IMG-20200531-WA0008

Danrem 162/WB Gowes Beserta Jajaran Melaksanakan Sidak Pos Pengamanan Lebaran Ketupat

Mataram – Lebaran ketupat atau lebaran topat bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat khususnya masyarakat Lombok merupakan tradisi yang dilaksanakan seminggu setelah Perayaan Idul Fitri. Dalam perayaannya biasanya tempat-tempat wisata ramai dikunjungi masyarakat Detail »

IMG-20200531-WA0013

Danrem 162/WB Pantau Pos Pam Lebaran Ketupat

Mataram – Lebaran ketupat atau lebaran topat bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat khususnya masyarakat Lombok merupakan tradisi yang dilaksanakan seminggu setelah Perayaan Idul Fitri. Dalam perayaannya biasanya tempat-tempat wisata ramai dikunjungi masyarakat Detail »

3058

Amankan Lebaran Topat, Dandim 1606/Lobar Pastikan Beberapa Lokasi Wisata Tidak Dikunjungi

Mataram – Dandim 1606/Lobar bersama Kapolresta Mataram, Pasi Ops Kodim Lobar, Kabag Ops Polresta Mataram, Dan unit Intel Kodim Lobar, Danramil Ampenan, Kapolsek Ampenan, Danramil Narmada dan Kapolsek Narmada, mendatangi beberapa lokasi Detail »

3057

TNI Polri di Keruak Gelar Apel Siaga Bencana

Lombok Timur – Koramil 1615-04/Keruak bersama Polsek dan Pemerintah Kecataman Keruak menggelar apel bersama dalam rangka mengantisipasi bencana alam akibat curah hujan dan gelombang air laut yang cukup tinggi beberapa hari terakhir. Detail »

3055

Gubernur NTB Luncurkan JPS Gemilang Tahap II

Lombok Barat – Paket Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang Tahap II Sabtu (30/05/2020) hari ini resmi diluncurkan. Sebanyak 125.000 paket bantuan tersebut dilaunching langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Detail »

Forkopimda NTB Kunjungi Satgas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, Ini Penjelasan Dandim Lotim

2852

Lombok Timur – Kunjungan Satgas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 Provinsi NTB dipimpin Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., dan Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal beserta rombongan disambut Bupati Lombok Timur Drs. H. Sukiman Azmy bersama Dandim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny dan Kapolres Lotim AKBP Tunggul Senantrio di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur, Kamis (28/5).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama rombongan Satgas Covid-19 Provinsi NTB menggelar rapat koordinasi Percepatan penanganan Covid-19 dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pendopo Bupati Lotim.

Usia menggelar rakor, Dandim Lotim selaku Wakil Ketua 1 dalam press rilisnya menyampaikan setelah mendengar paparan dan arahan dari Satgas Covid-19 Provinsi NTB, pihaknya bersama anggota Satgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur akan terus berupaya untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di NTB khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Timur sesuai dengan instruksi Presiden.

Data Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur hingga hari ini yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 56 orang dengan rincian sembuh 36 orang, masih dalam isolasi dan perawatan sebanyak 18 orang dan meninggal 2 orang.

Menurut Agus Donny, Rafid tes berbasis pasar, berbasis masjid dan ASN sudah dilakukan dengan baik dan hanya dua yang rekatif. Disamping itu juga dilakukan pemeriksaan di pintu masuk Kabupaten Lombok Timur oleh Pos Pam perbatasan Covid-19.

“Hasil ini nantinya akan dilakukan kajian ilmiah oleh Satgas Gugus Tugas Covid-19 Lotim sehingga Pemda dapat menentukan kebijakan yang lebih tepat khususnya berkaitan dengan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, Dandim juga menyampaikan kehadiran Forkopimda NTB di Posko Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memberikan support dan dukungan dalam penanganan Covid-19 khususnya di Kabupaten Lombok Timur kedepan.

