IMG-20210920-WA0134

KOREM 162/WB salurkan 100 TON Beras Bantuan Bapak Presiden Joko Widodo kepada Masyarakat NTB

Mataram – Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) RI berikan dukungan beras sebanyak 100 ribu kilogram (100 ton) yang dikemas menjadi 10 ribu paket/karung yang masing-masing berisi 10 kilogram kepada Korem 162/WB di Provinsi Detail »

IMG-20210919-WA0122

Percepatan Laju Vaksinasi DPSP, Danrem 162/WB dan Kapolda NTB Pimpin Apel Gabungan Tim Vaksinator, menuju 70 persen “herd immunity”

Lombok Tengah – Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dan Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal, S.I.K. M.H., memimpin Apel Gabungan Tim Vaksinator di Halaman Kantor Bupati Lombok Detail »

IMG-20210914-WA0094

Pangdam IX/Udayana Tinjau Serbuan Vaksinasi di Makodim 1620/Loteng

Lombok Tengah – Agenda dalam kunjungan kerja (Kunker) Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan rombongan hari kedua di NTB salah satunya meninjau serbuan vaksinasi di Makodim 1620/Loteng jalan Gajah Mada Detail »

IMG-20210913-WA0248

Jaga Kelestarian Alam, Pangdam IX/Udayana Tanam Pohon Mangrove di Pantai Blonsong Lombok Tengah

Lombok Tengah – Selain meninjau Pompa Hidram di wilayah Kodim 1615/Lotim, dalam kunjungan kerjanya di Lombok hari ini Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak juga melaksanakan penanaman pohon mangrove di dusun Blongsong Detail »

IMG-20210913-WA0218

Kunjungan Kerja di Lombok, Pangdam IX/Udayana Tinjau Pompa Hidram di Desa Tete Batu Lombok Timur

Lombok Timur – Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., beserta rombongan didampingi Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani meninjau Pompa Hidram di dusun Lingkung Utara desa Tete Detail »

Satgas Pamtas Sektor Timur Terima Penyerahan Dua Pucuk Senpi Dari Warga

IMG-20210529-WA0063

Belu NTT – Upaya pendekatan dan pembinaan teritorial yang dilakukan personel pos jajaran Satgas Pamtas RI – RDTL sektor timur di wilayah perbatasan membuahkan hasil. Dua unit senjata api jenis Springfield berhasil diamankan personel Kipur II pada hari dan tempat yang berbeda.

Hal tersebut dikatakan Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku komandan Satgas Pamtas RI – RDTL sektor timur di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Sabtu (29/5/2021).

Kedua senjata api tersebut, menurut Bayu Sigit, diperoleh dari mantan milisi Timor Leste yang diserahkan secara suka rela oleh RK (56) warga desa Maumutin kepada pos Turiscain dan AA (45) warga desa Asumanu kepada personel pos Asumanu.

IMG-20210529-WA0061

“Kebetulan hari Jumat kemarin Danpos Turiscain (Serka Sigit Roniwan) bersama anggota membantu RK menanam bawang merah yang jauh hari sebelumnya mereka berikan penyuluhan dan setelah sholat Jumat personel pos Kembali untuk membantu RK menanam bawang merah dibelakang rumah. Saat itu mereka dipanggil dan menyerahkan senjata api yang sudah lama dia simpan,” jelasnya.

Berbeda dengan Danpos Asumanu Serma Oktavianus Elfin Bere Mau, sambungnya, personel Pos Asumanu sebelumnya membuat mesin perontok jagung yang sangat simple dan bahannya mudah ditemukan. Mesin ini kemudian diajarkan kepada para petani masyarakat setempat dan bahkan bisa bekerjasama dengan salah satu organisasi masyarakat untuk membantu beberapa unit mesin perontok jagung kepada masyarakat.

“Karena masyarakat merasa terbantu dengan program personel pos ini, salah seorang petani jagung memberikan hadiah kepada personel Pos Asumanu,” cerita Dansatgas.

“Alhamdulillah ini berkat kerja keras seluruh personel pos jajaran untuk berupaya melakukan pendekatan dan pembinaan teritorial sehingga masyarakat secara sadar dan suka rela menyerahkan senjata tersebut,” tambahnya.

Selain itu, Alumnus Akmil 2003 itu juga menghimbau seluruh masyarakat khususnya yang masih memiliki dan menyimpan senjata api agar segera menyerahkannya kepada aparat atau personel Satgas secara suka rela, mengingat negara Indonesia mengatur tentang prosedur kepemilikan senjata api yang jika tidak sesuai dengan itu maka sanksi hukumnya sangat berat.

