Tag Archives: Babinsa Kodim Bima

Terduga Pelaku Pembunuhan Akhirnya Serahkan Diri ke Babinsa Koramil Donggo

WhatsApp Image 2019-11-10 at 11.53.04

Bima – Terduga pelaku pembunuhan berinisial AN (23) terhadap Supardi warga transmigrasi Lombok RT 05 RW 03 SP 6 Dusun Dorombolo Desa Oi Panahi Kecamatan Tambora Kabupaten Bima akhirnya menyerahkan diri kepada Babinsa Oi Panahi Koramil 1608-05/Donggo Serda Abdul Faid, Sabtu pagi (9/11).

Terduga pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai petani tersebut berasal dari RT 04 RW 02 Dusun Kawinda Desa Oi Panihi datang bersama keluarga untuk menyerahkan diri kepada Babinsa.

Setelah menyerahkan diri, Babinsa Oi Panihi kemudian berkoordinasi dengan Babinkamtibmas dan kepala Desa setempat dan mengambil langkah untuk mengamankan terduga pelaku di rumah Babinsa sebelum dibawa ke Polsek Tambora.

Komandan Kodim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra setelah mendapatkan laporan kejadian tersebut merasa bangga dan memberikan apresiasi atas kinerja Babinsanya yang melaksanakan tugasnya sesuai prosedur.

“Alhamdulillah ini sebagai bentuk kepercayaan masyarakat kepada TNI khususnya Babinsa yang setiap saat berada ditengah-tengah masyarakat,” ungkap Dandim.

Menurutnya, keputusan yag diambil Babinsa dalam kasus tersebut sangat tepat, langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa dan Babinkamtibmas selaku mitra kerja untuk menyelamatkan terduka pelaku yang sudah berniat baik untuk menyerahkan diri.

“Kita percayakan kepada Kepolisian selaku aparat penegak hukum untuk memprosesnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Dandim dengan melati dua dipundak itu juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga kondusifitas wilayah dengan menghindari hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing.

Bersama Pertamina dan PUPR, Koramil Donggo Bantu Distribusikan Air Bersih

WhatsApp Image 2019-07-22 at 14.17.36

Bima – Danramil 1608-05/Donggo Lettu Inf Mahdin memimpin langsung proses pendistribusian air bersih kepada masyarakat Dusun Ndanondere Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Senin (22/7).

Menurut Danramil Donggo, pembagian air bersih tersebut dilakukan bekerjasama dengan PT. Pertamina Cabang Bima, BPBD dan Dinas PUPR Kabupaten Bima dalam rangka pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Penditribusian air bersih ini berdasarkan pantauan di lokasi sudah dilakukan mulai tanggal 19 Juli kemarin. “Alhamdulillah ini yang ketiga kalinya pembagian air bersih akibat minimnya debit air dibeberapa tempat sumber air,” ungkap Mahdin.

Sementera Dandim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra disela-sela kesibukannya membenarkan kondisi yang dialami masyarakat Desa Bajo yang kekurangan air bersih.

Dijelaskannya, salah satu penyebab minimnya air bersih karena menurunnya debit air pada sumber mata air yang biasa digunakan tempat mengambil air bersih. “Ini salah satu penyebabnya selain musim kemarau juga karena kondisi hutan sudah tidak berfungsi lagi akibat penebangan pohon secara liar ataupun peralihan fungsi hutan sebagai lahan pertanian dan ladang oleh masyarakat,” ujar Dandim.

Untuk itu, sambungnya, pihaknya sudah memberikan instruksi kepada seluruh Koramil agar melakukan pengecekan dan pendataan ulang desa-desa yang membutuhkan air bersih sehingga bisa dikoordinasikan dengan pemerintah daerah terutama dinas terkait dalam penanganannya.

Selain itu, Dandim Alumni Akmil 1999 tersebut menghimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian alam terutama hutan dan tidak melakukan penebangan pohon secara liar mengingat fungsi hutan sebagai penyedia sumber air, penghasil oksigen dan pengedali bencana sehingga wilayah tidak mudah dilanda kekeringan seperti yang dialami sekarang ini.

