IMG-20210920-WA0134

KOREM 162/WB salurkan 100 TON Beras Bantuan Bapak Presiden Joko Widodo kepada Masyarakat NTB

Mataram – Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) RI berikan dukungan beras sebanyak 100 ribu kilogram (100 ton) yang dikemas menjadi 10 ribu paket/karung yang masing-masing berisi 10 kilogram kepada Korem 162/WB di Provinsi Detail »

IMG-20210919-WA0122

Percepatan Laju Vaksinasi DPSP, Danrem 162/WB dan Kapolda NTB Pimpin Apel Gabungan Tim Vaksinator, menuju 70 persen “herd immunity”

Lombok Tengah – Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dan Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal, S.I.K. M.H., memimpin Apel Gabungan Tim Vaksinator di Halaman Kantor Bupati Lombok Detail »

IMG-20210914-WA0094

Pangdam IX/Udayana Tinjau Serbuan Vaksinasi di Makodim 1620/Loteng

Lombok Tengah – Agenda dalam kunjungan kerja (Kunker) Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan rombongan hari kedua di NTB salah satunya meninjau serbuan vaksinasi di Makodim 1620/Loteng jalan Gajah Mada Detail »

IMG-20210913-WA0248

Jaga Kelestarian Alam, Pangdam IX/Udayana Tanam Pohon Mangrove di Pantai Blonsong Lombok Tengah

Lombok Tengah – Selain meninjau Pompa Hidram di wilayah Kodim 1615/Lotim, dalam kunjungan kerjanya di Lombok hari ini Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak juga melaksanakan penanaman pohon mangrove di dusun Blongsong Detail »

IMG-20210913-WA0218

Kunjungan Kerja di Lombok, Pangdam IX/Udayana Tinjau Pompa Hidram di Desa Tete Batu Lombok Timur

Lombok Timur – Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., beserta rombongan didampingi Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani meninjau Pompa Hidram di dusun Lingkung Utara desa Tete Detail »

Jelang Paskah, Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Gotong Royong Bersihkan Tempat Ibadah

IMG-20210326-WA0057

Belu NTT – Untuk memberikan rasa khidmat dan nyaman jelang perayaan paskah, pos jajaran Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur menggelar program Jumat bersih bersama masyarakat dengan melaksanakan gotong royong pembersihan lingkungan tempat ibadah baik Kapela maupun Gereja di sekitar pos.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro disela-sela kesibukannya di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu NTT, Jumat (26/3/2021).

Adapun pos-pos yang melaksanakan gotong royong pembersihan sarana ibadah yakni Pos Asumanu melaksanakan karya bakti pembersihan rumput di Kapela Santana Asumanu Dusun Leomanehat Desa Asumanu, Pos Mota’ain melaksanakan gotong royong penggalian dan pembersihan parit got yang tertimbun oleh banjir di Kapela ST. Michael Seroja Dusun Mota’ain, Pos Turiscain melaksanakan pembersihan, meratakan pasir dan batu di Gereja Haekesak Kecamatan Raihat dan Pos Silawan melaksanakan pembersihan halaman Kapela Santo Teodorus Desa Silawan. Sedangkan pos-pos yang lain melaksanakan gotong royong pembersihan lingkungan.

Menurut Bayu Sigit, gotong royong yang melibatkan masyarakat setempat sengaja dilakukan selain untuk menjaga kebersihan lingkungan juga untuk melestarikan budaya gotong royong sekaligus untuk memelihara dan memperkuat hubungan silatrurahmi antara masyarakat dengan anggota pos.

Dengan demikian, lanjutnya, akan tercipta suasana keakraban, kebersamaan, kerukunan, keharmonisan dan rasa persaudaraan yang melekat dalam hati anak bangsa sehingga dengan sendirinya persatuan dan kesatuan bangsa di wilayah perbatasan akan terjaga dengan baik.

”Ini yang kami harapkan,” ujarnya singkat.

Selain itu, Alumnus Akmil 2003 itu juga memerintahkan para Danpos jajarannya untuk membantu pelaksanaan perayaan Paskah pada tanggal 2 April mendatang dengan melakukan pengamanan selama proses perayaan sehingga pelaksanaan Hari Paskah berjalan aman, nyaman dan khidmat.