Pria kelahiran Magelang tersebut juga mengingatkan seluruh komponen masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan dengan mengindahkan protokol kesehatan mengingat akhir-akhir ini anak-anak rentan terpapar Covid-19.

“Di Indonesia, NTB peringkat kedua setelah Jawa Timur terpapar Covid-19 untuk anak-anak,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya bersama Satgas Covid-19 akan terus berupaya mengajak dan mengingatkan masyarakat agar disiplin melaksanakan kebijakan dan imbauan pemerintah terutama penggunaan masker, physical distancing (jaga jarak) dan menghindari kerumunan atau kumpul-kumpul.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Dandim atas dukungan semua pihak baik Forkopimda, ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat dalam melawan dan mencegah penyebaran virus corona.

“Mari tumbuhkan kesadaran dan ikut bergerak sebagai pejuang Covid-19 dengan harapan tidak ada lagi penambahan terpapar Covid-19 kedepan,” tutupnya.

Rakor percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 juga dihadiri Kajati NTB Nanang Sigit, SH., MH., Kepala Bakesbangpoldagri NTB dan Kepala OPD Kabupaten Lotim.

Cegah Penyebaran-19, Wisata Abangan dan Aik Ijo Ditutup Sementara

2851

Lombok Tengah – Kawasan wisata Abangan Desa Pringgarata dan kawasan Wisata Aik Ijo Desa Sepakek Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah ditutup sementara oleh Pemerintah Desa setempat. Penutupan sementara tersebut dilakukan dalam rangka menghindari kerumunan pengunjung selama lebaran Idul Fitri dan lebaran ketupat pada Minggu lusa.

Demikian disampaikan Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE., setelah menerima laporan dari Danramil 1620-09/Pringgarata Kapten Inf Syaiful Bersama anggota di lokasi penutupan, Kamis (28/5/2020).

Dijelaskannya, pihaknya Bersama Forkopimca Pringgarata dan aparat desa setempat Bersama-sama menutup lokasi tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus corona atau corona virus desease (Covid-19) di wilayah Kabupaten Lombok Tengah khususnya di desa tersebut.

“Jadi Langkah positif dari aparat desa bersama Forkopimca Pringgarata untuk mencegah penyebaran Covid-19 di desa tersebut, ini patut kita apresiasi,” ujar Prastiwanto.

“In syaa Allah kalau situasi sudah membaik dan memungkinkan untuk dibuka, maka kami juga akan menyarankan untuk dibuka Kembali sehingga aktifitas berjalan seperti biasa,” imbuhnya.

Selain itu, Alumnus Akmil 2001 tersebut juga terus mengimbau masyarakat untuk mentaati protokol Kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumuanan massa serta sering mencuci tangan agar terhindar dari Covid-19.

“Mari kita lawan penyebaran virus corona dengan melaksanakan imbauan pemerintah mulai dari sendiri, keluarga dan lingkungan yang lebih luas seraya terus berdoa,” tandas pria kelahiran Bangkalan Madura tersebut.

Kapen Rem 162/WB : Sinergitas Harga Mati Hadapi Covid-19

2856

Mataram – Mencermati perkembangan meningkatnya Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTB, di kalangan anak-anak serta transmisi lokal penyebaran khususnya di Kota Mataram, Lombok Barat, lombok Timur, untuk itu dalam rangka menggugah tanggungjawab serta kepedulian seluruh lapisan masyarakat Gugus Tugas Covid-19 NTB melakukan berbagai upaya salah satunya mengaktifkan Bakohumas Lintas sektotal tergabung dalam Gugus Khusus kehumasan Covid-19 Wilayah NTB.

