Kodim Jajaran Korem 162/WB Bersinergi Mensosialisasikan Imbauan Pemerintah

215 08

Mataram – Segala upaya dilakukan Gugus Satgas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 di Wilayah NTB baik dipulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos, dalam Rilis tertulis Kamis (21/5/2020).

Dijelaskannya, Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H ditengah wabah pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang melanda dunia, termasuk indonesia lebih khusus lagi Prov NTB, guna mengantisipasi penyebaran Covid yang tak kunjung meredah Pemerintah Prov NTB tergabung dalam Satgas Gugus Percepatan penanganan Covid-19 tidak mau gegabah dalam menyikapi kondisi tersebut, melakukan berbagai upaya dengan berbagai pertimbangan sesuai dinamika perkembangan Tran Penyebaran Covid-19.

Terkait hal tersebut lanjut Kapenrem, menindak lanjuti instruksi Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, agar kodim jajarannya mensosialisasikan surat Keputusan Gubernur NTB nomor: 003.2-504 tanggal 19 Mei 2020 tentang pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah, termasuk imbauan ketua MUI Prov terkait pelaksanaan Sholat Idul Fitri ditengah Covid-19.

215 08

215 09

Kodim jajaran Korem 162/WB melalui para Babinsa, Babinkamtibmas, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan steakholder lainnya bersinergi mensosialisasikan imbauan dengan menggunakan segala sarana yang ada baik dengan penerangan keliling menggunakan kendaraan dilengkapi pengeras suara, melalui media sosial, media online dan lainnya serta secara langsung door to door di wilayah masing-masing, ungkap Kapen.

215 10

215 06

Adapun imbauan yang disampaikan antara lain :
Pertama, Pengumpulan zakat fitrah dan/atau ZIS (Zakat, Infak, dan Shadaqah) diusahakan menghindari kontak fisik secara langsung, dan bisa dilakukan melalui layanan jemput zakat dan transfer layanan perbankan;

Kedua, Penyaluran Zakat Fitrah dan/atau ZiS (Zakat, Infak, dan Shadaqah) yang ada di masjid, mushola dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat dapat diberikan secara langsung kepada mustahik dengan tetap mengikuti protokol kesehatan;

Ketiga, Dalam situasi pandemi Covid-19, takbiran dilaksanakan melalui media televisi, radio, media sosial dan media digital lainnya;

Keempat, Takbiran dapat dilakukan/dilaksanakan di masjid hanya oleh pengurus takmir masjid;

Kelima, Shalat Idul Fitri 1441 H dilakukan/dilaksanakan di rumah masing-masing;

Keenam, Silaturahim atau halal bihalal Idul Fitri 1441 H bisa dilakukan melalui media sosial dan video call/conference;

Untuk itu, imbuh kapenrem, diharapkan semua komponen masyarakat dapat mentaati semua imbauan pemerintah tersebut, demi membantu percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah NTB, sehingga hal-hal diluar dugaan diambang batas kemampuan kita tidak perlu terjadi, untuk keamanan dan keselamatan diri, keluarga dan kita semua, karena dengan semua kita disiplin diri dalam menjalankan SOP Protokol Pencegahan Covid-19.