IMG-20220310-WA0048

Kasrem 162/WB Tutup Diklatsar Bela Negara PT. AMNT

Lombok Barat – Korem 162/Wira Bhakti telah selesai menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Bela Negara PT. Aman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) Tahun 2022 di Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan Kota Detail »

IMG-20220224-WA0160

Haru dan bangga Korem 162 melepas purnawiran, yang dirangkai dengan HUT Korem ke 61

Mataram- Puncak peringatan HUT Korem 162/WB yang dilaksanakan dengan acara Syukuran di Aula Sudirman Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan No 162 Mataram, Kamis (24/02/22). Danrem 162/ WB Brigjen TNI Lalu Rudy Irham Detail »

IMG-20220223-WA0090

HUT Korem 162/WB Ke 61, Danrem Pimpin Ziarah Rombongan

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korem 162/WB ke 61 tahun 2022, Korem 162/WB melaksanakan ziarah rombongan dipimpin Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Lalu Rudy Irham Srigrde. S.T., M.Si. di Taman Makam Detail »

IMG-20220222-WA0541

Jenderal Dudung : Korem 162/WB Sukseskan Program Reboisasi di NTB

Lombok Tengah – Kepala Staf TNI AD (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurrahman dalam kunjungan kerjanya di Pulau Lombok melaksanakan program penghijauan dengan penanaman bibit pohon di Kawasan Ekonomi Khusus Dusun Sereneng Desa Detail »

IMG-20220222-WA0418

Kasad Jenderal Dudung : Korem 162/WB Siap Sukseskan MotoGP 2022

Lombok Tengah – Kepala Staf TNI AD (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurrahman bersama Ketua Umum Persit KCK Ny. Rahma Setyaningrum dan rombongan sejak kemarin (Senin,red) menggelar kunjungan kerja ke wilayah Korem 162/WB Detail »

Dandim Loteng: Jaga Kebersihan Mulai Dari Lingkungan Sekitar Kita

IMG-20211210-WA0366

Lombok Tengah – Pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman, menjadi perhatian utama yang mesti dipikirkan oleh setiap individu, termasuk para Prajurit Kodim 1620/Lombok Tengah. Karena faktanya, kebersihan lingkungan mempunyai peranan penting dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia.

Oleh sebap itu, personil jajaran Kodim 1620/Loteng, Se-Kabupaten Lombok Tengah, Jum’at 10 Desember 2021, melakukan kegiatan Jum’at Bersih. Para Prajurit melaksanakan pembersihan di masing-masing sektor Satuan yang ada.

Dimulai dari lingkungan sekitar perumahan/Asrama Prajurit, baik perumahan yang ada di tiap-tiap Koramil maupun perumahan di Makodim, dilakukan dengan membersihkan berbagai macam kotoran, baik sampah organik, non organik maupun sampah pecah belah yang ada.

Kemudian pembersihan di lingkungan sekitar kantor tempat bekerja/Markas, para prajurit menciptakan suasana ruang kerja yang bersih, rapi dan indah. Sehingga mereka nyaman dalam melakukan aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan kondisi wilayah yang sehat, bersih dan nyaman, serta sebagai wadah edukasi masyarakat, agar lebih mencintai kebersihan.

“Lingkungan akan lebih baik jika semua orang sadar dan bertanggungjawab akan kebersihannya. Dengan lingkungan yang sehat, kita tidak mudah terserang penyakit,” ujar Dandim.

Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bagi setiap individu. Karena dengan menjaga kebersihan lingkungan, sama artinya seseorang telah menciptakan lingkungan yang sehat, bebas dari kotoran sampah, debu, ataupun bau tidak sedap.

Tidak hanya di bidang kesehatan, kebersihan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, keindahan dan keasrian lingkungan yang nantinya bermuara pada kedamaian.

