IMG-20210412-WA0054

Patok Perbatasan Hilang Pasca Banjir, Patop Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Lakukan Pengecekan

Belu NTT – Pasca hujan lebat akibat badai siklon tropis seroja beberapa hari lalu, Perwira Topografi (Patop) Satgas Pamtas RI-RDTL. Yonif 742/SWY Letda Ctp Torang Panjaitan bersama lima orang personel Pos Nananoe Detail »

IMG-20210410-WA0046

Dansatgas Yonif 742/SWY Ajak Masyarakat Perbatasan Jaga Keutuhan dan Kedaulatan NKRI

Belu NTT – Tim kesehatan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY dibawah pimpinan Letda Ckm Dokter Feri Kurnia kembali menggelar sunatan massal di Pos Mahen Dusun Fatubesi Desa Baudaok Kecamatan Tasiolat Kabupaten Belu, Detail »

IMG-20210409-WA0009

Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY Gelar Komsos dan Serahkan Bansos

Belu NTT – Komandan Batalyon Infanteri 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur menggelar komunikasi sosial dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan Detail »

IMG-20210408-WA0004

Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY Peduli Korban Banjir Bagikan Pakaian

Belu NTT – Komandan Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro menyerahkan bantuan ratusan potong baju kepada warga terdampak banjir yang berada di pengungsian di Desa Tasain Kecamatan Detail »

IMG-20210406-WA0057

Tim Kesehatan Satgas Pamtas Sektor Timur Ambil Bagian Dalam Penanganan Kesehatan Para Pengungsi

Belu NTT – Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor mengatakan Satgas Pamtas Sektor Timur ikut berperan aktif dalam Detail »

Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Amankan Perayaan Paskah di Belu

IMG-20210402-WA0025

Belu NTT – Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro memantau langsung pelaksanaan perayaan Paskah Umat Nasrani di Beberapa Gereja di Kota Atambua Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Jumat (2/4/2021).

Gereja-gereja yang dikunjungi diantaranya gereja Katedral, Gereja Polycarpus dan Gereja Katholik ST. Maria Bunda Penebus Kota Atambua. Terlihat di lokasi kebaktian puluhan personel berpakaian loreng lengkap dengan laras panjang bersama anggota Kodim dan Polres Belu mengamankan jalannya perayaan Paskah.

Menurutnya, kunjungan tersebut dilakukan sekaligus untuk mengecek dan memantau kesiapan pengamanan di beberapa gereja Kota Atambua.

“Untuk masing-masing pos melaksanakan pengamanan mulai dari kemarin sore mereka sudah masuk kedudukan baik di Gereja maupun Kapela yang digunakan untuk perayaan Paskah,” terangnya.

“Dan hari ini adalah puncak perayaan Paskah sehingga harus betul-betul steril dan aman dari segala bentuk gangguan,” tambahnya.

Seperti kita ketahui bersama, lanjutnya, beberapa hari yang lalu terjadi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar. Untuk itu, pihaknya diminta atau tidak harus tetap memback up Polres dan Kodim 1605/Belu dalam pengamanan karena itu merupakan tanggung semua pihak termasuk Satgas Pamtas.

“Semoga dihari Paskah ini, membawa kita kepada semangat baru dalam tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” harap Bayu Sigit.

Adapun tema yang diusung dalam perayaan Pasrkah (Kebangkitan Isa Al Masih) di Kabupaten Belu yaitu “Selamat Pesta Paskah, Semoga Kebangkitan Kristus Membawa Semangat Baru Dalam Tugas dan Pelayanan Kita”.

364 Personel Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Vaksinasi Covid-19

IMG-20210401-WA0004

Belu NTT – Untuk mengantisipasi dan mencegah terjangkit virus corona, Sebanyak 364 personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY melakasanakan vaksinasi Covid-19 di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro disela-sela vaksinasi Covid-19 di Mako Satgas, Rabu (31/3/2021).

Mulai hari ini dan esok, seluruh pos jajaran Satgas secara bergiliran datang ke Mako Satgas dengan sistem antar jemput mengunakan truk dan Fuso yang ada.

Menurutnya, pemberian vaksinasi Covid-19 sebagai bentuk dukungan terhadap program vaksinasi nasional dan membantu penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi NTT khususnya di Kabupaten Belu.

“Jadi vaksinasi Covid-19 ini selain untuk menjaga imunitas tubuh juga untuk menjaga kesehatan personel Satgas dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab menjaga wilayah perbatasan,” ujarnya.