Babinsa Koramil Rasanae Bantu Distribusi Air Bersih Untuk Warga

WhatsApp Image 2019-06-11 at 17.33.55

Bima – Babinsa Ntobo Koramil 1608-01/Rasanae Koptu Abubakar melaksanakan pendampingan membantu pendistribusian air bersih oleh BPBD Kota Bima untuk warga binaannya di RT 03, 04 dan 05 Kelurahan Ntobo Kecamatan Raba Kota Bima, Selasa (11/6).

Danramil 1608-01/Rasanae Kapten Inf Zunaidin membenarkan kegiatan Babinsanya membantu BPBD dalam pendistribusian air bersih kepada warga. “Ya betul, karena memang sekarang sudah memasuki musim kemarau sehingga debit air pada beberapa sumber mata air mulai berkurang,” sebut Danramil.

Menurutnya, pihaknya melalui Babinsa akan berupaya bersama pemerintah desa atau kelurahan untuk membantu memberikan solusi kepada warga, salah satunya melakukan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan hingga ke BPBD sesuai dengan tingkat koordinasi.

“Kita berharap upaya bersama ini dapat membantu meringankan beban masyarakat khususnya yang membutuhkan air bersih untuk minum, memasak dan mandi,” ujarnya.

Terpisah Dandim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra memberikan apresiasi kepada para Babinsa yang tanggap terhadap permasalahan yang dihadapi warga di desa binaannya.

“Keberadaannya ditengah-tengah masyarakat minimal membantu memberikan solusi ataupun pendampingan dalam hal-hal yang positif seperti yang dilakukan Babinsa Ntobo,” ungkap Dandim.

Dijelaskannya, kerjasama semua pihak dalam pendistribusian air bersih ini tidak baru kali ini dilakukan, namun ini merupakan kegiatan tahunan mengingat pada setiap musim kemarau, ketersediaan air bersih terus menipis dibeberapa sumber mata air seperti sumur, sehingga harus dilakukan upaya untuk membantu pemenuhan air bersih.

“Saya harap pendribusian air bersih ini dilakukan secara kontinyu, bahkan ke wilayah lain yang saat ini juga membutuhkan” ujarnya.

Selain itu, Dandim Alumni Akmil 1999 ini juga meminta kepada para Danramil untuk mengecek wilayahnya masing-masing. “Apabila terjadi permasalahan serupa agar segera dikoordinasikan dan dikomunikasi dengan pemerintahan kecamatan setempat sehingga Pemerintah Daerah melalui BPBD dapat mengambil langkah-langkah dalam pemenuhan air bersih warga untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Hindari Amukan Massa, Ini Yang Dilakukan Babinsa Madapangga

IMG-20190529-WA0035

Bima. – Sekitar pukul 16.50 Wita, sii wilayah hukum Madapangga terjadi pencurian ternak kambing di Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Rabu (29/05).

Saat pelaku membawa ternak, diketahui oleh warga Rade dan berhasil ditangkap. Warga yang resah dengan aksi pencurian, langsung menghakimi dan mengeroyok pelaku.

Nasib baik bagi pelaku yang berinila R ini, berhasil diselamatkan Babinsa Desa Rade Koramil 1608-05/Donggo Sertu Syamsuddin dari amukan massa saat di lokasi.

“Pelaku diamankan dirumah Babinsa untuk menghindari main hakim sendiri massa” ungkap Dandim 1608/ Bima Letkol Bambang Kurnia Eka Putra.

Untuk cepat mengamankan pelaku, Babinsa Desa Rade ini kemudian menghubungi Kapolsek agar pelaku terhindar dari amukan massa sekaligus untuk diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kini pelaku beninisial R ini sudah diamankan di Polsek Madapangga untuk ditangani lebih lanjut secara hukum, namun untuk nama lengkapnya belum diketahui,” Ujar Dandim.