Personel Pos Fatubesi Satgas Yonif 742/SWY Bantu Masyarakat Bersihkan Saluran Irigasi

IMG-20210326-WA0051

Belu NTT – Puluhan Pos Fatubesi Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur bersama masyarakat Dusun Fatubesi Desa Takirin Kecamatan Tasifeto Kabupaten Belu melaksanakan gotong royong pembersihan saluran irigasi dari bendungan Fatubesi menuju sawah masyarakat desa setempat, Jumat (26/3/2021).

Gotong royong yang dipimpin Danpos Fatubesi Letnan Dua Inf Sandra Aris terlihat antusias membersihkan endapan tanah dan sampah yang menyumbat saluran irigasi mengakibatkan aliran air tidak lancar ke sawah masyarakat desa setempat.

Menurut Letnan Aris sapaan Danpos, endapan tanah yang menutup saluran menyebabkan air tidak lancar sekitar 150 meter. Untuk itu, ia bersama rekan-rekan posnya dan masyarakat turun membersihkan endapan tanah. “Alhamdulillah sekarang sudah lancar dan masyarakat bisa memanfaatkan saluran dengan baik,” ungkapnya.

Terpisah, Komandan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro di Mako Satgas memberikan apresiasi kepada pos jajarannya yang responsif membantu kesulitan masyarakat di wilayah pos masing-masing.

Dipaparkannya, gotong royong yang sama tidak hanya dilakukan di Pos Salore saja, namun juga dilakukan di Pos Mota’ain yakni membersihkan saluran parit yang tertimbun tanah akibat hujan. Sedangkan di Pos Lakmars, anggota pos bersama masyarakat melaksanakan karya bakti memperbaiki saluran air di Dusun Sabulmil Desa Lakmars.

“Ini sebagai upaya mendukung suksesnya ketahanan pangan di wilayah khususnya Kabupaten Belu,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sangat konsen dengan ketahanan pangan khususnya pertanian dan peternakan sehingga pos-pos harus memiliki lahan sekitar pos untuk berkebun dan beternak ayam. “Hasilnya dibagikan kepada masyarakat disekitar pos,” tandasnya.

Korem 162/WB Dukung Sepenuhnya Program Pembangunan Jalan Bypass BIL – Mandalika

IMG-20210326-WA0045

Mataram – Mega proyek pembangunan sirkuit MotoGP tahun 2021 terus disiapkan termasuk infrastruktur pendukung, salah satunya pembangunan jalan Bypass dari Bandara international Lombok (BIL) menuju Mandalika komplek atau lokasi MotoGP akan digelar.

Terkait dengan itu, Komandan Korem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., usai gowes bersama dengan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Mataram Reiza Setiawan dengan titik start lapangan Sangkareang dan finish di kantor BPJN Mataram, berdiskusi tentang pembangunan jalan Bypass yang menghubungkan BIL dengan kawasan Mandalika, Jumat (26/3/2021).

Danrem 162/WB mengapresiasi langkah BPJN Mataram dalam pembangunan infrastruktur jalan Bypass BIL – Mandalika sebagai Langkah positif guna mendukung pembangunan daerah, mengingat dalam waktu dekat event MotoGP akan dilaksanakan di Mandalika Lombok Tengah.

Menurutnya, pembangunan jalan Bypass BIL – Mandalika ini akan meningkatkan konektivitas dari BIL ke Mandalika komplek untuk mempermudah akses menuju sirkuit MotoGP, maka harus didukung penuh demi kelancaran pelaksanaan event MotoGP 2021 yang akan diikuti dan dihadiri oleh peserta maupun pengunjung dari berbagai negara sehingga menjadi lebih nyaman dan betah tinggal di Lombok.

“Jadi dunia pariwisata NTB juga akan bangkit kembali, dan secara tidak langsung masyarakat pun akan ikut menikmati dampak dari pembangunan jalan ini,” ujarnya.

Jenderal Bintang Satu itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat ataupun stakeholder terkait di NTB, khususnya kabupaten Lombok Tengah untuk mendukung proses pembangunan jalan Bypass BIL – Mandalika demi suksesnya penyelenggaraan event MotoGP yang dapat menstimulasi kebangkitan pariwisata di NTB khususnya Lombok.

“Mari kita bantu sukseskan pembangunan jalan Bypass ini, apabila ada kendala di lapangan agar dikoordinasikan sehingga semuanya berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.