Dandim mengungkapkan semua itu dapat di raih dengan melakukan perbuatan kecil mulai dari hal sederhana, yaitu menjaga kebersihan mulai dari lingkungan di sekitar kita. “Mari biasakan diri dengan pola hidup bersih,” pungkasnya.

Korem 162/WB Gelar Silaturrahmi dan Pembinaan Perguruan Silat

IMG-20211210-WA0096

Mataram – Korem 162/WB melaksanakan silaturrahmi dan pembinaan perguruan silat di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung di gedung Soedirman Makorem 162/WB, Jum’at (10/12/2021).

Kegiatan ini dalam rangka komunikasi sosial (Komsos) Korem 162/WB dengan komponen bangsa lainnya, untuk mengawal keutuhan dan kemajuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam sambutannya dibacakan oleh Kasrem 162/WB Kolonel Inf Sudarwo Aris Nurcahyo, S.Sos. M.M., menyampaikan, manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan antara satu dengan lainnya. Hal ini, tidak bisa lepas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman.

Menurutnya, banyak permasalahan terjadi di masyarakat karena kurangnya komunikasi antar masyarakat atau yang sering disebut dengan miskomunikasi. Karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keselarasan dan membangun komunikasi sehingga dapat memperkokoh sinergitas antara TNI dengan komponen bangsa lainnya, khususnya Korem 162/WB dengan persatuan perguruan silat di NTB.

“Dengan demikian akan terwujud kesamaan pandangan dalam menghadapi dan menyikapi segala bentuk permasalahan,” ujar Danrem.

Saat ini, lanjutnya, wilayah NTB tidak hanya menghadapi permasalahan covid-19, namun ada juga bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi beberapa hari lalu di NTB yaitu di wilayah kecamatan Batulayar dan Gunungsari Lombok Barat serta wilayah lainnya. Dalam menghadapi musibah ini, diperlukan kerjasama dan gotong royong serta saling membantu yang merupakan salah satu cara ampuh dalam menghadapi musibah yang terjadi.

Brigjen TNI Rizal Ramdhani berharap komunikasi seperti ini dapat menjadi contoh dalam masyarakat untuk lebih peduli antar sesama.TNI dalam hal ini Korem 162/WB berkomitmen memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat karena TNI yang baik dengan rakyat akan selalu hadir dalam membantu kesulitan masyarakat.

“Kami minta komunitas silat yang hadir pada silaturahmi ini agar manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya untuk mengatasi setiap permasalahan yang ada, karena silaturahmi menjadi solusi terbaik dalam mengatasi setiap permasalahan,” pungkasnya.

Sementara itu, para ketua perguruan silat baik Ketua Perwakilan Pusat PSHT NTB Dwi Sudarso, Ketua Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri NTB Indra Pahrudi, Ketua Perguruan INOGA NTB Ahmad Samsul Rizal menyatakan rasa bangga dengan penyelenggaraan kegiatan silaturrahmi Korem 162/WB dengan persatuan perguruan silat di NTB.

Mereka berharap, silaturrahmi seperti ini dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa yang ada di Indonesia untuk bersama-sama mengawal keutuhan dan kemajuan bangsa dalam bingkai NKRI.

Selain sambutan-sambutan, kegiatan silaturrahmi juga diisi dengan pembekalan tentang wawasan kebangsaan oleh Kasiter Kasrem 162/WB Kolonel Inf Budi Rahmawan dilanjutkan dengan dialog, serta Demonstrasi dari Perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan perguruan Perisai Diri. (Penrem162).

Perkuat Sinergitas Jelang Akhir Tahun

IMG-20211209-WA0184

Lombok Tengah – Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan S. IP., meminta seluruh prajurit TNI di jajarannya dapat bekerjasama dengan stakeholder terkait, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan sejumlah kasus di akhir tahun.