Menurutnya, langkah yang diambil pihaknya yakni Babinsa setempat sudah tepat dengan mengamankan pelaku dari amukan massa dan menyerahkannya langsung kepada pihak Kepolisian setempat terkait dengan proses penegakan hukum.

“Saya berharap dan menghimbau kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan hal serupa agar tidak melakukan main hakim sendiri dan sebaiknya diserahkan kepada Babinsa atau Babinkamtibmas untuk diamankan dan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Kodim Bima Bergerak Cepat Bantu Perbaikan Jembatan Putus

Anggota Kodim 1608/Bima menggelar karya bhakti membuat jembatan darurat akibat putusnya jembatan  oleh truk trailer di Kecamatan Monta Bima, Senin (25/2).

Bima – Jembatan So’o Oi Mba’i yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Monta putus akibat dilewati kendaraan Truk Trailer yang memuat alat berat eksavator dari arah Desa Simpasai Kecamatan Monta menuju Desa Laju Kecamatan Wawo pada Selasa lalu (20/2/2019). Akibatnya jembatan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan dan maupun pejalan kaki.

Mendengar informasi tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han. langusng menginstruksikan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra untuk mengambil langkah-langkah konkrit perbaikan jembatan tersebut.

Menurut Danrem, hal itu harus segera dilakukan agar jembatan penghubung antar desa segera bisa digunakan sehingga keluhan masyarakat bisa terbantu dan tidak ada keluhan yang datang dari masyarakat sekitar.

Mendapat arahan tersebut, Dandim 1608/Bima langsung merespon dengan mengerahkan personel Kodim Bima dibawah pimpinan Danramil 1608-07/Monta Mayor Inf Sahruddin menggelar karya bhakti bersama masyarakat setempat untuk memperbaiki jembatan yang rusak dan membuat jembatan darurat So’o oi Mba’i untuk dilewati pejalan kaki dan sepeda motor.

Danramil Monta dalam keterangannya menyampaikan ini merupakan bagian dari tugas di satuan kewilayahan yang harus berada digaris terdepan untuk senantiasa berada ditengah-tengah masyarakat dalam upaya membantu meringankan beban permasalahan sosial yang ada.

“Semoga jembatan darurat ini dapat digunakan dengan sebaik mungkin sehingga hubungan antar desa bisa terjalin kembali seperti semula,” pungkasnya.

Dandim Bima Berikan Apresiasi Tiga Babinsa Berhasil Amankan Kerbau Curian

Babinsa Koramil 1608-07/Monta mengamankan tujuh ekor kerbau yang diduga hasil curian di Desa Tolouwi Kecamatan  Monta Kabupaten Bima, Sabtu (16/2).

Bima – Tiga orang personel Koramil 1608-07/Monta pada Sabtu malam (16/2) sekitar pukul 19.00 Wita yakni Sertu Saharullah Babinsa Tolo Tangga, Serda Rifaid Babinsa Tolouwi dan Babinsa Nonto Tera Sertu Nassaruddin berhasil menggagalkan 7 ekor kerbau yang diduga hasil curian yang diikat di sekitar pinggir Hutan Desa Tolouwi Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Sertu Saharullah ketika diemui media menceritakan ada beberapa warga memberikan informasi bahwa ada 7 ekor kerbau yang diikat disekitar pinggir hutan. Berdasarkan informasi tersebut Sertu Saharullah kemudian langsung mengecek ke tempat yang dimaksud dan ternyata ditemukan 7 ekor kerbau terdiri dari 1 ekor induk tua, 2 ekor jantan muda, 3 ekor betina muda dan 1 ekor betina susu.

“Saat itu saya langsung menghubungi Babinsa Desa Tolo Tangga, Babinsa Desa Nonto Tera dan Kepala Desa Tolouwi untuk melaporkan ke Danramil Monta dan berdasarkan perintahnya, kami langsung mengamankan barang itu di Desa Tolouwi pada pukul 01.30 Wita,” jelas Saharullah.