Bayu Sigit juga berharap agar jangan takut untuk divaksin seraya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk ikut dalam program vaksinasi Covid-19 dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 dan memutus rantai penyebarannya.

“Ingat jika tidak mau divaksin maka secara tidak langsung akan menjadi pembunuh yang potensial bagi orang disekitar termasuk orang terdekat akan menjadi korban,” jelasnya.

Untuk itu, sambungnya, siapkan diri untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 agar aman dari terjangkit virus corona.

Alumnus Akmil 2003 itu juga berpesan setelah divaksin agar beristirahat dan jangan melakukan aktivitas yang berat karena vaksin masih berproses dalam tubuh.

“Mari sukseskan Vaksinasi Covid-19 nasional untuk Indonesia yang sehat dan bebas Covid-19,” tandanya penuh harap.

Sebelumnya, sebanyak 36 orang personel Satgas Pamtas sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 di RST Belu dan sisanya hari ini melaksanakan vaksinasi secara serentak di Mako Satgas.

Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY Gelar Evaluasi Satu Bulan Pelaksanaan Pamtas Perbatasan

IMG-20210331-WA0005

Belu NTT – Satu bulan pertama melaksanakan tugas di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY menggelar apel Komandan Pos (Danpos) di Ruang Yudha Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Rabu (31/3/2021).

Apel Danpos yang dipimpin Komandan Satgas Pamtas Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro didampingi Wadan Satgas Mayor Inf Aditya Nugraha juga dihadiri dihadiri para Dankipur dan Perwira Staf Satgas.

Dansatgas Pamtas dalam sambutannya menyampaikan apel Danpos ini sengaja dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan selama satu bulan oleh masing-masing pos.

Dalam hal ini, kata Bayu Sigit, masing-masing pos melaporkan kegiatan yang sudah dilaksanakan maupun kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan kedepan selama satu bulan.

“Silahkan paparkan semuanya disini sehingga kita sama-sama bisa menyimak dan memberikan saran dan masukan untuk perbaikan dan peningkatan kinerja selama satu bulan kedepan,” ujarnya.

“Kedepan juga diharapkan masing-masing pos mampu bersaing khususnya dalam pengamanan wilayah perbatasan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Pria kelahiran Bandung itu juga mengajak para Danpos dan Dankipur untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat yang menjadi wilayah tanggung jawabnya dengan harapan tugas pokok Satgas berjalan dengan baik, begitu juga dengan tugas pembinaan teritorial terbatas dapat berjalan sesuai harapan sehingga masyarakat kita di wilayah perbatasan memiliki kedekatan dengan TNI khususnya Satgas Yonif 742/SWY yang berdampak pada terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Usai memberikan sambutan, apel Danpos dilanjutkan dengan paparan masing-masing staf dan para Danpos secara bergilir yang diakhiri dengan pemberian saran dan masukan baik dari Dansatgas, Wadansatgas maupun para Dankipur dan Perwira Staf.

Sambungan Listrik di Rumah Warga Putus, Personel Tonkom Satgas Yonif 742/SWY Turun Membantu

IMG-20210330-WA0024

Belu NTT – Danton Komunikasi Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Dua Chb Edy Susanto bersama anggota mengecek kondisi alat komunikasi di Pos Dafala Kipur III yang terletak di Desa Dafala Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur yang mengalami trouble beberapa hari terakhir.

Setelah menyelesaikan tugas perbaikan alat komunikasi, Danton Komunikasi bersama anggota yang akan menginap di Pos Dafala mendapat informasi dari Dankipur III Kapten Inf Lutfi Sulthoni bahwa ada warga atas nama Bona yang tinggal di sekitar pos mengalami masalah listrik tidak menyala.

Mendengar informasi tersebut, Dantonkom bersama beberapa anggota langsung bergegas menuju rumah Bona yang terletak tidak jauh dari pos untuk memperbaiki listrik.

Menurut Dankipur III, setelah dilakukan pemeriksaan dan pengecekan, meteran listrik dalam kondisi baik dan setelah dilihat instansi listrik juga baik.

“Begitu dicek dibagian atap, ternyata kabel utama dari PLN menuju tiang penyangga yang ada diatas atap putus sehingga aliran listrik tidak bisa masuk,” ujar Lutfi.

“Setelah disambung, Alhamdulillah sekarang sudah bisa menyala,” imbuhnya.