Kapenrem 162/WB, Mayor Inf Dahlan, S.Sos, usai melaksanakan rapat koordinasi yang digelar Biro Humas dan Protokol Pemda NTB menyampaikan bahwa peran kehumasan sangat dibutuhkan dalam situasi ditengah wabah Pandemi Covid 19, selain untuk memberikan informasi terkait perkembangan kasus Covid-19 juga untuk mengedukasi seluruh lapisan masyarakat terkait semua kebijakan yang diambil pemerintah dalam upaya percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah NTB,

“Ini harus dilakukan secara bersinergi dalam presepsi yang sama sampai ke pelosok pelosok di seluruh Kab Kota Di NTB, baik melalui sarana media during maupun luring dengan harapan dapat diakses oleh masyarakat luas serta menghindari informasi Hoaks dari pihak pihak yang tidak bertanggungjawab, Sinergitas Harga Mati Hadapi Covid-19,” terangnya.

Kapenrem juga menjelaskan bahwa yang paling penting adalah sinergitas, partisipasi serta kepedulian semua pihak agar segala upaya dapat lebih efektif serta mencapai hasil maksimal, tandas dahlan.

Kapenrem juga meng untuk satu suara dalam memberikan imbauan serta edukasi Covid Dan Pola Hidup sehat sehingga daya tahan tubuh ditengah Covid-19 selalu terjaga selain itu tetap patuhi Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 mengingat masih tingginya penyebaran covid hal ini akan membuat kesulitan petugas medis dalam penanganan perawatan maupun dalam traking kontak.

Untuk itu, lanjutnya, partiasipasi dan peran aktif seluruh lapisan masyarakat dengan kesadaran yang tinggi dari diri, keluarga serta lingkungan dengan sendirinya akan mewujudkan ketahan kesehatan mulai dari lingkungan paling kecil meningkat sampai ke yang lebih luas.

“Mari menjadi pahlawan bagi diri, keluarga dan orang lain sehingga kita dapat segera keluar dari situasi pandemi Covid-19 lebih cepat. Hal ini bisa kita lalui ketika semua komit dan konsisten serta disiplin melaksanakan semua imbauan Pemerintah demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Terus gaungkan Protokol Cegah Covid 19, diantaranya, rajin cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, sosial distancing jaga jarak jangan berkumpul dalam jumlah banyak orang, jangan lupa pakain masker, Stay home upayakan tetap tinggal dirumah, jangan pernah membawa anak-anak ke tempat keramaian, pelihara pola hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi, jaga kebersihan lingkungan sekitar, olahraga yang teratur untuk jaga imunitas tubuh, ikhitiar dan berdoa inysaAllah kita bersama dapat melawan Covid-19 dan segera menuju new normal wujudkan NTB Gemilang.

Danrem 162/WB Pertegas Komitmen Bersama Cegah Penyebaran Covid-19

2852

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc, melaksanakan kunjungan kerja di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur terkait perkembangan dan pencegahan Covid-19 di NTB, Kamis (28/5/2020).

Pada kegiatan tersebut, Gubernur beserta rombongan diterima langsung oleh Bupati dan Walikota berserta jajarannya di masing-masing kabupaten/kota.

Dalam Kunjungannya di beberapa tempat tersebut, Gubernur memaparkan perkembangan penanganan Covid-19 di NTB yang secara nasional pemerintah pusat sedang mempersiapkan skenario New Normal, sementara di NTB muncul kasus-kasus positif Covid-19 akibat transmisi lokal yang harus diwaspadai bersama, sehingga tidak ada pilihan lain kecuali mengajak semua pihak secara bersama-sama memerangi pandemi ini dengan meningkatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

2851

“Covid-19 sudah menjangkiti beberapa tenaga kesehatan bahkan anak-anak juga ikut terinfeksi, ini terjadi karena ketidak disiplinan melaksanakan protokol kesehatan dalam beraktivitas,” kata Gubernur.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan pentingnya melindungi dan melibatkan UMKM dalam daerah guna memenuhi kebutuhan lokal kita di masa pandemi Covid-19 ini, karena dengan melibatkan mereka dalam jaring pengaman sosial, maka UMKM juga tetap berproduksi di tengah kesulitan ini.

Gubernur juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada para camat, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang telah berperan aktif dalam membantu penanganan Covid-19 ini.