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Membantu Mengajar di Wilayah Perbatasan

IMG-20210524-WA0069

Belu NTT – Personel Yonif 742/SWY yang sedang melaksanakan tugas di wilayah perbatasan RI-RDTL Sektor Timur membantu pihak sekolah mengajarkan beberapa mata pelajaran seperti matematika, sejarah dan bela negara. Disamping itu ada pelajaran eksakta kurikuler yang juga diberikan diantaranya latihan peraturan baris berbaris (PBB) dan peraturan penghormatan militer (PPM) serta pelatihan Pramuka di sekolah-sekolah.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro disela-sela kesibukannya di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Senin (24/5).

Dijelaskan Bayu Sigit, personel pos jajaran sejak bulan lalu sudah mulai berkoordinasi dengan pihak sekolah bahkan sudah ada yang mengajar di sekolah-sekolah khususnya di wilayah perbatasan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak kita yang sedang mengejar mimpi dan cita-citanya.

IMG-20210524-WA0075

Hari ini, personel Pos Asumanu mengajarkan tentang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, dan bela negara kepada adik-adik siswa-siswi di SDN 01 Fatuloro dan personel Pos Dafala memberikan pelatihan dasar Pramuka di SMPN Dafala.

Selain itu, lanjutnya, personel Mako Satgas juga selama tiga hari memberikan materi bela negara, wawasan kebangsaan dan disiplin dalam pelatihan Pramuka sampai kemarin sore (Minggu, red).

“Ini dilakukan untuk melatih adik-adik dari sedini mungkin sebagai generasi muda penerus bangsa untuk memaksimalkan setiap potensi yang ada dalam dirinya baik intelektual, spiritual, sosial dan fisik,” terang Dansatgas.

Dengan demikian kata Alumnus Akmil 2003 itu, akan terbentuk karakter atau kepribadian dan akhlak yang mulia para generasi muda selain menanamkan rasa cinta tanah air dan bangsa di dalam diri generasi muda sehingga menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara.

“Kami berharap adik-adik di wilayah perbatasan mampu mengembangkan potensi yang ada dalam diri untuk bersaing ditengah globalisasi sehingga kedepan dapat membangun daerahnay sendiri minimal kampung halamannya,” tutup pria kelahiran Bandung itu dengan penuh harap.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Dampingi Tim Peliput TVRI NTT Untuk Produksi Paket Inspirasi Indonesia

IMG-20210523-WA0006

Belu NTT – Hari ini Tim peliptan TVRI NTT didampingi Penerangan Korem 161/WS akan melakukan pengambilan video untuk mengisi Produksi Paket Inspirasi Indonesia yang akan ditanyangkan pada Juni mendatang.

Demikian dikatakan Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur didampingi Wadansatgas Mayor Inf Aditya Nugraha di Pos Asumanu Dusun Leomanehat Desa Asumanu Kecamatan Raihat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Sabtu (22/5).

Dipaparkannya, tim peliputan TVRI NTT dipimpin Ibu Irawati Barmantyas dan dari Penrem 161/WS Kapten Inf Dafrian, S.S., sengaja melakukan peliputan kegiatan yang pernah dilakukan personel Satgas Pamtas Sektor Timur untuk disiarkan secara nasional melalui siaran TVRI Pusat.

“Jadi lima pos yang kami siapkan selama peliputan sesuai dengan program yang sudah dikerjakan bersama masyarakat,” ujarnya.

Adapun pos yang dimaksud yaitu Pos Laktutus dengan program pembuatan tempe, opak-opak dan makanan khas Lombok dari ubi kayu, Pos Asumanu dengan program mesin perontok jagung dan abon pepaya, Pos Nunura dengan program ketahanan pangan dan semenisasi.

Sedangkan di Pos Maubusa melaksanakan patroli patok mengingat pasca badai siklon tropis seroja pada April lalu, beberapa patok hilang terbawa banjir sungai, dan terakhir di Pos Silawan Kipur I dengan kegiatan patroli rutin penggagalan penyelundupan karena di daerah Kipur rawan penyelundupan.

Dalam perjalanan shooting video maupun wawancara, sambungnya, ternyata banyak hal yang menarik untuk diberitakan secara khusus sehingga tim peliput dari TVRI selain untuk Produksi Paket Inspirasi Indonesia juga mengambil video dan wawancara untuk pemberitaan TVRI NTT sendiri.