Informasi tersebut kemudian disebarkan melalui anggota Babinsa Kodim 1608/Bima dan Babinsa Kodim 1614/Dompu untuk mencari tahu pemilik kerbau tersebut.

Sekitar pukul 03.30 Wita, salah seorang warga Desa Hu,u Kecamatan Hu.u Kabupaten Dompu H. Majid (74 tahun) yang mengaku sebagai pemiliki tujuh kerbau tersebut mendatangi Desa Tolouwi. Namun sebelumnya, ketiga Babinsa tersebut menanyakan ciri-ciri kerbau milik H. Majid yang datang bersama anaknya.

“Setelah mendengarkan penjelasan dari H. Majid dan sesuai dengan ciri yang disebutkan, kami bertiga menyerahkan ke tujuh kerbau itu sekitar pukul 11.30 Wita disaksikan oleh Kepala Desa dan warga Tolouwi untuk dibawa pulang,” ujarnya.

Selain itu, Sertu Sahrullah juga menambahkan bahwa setelah dilakukan penyelidikan pada malam itu, pelaku ingin mengirim kerbau hasil curiannya lewat laut dan malam itu juga dilakukan pengintaian sambil menunggu pelaku di tempat mereka mengikat ke tujuh ekor kerbau tersebut. Namun ternyata informasi tersebut mungkin diketahui oleh pelaku sehingga pelaku tidak dapat diidentifikasi dan ditangkap.

terpisah Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra memberikan apresiasi kepada personelnya atas kesigapannya merespon informasi dari warga binaanya.

“Itu sebagai salah wujud kebersamaan para Babinsa dengan warga binaannya yang terlihat begitu menyatu dengan semua kondisi yang dihadapi masyarakat,” kata Bambang.

Menurutnya, hubungan komunikasi seperti ini sangat bermanfaat untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di masing-masing desa sehingga kedepan tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi sekecil apapun kepada Babinsa dalam rangka menjaga Kamtibmas maupun hal-hal lain untuk kepentingan bersama.

Tim Sergab Mabes TNI Tinjau Gudang Divre Bulog Jatiwangi Kota Bima

Tim Sergab Mabes TNI mengecek gudang Subdivre Bulog Kota Bima, Kamis (14/2).

Bima – Usai memberikan sosialisasi kepada seluruh Babinsa Kodim 1608/Bima tentang anailas kadar air beras dan gabah di Markas Kodim 1608/Bima, Tim serap gabah (Sergab) Mabes TNI didampingi Tim Divre Bulog NTB melaksanakan peninjauan gudang Bulog Divre Jatiwangi Kota Bima didampingi Kasdim 1608/Bima Mayor Inf Hardani dan Kasubdivre Bima, Harison, Kamis (14/2).

Selain itu, Tim Sergab Mabes TNI bersama rombongan juga mengunjungi mitra Bulog di UD. Arrahman H. Syafrudin di Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Terkait dengan rangkaian kunjungan tersebut, Kasdim 1608/Bima menjelaskan pada saat sosialisasi di Makodim, tim Sergab Mabes TNI menjelaskan tentang peranan Babinsa dalam mensukseskan serap gabah di wilayah Kabupaten Kota Bima yang menjadi wilayah teritorial Kodim Bima.

Namun yang menjadi permasalahan, kata Hardani, pertama, masih terjadi selisih harga beras di petani dengan Bulog karena harga pasar lebih tinggi dari pada permintaan Bulog dan kedua, ketika beras didorong ke Bulog oleh petani, ditolak oleh Bulog dengan alasan tidak memenuhi standar yang diharapkan sesuai dengan Inpres nomor 5 tahun 2015 tentang kebijakan pengadaan gabah/beras dan penyaluran beras oleh pemerintah.

“Ini yang masih menjadi persoalan antara petani dan Bulog, insya Allah ini akan kami bahas kedepan bersama Kepala Subdivre Kabupaten Kota Bima bersama Bulog Provinsi NTB,” ujar Hardani.

