut Kapenrem menerangkan, bahwa turnamen tersebut telah dilaksanakan mulai tanggal 17 September 2020 dengan kategori junior putra/putri kelompok umur 8 tahun sampai dengan 16 tahun sampai dengan kelompok prestasi veteran beregu.

“Dan hari ini dilaksanakan pertandingan final, sekaligus pembagian hadiah bagi para juara,” ungkap Dahlan.

Hari Kedua di Dompu, Kapolda NTB dan Danrem 162/WB, lakukan ini

IMG-20200925-WA0014

Dompu – Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K, M.H, dan Danrem 162/Wira Bakti (WB) Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, S.H, M.Han, menemui sekaligus bersilaturrahmi dengan pendukung dan simpatisan Pascabup H. Syaifurrahman Salman, S.E, – Ika Rizky Veriyani (SUKA) di Cafe Uma Tua, Kelurahan Potu, Jumat (25/9/2020) pagi.

Usai menemui tim sukses dan para partai politik pengusung SUKA, sekira pukul 10.20 Wita, Kapolda dan Danrem bergegas menuju dan sekaligus bersilaturahmi dengan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dompu yang dihadiri juga oleh Ketua KPU Drs. Arifuddin.

Kapolda NTB saat bertatap muka dengan sejumlah Parpol dan simpatisan SUKA di Caffe Uma Tua menyampaikan bahwa Paslon SUKA dinyatakan tidak memenuhi syarat saat penetapan Pascabup oleh KPU Kabupaten Dompu.

IMG-20200925-WA0015

Tetapi, Kapolda menyampaikan arahan, bahwa hal itu adalah hak konsitusional untuk melakukan gugatan atas hasil tersebut ke pihak Bawaslu Kabupaten Dompu.

“Permasalah ini menjadi sorotan, dikarenakan pada saat simpatisan tim SUKA melakukan aksi dengan menggerakan masa yang banyak yang dimana membahayakan keselamatan masyarakat yang berpotensi terjadi penularan Covid-19 dan berdampak buruk bagi warga lain,” ungkap Kapolda.

Untuk itu, Kapolda berharap kepada para ketua Parpol, tim sukses dan Simpatisan SUKA untuk membantu kami TNI dan POLRI untuk tidak menggerakan massa dengan jumlah yang banyak.

“Kami sangat berharap kepada bapak bapak menjadi perpanjangan tangan kami untuk menyampaikan hal tersebut kepada para simpatisan,” harapnya.

Masalah yang dihadapi Kabupaten Dompu kata Kapolda, patut diperhatikan karena akan adanya permasalahan baru seperti terjadinya penyebaran Covid-19 karena adanya gesekan antar pendukung. “Saya dan Dandrem berharap kedepannya tidak ada lagi menggerakan massa dengan jumlah yang banyak,” pinta perwira tinggi Polri berbintang dua ini.

Di tempat yang sama, Danrem 162/WB juga meminta dan berharap kepada pendukung SUKA untuk mengutamakan keselamatan masyarakat, jangan sampai ada lagi claster-claster baru Covid-19 di wilayah Kabupaten Dompu.

“Saya dan Kapolda berharap dan meminta kepada masing-masing Partai Politik, tim sukses dan simpatisan untuk bersama-sama menciptakan keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilkada berlangsung,” pinta Danrem 162/WB.

IMG-20200925-WA0016

Ia percaya, bahwa yang hadir di situ adalah sebagai tokoh-tokoh untuk membantu pihak TNI dan POLRI untuk mencipatakan Pilkada yang aman dan damai dan pihaknya akan memberikan penghargaan sebesar-besarnya.

“Di sini saya dan Kapolda tidak ada memihak kepada siapapun, intinya kami demi kepentingan orang banyak atau masyarakat,” cetusnya.

“Kami tidak melarang rekan-rekan untuk melakukan gugatan bahkan sampai mahkamah, tetapi jangan sampai menggerakan masa yang banyak itu berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19 yang dapat membahayakan masyarakat Dompu sendiri,” lanjut Danrem.

Salah satu aktivis Selamat Abadi Sentosa alias Bedel menanggapi, pihaknya menghargai permohonan dari pihak TNI dan POLRI untuk tidak menggerakan massa pada setiap tahapan Pilkada di Kabupaten Dompu dan pihaknya akan mengusahakannya.

Menurut Bedel, setelah dilakukannya komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan selama Pilkada berlangsung, Paslon lain banyak yang tidak mengikuti protokol kesehatan.

“Kenapa tidak ditegur dan ditindak lanjuti Paslon Paslon lain, dan aksi kami merupakan akumulasi kekecewaan atas adanya diskriminatif terhadap Paslon SUKA oleh pihak KPU Kabupaten Dompu,” ujar Bedel.

Sementara, pengurus parpol Berkarya Ilham Yahyu menuturkan, adapun aksi-aksi yang dilakukan selama ini merupakan bentuk perlawanan massa pendukung SUKA dan hanya itu yang bisa mereka lakukan.