“Alhamdulillah ini suatu kebanggaan bagi saya khususnya dan anggota Satgas Pamtas Sektor Timur umumnya yang melihat langsung manfaat dari beberapa program unggulan yang diberikan oleh personel pos,” ungkap Dansatgas.

Dijelaskan Bayu Sigit, beberapa program yang memang sudah disiapkan dari home base di Mataram NTB, namun ada beberapa tambahan program setelah melihat langsung kondisi masyarakat.

“Dari komunikasi sosial dengan masyarakat, para personel pos menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di pos masing-masing, maka terciptalah beberapa program unggulan yang sifatnya dadakan namun sukses dan bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” sebutnya.

Beberapa program tersebut diatas, selain patroli, rata-rata diluar program yang sudah disiapkan dan ada lagi program lain yang juga tidak disiapkan dari home base yakni pembuatan kerajinan bambu oleh Pos Lakmars seperti kursi, meja dan lainnya, pembuatan bakso cilok oleh Pos Salore, kerajinan gorok-gorok oleh Pos Kewar dan kerajinan seni ukir yang diajarkan oleh personel Mako Satgas.

“In syaa Allah kedepan masih banyak program-program yang bersentuhan langsung dan bermanfaat bagi masyarakat kita khususnya di wilayah perbatasan dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat, mohon doanya,” pungkas Alumnus Akmil Magelang 2003 tersebut sambil tersenyum.

Sedangkan salah seorang warga Desa Asumanu Herman Bau yang juga petani jagung saat di wawancara menyampaikan sekitar 90 persen masyarakat Asumanu bekerja sebagai petani jagung dan selama ini para petani dalam merontok jagung dengan cara manual menggunakan tangan sehingga membutuhkan waktu lama dan bahkan merusak jari tangan.

“Dengan adanya bantuan dari Pos Asumanu yang membantu membuatkan mesin perontok jagung, masyarakat merasa terbantu dan sangat bermanfaat dalam efesiensi waktu,” terangnya.

Herman juga berharap agar kedepan masih ada lagi bantuan mesin perontok jagung untuk masyarakat Desa Asumanu yang rata-rata penduduknya petani jagung.

Hendak Selundupkan Tembako, TNI Polri di Pos Delomil Amankan 2 WNA Dan BB

IMG-20210521-WA0023

Belu NTT – Upaya pemberantasan aksi penyelundupan barang keluar masuk Indonesia terus dilakukan oleh Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY.

Personel Pos Delomil Kipur II Satgas Sektor Timur bersama personel Subden Brimob Polda NTT melaksanakan patroli bersama di jalur-jalur tikus sekitar wilayah Pos Delomil. Dari patroli tersebut, mereka berhasil mengamankan dua orang WNA asal Timor Leste yang sedang berada di wilayah Indonesia.

Demikian dikatakan Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Satgas Pamtas Sektor Timur di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Jumat (21/5/2021).

Berdasarkan laporan dari Danpos Delomil Letda Inf Kaisar, sebelum melakukan penangkapan terhadap dua orang WNA tersebut, mereka sebenarnya berjumlah tiga orang mengendap-endap di semak-semak yang memang sudah dipantau oleh tim patroli. Saat melihat anggota patroli akan mendekat, mereka kabur ke arah Timor Leste. Namun dua berhasil diamankan dan sisanya berhasil melarikan diri.

“Selang beberapa menit setelah dilakukan penangkapan, ada dua unit sepeda motor merapat ke jalur tikus yang sama membawa barang dalam karung. Melihat ada anggota TNI di lokasi, mereka langsung membuang barang bawaannya dan melarikan diri menggunakan sepeda motor mereka,” cerita Bayu Sigit.

IMG-20210521-WA0028

Setelah dilakukan pengecekan terhadap empat karung yang ditinggalkannya, ternyata isinya hanya tembakau dan saat ini barang bukti sudah dibawa ke Pos Delomil untuk selanjutnya akan diamankan di Mako Satgas.

“Sementara dua orang WNA sudah diserahkan kepada ke Imigrasi untuk di proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Terkait dengan itu, mantan pengasuh Akademi Militer Magelang itu juga meminta kepada seluruh personel pos jajaran untuk gencarkan patroli dengan tidak melihat jadwal dengan mengajak instansi terkait maupun para pemuda di sekitar pos sehingga tindak kejahatan penyelundupan bisa dicegah dan digagalkan secara bersama-sama.