Mendapat laporan tersebut, Komandan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro mengapresiasi langkah cepat anggotanya dalam membantu kebutuhan masyarakat.

“Ini harus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga keberadaan pos-pos Satgas Yonif 742/SWY dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Bayu Sigit juga mengingatkan untuk mengedepankan keamanan dan keselamatan dalam membantu masyarakat khususnya terkait listrik yang rentan dengan tersengat setrum.

Selaku Ketua Pengprov Pertina NTB, Danrem 162/WB Bangga Atas Perolehan Juara Umum Petinju NTB

IMG-20210328-WA0084

Mataram – Dalam ajang bergengsi Seleknas (seleksi nasional) tinju Sea Games Hanoi tahun 2021 yang digelar PP (Pengurus Pusat) Pertina di Markas Besar TNI AU Cilangkap selama 4 hari mulai tanggal 25-28 Maret, para petinju asal Provinsi NTB keluar sebagai juara umum dengan perolehan tiga emas dari empat atlet yang dikirim.

Demikian diungkapkan Komandan Korem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., selaku ketua Pengurus Provinsi Pertina NTB di Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Senin (29/3/2021).

Tiga petinju peraih medali emas yang dimaksud Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, yaitu Endang yang bermain di kelas 51 Kg, Huswatun Hasanah kelas 60 Kg dan Putra Samada pada kelas 69 Kg.

Endang dalam hal ini bermain sebanyak 3 kali pertandingan dan pada pertandingan final melawan Betrik Sugoro dari Kalimantan Selatan, Huswatun Hasanah bermain 2 kali dan pada final melawan petinju dari Papua Adelia Estifena, sedangkan Putra Samanda bermain 2 kali dan pada pertandingan final melawan Saroha dari Sumatera Utara. Sementara Jubaitul bermain pada kelas 57 kg dan petinju asal NTB ini mengalami kekalahan dari petinju asal DKI Jakarta.

“Ini sangat membanggakan dan patut diapresiasi, mereka mampu membawa nama NTB dalam ajang Nasional dan bahkan Internasional kedepannya di Hanoi,” ujar Rizal Ramdhani.

Jenderal Bintang Satu itu juga berharap agar para pelatih dan pendukungnya segera mempersiapkan ketiga petinju tersebut untuk terus diberikan pembinaan dan Latihan ekstra sehingga berangkat mewakili Indonesia dalam ajang Sea Game di Hanoi membuahkan hasil yang dapat dibanggakan oleh Indonesia khususnya masyarakat NTB.

“Siapkan fisik dan mental dengan terus berlatih dan berlatih untuk menghadapi Sea Game di Hanoi tahun ini,” pesan Danrem kepada tiga peraih emas tersebut.

Alumnus Akmil 1993 itu juga berharap agar petinju Jubaitul untuk tidak berkecil hati, masih banyak waktu dan kesempatan untuk meraih kesuksesan. Untuk itu, harus mempersiapkan diri lebih baik dan lebih matang sehingga bisa mengharumkan nama keluarga dan daerah.

Sementara itu, Kapten Inf Jamuhur selaku Manager Tim tinju Pengprov NTB menyampaikan, raihan tiga medali emas tersebut membawa Putra Samada, Endang dan Huswatun Hasanah lolos mengikuti Pelatnas persiapan mewakili Indonesia di Sea Games 2021. Sementara Jubaitul tetap melaksanakan latihan di Sasana Notorius Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam rangka persiapan mengikuti PON di Papua.

“Seleknas ini juga merupakan ajang untuk melihat kekuatan tinju nasional tanah air yang nantinya akan berlaga di PON XX Papua,” pungkasnya.

Sebelumnya, Huswatun Hasanah pernah menyumbangkan medali perungggu di kelas 60 kilogram pada Asian Games 2018 dan Sea Games pada 2019 lalu di Manila. (Penrem)

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Terima Kunjungan BNNK Belu

IMG-20210330-WA0010

Belu NTT – Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro didampingi Wadan Satgas Mayor Inf Aditya Nugraha dan staf menyambut hangat kunjungan kerja Kepala BNNK Belu bersama rombongan di ruang tamu Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Selasa (30/3/2021).

Dalam kunjungan, Kepala BNNK Belu Muhammad Rizal didampingi Kasi Pencegahan Gregorius Kali Bau dan Icha dalam rangka menjalin kerjasama dan sinergitas dengan Satgas Pamtas untuk Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) khususnya di wilayah perbatasan.