Menjelang Natal 2021 hingga Tahun Baru 2022, Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi secara aktif memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Hal itu Ia sampaikan saat Apel KaposKamling Bersama Tiga Pilar di Lapangan Bencingah Agung Adiguna Jl. Ahmad Yani No.21, Kecamatan Praya, Kamis 9 Desember 2021, dalam rangka meningkatkan harkamtibmas yang kondusif dan penanganan Covid-19 di kabupaten lombok tengah.

“Sehingga terwujut kesiapsiagaan di lingkungan masyarakat, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya sejumlah kasus seperti tindak kejahatan orang maupun bahaya yang dapat di timbulkan oleh bencana alam gempa, banjir, longsor atau kebakaran,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim mengungkap dengan cukup padatnya agenda akhir tahun, terlebih dengan adanya liburan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berpotensi terjadinya kerumunan massa dan kemungkinan adanya gangguan keamanan.

Untuk itu, Dandim menyebut perlunya mengambil langkah antisipasi agar tercipta kondisi aman dan kondusif, serta tidak terjadi lonjakan kasus penyebaran Covid-19 akibat kerumunan massa di wilayah Lombok Tengah.

Selain itu, Dandim meminta semua pihak bekerja sama dengan baik menjaga keamanan dan kedamaian dalam rangka hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. “Karena kita semua merupakan satu kesatuan utuh yang sebangsa dan setanah air, yaitu bangsa dan negara Indonesia,” ungkapnya.

Kepada para Prajurit TNI-Polri, diharapkan mampu mengedukasi warga masyarakat untuk tidak membuat acara besar-besaran, mengingat pandemi Covid-19 yang masih melanda. Termasuk agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam melakukan vaksinasi Covid-19.

Pada kesempatan Apel tersebut, Dandim sembari mengingatkan masyarakat Lombok Tengah tetap waspada bencana. Antisipasi cuaca ekstrem dan hindari berpergian ketempat-tempat/daerah rawan bencana.

“Apel ini juga sebagai momentum untuk terus meningkatkan sinergitas Tiga Pilar sehingga kedepan lebih efektif dalam mewujudkan Lombok Tengah yang jauh lebih maju, aman dan kondusif,” ucapnya.

“Koordinasi segenap pemangku kepentingan (stakeholder) harus bersinergi dan bekerjasama dengan baik. Setiap instansi yang berwenang supaya memaksimalkan tugas pokok dan fungsinya masing-masing, demi meningkatkan perlindungan masyarakat Tatas Tuhu Trasna (Kabupaten Lombok Tengah),” pungkasnya.

Babinsa Bersama Tim Gabungan Bantu Evakuasi Balita Korban Tenggelam Di Kali Berembeng

Screenshot_20211209-203825_Gallery

LOMBOK TENGAH – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1620-06/Jonggat Sertu Masyur bersama tim gabungan membantu melakukkan evakuasi korban tenggelam seorang balita, Ahmad Idris Azhari (3), yang tenggelam di sungai dusun Berembeng Desa Pengenjek Kec.Jonggat Lombok Tengah Rabu, (8/12/21), kini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Setelah empat hari pencarian, Ahmad Idris Azhari (3), korban
tenggelam, ditemukan di pinggir kali yang berada di Dusun Belungsuk, Desa Kuripan Utara, Kec. Kuripan, Lombok Barat sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian.

“Korban ditemukan di semak semak pinggir kali, sekitar lebih kurang 15 kilometer dari lokasi kejadian tenggelam antara sungai dusun berembeng dengan kali blungsuk,”terang Babinsa.

Sebelumnya, berawal dari informasi yang diterima dari ibu Santuni, warga setempat yang sedang melakukkan kegiatan di sawah menemukan korban, Ahmad  Idris Azhari sekitar pukul 08.15 Wita, kemudian Babinsa Sertu Mansur bersama tim gabungan gabungan yang sedang melakukan pencarian bergerak ke lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi.

“Kami bersama tim gabungan melakukkan evakuasi korban untuk dibawa ke Puskesmas Bonjeruk, dan saat ini korban sudah berada di rumah duka,” jelasnya.