2853

Sejalan dengan Gubernur, Danrem 162/WB menyampaikan bahwa maksud kedatangan Gubernur beserta rombongan dari Forkopimda NTB guna mencarger dan mempertegas kembali komitmen bersama untuk kembali melakukan langkah yang lebih agresif lagi dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di NTB.

“Grafik Covid-19 di NTB tidak ada grafik turun melainkan melandai dan naik, bahkan kasus terpaparnya bayi dan anak-anak di NTB ini perlu dilakukan penanganan bersama secara serius agar angka covid-19 bisa turun,” pungkas Danrem,

Sesuai rekomendasi hasil rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Gubernur, Danrem menyampaikan hal-hal antara lain :

Pertama, bahwa penumpang yang datang ke NTB melalui pesawat maupun kapal laut harus membawa hasil Swab Tes paling terakhir, jika hasil Swabnya kadarluarsa maka akan dilakukan Swab Tes kembali oleh tim yang ada di Bandara ataupun pelabuhan.

Kedua, sinergitas unsur/awak media akan lebih aktif mengkampanyekan bahaya covid-19 secara langsung/tidak langsung bersama TNI, Polri, Pemda dan pihak Swasta.

Ketiga, Pergub pemakaian masker akan dikeluarkan dan hal ini harus dilaksanakan oleh Kabupaten dan Kota di NTB.

Keempat, pemberlakuan jam malam maksimal pukul 21.00 Wita tidak ada lagi aktifitas di jalan.

Kelima, patroli gabungan akan dilakukan oleh semua stakeholder untuk membubarkan masa baik pagi, siang dan malam hari.

Keenam, pasar tradisional harus ada Posko di dalamnya ada unsur TNI, Polri dan Satpol PP dan dilengkapi dengan pengeras suara, box sterilisasi uang, handsanitizer dan lain-lain, dan ada pos kesehatan. Sedangkan waktu buka pasar mulai pukul 09.00 sd 12.00 wita.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap langkah dan upaya pemerintah Kabupaten/Kota saat menjelang Lebaran Idul Fitri meniadakan keramaian di Masjid dan tempat-tempat lainnya.

Terakhir, Pria kelahiran Jakarta tersebut berharap, keadaan seperti ini juga dapat dipertahankan pada perayaan lebaran ketupat nanti, mengimbau masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan mengukuti imbauan pemerintah untuk memutus rantai Penyebaran Covid-19, mengingat kita masih dalam situasi berperang melawan pandemi Covid-19 demi keamanan dan keselamatan kita bersama sehingga wabah Covid-19 ini dapat segera berakhir, keadaan dan aktifitas masyarakat dapat kembali normal.

Pemprov NTB bentuk Bakohumas, Bersinergi bersama TNI-Polri edukasi cegah COVID-19

IMG-20200528-WA0002

Mataram – Pemerintah Provinsi NTB perlu terus bersinergi bersama seluruh pihak untuk mengedukasi warga NTB sampai ke pelosok Desa, khususnya jajaran TNI dan Polri yang juga memiliki perangkat untuk memberikan edukasi dan sosialisasi pencegahan Covid-19.

Terkait hal tersebut, Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos, bersama para stakeholders kehumasan TNI, Polri dan Kejaksaan, menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB Najamuddin Amy, S.Sos. MM, terkait meningkatnya penularan virus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (27/5/2020).

Mengawali rapat, Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB menyampaikan, bahwa sinergi sangat penting untuk memaksimalkan sosialisasi dan edukasi di masyarakat NTB.

“Alhamdulillah pertemuan ini sangat positif, InsyaAllah kedepannya pemerintah bersama TNI-POLRI akan mengedukasi masyarakat baik melalui Media Daring, luring dan strategi Komunikasi lainnnya baik melalui Medsos Platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, YouTube dan sebagainya” jelasnya.