Pada kesempatan yang baik tersebut, Kepala BNN Muhamad Rizal menjelaskan maksud kedatangannya di Mako Satgas dalam rangka menjalin sinergitas dan kerjasama seluruh personel Satgas Pamtas Sektor Timur dalam penanganan Narkoba khususnya di pintu-pintu masuk perbatasan dan Kabupaten pada umumnya.

Penanganan yang dimaksud Muhammad Rizal, melakukan deteksi dan pencegahan di pintu masuk wilayah perbatasan yang tersebar di Kabupaten Belu baik terhadap barang yang akan masuk dari wilayah Timor Leste ke Indonesia maupun sebaliknya.

Pria kelahiran Makassar itu juga meminta kepada Dansatgas agar BNNK diberikan waktu mensosialisasikan dan berbagi informasi tentang berbagai jenis Narkoba dan bahayanya dengan harapan para personel yang bertugas di pos-pos perbatasan jajaran Satgas Sektor Timur mengetahui dan mengerti jenis-jenis narkoba yang biasa di konsumsi oleh masyarakat secara ilegal.

Sedangkan Kasi Pencegahan BNNK Belu Gregorius Kali Bau mengatakan pihaknya sangat membutuhkan sinergitas dan kerjasama dari Satgas untuk membantu pencegahan narkoba karena Kabupaten Belu sangat rawan dari peredaran narkoba.

Untuk diketahui, lanjutnya, negara tetangga (RDTL) sangat rawan dengan peredaran narkoba khususnya yang datang dari Cina, Pilipina dan negara lainnya dengan memberdayakan tanaga kerja dari masing-masing negara.

“Dengan keterbatasan personel dan sarana prasarana milik BNN Belu, maka kami membutuhkan kerjasama dan sinergitas dari Satgas Yonif 742/SWY yang saat ini sedang melaksanakan tugas menjaga perbatasan,” harapnya.

“Hal itu harus dilakukan mengingat jarak perbatasan sangat jauh dihadapkan akses pintu keluar masuk yang cukup banyak,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Dansatgas Pamtas Sektor Timur mengucapkan terimakasih atas kepercayaan BNNK Belu yang telah datang dan mengajak pihaknya untuk bersinergi dalam P4GN.

“Ini luar biasa dan kami siap mendukung langkah BNN dalam menzerokan Kabupaten Belu dari Narkoba,” tegasnya.

Sebagai informasi, lanjut Bayu Sigit, selama satu bulan kami di wilayah Kabupaten Belu, belum ada laporan terkait dengan penyeludupan narkoba melalui pintu masuk pos-pos.

Pria kelahiran Bandung itu juga menceritakan bahwa ia pernah melaksanakan Satgas di wilayah perbatasan Kalimantan Utara selama 6 bulan dan banyak menangkap Narkoba yang masuk ke Indonesia.

“Namun setelah kami pelajari ternyata ada oknum aparat yang terlibat di dalamnya,” kenangnya.

“Sehingga ini mengalami sedikit kesulitan dalam penanganannya, mungkin dengan tertangkapnya satu orang pelaku akan terbongkar semua,” kata Dansatgas.

Terkait dengan pembongkaran barang, lanjut Bayu Sigit, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pembongkaran barang dan ini membutuhkan kerjasama semua pihak yang memiliki kompetensi sesuai dengan bidangnya sehingga hasilnya lebih maksimal.

“Untuk sementara kami hanya memeriksa surat-surat dan pemeriksaan secara terbatas karena membutuhkan waktu dan biaya,” terangnya.

Namun ia sudah memberikan penekanan kepada seluruh pos-pos apabila ada pelintas batas agar memeriksa surat-surat dan jika itu ada maka bisa dipersilahkan untuk lewat.

Personel Pos Mahen Berbagi Ilmu Dengan Anak-Anak Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur

IMG-20210329-WA0041

Belu NTT – Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY yang berada di bawah Kolakops Korem 161/WS selain menjaga wilayah perbatasan juga menyempatkan diri untuk berbagi ilmu dengan anak-anak Sekolah Dasar di Dusun Fatubesi Desa Baudauk Kecamatan Lasiolat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Menurut Danpos Mahen Letnan Dua Cpl I Nengah Karmajaya kegiatan belajar mengajar tersebut dilakukan sebagai salah satu trobosan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY dalam upaya meingkatkan kualitas belajar anak-anak khususnya tingkat SD yang tinggal di dusun dekat Pos Mahen dengan memberikan tambahan waktu belajar.