Sementara Danramil 1620-06/Jonggat Kapten Inf Martopo yang juga ikut dalam pencarian dan melakukkan mengevakuasi korban menuturkan, berdasarkan informasi yang di dapat dari bapak Husni anggota Tagana Lombok Tengah yang diterima pada minggu pukul 17.50 Wita, korban bermain di depan rumahnya sekitar pukul 15.00 Wita.

“Namun beberapa saat kemudian korban tidak terlihat lagi. Diduga balita tersebut jatuh dan hanyut di kali yang berada di dekat tempat tinggalnya,”jelas Danramil.

Sementara Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan S.IP, mengapresiasi apa yang dilakukkan pihaknya bersama tim gabungan TNI, Polri, maupun Basarnas dalam membantu evakuasi korban tenggelam setelah selama empat hari pencarian korban baru ditemukan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan evakuasi yang dilakukkan tim gabungan TNI, Polri dan Basarnas dalam melakukkan pencarian dan mengevakuasi korban,”kata Letkol I Putu Tangkas.

Harapannya, ini terus ditingkatkan bersinergi dalam membantu masyarakat yang terkena musibah dan lainnya, agar masalah apapun yang ada di wilayah bisa sama sama kita atasi bersama.

“Jadi kapanpun dan dimanapun personel kami khususnya di wilayah Lombok Tengah,  yang sekiranya dibutuhkan, kami siap turunkan dalam membantu masyarakat yang terkena musibah maupun bencana alam,”pungkas Dandim.

Sambut Hari Juang TNI AD, Korem 162/WB Gelar Donor Darah di Pondok Pesantren

IMG-20211209-WA0120

Lombok Barat – Dalam rangka Hari Juang TNI Angkatan Darat tahun 2021, Korem 162/WB menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Donor Darah di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ishlahudiny desa Kediri kecamatan Kediri kabupaten Lombok Barat, Kamis (9/12/2021).

Donor darah diikuti personel TNI (AD, AL, AU), Polri, Pegawai Negeri Sipil, anggota Persit, perwakilan Satpol-PP, Basarnas, Pramuka, PD Pemuda Panca Marga NTB serta para Santri/Santriwati dan masyarakat setempat.

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan di pondok pesantren Al-Ishlahudiny sesuai perintah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman untuk melaksanakan Baksos donor darah kepada keluarga besar Ponpes.

Hal ini, lanjutnya, bertujuan untuk menjalin silaturrahmi dan kedekatan para santri dengan prajurit TNI yang terlahir dari rakyat. Di samping itu, untuk mensosialisasikan kepada pimpinan dan seluruh keluarga besar Ponpes Al-Ishlahudiny tentang program rekrutmen prajurit TNI AD yang disiapkan khusus oleh KSAD bagi para santri dan lintas agama.

Dengan adanya jalur khusus tersebut, para santri lulusan pondok pesantren diharapkan banyak yang ikut mendaftarkan diri untuk bergabung menjadi prajurit TNI AD.

“Rekrutmen TNI AD bagi santri dan lintas agama ini mulai dibuka tahun depan (Tahun 2022, Red),” papar Ahmad Rizal.

Syarat bagi santri atau muslim menurut Pati TNI Satu Bintang ini, selain sehat dan memiliki kemampuan fisik yang prima salah satunya juga harus seorang Hafizh (hafal) Alquran untuk bisa lulus mengikuti seleksi.

Untuk itu, alumni Akmil 1993 itu memberikan motivasi dan mendorong para santri untuk mempersiapkan diri mengikuti program rekrutmen tersebut baik Bintara PK (prajurit karier) maupun Tamtama TNI AD dengan cara menjaga kesehatan, melatih kemampuan fisik serta lebih tekun belajar dan memperbanyak hafalan Alquran.

“Semakin banyak jumlah juz yang dihafal didukung kesehatan dan kemampuan fisik maupun materi seleksi lainnya yang mumpuni, Insyaa Allah peluang adik-adik untuk lulus menjadi prajurit semakin besar,” tegasnya.