Dansatgas Sektor Timur juga mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat untuk bekerjasama dalam mencegah aksi penyelundupan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab karena dapat merugikan masyarakat sendiri, bangsa dan negara bahkan merugikan diri pelaku sendiri apabila tertangkap.

Wujud Kebersamaan, Personel Pos Lakmars dan Warga Gotong Royong Rehab Gereja

IMG-20210520-WA0045

Belu NTT – Ada yang menarik diperlihatkan personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur dari Pos Lakmars bersama masyarakat Desa Henes Kecamatan Lamaknen Selatan hari ini. Mereka bahu membahu memperbaiki gereja Arnoldus Yansen di desa setempat.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro di Mako Satgas jalan Meu Out Hale Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Barat, Kamis (20/5/2021).

Dijelaskannya, personel Lakmars bersama masyarakat setempat sejak kemarin sudah mulai merehab gereja dengan tujuan agar lebih aman dan nyaman digunakan saat melaksanakan ibadah.

“Ini wujud toleransi hidup beragama sebagai contoh yang bagus untuk kita ikuti dengan tidak melihat perbedaan agama, namun memupuk rasa kebersamaan antara personel Satgas dengan masyarakat,” ujarnya.

Selain bantuan personel, kata Bayu Sigit, pihaknya juga memberikan bantuan bahan material berupa puluhan sak semen dan cat tembok sehingga gereja nantinya akan terlihat bagus dan lebih enak untuk digunakan.

Adapun yang akan direhab selain pelesteran tembok gereja, juga akan dilakukan semenisasi lantai gereja dan pemasangan jendela.

Sedangkan Kepala Desa Henes Maximus Sat Mali mengucapkan terimakasih kepada Komandan Satgas dan Danpos Lakmars bersama anggotanya yang telah memberikan perhatian kepada tempat ibadah terutama gereja Arnoldus Yansen sehingga bisa direhab bersama-sama masyarakat.

“Ini langkah yang bagus untuk kita pertahankan dan ditingkatkan dimasa yang akan datang sebagai bentuk kebersamaan masyarakat dengan Satgas Yonif 742/SWY,” kata Maximus.

Selain itu ia juga meminta personel Pos Lakmars untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sehingga ada perubahan positif selama Satgas ada di Desa Henes.

Upaya Penyelundupan Barang Elektronik ke Timor Leste Kembali Digagalkan Satgas Pamtas

IMG-20210519-WA0055

Belu NTT – Personel Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur kembali menggagalkan rencana penyelundupan barang illegal melalui jalur tikus menuju Timor Leste. Barang illegal berupa barang elektronik jenis Handphone merk IPhone sebanyak tiga unit dengan tipe Iphone 12 ProMax, Iphone 11 dan Iphone 12 Pro masing-masing satu unit.

Demikian dikatakan Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/5/2021).

IMG-20210519-WA0054

Sebelumnya, kata Dansatgas, pos yang sama juga pernah menggagalkan hal yang sama berupa 3 unit HP merk dan jenis yang sama dan barang bukti sudah diamankan di Mako Satgas.

“Sama dengan tadi, barang bukti langsung diamankan di Mako Satgas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Diceritakan Bayu Sigit, informasi tentang rencana penyelundupan ini sudah diendus oleh satuan intelijen yang disebar dan langsung dilakukan pemantauan dan pengawasan dengan patroli. Begitu ada warga yang dicurigai, personel pos yang pimpin Sertu Muhammad Rizki langsung memeriksa dan mengecek dus yang dibawa dan ditemukan barang bukti tersebut yang siap dibawa ke Timor Leste melalui pesisir pantai dibelakang pos.

“Begitu tiba di muara Motaain, oknum terduga pelaku penyelundupan KP (42 th) langsung diperiksa dan diamankan personel pos untuk dimintai keterangan sebagai kelengkapan data pos,” ungkapnya.

Dari pengakuan oknum terduga pelaku, lanjutnya, memang benar bahwa barang bukti yang saat ini sudah diamankan akan dibawa melalui jalur pesisir sungai ke Timor Leste untuk diserahkan kepada seseorang yang sudah siap mengambil barang tersebut.

Usai dimintai keterangan, KP diberikan nasehat dan peringatan untuk tidak melakukan hal yang sama karena melanggar ketentuan tentang kepabeanan yang diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2006 dan Perubahan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dan saat ini terduga pelaku sudah dikoordinasikan dengan pihak Kepolisian untuk proses selanjutnya. Sedangkan barang bukti sudah diamankan di Mako Satgas untuk diserahkan kepada instansi terkait.