“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian Satgas terhadap adik-adik di perbatasan khususnya terkait pengetahuan dan wawasan sehingga kedepan mereka mampu membangun kampungnya sendiri,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Nengah sapaanya, ada tiga sampai empat anak yang datang untuk belajar, namun setelah berjalan beberapa hari, mereka datang sendiri untuk belajar karena belajar disekolah waktunya juga terbatas akibat pandemi Covid-19.

“Materi yang diberikan seperti Matematika, IPA dan Wawasan Kebangsaan selama tiga hari di lopo-lopo Pos Mahen yang beratapkan terpal dan diatasnya daun kelapa,” terangnya.

“Kedepan atap lopo-lopo ini akan kita ganti dengan seng atau sejenisnya sehingga adik-adik bisa bejalar dengan lebih nyaman,” tambahnya.

Terpisah, Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro disela-sela kesibukannya di Mako Satgas Kelurahan Umanen memberikan apresiasi kepada Danpos yang telah berupaya ditengah keterbatasan memberikan pembinaan dan pembelajaran kepada anak-anak kita dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Ini patut diapresiasi, disamping tugas pokok menjaga wilayah perbatasan mereka bisa meluangkan waktu untuk melaksanakan pembinaan teritorial secara terbatas salah satunya belanjar mengajar,” jelas Bayu Sigit.

Diceritakannya, masing-masing pos sudah diberikan bekal sebelum berangkat tugas tentang pengetahuan dibidang kependidikan dan sekarang waktunya yang tepat mereka terapkan kepada masyarakat.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga merupakan tanggungjawab kita bersama dalam memajukan dan menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing ditengah kehidupan global,” tegas Alumnus Akmil 2003 itu.

Selain itu, ia juga berharap agar para orang tua memberikan perhatian dan pengawasan lebih kepada anak terutama pada saat belajar di rumah mengingat pada pendemi Covid-19, waktu belajar lebih banyak dirumah dari pada di sekolah.

Antisipasi Dampak Teror Bom di Gereja Katedral Makasar, TNI POLRI NTB Gelar Patroli Keamanan Terpadu

IMG-20210328-WA0060

Mataram – Mengantisipasi aksi teror yang terjadi di gereja Kathedral Makasar Sulawesi Selatan hari ini, Komandan Korem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menginstruksikan kepada satuan Kodim jajarannya untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan dengan menggelar patroli bersama TNI-Polri di setiap Gereja yang ada di wilayah masing-masing.

Hal itu dikatakan Danrem 162/WB disela-sela kegiatan patroli di Gereja GPIB jalan Bung Karno Mataram, Minggu (28/3/2021).

Menurut Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, hal itu dilakukan sebagai langkah konkret untuk menjaga berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat, terutama menjelang dan selama perayaan Paskah umat kristiani.

“Berikan rasa aman bagi saudara-saudara kita umat Nasrani melaksanakan ibadah dengan melakukan penebalan pengamanan ditempat ibadah khususnya Gereja,” ujar Jenderal Bintang Satu itu.

“Cek langsung kesiapan pengamanan, periksa setiap orang yang masuk ke Gereja untuk ibadah,” imbuhnya.

Ia juga meminta kepada para tokoh agama umat Kristiani baik Pastur, Romo maupun Pendeta untuk menyampaikan kepada seluruh umat Nasrani di NTB agar tetap tenang dan tidak panik, karena TNI Polri di NTB siap menjamin keamanan pelaksanaan kegiatan ibadah, apalagi menjelang perayaan hari Paskah.

Alumnus Akmil 1993 itu juga mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat NTB untuk bersama-sama menjaga kebersamaan, keharmonisan dan kerukunan umat beragama, dengan harapan terciptanya rasa aman dan nyaman yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat di NTB.

“Mari kita jaga NTB ini agar tetap aman dan nyaman bagi masyarakat dengan tidak melihat suku, agama atau yang lainnya,” tandasnya.

Selain melaksanakan patroli keamanan di Gereja GPIB Mataram, patroli yang diikuti Dandim 1606/Lobar Kol Arm Gunawan dan Direktur Samapta Polda NTB Kombes Pol Frido Situmorang, juga dilakukan di beberapa gereja seperti Gereja Immacullata Samping Kodim 1606/Lobar Jalan Pejanggik Kota Mataram, Gereja Bethel Rock Jln jelantik Gosa Gebang Kota Mataram dan Gereja Santo Antonius Padua yang diterima oleh Pastur, Romo ataupun Pendeta masing-masing gereja.