Lebih lanjut Danrem menjelaskan, rekrutmen TNI AD ini dibuka untuk santri laki-laki maupun perempuan. Laki-laki ada program seleksi Sekolah Calon Bintara (Secaba) PK dan Tamtama, sedangkan perempuan melalui seleksi Secaba PK.

“Jadi santriwati juga bisa daftar menjadi Kowad (Komando Wanita Angkatan Darat) dan tetap menggunakan jilbab,” pungkasnya.

Dihadiri Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Pimpinan Ponpes Al-Ishlahudiny TGH Muchlis Ibrahim, Kasrem 162/WB, para Kasi Korem, Dandim 1606/Mataram, serta Dan/Ka/Pa Satdisjan jajaran Korem 162/WB dan Ketua Persit KCK Koorcabrem 162. (Penrem162).

Jenazah Korban Banjir Ditemukan, Danrem 162/WB Pimpin Langsung Proses Evakuasi

IMG-20211207-WA0297

Lombok Barat – Pencarian terhadap salah satu korban yang dilaporkan hilang sejak Senin (6/12) kemarin akibat banjir bandang terus dilakukan. Upaya yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri, BPBD dan Basarnas tersebut berhasil menemukan korban terakhir atas nama Haji Suri (65 tahun) dalam keadaan meninggal dunia, Selasa (7/11/2021).

Tim gabungan bersama warga kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Proses evakuasi yang dipimpin langsung Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., berjalan lancar meski medan yang ditempuh cukup sulit.

Danrem 162/WB usai proses evakuasi mengatakan, H. Suri ditemukan setelah menyisir lokasi sekitar rumah korban dimana ditemukan bangkai sapi miliknya.

“Jadi korban ditemukan sekitar rumahnya sekitar 50 meter dari rumah korban, kami menyisir seputaran rumah korban karena kita temukan hewan ternak korban yang mati di sana,” jelas Ahmad Rizal.

Menurutnya, dari informasi yang diberikan keluarga korban, H. Suri terseret arus banjir saat mencoba menyelamatkan hewan ternak miliknya.

“Dari informasi yang kami dapatkan almarhum terseret arus saat hendak menyelamatkan hewan ternaknya,” papar Danrem.

Orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB itu juga mengingatkan warga yang berada di bantaran sungai atau rumahnya berdekatan dengan sungai agar sementara waktu menjauh dan mencari lokasi yang lebih aman.

“Kami menghimbau kepada warga agar menjauhi sungai, dengan cuaca yang ekstrim dan hujan yang lebat potensi terjadinya banjir masih mungkin terjadi,” himbaunya.

Jenazah H. Suri telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di lokasi pemakaman setempat.

Adapun warga yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang terdiri dari empat perempuan, antara lain Papuk Temah (80 th), Sumiahana (32 th), Sumiyati (50 th), Ladenia (5 bln) dan Sumiyati (50 th) serta satu laki-laki atas nama Haji Suri (65 th) telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kelima korban adalah warga Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar kabupaten Lombok Barat. (Penrem162).

Penuhi Kebutuhan Makanan Korban Banjir, Korem 162/WB Dirikan Dapur Lapangan di Tiga Lokasi

IMG-20211207-WA0240

Lombok Barat – Pasca bencana banjir yang merendam sejumlah desa di wilayah kabupaten Lombok Barat kemarin, Korem 162/WB langsung mendirikan dapur umum lapangan untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi masyarakat terdampak.

Dapur lapangan yang sudah didirikan berada di tiga tempat, yaitu desa Ranjok dan desa Sesela kecamatan Gunungsari, serta desa Batulayar kecamatan Batulayar yang diawaki langsung oleh prajurit TNI dan anggota Dharma Pertiwi (Persit jajaran Korem 162/WB, Jalasenastri Lanal Mataram dan Pia Ardhya Garini Lanud ZAM Rembiga).