“Juga melalui platform yang akrab semisal WhatsApp agar sosialisasi bisa efektif hingga ke para lurah, Kepsek, kades, hingga kampus – kampus” tambahnya

Lebih lanjut, Najam memaparkan, bahwa pemerintah juga akan memaksimalkan media luring pada lokasi strategis seperti Sarana umum, ibadah, Pelabuhan, Bandara, Mall/Pertokoan, dan ada petugas gabungan TNI, Polri, Pol PP Provinsi, Pol PP Kab/Kota untuk mengedukasi.

Di akhir paparannya, Najam berharap dengan sinergi yang erat antara TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota akan membawa dampak yang lebih besar terhadap kesadaran dan pola hidup masyarakat NTB dalam menghadapi Covid-19.

“Kita berharap dengan strategi yang kita rumuskan bersama akan membawa dampak besar bagi seluruh warga NTB untuk lebih antisipatif dan cerdas menghadapi pandemi COVID-19 ini,” tutupnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., dan Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, SIK, agar segera dibentuk pos strategis di tengah masyarakat untuk meningkatkan intensitas edukasi demi kepatuhan masyarakat terhadap protokol Covid-19.

Cara Cegah Covid-19, Babinsa Koramil Ropang pastikan Warga pasang tempat Cuci Tangan

2755

Sumbawa – Dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Covid-19 yang sampai saat ini meresahkan warga, Babinsa Koramil 1607-03/Ropang serta Tim Gugus Tugas Covid-19 dan Relawan Covid-19 Desa Sepukur melaksanakan sosialisasi tentang pencegahan Covid-19 dan pendataan kepada masyarakat Desa Sepukur Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa yang belum memasang tempat cuci tangan didepan rumah masing masing, Rabu (27/05/2020).

Dalam sosisalisasi tersebut Babinsa serta Tim Gugus Tugas dan Relawan Covid-19 memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang penularan Covid-19 yang saat ini bukan hanya dari claster claster saja, namun melalui transmisi lokal yang artinya dari dalam wilayah itu sendiri.

Menyikapi hal tersebut, dalam sosialisasi kepada warga tentang bahayanya penularan melalui transmisi lokal, Babinsa serta Tim Gugus Tugas dan Relawan Covid-19 mengajak selalu menjaga kebersihan agar terciptanya hidup sehat, rajin berolah raga serta rajin cuci tangan dengan sabun saat keluar atau kembali ke rumah.

Diharapkan ditiap rumah untuk memasang atau menempatkan tempat cuci tangan/Hand Sanitizier di depan rumah masing masing. Dengan adanya sosialisasi ini, agar warga mengerti, tetap tenang dan tidak panik, tetapi harus meningkatkan kewaspadaan terhadap Wabah Covid-19.

HUT Kodam IX/Udayana Ke-63, Kodim Loteng Gelar Donor Darah

2754

Lombok Tengah – Dalam rangka memperingati HUT Kodam IX/Udayana ke 63 tahun 2020, Kodim 1620/Loteng menggelar bhakti sosial (Baksos) donor darah di Aula Serba Guna Kodim Loteng jalan, Rabu (27/5/2020).

Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., dalam sambutannya menyampaikan baksos donor darah tersebut dilakukan selain dalam rangka peringatan HUT Kodam IX/Udayana, juga untuk membantu saudara-saudara kita yang saat ini terbaring sakit dan membutuhkan darah.

Menurutnya, di masa pandemi Covid-19 ini, PMI merasa kesulitan untuk menyiapkan permintaan darah dari pasien karena minimnya pendonor. Untuk itu, kata Prastiwanto, pihaknya berupaya untuk menggelar baksos donor darah dengan harapan dari hasil sumbangan darah tersebut dapat menyelamatkan nyawa warga yang membutuhkan.

“Ingat setetes darah dengan izin Allah SWT dapat menolong nyawa seseorang,” ujar Prastiwanto.

Donor darah selain bermanfaat bagi penerima, lanjut pria kelahiran Bangkalan Madura tersebut, juga sangat baik untuk Kesehatan pendonor diantaranya dapat menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan resiko kanker, membantu menurunkan berat badan dan lain sebagainya.