Sementara Kepala BPJN Mataram Reiza Setiawan mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kerjasama jajaran Korem 162/WB dalam mendukung kelancaran pembangunan jalan Bypass dari Bandara Internasional Lombok ke kawasan Mandalika.

Dokter Satgas Pamtas Sektor Timur Berikan Solusi Pencegahan Penyakit Menular Seksual

IMG-20210326-WA0005

Belu NTT – Dokter Feri Kurnia saat ini sedang menjalankan tugas sebagai dokter Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY memberikan penyuluhan kesehatan tentang bahaya penyakit menular seksual dan cara pencegahannya kepada siswa-siswi SMK Khatolik Kusuma Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Kamis (25/3/2021).

Puluhan siswa-siswi SMK Khatolik Kusuma terlihat antusias menerima paparan slaid demi slaid dari dokter Feri sapaan akrab Dokter Satgas tersebut.

Usai memberikan penyuluhan, Letnan Dua Ckm Dokter Feri menyampaikan penyuluhan itu harus diberikan kepada adik-adik siswa sehingga mereka dari sedini mungkin mengetahui tanda dan gejala penyakit seksual yang terjadi pada alat kelamin baik laki-laki maupun wanita.

“Ini sebagai langkah antisipasi bagi mereka untuk tidak melakukan hubungan sek secara bebas sekaligus apabila sudah terjadi, minimal mereka tahu cara pencegahan,” terang pria murah senyum.

Seperti diketahui, lanjut dokter kelahiran Medan itu, ada beberapa macam penyakit yang menular melalui hubungan sek bebas yakni kencing nanah (gonnorea), sifilis atau raja singa, Limfo Granuloma Venerum (LGV), Ulkus Mole, HIV/AIDS, Hepatitis B.

Menurutnya, dari beberapa macam penyakit yang bisa ditularkan melalui hubungan sek, yang sulit untuk disembuhkan adalah HIV/AIDS dan Hepatitis B.

Selain itu, Dokter Feri juga memberikan saran untuk penyembuhan yakni berobat secara teratur kepada dokter dan minum obat sesuai petunjuk dokter, jangan lupa untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Jalin Kebersamaan, Dansatgas Pamtas Sektor Timur Serahkan Bantuan Sosial

IMG-20210325-WA0040

Belu NTT – Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro melaksanakan kunjungan kerja di Pos Turiskain Kipur II Dusun Turiskain Desa Maumuti Kecamatan Raihat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Kamis (25/3/2022).

Kehadiran Dansatgas Pamtas bersama Pasiter Satgas Kapten Inf Ali Murtopo dan rombongan disambut Dankipur II Kapten Inf Mahfud dan Forkopimca Raihat diiringi tarian Likurai yang dibawakan adik-adik dari dusun setempat.

Tatap muka yang berlangsung sederhana di bawah tenda peleton tersebut dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Camat Raihat Arther H. Rinmalae dalam sambutannya mengucapkan selamat datang Kepada Dansatgas bersama rombongan di Kecamatan Raihat.

Menurutnya, ia bersama warga wellcome dengan Satuan Yonif 742/SWY karena sudah dikenal baik oleh masyarakat Raihat pada tahun 2014 lalu. Dengan demikian, Arther berharap akan lebih mudah untuk melaksanakan koordinasi dalam berbagai hal khususnya dalam membangun jiwa nasionalisme masyarakat kepada NKRI yang kita cintai bersama.

Kesempatan baik tersebut juga dimanfaatkan Camat untuk menyampaikan kendala yang dihadapi masyarakat Raihat akan kesulitan air bersih karena posisi pemukiman warga berada di ketinggian, sedangkan sumber air berada di bawah.

“Kecamatan Raihan sebagai sumber air di Kabupaten Belu karena setiap desa memiliki sumber air, hanya saja posisinya berada dibawah. Sementara posisi pemukiman ada diketinggian,” paparnya.

Untuk itu, ia meminta kerjasama Satgas untuk meringankan beban yang dihadapi masyarakat.

Dansatgas Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas sambutannya yang luar biasa.

Bayu Sigit mengamini pribahasa “tak kenal maka tak sayang” yang disampaikan Camat Arther H. Rinmalae, untuk itu kehadirannya disini untuk bertatap muka dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda serta perwakilan masyarakat Turiskain.