Ketua Persit Koorcabrem 162/WB sekaligus sebagai ketua Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah “J”, Ny. Kirana Rizal Ramdhani saat ditemui awak media di dapur umum Bhayangkara Residence desa Renjok menyatakan turut prihatin dan terpanggil untuk terlibat langsung dalam kegiatan kemanusiaan ini.

“Saya selaku ketua Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah J bersama-sama dengan unsur Jalasenastri dan Pia Ardhya Garini bersatu padu menolong dan mengatasi kesulitan warga yang terdampak banjir,” terangnya.

Ny. Kirana Rizal Ramdhani juga menerangkan, dapur lapangan yang disiapkan oleh Korem 162/WB ini untuk memenuhi kebutuhan makanan tiga kali sehari bagi warga terdampak banjir mulai makan pagi, makan siang dan makan malam.

“Alhamdulillah di dapur umum Bhayangkara Residence ini sejak kemarin sampai hari ini kami bisa memenuhi kebutuhan dari warga sekitar yang berjumlah 219 KK dengan total penduduk 876 jiwa,” papar Ketua Persit Koorcabrem 162 Ny. Kirana Rizal Ramdhani di dapur umum Bhayangkara Residence, Selasa (7/12/2021).

Lebih lanjut Ibu dari tiga anak ini mengungkapkan, Persit Koorcabrem 162/WB selain memberikan bantuan tenaga dalam penyiapan dan menyalurkan makanan siap saji bagi masyarakat, juga memberikan bantuan sembako dan pakaian.

“Kebutuhan yang paling pokok dan paling utama kita siapkan bagi masyarakat, ada bahan makanan berupa beras, telur, Indomie, bumbu masak dan lain-lain. Sedangkan pakaian berupa selimut, pampers bayi, kebutuhan wanita, perlengkapan serta alat-alat mandi dan sebagainya,” sebut Ny. Kirana. (Penrem 162).

Danrem 162/WB Pimpin Langsung Evaluasi Korban Banjir

IMG-20211206-WA0237

Lombok Barat – Hujan deras yang terjadi pada Senin (5/12/2021) pagi tadi merendam sejumlah desa di wilayah kabupaten Lombok Barat. Mendapatkan laporan kejadian tersebut, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani, S.Sos. SH. M.Han., memimpin langsung evakuasi korban banjir di sejumlah desa terdampak.

Adapun evakuasi warga antara lain dilaksanakan di wilayah kecamatan Gunungsari, yaitu Desa Ranjok sebanyak 356 KK, Desa Penimbung 61 KK, Desa Tamansari 64 KK, Desa Gunungsari 546 KK, Desa Dopang 52 KK, Desa Jati Sela 23 KK dan Desa Sesela 442 KK. Sedangkan di kecamatan Batu Layar, yaitu Desa Batulayar Barat sebanyak 12 KK.

Danrem 162/WB di sela-sela kegiatan evakuasi menjelaskan, pihaknya telah menurunkan personel TNI (AD, AU dan AL) sejak tadi pagi untuk mengantisipasi dan membantu masyarakat yang tertimpa musibah banjir.

“Anggota yang kami terjunkan terdiri dari prajurit Yonif 742 sebanyak 200 orang, Kodim 200 orang, Lanud 50 orang dan Lanal 25 orang yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban akibat banjir ini,” paparnya.

Banjir kali ini menurutnya, diakibatkan curah hujan cukup tinggi yang terjadi sejak malam hari, sehingga mengakibatkan banjir di beberapa wilayah di NTB salah satu diantaranya di wilayah desa Ranjok kecamatan Lombok Barat, tepatnya Perumahan Bhayangkara Residence yang terendam air sekitar satu meter.

“Baru saja kami sendiri ikut membantu mengevakuasi barang-barang warga yang masih terendam seperti pakaian, kendaraan serta prabot rumah tangga yang masih bisa dipergunakan kembali,” terang Pati TNI Bintang Satu itu.