“Jadilah pejuang kemanusiaan dengan mendonorkan darah untuk kesehatan dan keselamatan sesama, in syaa Allah akan bernilai ibadah,” tutupnya.

Sedangkan UTD Dikes Loteng M. Munjir pada kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih atas baksos yang digelar Kodim Loteng karena selama pandemi Covis-19, program Dikes Loteng tentang donor darah di desa-desa tidak terlaksana dengan baik.

“Kita memiliki program donor darah di desa-desa minimal 10 orang dengan tujuan adanya ketersediaan darah di UTD Dikes Loteng,” ungkap M. Munjir.

Pada kesempatan tersebut, UTD Dikes Loteng juga memberikan piagam sebagai bentuk penghargaan kepada para pendonor yang ikhlas dan suka rela mendonorkan darahnya untuk membantu masyarakat yang sedang membutuhkan darah.

Baksos donor darah juga diikuti Kapolres Loteng AKBP Budi Santoso, Kasdim Mayor Inf Dian Aksmiyandika dan Waka Polres Loteng Kompol I Ketut Tamia, para Pasi, Danramil dan anggota serta Persit KCK.

Tinjau Progres Rehab Rekon, Danrem 162/WB Imbau Masyarakat Ikuti Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

2753

Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP. M.M., dan Pasi Wanwil Korem 162/WB Mayor Inf I Made Dharma melaksanakan peninjauan percepatan rehab rekon pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) di Dusun Gelangsar Desa Gelangsar, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat dan di Dusun tanah ampar Kecamatan Pemenang timur Kabupaten Lombok utara, Rabu, (27/5/2020).

Terkait kunjungannya di lokasi tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan, berdasarkan perintah dari komando atas untuk membantu dan mendukung kelancaran pelaksanaan progres rehab rekon pihaknya sengaja datang untuk mengecek dan memastikan proses rehab rekon dilaksanakan dengan baik sesuai spesifikasi yang telah tentukan, sekaligus untuk membangkitkan semangat dan membagikan masker dan sarung tangan kepada para tukang dan Satgas rehab rekon yang sedang bertugas membangun Rumah Tahan Gempa (RTG) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap keamanan dan keselamatan prajurit kami yang sedang bertugas di lapangan agar tidak terpapar Covid-19,” pungkas Danrem.

Pada kesempatan itu pula, sambil istirahat dan menikmati suguhan kopi, Danrem meluangkan waktunya untuk berbincang-bincang dengan aplikator, para tukang dan pemilik-pemilik rumah yang sedang dibangun sembari mengimbau dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan kesadaran dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, mulai dari diri sendiri sampai ke masyarakat yang lebih luas dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Bapak-bapak dan ibu-ibu tidak perlu panik dengan penyebaran Covid-19 namun tetap waspada dengan tidak berkerumun, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah,” ungkapnya.

“Selain itu Bapak/Ibu juga perlu melakukan pola hidup sehat dengan olahraga teratur, cukup istirahat, konsumsi makanan yang bergizi dan rajin berjemur setiap hari pada pukul 10.00 Wita minimal selama 15 menit agar kekebalan atau imunitas tubuh kita terjajaga dan terpelihara” jelasnya.

2751

Selain itu, pria kelahiran Jakarta ini menjelaskan kepada masyarakat bahwa kebutuhan gizi yang baik bisa didapatkan dari makanan dan sayur-sayuran yang ada di sekitar kita, seperti daun kelor yang mengandung protein, vitamin dan vitamin C yang cukup tinggi dan sangat baik untuk memenuhi kebutuhan gizi kita dalam menjaga dan memelihara imunitas tubuh untuk melawan Covid-19.

Sedangkan Perwakilan Masyarakat warga Desa Gelangsar Gunung Sari Lalu Sadiman salah satu pemilik rumah RTG menyapaikan Syukur Alhamdulillah dan terimakasih kepada Pemerintah, TNI Polri Serta Semua Pihak yang membantu sehingga rumahnya yang hancur karena gempa kini sudah dibangun kembali tuturnya dalam bahasa sasak.