Pabintal dan Pakum Satgas Yonif 742/SWY Berikan Bintal Juang dan Luhkum

IMG-20210519-WA0011

Belu NTT – Untuk menjaga moril dan semangat anggota, Perwira Pembinaan Mental (Pabintal) dan Perwira Hukum (Pakum) Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur memberikan pembinaan mental juang dan penyuluhan hukum (Luhkum) kepada seluruh personel di setiap pos jajaran Satgas Pamtas Sektor Timur, Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Pabintal Satgas Kapten Inf I Ketut Nadra dan Pakum Satgas Letda Chk Bastanta Barus yang terlihat semangat dan enerjik turun naik kendaraan truk berkeliling pos-pos memberikan penyuluhan mulai Senin kemarin hingga beberapa hari kedepan.

Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro disela-sela kesibukannya di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat memberikan apresiasi atas langkah konkret Pabintal dan Pakum memberikan penyuluhan untuk mengingatkan seluruh personel Wira Yudha Sejati untuk berbuat sesuai ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan TNI.

“Alhamdulillah kami sudah tiga bulan bertugas di wilayah perbatasan sektor timur, untuk itu mereka butuh penyegaran sebagai pengingat agar tetap berbuat dan bertingkah laku sesuai hukum yang berlaku,” ungkap Dansatgas.

Selain itu, kata Bayu Sigit, personel juga harus diberikan penyegaran tentang mental kejuangan dengan harapan nilai-nilai juang dalam diri masing-masing Prajurit terpelihara dengan baik berdasarkan Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

“Ini harapan kami sehingga semangat dan moril prajurit selama di daerah perbatasan tidak kendor ataupun surut untuk berkarya dan berbuat yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Pria yang dikenal murah senyum dan sederhana itu juga berpesan kepada para Dankipur maupun Danpos untuk menjaga semangat dan moril personelnya, serta tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun apalagi sampai menyakiti hati masyarakat di manapun berada.

“Rakyat adalah ibu kandung TNI, mari kita jaga kebersamaan dan kekeluargaan yang sudah dibangun sehingga jalinan silaturrahmi tetap terjaga dengan baik seperti yang dilakukan Yonif 742/SWY pada Satgas-Satgas sebelumnya,” pungkasnya sambil tersenyum.

Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY Dukung Perehaban Rumah Warga

IMG-20210516-WA0021

Belu NTT – Salah satu upaya pembinaan teritorial yang dilakukan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur yakni semenisasi seperti yang dilakukan oleh Pos Nunura di bawah pimpinan Danpos Sertu Eko Satriadi.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro saat melihat langsung salah satu rumah milik Kasiran alias pak Ditur (50) warga Dusun Sakafini Desa Tohe Kecamatan Raihat yang sedang direhab oleh Pos Nunura mengatakan selama melaksanakan tugas di Kabupaten Belu, pihaknya akan berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat perbatasan khususnya wilayah sektor timur.

Adapun program yang akan dikerjakan saat ini hingga beberapa bulan kedepan yakni semenisasi dengan memberikan bantuan semen minimal 10 sak kepada para pemilik rumah tidak layak huni di masing-masing pos berdasarkan penilaian dari Danpos.

“Semenisasi ini mungkin tidak untuk semua karena Satgas juga memiliki batas kemampuan, namun ada skala prioritas dengan beberapa kriteria yang menurut penilaian dari Danpos layak untuk diberikan bantuan,” jelasnya.

Selain memberikan bantuan semen, Satgas juga memberikan bantuan lainnya seperti batako, tenaga dari pos dan lainnya.

Diterangkannya, sampai dengan saat ini ada sekitar lima pos yang sudah mengajukan semenisasi diataranya Pos Nunura, Pos Turiscain, Pos Lakmars.

“Terkait dengan semenisasi ini, kami akan berusaha semampunya sehingga rumah lebih layak untuk ditempati dan pemiliknya bisa memikirkan kebutuhan hidup yang lain,” tandasnya.

Sementara pemilik rumah Kasiran mengucapkan terimakasih kepada Satgas yang telah memberikan perhatiannya kepada keluarganya dengan membantu menyumbangkan puluhan semen dan batako hingga kayu sehingga rumah berukuran 4 x 6 meter masih dalam proses pembangunan.

Bapak dua anak itu juga berharap dan berdoa agar Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY selama melaksanakan tugas di wilayah perbatasan berjalan aman, lancar dan sukses.