Dijelaskannya, Subdivre Bulog Kabupaten/Kota memiliki target penyerapan gabah untuk wilayah Kabupaten dan Kota Bima sebesar 26 ribu ton gabah dengan rincian Kabupaten sebesar 21 ribu ton dan sisanya dari Kota Bima.

Untuk itu, sambung Pamen dengan melati satu tersebut, dalam penyerapan gabah diharapkan ada kerjasama antara petani, Babinsa, mitra Bulog dan Bulog itu sendiri.

Adapun sistem kedepan, petani bekerjasama dengan Babinsa untuk menyerahkan kepada mitra Bulog yang memahami tehnis standar penerimaan beras Bulog sehingga apabila ada kurang lebihnya, mitra Bulog bisa mengatur menjadi beras sesuai standar Bulog.

“Setelah itu Mitra Bulog yang menyerahkan ke Bulog sehingga tidak ada alasan Bulog untuk melakukan penolakan terhadap gabah petani,” terangnya.

WhatsApp Image 2019-02-14 at 19.42.05 (1)

Selain itu, kata Hardani, Bulog menawarkan bahwa masyarakat bisa menjadi mitra Bulog untuk menjual beras, terigu, minyak goreng dan gula dengan harapan mampu menjaga stabilitas harga di pasar karena Bulog sudah menetapkan standar harga barang tersebut.

Bulog dalam hal ini menetapkan tiga persyaratan bagi masyarakat yang ingin bermitra dengan Bulog, yakni mempunyai KTP, KK, Rumah dan uang sebesar Rp 3 juta rupiah dari nilai barang yang sudah ditentukan.

“Tim Sergab juga dalam pertemuannya dengan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan menyarankan kepada Pemerintah Kota Bima agar mendukung penyerapan gabah petani untuk Bulog,” pungkasnya.

Tim Sergab Mabes TNI yang dipimpin Kolonel Arm Yolly bersama Kolonel Inf Edy Roechmatullah dan Kolonel Inf Bambang S. didampingi Pasi Wanwil Korem 162/WB Mayor Inf Jalal Bin Saleh.

Danrem 162/WB Lepas Babinsa Berprestasi Berangkat Umrah

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos  memberikan reward kepada Babinsa Desa Penatoi anggota Koramil 1608-01/Kota sebagai Babinsa terbaik berupa hadiah ibadah Umrah, Rabu (23/1).

Mataram – Seusai Sholat Dzuhur Berjamaah dan tausyiah yang disampaikan TGH. Taesir Al Azhar, Lc. MA., di Masjid Makorem 162/WB, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra memberangkatkan seorang Babinsa Kodim 1608/Bima untuk berangkat ibadah umrah atas prestasinya dalam melaksanakan tugas sebagai Babinsa Desa Penato’i Koramil 1608-01/Kota, Rabu (23/1).

Babinsa yang beruntung tersebut bernama Ismail, pangkat Sersan Mayor asal Bima, NTB. Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB saat diwawancara sejumlah media menyampaikan Serma Ismail mendapat hadiah umrah atas prestasinya dalam melakukan pembinaan wilayah, salah satunya pencegahan konflik sosial dan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat membantu setiap permasalahan sosial yang ada di Desa binaannya.

“Jadi kita pilih Prajurit yang benar-benar berprestasi berdasarkan kriteria-kriteria yang sudah ada,” kata Danrem.

Menurutnya, Serma Ismail terpilih melalui seleksi yang ketat selama empat bulan dari seluruh Babinsa yang memiliki kinerja terbaik termasuk lomba rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa di NTB.

Selain itu, lanjutnya, hadiah yang sama juga akan diberikan kepada Prajurit yang non muslim dengan memberangkatkannya ke tempat ibadah masing-masing.

“Hadiah ini tidak hanya untuk umat muslim, namun yang non muslim juga akan diberangkatkan ke tempat ibadahnya masing-masing apabila terpilih sebagai Parjurit berprestasi seperti Babinsa Penato’i ini,” tegasnya.