Usai Olahraga, Satgas Pamtas Sektor Timur Bersih-Bersih di Alun-alun Atambua

IMG-20210328-WA0070

Belu NTT – Olahraga merupakan suatu kebutuhan untuk menunjang kesehatan dan imunitas tubuh apalagi pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro seusai melaksanakan olahraga bersama yang dilanjutkan dengan pembersihan sampah disekitar lapangan alun-alun Kota Atambua Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Minggu (28/3/2021).

Terlihat dilapangan, personel Mako Satgas Pamtas bersama masyarakat yang ikut olahraga membersihkan sampah organik maupun non organik di seputaran lapangan alun-alun seperti sampah plastik, dedaunan, bekas tusukan sate dan ranting kayu.

“Lokasi ini merupakan fasilitas umum yang harus kita jaga kebersihan dan kerapiannya sehingga setiap orang yang berada di lapangan akan terasa nyaman dan siap untuk berolahraga,” ujarnya.

“Menjaga kebersihan merupakan kewajiban kita bersama yang dimulai dari kesadaran individu dan mengarah kepada lingkungan yang lebih luas, dengan demikian akan tercipta Kabupaten Belu yang bersinar,” tambahnya.

Selain itu, Bayu Sigit juga mengataka aksi bersih-bersih ini akan menjadi agenda rutin Satgas Pamtas Yonif 742/SWY untuk menjadikan Kota Atambua menjadi lebih bersih, sehat dan nyaman.

“Kedepan kegiatan serbuan bersih-bersih ini bukan hanya di fokuskan di lapangan alun-alun saja, namun ke tempat lain dengan melihat skala prioritas,” terangnya.

Ia juga berharap setiap pengunjung yang datang bertanggung jawab terhadap kebersihan lapangan minimal dengan membuang sampah pada tempatnya.

Selain pembersihan sampah, personel Satgas juga membagikan masker kepada masyarakat yang ikut dalam aksi bersih-bersih.

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Bantu Renovasi dan Pengecatan Yayasan Bina Bunga Bangsa

IMG-20210328-WA0003

Belu NTT – Sebagai wujud kepedulian Satgas Pamtas Yonif 742/SWY, beberapa personel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY setiap harinya membantu renovasi dan pengecetan Yayasan Bina Bunga Bangsa yang terletak di Komplek Perumahan Rai Belu Tini Mauaman Kecamatan Atambua Selatan Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Menurut Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro di Mako Satgas, renovasi dan pengecetan Yayasan Bina Bunga Bangsa atas permintaan pimpinan yayasan Ustaz Abdul Hamid Suadi dan permintaan itu langsung direspon dengan mengirim personel untuk membantu.

“Ini buah dari komunikasi yang kami bangun dengan masyarakat sejak tiba di Atambua langsung beradaptasi dengan lingkungan baru dan keluarga baru di Kabupaten Belu,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sejak kunjungannya pertama kali di Yayasan Bina Bunga Bangsa, ia bersama pimpinan yayasan berbincang tentang banyak hal terutama tentang kondisi pondok maupun anak-anak di panti asuhan yang setiap harinya belajar dan mengaji.

“Ada juga yang belajar hafizh atau menghapal Al-Qur’an, ini sangat luar biasa dengan segala keterbatasan,” tutur Bayu Sigit.

Panti asuhan sebagai lembaga sosial yang menampung, mendidik dan memelihara anak yatim, yatim piatu atau anak-anak yang tidak mampu secara finansial.

Untuk itu, pihaknya sangat merasa senang bisa membantu meskipun dengan keterbatasan yang ada.

“In syaa Allah kami akan berupaya sebaik mungkin untuk saudara kami di Kabupaten Belu,” tutupnya.

Berdasarkan informasi dari Ustaz Abdul Hamid Suadi beberapa hari yang lalu, sampai saat ini jumlah anak asuhnya sebanyak 29 orang terdiri 16 orang laki-laki dan sisanya 13 orang perempuan serta pengasuh sebanyak 8 orang.

“Mereka (anak asuh) semua tinggal dalam satu pondok yang dibagi dua bagian sesuai dengan jenis kelamin dan tempat belajar dan mengaji juga diujung pondok,” jelasnya.

Ustaz Suadi sapaannya, juga mengungkap bahwa yayasan bersama Satgas sudah tidak asing lagi karena sebelumnya sudah pernah menyelenggarakan kegiatan bersama.