Danrem 162/WB Instruksikan Kodim Jajaran Tingkatkan Segala Upaya Cegah Covid

155 02

Mataram – Guna mengevaluasi Bertambahnya kasus Positif Covid-19 di wilayah NTB dengan beberapa tran baik adanya kasus positif menjangkit anak anak, transmisi lokal yang terjadi baik di kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur serta seluruh kabupaten/Kota se NTB masuk zona merah, semenjak tanggal 23 – 26 Mei 2020 yang cukup tinggi perharinya, Forkopimda NTB yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 menggelar Rapat Evaluasi di Gedung Sangkareang, Selasa malam.

Menyikapi hal tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdahni, S.Sos. SH. M.Han, Rabu (27/05) menginstruksikan Kodim jajarannya untuk terus semangat serta tingkatkan segala kegiatan sebagai upaya cegah, putus matarantai dan percepatan penangganan Covid-19 di wilayah NTB.

Adapun beberapa instuksi yang disampaikan sesuai hasil rapat Forkopimda agar para Dandim jajarannya bersama steakholder lainnya tingkatkan serta perketat kembali hal-hal diantaranya :

Pertama, Bandara akan di tutup untuk perjalanan orang (kecuali logistik).

Kedua, kapal ferri diprioritaskan khusus untuk orang yg memiliki surat jalan dinas dan memiliki hasil Swap serta untuk logistik.

Ketiga, karena kemungkinan besar penularan dari tempat keramaian maka kita berperang lawan Covid-19 dgn cara menertibkan dan perketat sistem pengawasan pasar dengan segera mendirikan tenda Pos terpadu dan memberlakukan sistem masuk pasar sesuai protokol kesehatan Covid-19 terhadap penjual dan pembeli dengan melaksanakan pengecekan suhu tubuh, cuci tangan pakai sabun, masuk ruangan penyemprotan disinfektan, pakai masker, sarung tangan, jika perlu pakai kacamata, dan uang yang akan digunakan belanja harus disterilkan di box sterilisasi uang.

Pembatasan jam pasar mulai pukul 09.00 Wita sampai dengan pukul 12.00 Wita.

Khusus penjual bahan makanan basah seperti sayur mayur, ikan dan daging akan digelar di lapangan masing-masing berjarak 2 meter. Sedangkan penjual barang-barang sembako seperti beras, gula, minyak dan lainnya tempatnya tetap di pasar.

Ketiga, pemberlakuan jam malam pukul 21.00 Wita sudah tidak ada lagi aktivitas di luar rumah termasuk berjualan dan lalu lalang kendaraan.

Keempat, aturan wajib menggunakan masker bagi siapa pun termasuk anak anak jika keluar rumah.

Kelima, laksanakan patroli pagi, siang dan sore hari sekaligus sosialisasi pencegahan Covid-19 serta lakukan tindakan bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker di jalan dengan memberikan peringatan yg mendidik.

Keenam, para Muspida Tkt-1 akan berkunjung ke Kabupaten/Kota untuk memberi semangat dan mentriger jajaran Kabupaten/Kota agar lebih aktif lagi memerangi Covid-19 di wilayahnya.

Ketujuh, sampaikan kepada masyarakat agar kita semua bersatu padu untuk berperang melawan Covid-19 mulai dari mendisiplinkan diri sendiri dengan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, lalu ke keluarga kemudian di lingkungan sampai ke
masyarakat luas.

Terkait hal itu juga, Danrem menyampaikan kepada satuan jajarannya agar terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder di wilayah masing-masing untuk melakukan upaya-upaya lebih masif bahkan lebih tegas dan lebih gencar dari sebelum-sebelumnya dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing, guna menumbuhkan kesadaran dalam masyarakat tentang bahaya virus Corona sehingga dapat terbentuk disiplin yang tinggi untuk secara bersama-sama berupaya mencegah dan mengatasi penyebaran Covid-19.