Orang nomor satu di jajaran Korem tersebut berharap, agar kedepan para Babinsa yang ada di wilayah jajaran Korem memacu diri menjadi yang terbaik dalam memberikan pembinaan dan bantuan kepada masyarakat dengan tulus dan ikhlas.

Sebelumnya, Serma Ismail mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas terpilih sebagai Babinsa terbaik. “Alhamdulillah ya bisa terpilih menjadi Babinsa terbaik dan memperoleh hadiah umrah dari Bapak Danrem,” kata Ismail.

Serma Ismail juga meminta doa agar diberikan kemudahan dan kelancaran selama menjalankan ibadah umrah hingga kembali bertugas sebagai Babinsa di desa binaannya.

Ungkap Kasus Perburuan Satwa Dilindungi, Kapolda Berikan Penghargaan Personel TNI dan Polri

Kapolda NTB Irjen Pol Achmat Juri memberikan penghargaan kepada personel TNI Polri yang berhasil menangkap dan mengamankan hasil perburuan satwa yang dilindungi dari Pulau Komodo Provinsi NTT, Senin (21/1).

Mataram – Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmat Juri pagi tadi memberikan penghargaan kepada 14 orang anggota Polri dan 3 orang anggota TNI AD atas keberhasilan dan kesuksesan melaksanakan tugas dan pengungkapan kasus perburuan satwa dilindungi di Pulau Komodo NTT, Senin (21/1). Pemberian penghargaan kepada anggota TNI Polri tersebut dilaksanakan dalam Upacara mingguan di lapangan Gajah Mada Polda NTB.

Kapolda NTB dalam sambutannya memberikan apresiasi atas prestasi dan kesuksesan anggotanya bersama anggota TNI di Kecamatan Sape. “Hari ini sinergitas TNI Polri sungguh membanggakan karena berhasil mengungkapkan kasus hukum perburuan terhadap satwa yang dilindungi,” kata Kapolda.

Menurutnya, soliditas dan sinergitas seperti ini harus dijaga dan dipelihara bersama-sama dengan aktif melakukan penanganan pelanggaran hukum terhadap satwa yang dilindungi.

Terkait dengan penegakan hukum, sambung Perwira Bintang Dua tersebut, tidak hanya untuk satwa yang dilindungi, namun juga terhadap kegiatan-kegiatan yang lain secara proaktif dilaksanakan sehingga gangguan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) akan terkendali.

“Mari kita coba untuk melaksanakaan kegiatan-kegiatan proaktif dan razia-razia secara preventif maupun sejenisnya untuk menekan adanya gangguan Kamtibmas di wilayah,” imbaunya.

Sementara salah seorang anggota TNI yang memperoleh piagam penghargaan tersebut yakni Danramil 1608-03/Sape Kapten Inf Junaid bersama dua orang anggota Koramil yang ikut bersama anggota Polsek Sape saat penangkapan dan mengamankan barang bukti berupa sembilan ekor rusa yang sudah mati dan dipotong-potong, satu kepala kerbau, satu pucuk senjata api rakitan laras Panjang diduga menggunakan laras SS1, satu pucuk senjata api rakitan laras panjang lengkap dengan laser, delapan butir munisi SS1, satu unit mobil Pick up Nopol EA 9034 WZ dan satu unit Kapal Boat Kayu di Pantai So Toro Wamba Desa Poja Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB.

Danramil Sape usai menerima penghargaan mengucapkan terimakasih kepada Kapolda NTB atas penghargaan yang diterimanya bersama dua orang anggota Koramil Sape.

Dikatakannya, penghargaan ini sebagai bentuk tanggungjawab kedepan untuk lebih aktif dan meningkatkan kinerja dilapangan bersama rekan-rekan Kepolisian yang ada di wilayah. “Alhamdulillah sinergitas TNI Polri selama ini sudah berjalan dengan baik di lapangan dan insya Allah sesuai amanat Kapolda NTB tadi, soliditas dan sinergitas TNI Polri akan kami jaga dan tingkatkan untuk menjaga Kamtibmas di wilayah,” ungkap Danramil.