Dansatgas Sektor Timur Cek Kondisi Personel di Tiap-tiap Pos Pamtas

IMG-20210515-WA0008

Belu NTT – Keberadaan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY di wilayah perbatasan tepatnya di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur sudah tiga bulan berjalan.

Terkait dengan itu, Komandan Satgas Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro bersama Wadan Satgas Mayor Inf Aditya Nugraha dan para Perwira Staf berkunjung ke pos-pos terjauh dan terpencil yang jauh dari hiruk pikuk keramaian kota untuk memberikan semangat dan motivasi kepada personel pos, Sabtu (16/5/2021).

Adapun pos-pos yang dikunjungi hari ini Pos Fohululik, Pos Fohuk, Pos Lakmars, Pos Kewar dan Pos Delomil.

“Alhamdulillah seluruh personel pos dalam keadaan sehat wal’afiat dan mereka masih tetap semangat seperti awal kami datang,” ungkapnya.

Menurut Bayu Sigit, kehadirannya di pos selain memberikan semangat dan motivasi kepada anggota, juga untuk mengecek langsung kondisi fisik pos setelah beberapa bulan ditempati.

“Ternyata sudah ada perubahan dan perbaikan sehingga terlihat lebih rapi, bersih dan nyaman untuk digunakan selama berada di pos,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Dansatgas, personel akan merasa betah dan nyaman tinggal di pos meskipun lokasinya jauh dari masyarakat.

Terkait dengan logistik, lanjutnya, khusus beras didorong setiap awal bulan dari Mako, sedangkan untuk memenuhi kebutuhan lauk pauknya mereka membeli dari masyarakat sekitar atau ke kota untuk kebutuhan selama satu Minggu.

Selain itu, Alumnus Akmil Magelang itu juga mengingatkan dan menekankan kepada seluruh personel Satgas untuk tetap waspada terhadap segala kemungkinan yang bisa saja terjadi dan tetap rangkul masyarakat di sekitar untuk bersama-sama menjaga wilayah perbatasan.

“Gunakan tehnik pembinaan teritorial untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan harapan terjalinnya silaturrahmi dan komunikasi yang aktif antara masyarakat dengan personel pos bahkan bisa menjadi keluarga asuh pos,” harapnya.

Lebih lanjut, Dansatgas juga mengingatkan agar tidak melakukan pelanggaran ataupun tindakan-tindakan yang dapat merugikan masyarakat, diri sendiri dan keluarga serta satuan karena ada sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI.

Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Sosialisasikan Prokes Covid-19

IMG-20210514-WA0007

Belu NTT – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI -RDTL Sektor Timur bersama pos jajarannya tetap eksis memberikan sosialisasi pencegahan penyebaran corona virus desease (Covid)-19 kepada masyarakat wilayah perbatasan khususnya di Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Terkait dengan itu, Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas RI -RDTL Sektor Timur mengatakan penanganan virus corona sampai saat ini menjadi tugas dan tanggung jawab semua pihak, tidak hanya pemerintah pusat maupun daerah, Jumat (14/5/2021).

“Kita semua harus ikut serta dan berupaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 minimal dengan mentaati dan melaksanakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah sehingga dapat mengurangi korban terpapar virus corona,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Belu sampai saat ini masih dalam perawatan sebanyak 3 orang, sembuh 234 orang dan meninggal sebanyak 13 orang.

“Ini berdasarkan data terakhir tanggal 10 Mei lalu yang dapat diakses melalui https://belukab.go.id/,” terang Bayu Sigit.

Pria kelahiran April 1980 itu mengingatkan seluruh personel pos jajarannya untuk tidak bosan dan tetap semangat dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dengan membagikan masker atau lainnya sehingga virus corona betul-betul zero di NTT khususnya Kabupaten Belu.

Hari ini, personel Pos Dafala memberikan sosialisasi pencegah Covid-19 kepada masyarakat di Desa Dafala Kecamatan Tasifeto Timur tentang protokol Kesehatan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas serta 3T yaitu testing terhadap masyarakat yang terindikasi Coivd-19, tracking terhadap orang-orang yang pernah kontak langsung dengan terpapar Covid-19 dan Treatmen atau pengobatan terhadap warga yang positif terpapar Covid-19.

Sedangkan personel Pos Fohulilik bersama masyarakat Dusun Fohululik Desa Lutharato Kecamatan Lamaknen Selatan membuat Posko Covid-19 untuk mengecek masyarakat yang keluar masuk dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.