Danrem 162/WB Instruksikan Kodim Jajaran Tingkatkan Segala Upaya Cegah Covid

155 02

Mataram – Guna mengevaluasi Bertambahnya kasus Positif Covid-19 di wilayah NTB dengan beberapa tran baik adanya kasus positif menjangkit anak anak, transmisi lokal yang terjadi baik di kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur serta seluruh kabupaten/Kota se NTB masuk zona merah, semenjak tanggal 23 – 26 Mei 2020 yang cukup tinggi perharinya, Forkopimda NTB yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 menggelar Rapat Evaluasi di Gedung Sangkareang, Selasa malam.

Menyikapi hal tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdahni, S.Sos. SH. M.Han, Rabu (27/05) menginstruksikan Kodim jajarannya untuk terus semangat serta tingkatkan segala kegiatan sebagai upaya cegah, putus matarantai dan percepatan penangganan Covid-19 di wilayah NTB.

Adapun beberapa instuksi yang disampaikan sesuai hasil rapat Forkopimda agar para Dandim jajarannya bersama steakholder lainnya tingkatkan serta perketat kembali hal-hal diantaranya :

Pertama, Bandara akan di tutup untuk perjalanan orang (kecuali logistik).

Kedua, kapal ferri diprioritaskan khusus untuk orang yg memiliki surat jalan dinas dan memiliki hasil Swap serta untuk logistik.

Ketiga, karena kemungkinan besar penularan dari tempat keramaian maka kita berperang lawan Covid-19 dgn cara menertibkan dan perketat sistem pengawasan pasar dengan segera mendirikan tenda Pos terpadu dan memberlakukan sistem masuk pasar sesuai protokol kesehatan Covid-19 terhadap penjual dan pembeli dengan melaksanakan pengecekan suhu tubuh, cuci tangan pakai sabun, masuk ruangan penyemprotan disinfektan, pakai masker, sarung tangan, jika perlu pakai kacamata, dan uang yang akan digunakan belanja harus disterilkan di box sterilisasi uang.

Pembatasan jam pasar mulai pukul 09.00 Wita sampai dengan pukul 12.00 Wita.

Khusus penjual bahan makanan basah seperti sayur mayur, ikan dan daging akan digelar di lapangan masing-masing berjarak 2 meter. Sedangkan penjual barang-barang sembako seperti beras, gula, minyak dan lainnya tempatnya tetap di pasar.

Ketiga, pemberlakuan jam malam pukul 21.00 Wita sudah tidak ada lagi aktivitas di luar rumah termasuk berjualan dan lalu lalang kendaraan.

Keempat, aturan wajib menggunakan masker bagi siapa pun termasuk anak anak jika keluar rumah.

Kelima, laksanakan patroli pagi, siang dan sore hari sekaligus sosialisasi pencegahan Covid-19 serta lakukan tindakan bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker di jalan dengan memberikan peringatan yg mendidik.

Keenam, para Muspida Tkt-1 akan berkunjung ke Kabupaten/Kota untuk memberi semangat dan mentriger jajaran Kabupaten/Kota agar lebih aktif lagi memerangi Covid-19 di wilayahnya.

Ketujuh, sampaikan kepada masyarakat agar kita semua bersatu padu untuk berperang melawan Covid-19 mulai dari mendisiplinkan diri sendiri dengan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, lalu ke keluarga kemudian di lingkungan sampai ke
masyarakat luas.

Terkait hal itu juga, Danrem menyampaikan kepada satuan jajarannya agar terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder di wilayah masing-masing untuk melakukan upaya-upaya lebih masif bahkan lebih tegas dan lebih gencar dari sebelum-sebelumnya dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing, guna menumbuhkan kesadaran dalam masyarakat tentang bahaya virus Corona sehingga dapat terbentuk disiplin yang tinggi untuk secara bersama-sama berupaya mencegah dan mengatasi penyebaran Covid-19.