WhatsApp Image 2019-01-21 at 14.42.57

Sebelumnya, Kapten Junaid menceritakan bahwa pengungkapan kasus tersebut berdasarkan informasi yang diterima Ipda Suriadin anggota Brimob Polda Papua yang sedang melaksanakan cuti dari masyarakat sekitar, kemudian informasi tersebut dilaporkan kepada Kapolsek Sape AKP Sarifuddin Jamal. Karena ada informasi bahwa ada senjata laras panjang maka Kapolsek menghubunginya dan berangkat bersama-sama ke TKP.

Adapun personil Polri yang mendapat penghargaan dari Kapolda NTB antara lain Kapolsek Sape AKP Sarifuddin Jamal, Kasat Reskrim Polres Bima Kota Iptu Akmal Novian, Kanit Reskrim Polsek Sape Ipda Husnain, Kanit Iidik II Satreskrim Polres Bima Kota Ipda Alfahry Rahman, S.Tr.K., Ipda Suriadin, SH. MH., Kanit I Subden Wanteror Den Gegana Sat Brimob Polda Papua, Ps. Panit I Reskrim Polsek Sape Aipda Saharudin, Aiptu Guntur Panji Saputra, Bripka Awaludin Saputra, Bripka Rahmad Hidayat, Brigadir Satra Adi Wijaya, Briptu Hendri Ismanto, Briptu Yayan Saputra dan Bripda Rangga Satria.

Sementara tiga orang anggota TNI dari Koramil 1608-03/Sape yang memperoleh penghargaan dari Kapolda NTB yakni Danramil 1608-03 Sape Kapten Inf Junaid, Babinsa Desa Parangina Kopda Aladin dan Babinsa Desa Oimaci Kopda Abdul Hafid.

Babinsa Kodim Bima Bantu Pengawasan Pendistribusian Pupuk Bersubsidi

Babinsa Kodim 1608/Bima membantu pengawasan pendistribusian pupuk bersubsidi di Kabupaten Bima, Rabu (16/1).

Bima – Sesuai dengan MoU antara Kementerian Pertanian dengan TNI AD, jajaran Kodim 1608/Bima juga melaksanakan pendampingan terhadap berbagai macam aktivitas bidang pertanian, salah satunya adalah berkaitan dengan pupuk.

Dengan masih banyaknya permasalahan pupuk diwilayah Kota maupun Kab Bima, para Babinsa Kodim 1608/Bima tidak kenal lelah untuk terus berupaya memaksimalkan perannya guna meminimalisir efek negatif yang mungkin bisa timbul.

Tentu kita masih ingat bagaimana 2 orang anggota Kodim yaitu Serma Loren dan Pelda Safrudin yang mengungkap adanya sistem paket dalam penjualan pupuk. Kemudian juga berbagai aktivitas pengawalan dan pendampingan (Walping) distribusi pupuk di hampir semua wilayah Kabupaten maupun Kota Bima. Termasuk juga saat sosialisasi dan tidak terlewatkan dalam memediasi setiap permasalahan yang timbul, sehingga setiap masalah dalam sistem penjualan maupun distribusi pupuk dapat terselesaikan.

Yang paling terakhir adalah beberapa hari yang lalu saat Babinsa Desa Tente, Sertu Faris beserta tim Resmob Polres Kab Bima mengungkap rencana penjualan ratusan sak pupuk subsidi diwilayah Tente. Kasus ini sekarang dalam penyelidikan Polres Kab Bima.

Dandim 1608/Bima mengungkapkan kebanggaannya kepada jajaran Babinsa yang telah menunjukkan semangat, dedikasi & kinerja yang luar biasa. Dandim mengharapkan agar masyarakat juga mau untuk bekerjasama dengan cara memberi informasi bila diketahui terdapat penyimpangan dalam sistem distribusi maupun penjualan pupuk. Peran serta masyarakat secara positif akan memberikan dampak yang signifikan guna meminimalisir upaya-upaya nakal dari oknum-oknum yang ingin memperoleh keuntungan dengam cara yang ilegal.