“Kami melihat fakta yang terjadi di KPU, jelas diskriminasi dan kejahatan terhadap tim SUKA, perlu diketahui, ket
“Kami melihat fakta yang terjadi di KPU, jelas diskriminasi dan kejahatan terhadap tim SUKA, perlu diketahui, ketiga paslon ini semua ada masalah dan kekurangan, disini kami melihat kenapa hanya tim SUKA yang dipermasalahkan dan menurut kami permasalahan dari SUKA terjadinya salah penafsiran,” tegas Ilham Yahyu.

Untuk itu, lanjut Ilham, akan melawan teman-teman DPRD sekalian, apabila hak-hak politik mereka dibatasi, ia menginginkan demokrasi yang normal. Menurutnya, dalam tahapan itu sudah dinodai oleh pihak penyelenggara (KPU) yang akan membuat adanya kerawan Kamtibmas.

“Ada salah satu Paslon yang lain yang kami permasalahkan di mana adanya perbedaan nama antara di ijazah SD, SMP dan SMA, tetapi ini seolah-olah tidak dipermasalahkan oleh pihak KPU dan diloloskan,” beber Ilham.

Masih di tempat yang sama, Irfan Samudra mengatakan, berbicara Covid-19, menurut dia, adanya diskriminasi, yang dimana Bupati Dompu melegalisasi masalah Covid-19 di Kabupaten Dompu yang dimana Pemda Dompu tidak melakukan tindakan tegas.

Selain itu, kata dia, tidak adanya tindakan nyata untuk memutus rantai penyebarannya serta menindak tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan.

“Yang perlu saya tanyakan, hari ini hukum apa yang harus kami pakai hari ini untuk menggugat masalah ini, yang dimana kasus k2 sampai saat ini belum terselesaikan bagaimana dengan permasalahan ini kami sudah tidak percaya dengan pihak penyelenggara Pilkada,” bebernya.

Untuk itu, pihaknya meminta Kapolda dan Danrem melalui tim gugus Covid-19 Provinsi untuk menetapkan Kabupaten Dompu adalah zona merah yang darurat Covid-19.

“Apabila Kapolda dan Dandrem melarang kami untuk tidak menggerakan massa, tolong berikan kami kepastian hukum atau jalur hukum untuk menggugat masalah ini,” pintanya.

Penuturan yang sama disampaikan Zulkifli Pilkada di Kabupaten Dompu diduga sudah dicedrai oleh elit-elit politik yang sudah melakukan konspirasi dengan pihak penyelengara pilkada dalam hal ini pihak KPU.

Dikatakannya, pergerakan masa kemarin merupakan gerakan spontan dari rasa kekecewaan masyarakat simpatisan SUKA kepada pihak penyelenggara Pilkada.

“Kami berharap dan meminta kepada Kapolda dan Danrem untuk membantu kami dalam perjuangan melakukan gugatan di Bawaslu Kab. Dompu dan mengawasi pihak penyelenggara Pilkada di Kab. Dompu agar tidak melakukan kecurangan,” harapnya.

Terpisah, pada saat bersilaturahmi di kantor Bawaslu Kapolda dan Danrem 162/WB saat menyampaikan di Bawaslu “ada banyak kerawanan Kamtibmas yang terjadi setelah penetapan pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati sehingga salah satu Bapascabup tidak diloloskan, dan berlanjut pada blokade jalan di beberapa titik atas ketidakpuasan pendukung SUKA.

Selain itu, Kapolda dan Danrem sekaligus menanyakan kejelasan dan perkembangan pengajuan gugatan sengketa Pascabup SUKA yang tidak memenuhi syarat kepada Bawaslu.

“Jikalau ada temuan pelanggaran dari Bapaslon SUKA maka untuk pihak KPU dan Bawaslu dapat mengambil langkah atau keputusan sesuai aturan koridor yang ada dan tidak menyalahi aturan,” tutur Kapolda.

Kapolda NTB berharap dan mendorong pihak Bawaslu dan KPU Dompu agar bekerja secara Profesional kepada para kontestan Pilkada maupun pihak penyelenggara pilkada untuk tetap mematuhi protokol Covid-19 yang sudah ditetapkan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami juga berpesan kepada semua unsur dan masyarakat Dompu agar sama sama menjaga Kamtibmas,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kabupaten Dompu Drs. Arifuddin mengatakan, yang menjadi keputusan kami dari KPU terkait tidak diloloskanya pasangan SUKA itu sudah menjadi seleksi melalui aturan PKPU yang sudah diatur.

“Kami tidak mengada-ngada menetapkan TMS pasangan SUKA. Kami telah melalui beberapa prosedur PKPU dan kami sudah bekerja secara profesional,” jelas.

Pada kesempatan itu, Danrem 162/WB menegaskan kepada Bawaslu agar tidak terpengaruh oleh siapa pun dan jangan pernah takut dengan tekanan dari pihak tertentu.

“Kami berharap, Bawaslu tetap tegas dan tidak ada terpengaruh oleh siapapun, dan kita yakin dan percaya kepada pihak Bawaslu pasti akan bekerja Profesional,” tegasnya.