Dijelaskannya, keberadaan Satgas Yonif 742/SWY di wilayah perbatasan sektor timur selain memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, juga untuk mengamankan patok perbatasan agar tidak bergeser. Namun setelah dilakukan pengecekan secara fisik, ada beberapa patok yang kondisinya memperihatinkan dan bahkan rusak. Jangan sampai patok-patok ini dibiarkan rusak atau hanyut terbawa air saat hujan sehingga memberikan peluang bagi negara tetangga untuk mengklaim menjadi tanah mereka.

Pria murah senyum itu juga mengajak dan mendorong peningkatan perekonomian masyarakat dengan bertani dan beternak.

“Saya sudah memerintahkan seluruh pos-pos untuk membantu ketahanan pangan dengan bertani dan beternak, hasilnya bukan untuk dijual tetapi dibagikan kepada masyarakat sekitar pos sehingga terjalin kerjasama, kebersamaan dan sinergitas yang baik antara Satgas dengan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pria kelahiran Bandung itu juga menyampaikan terkait dengan penyediaan air bersih, Satgas dengan keterbatasannya akan berupaya untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan air bersih dengan pengadaan mesin penyedot air.

“In syaa Allah akan kita upayakan mesin air dengan pengadaan sendiri,” tandasnya.

Usai memberikan sambutan, Dansatgas menyerahkan batuan tali asih berupa buku tulis dan tas ransel untuk anak sekolah yang diterima langsung oleh adik-adik penari Likurai, pakaian layak pakai, Dua dus Alkitab, masker dan perlengkapan olahraga.

Terpisah, Refania Bere yang membawakan tarian Likurai sangat senang bisa menyambut kunjungan Dansatgas dengan tarian adat penyambutan.

“Kami latihan menari selama seminggu dengan gerakan dan alat gendang khas tradisional Belu,” tutupnya. (Penrem)

Satgas Yonif 742/SWY Ambil Bagian Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Wilayah Perbatasan

IMG-20210324-WA0013

Belu NTT – Upaya pencegahan dan penanganan virus corona tidak hanya dilakukan oleh satuan teritorial jajaran TNI AD, namun satuan tempur seperti Yonif 742/SWY yang saat ini melaksanakan tugas menjaga wilayah perbatasan RI-RDTL juga tidak lantas berpangku tangan melihat kondisi yang dihadapi masyarakat. Pos jajaran Satgas Sektor Timur ikut berperan aktif mensosialisasikan bahaya corona virus desease (Covid)-19 di wilayah perbatasan.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat NTT, Rabu (24/3/2021).

Dijelaskannya, sebanyak 20 pos dan 1 Mako terus berupaya bersinergi dengan Kodim dan Polres Belu serta Pemerintah Daerah untuk mencegah penyebaran COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 baik 5M dan 3T.

5M yang dimaksud Dansatgas yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Sedangkan 3T yakni testing yaitu pemeriksaan dini untuk mengetahui lebih cepat kondisi seseorang untuk menghindari potensi penularan kepada orang lain. tracking adalah pelacakan, melacak orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien Covid-19, dan treatment yakni perawatan akan dilakukan apabila seseorang sudah dinyatakan positif terpapar Covid-19.

“Untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini harus dilakukan secara serentak dan bersama-sama dengan melibatkan semua pihak termasuk masyarakat karena siapapun bisa terpapar Covid-19,” ujarnya.

“Tidak ada kata menyerah, yang ada berkolaborasi melawan Covid-19,” imbuh Bayu Sigit.

Pria kelahiran Bandung itu juga mengingatkan untuk menjaga imunitas tubuh dengan berolahraga, menjaga pola hidup sehat dan berjemur karena kondisi tubuh yang sedang lemah rentan terjangkit virus corona.

“Apabila mengalami sakit demam, batuk, pilek atau kesulitan bernafas agar segera mencari bantuan medis terdekat untuk pendeteksian lebih awal,” pungkasnya.

Bantu Petani di Wilayah Perbatasan, Satgas Yonif 742/SWY Bangun Saluran Irigasi

IMG-20210323-WA0129

Belu NTT – Satgas Pengamanan wilayah perbatasan Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste Pos Turiskain Kipur II melaksanakan gotong royong pembuatan saluran irigasi untuk mengairi sawah di Desa Maumutin dan Desa Tohe Kecamatan Reihat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Selasa (23/3/2021).