Sedangkan nilai kerugian yang diakibatkan sampai saat ini belum bisa dikalkulasi, karena untuk sementara masih fokus menyelamatkan warga serta membangun tenda-tenda pengungsian, dapur umum, pos kesehatan dan sebagainya untuk menunjang kebutuhan masyarakat terdampak banjir.

“Personil kami tetap akan berjaga di wilayah perumahan yang terdampak banjir, tenaga kesehatan, petugas dapur bersama masyarakat menyiapkan makanan bagi korban serta menjaga kondusifitas bersama Polri di sekitar wilayah ini,” tegas Ahmad Rizal.

Orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB itu juga berharap seluruh warga yang menjadi korban banjir untuk bersabar, karena ini semata-mata bencana alam yang tidak mungkin bisa dihindari. Kejadian ini semata-mata kehendak Allah SWT untuk menguji hambanya.

Ia juga menegaskan, prajurit TNI senantiasa harus selalu siap dan sigap mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu untuk mengatasi kesulitan masyarakat seperti pasca terjadinya bencana alam.

“Kepada seluruh anggota TNI agar senantiasa menjalankan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab, sabar dan penuh keikhlasan serta selalu memperhatikan keselamatan pribadi,” tutup alumni Akmil 1993 tersebut.

Banjir bandang tersebut memakan korban jiwa empat orang warga Dusun Batu Layar dan satu orang masih dalam pencarian oleh aparat gabungan TNI, Polri, SAR dan instansi terkait. (Penrem162).

Danrem 162/WB Dampingi Menko PMK Olahraga Sepeda Santai dan Memberikan Sembako

IMG-20211205-WA0048

Mataram – Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han , mendampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Efendy, M.A.P bersepeda santai di sekitaran Kota Mataram,dan memberikan bamtuan sembako, Minggu (4/11/2021).

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Prof. Dr. Muhadjir Efendy, M.A.P., di sela-sela kegiatan kunjungan kerjanya di Lombok melaksanakan sepeda santai dengan titik Start dan Finish di Hotel Golden Palace kota Mataram.

Setibanya di Taman Mayura Cakranegara, Menko PMK beserta rombongan bergabung dengan masyarakat dan melaksanakan senam aerobik bersama. Setelah itu, Dr. Muhadjir Efendy memberikan pengarahan tentang upaya mencegah angka stunting khususnya di NTB.

Demikian disampaikan Komandan Korem 162/WB usai mendampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia dalam kegiatan tersebut, Minggu (4/11/2021).

Kegiatan tersebut juga diikuti Sekda NTB Lalu Gita Ariyadi, Ketua KONI NTB Andi Hadianto, Kadispar NTB Yusron Hadi, Asisten Administrasi Umum NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, para Kasi Korem 162/WB, Kasatpol PP NTB dan undangan lainnya.

Menko PMK pada kesempatan itu dalam sambutanya menyampaikan, kunjungan kerjanya di Lombok dalam rangka melihat rumah sakit untuk mengecek penanganan stunting di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dimana angka stunting masih tinggi. Karena itu, Ia mengajak warga NTB untuk memerangi stunting.

Menurut Muhadjir Efendy, kematian bayi masih tinggi di NTB. Hal itu terjadi karena masih kurangnya pemahaman khususnya Ibu-ibu tentang pentingnya gizi dan kesehatan reproduksi serta menghindari pernikahan di bawah umur.

“Dari 518 kelahiran, 112 yang meninggal sehingga perlu kerja keras, ibu-ibu diharapkan mengedukasi agar yang punya anak perempuan jangan terlalu cepat dikawinkan,” imbaunya.

Usai memberikan sambutan, Menko PMK memberikan bantuan paket sembako kepada petugas kebersihan Taman Mayura dan pengurus Pura Mayura. Setelah itu melanjutkan mengayuh sepeda sampai di titik Finish.