Gotong royong yang dipimpin langsung Dankipur II Kapten Inf Mahfud bersama anggota dan puluhan masyarakat setempat antusias membuat saluran irigasi dengan mengambil air dari aliran sungai di dekat Pos Turiskain.

“Gotong royong pembuatan saluran air ini dilakukan mulai kemarin untuk mengairi sawah penduduk yang ada di dua desa,” kata Mahfud.

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan air persawahan, para petani bersama anggota pos bahu membahu membuat saluran air dengan harapan sawah atau lahan mereka bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam.

“Kebetulan saluran air sungai yang digunakan terletak disamping Pos yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste sehingga kami bersama anggota turut membantu masyarakat untuk untuk membuat saluran irigasi dengan menggali tanah bebatuan sepanjang 400 meter,” terangnya.

“Hari ini salurannya sudah kelar dan langsung bisa digunakan oleh masyarakat untuk mengalirkan air ke sawahnya,” imbuhnya.

Kapten Mahfud juga menyampaikan keberadaan posnya selain untuk menjaga wilayah perbatasan juga untuk membantu masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

Dukung Swasembada Pangan, Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Siapkan Lahan Untuk Berkebun

IMG-20210323-WA0051

Belu NTT – Selain melaksanakan tugas menjaga wilayah perbatasan seperti yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 Tentang TNI, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur juga tidak mau ketinggalan dalam membantu pemerintah di bidang pertanian khususnya swasembada pangan.

Hal itu dikatakan Komandan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro disela-sela memantau pembongkaran tanah di lahan belakang Mako Satgas Pamtas Sektor Timur Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu NTT, Selasa (23/3/2021).

Pembongkaran tanah bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Belu menggunakan traktor untuk mempermudah proses pengolahan tanah hingga siap untuk ditanami.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai upaya Satgas Pamtas mendukung program pemerintah khususnya di bidang pertanian dan perkebunan.

“Rencana lahan ini akan kita tanami berbagai jenis tanaman sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan dapur. In syaa Allah jika ini berhasil, maka hasilnya dapat kita bagikan kepada masyarakat disekitar Mako,” ungkap Bayu Sigit.

Selain lahan dibelakang Mako, Alumnus Akmil 2003 itu juga akan memanfaatkan lahan disebelah barat piketan Mako Satgas untuk diolah dan ditanami jenis tanaman yang sama seperti cabe, terong, timun, kacang panjang dan jenis sayur-sayuran lainnya juga disiapkan untuk kandang ternak ayam.

Ia juga menginstruksikan kepada pos jajaran untuk menyiapkan lahan khusus disekitar Pos untuk berkebun sehingga waktu-waktu luang bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif.

Danrem 162/WB Apresiasi Jiwa Besar Tokoh NW NTB

IMG-20210323-WA0109

Mataram – Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bersama Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal mendampingi Dirjen Administrasi Hukum Kemenkumhan RI Cahyo Rahardian Mushar melaksanakan mediasi kepada pimpinan NW Pancor TGB. Dr. H. M. Zainul Majdi dan NW Anjani KH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, Lc., M.Pd.I., Senin (22/3/2021).

Proses mediasi yang berlangsung sampai dini hari itu adalah dalam rangka menyelesaikan konflik internal yang terjadi antara kedua organisasi Nahdlatul Wathan (NW) tersebut.

Menurut Danrem 162/WB, kehadiran mereka di kediaman petinggi kedua tokoh NW tersebut disambut baik dengan tangan terbuka dan lapang dada, selanjutnya kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pertemuan hari ini Selasa 23 Maret 2021.

“Sesuai kesepakatan antara kami dengan kedua tokoh NW tersebut di tempat yang berbeda, sepakat untuk mengadakan pertemuan, dan hari ini mereka sudah menandatangani nota kesepakatan bersama di Hotel Astoria Mataram yang disaksikan langsung Dirjen Administrasi Hukum Kemenkumham, para stakeholder NTB, baik pimpinan TNI Polri, dan Kejati NTB,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam nota kesepakatan bersama tersebut, terdapat tujuh point kesepakatan salah satunya mengenai penggunaan lambang NW.

“RTGB. KH. Lalu Gede Muhammad Zainudin Atsani yang bertindak sebagai Pengurus Besar NW selaku pihak pertama menggunakan lambang NW sesuai dengan sertifikat merk nomor pendaftaran IDM000588697 dan lambang bendera sesuai dengan sertifikat merk nomor pendaftaran IDM000589043, sedangkan pihak kedua TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majdi menggunakan lambang yang berbeda,” paparnya.

Selain itu, lanjut orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB itu, kedua belah pihak juga sepakat akan selalu menjaga hubungan baik, saling menghormati dan mengakui legalitas dan keabsahan masing-masing dalam membangun, meningkatkan, mengasuh dan mengembangkan kerjasama sebagai pengurus besar organisasi kemasyarakatan (Ormas) dalam mewujudkan cita-cita TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pendiri organisasi perkumpulan NW.

“Ini yang patut kita apresiasi, nilai-nilai keagamaan dan jiwa besar para pihak sehingga semuanya bisa berdamai dengan baik tanpa harus ada yang merasa kalah ataupun menang,” ujar Rizal Ramdhani.

“Mari kita hormati dan laksanakan apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama dan ditandatangani sehingga perkembangan NW kedepan lebih maju dan lebih baik dari sebelumnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) menerbitkan SK kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) hasil Muktamar XIV di Mataram tahun 2019 yang sah atas perkumpulan Nahdlatul Wathan berdasarkan Keputusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agug dengan SK nomor AHU 0001269.AH.0108 Tahun 2020, tertanggal 30 November 2020.

Stakeholder di NTB Upayakan Islah NW Pancor dan NW Anjani

IMG-20210323-WA0021

Mataram – Stakeholder di NTB terus berupaya menyelesaikan konflik organisasi terbesar di NTB yakni Nahdlatul Wathon (NW) antara NW Pancor dan NW Anjani. Sejak kemarin, Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bersama Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal mendampingi Dirjen Administrasi Hukum Kemenkumhan RI Cahyo Rahardian Mushar melaksanakan mediasi kepada kedua belah pihak baik kepada pimpinan NW Pancor TGB. Dr. H. M. Zainul Majdi maupun NW Anjani KH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, Lc., M.Pd.I., Senin (22/3/2021).

Menurut Danrem 162/WB, Kemenkumham RI sengaja datang ke Lombok NTB untuk mendamaikan kedua belah pihak mengingat NW merupakan organisasi terbesar di NTB dengan cabangnya sudah tersebar di beberapa provinsi.

IMG-20210323-WA0022

“Kami menginginkan keduanya islah untuk kepentingan umat dan kondusifitas wilayah khususnya NTB, sehingga Kemenkumham bersama kami (Danrem 162/WB dan Kapolda NTB) mendatangi kedua tokoh NW di kediamannya hingga pagi (hari ini, red),” terangnya.

Kehadirannya di kediaman petinggi kedua tokoh NW tersebut menurutnya, disambut baik dengan tangan buka dan lapang dada walaupun ada beberapa draf yang sudah disiapkan sebelumnya harus dilakukan perubahan, namun keduanya sepakat untuk melakukan pertemuan hari ini.

“Sesuai kesepakatan antara kami dengan kedua tokoh di tempat yang berbeda akan mengadakan pertemuan hari ini di Hotel Astoria untuk menyelesaikan semua permasalahan yang ada tentunya dengan tangan terbuka dan kebesaran jiwa sehingga semuanya selesai dan tidak ada lagi permasalahan di belakang hari,” papar Ahmad Rizal.

Dijelaskannya, dalam permasalahan tersebut, ia bersama Kapolda NTB memiliki tanggung jawab moral untuk mendamaikan kedua belah pihak. Oleh sebab itu, begitu menjabat sebagai Danrem di NTB langsung melakukan dialog dengan kedua belah pihak untuk sama-sama menahan diri dengan harapan umat tidak terpecah belah, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terpelihara dengan baik.

IMG-20210322-WA0076

“Insyaa Allah semoga hari ini kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan konflik internal dengan tidak melihat siapa yang menang dan kalah dalam putusan PK di MA tahun 2020 sehingga nama besar NW baik di tingkat nasional maupun internasional tetap harum dan patut dibanggakan oleh masyarakat NTB,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) menerbitkan SK kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) hasil Muktamar XIV di Mataram tahun 2019 yang sah atas perkumpulan Nahdlatul Wathan berdasarkan Keputusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agug dengan SK nomor AHU 0001269.AH.0108 Tahun 2020, tertanggal 30 November 2020.