Adapun route yang ditempuh, yaitu jalan Sriwijaya, Jalan Bung Karno, Jalan Pejanggik, Taman Mayura (Cek Point) Jalan Selaparang, Jalan AA Gde Ngurah, Jalan Khaeril Anwar, Jl. Tumpangsari, Jalan AA Gde Ngurah, Jalan Sriwijaya (Finish Hotel Golden Palace).(Penrem 162)

Danrem 162/WB Apresiasi Keberhasilan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY di Perbatasan RI-RDTL

IMG-20211127-WA0219

Lombok Barat – Setelah sembilan bulan melaksanakan tugas pengamanan wilayah perbatasan RI-RDTL Sektor Timur, 400 personel Satgas Pamtas dari satuan Yonif 742/SWY kembali ke kesatuannya di Gebang Kota Mataram menggunakan kapal TNI AL KRI Parigi 539.
IMG-20211127-WA0226
Kedatangan mereka disambut dengan upacara penyambutan dipimpin Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., selaku inspektur upacara dihadiri Kalak BPBD NTB (Mewakili Gubernur NTB), Dansat Brimob (Mewakili Kapolda NTB), Kasrem 162/WB, Danlanal Mataram, Dandim 1606/Mataram, para Kasi Kasrem 162/WB serta undangan lainnya di Dermaga Pelindo III Pelabuhan Lembar kabupaten Lombok Barat, Sabtu (27/11/2021).

Penyambutan yang diiringi hujan lebat tersebut tidak mengurangi khidmatnya upacara, diawali dengan tradisi pengalungan bunga kepada Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 742/SWY Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pamtas RI-RDTL Sektor Timur.

Usai melaksanakan pemeriksaan pasukan, Danrem 162/WB dalam amanatnya menyampaikan rasa bangga karena Yonif 742/SWY berhasil dan sukses melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-RDTL dengan disiplin yang tinggi sehingga tidak terjadi pelanggaran.

“Saya bangga kepada kalian, ini merupakan sejarah bahwa Yonif 742/SWY dalam pelaksanaan tugas tanpa ada cacat. Kami selaku Danrem maupun pribadi mengucapkan selamat datang dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi kalian selama melaksanakan penugasan,” ucapnya.

Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani berharap, keberhasilan yang sudah dicapai dalam pelaksanaan tugas selama di wilayah perbatasan agar diterapkan dan dijadikan sebagai motivasi untuk terus berbuat yang terbaik kepada masyarakat NTB, bangsa dan negara Republik Indonesia.

“Dengan perolehan dan prestasi tugas selama sembilan bulan di wilayah perbatasan, semoga Yonif 742/SWY bisa diperioritaskan untuk melaksanakan tugas Luar Negeri pada tahun yang akan datang,” harapnya.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB tersebut juga mengungkapkan, 400 prajurit Satya Wira Yudha Sejati ini kembali dalam keadaan sehat dan lengkap tanpa satupun yang sakit ataupun terkonfirmasi Covid-19 setelah dilakukan rapid test antigen.

Namun setelah ini, lanjutnya, para Prajurit selanjutnya akan menjalani isolasi terpadu selama tiga hari di Mako Yonif 742/SWY sebelum mereka kembali dan berkumpul dengan keluarga di rumah masing-masing.

“Saya tekankan agar kalian bersabar, kendalikan diri kalian dan laksanakan ketentuan ini dengan sebaik-baiknya demi kesehatan dan keselamatan keluarga kalian dari Covid-19,” tegas Ahmad Rizal.

Selepas upacara penyambutan, Komandan Korem 162/WB diikuti oleh undangan lainnya memberikan ucapan selamat kepada personel Satgas. Selanjutnya berangkat ke Mako Yonif 742/SWY Gebang kota Mataram dengan pengawalan dari Polda NTB dan Denpom IX/2 Mataram. (Penrem162).