Tag Archives: Kodim 1608/Bima

Persit KCK Ranting Sape Peduli Warga Kurang Mampu

WhatsApp Image 2019-05-19 at 20.24.11

Bima – Seusai menggelar pengajian di Masjid Al Ikhlas Desa Jia Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Ibu-ibu Persit KCK Ranting Koramil Sape Kodim 1608/Bima menggelar bakti sosial berupa pembagian Sembako kepada warga kurang mampu di desa setempat, Sabtu (18/5).

Kapten Inf Junaid selaku Danramil 1608-03/Sape mengatakan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian ibu-ibu Persit KCK kepada keluarga kurang mampu mengingat masih banyak saudara-saudara kita yang masih membutuhkan perhatian kita bersama.

“Semoga ini dapat memberikan manfaat walau tidak seberapa dan semoga berkah,” ujarnya.

Terpisah, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra menyampaikan bahwa kegiatan Baksos tersebut menitikberatkan pada warga kurang mampu berupa pemberian paket Sembako. “Alhamdulillah Ini sebagai wujud kepedulian istri para Prajurit kepada warga kurang mampu dalam bulan Ramadhan,” ungkap Dandim.

SeIain itu, sambungnya, kegiatan tersebut merupakan wujud tanggung jawab kita semua sebagai upaya mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat mengingat Persit Kartika Chandra Kirana merupakan bagian dari TNI AD.

Dandim berharap agar momentum ini dapat dijadikan sebagai sarana silaturahmi serta untuk menumbuh kembangkan rasa kepedulian sosial kita terhadap sesama apalagi di bulan suci ramadhan. “Sebagai bagian dari masyarakat, kita semua terpanggil untuk berbuat yang terbaik dalam membantu saudara-saudara kita yang tentunya masih sangat memerlukan uluran tangan kita semua,” pungkasnya.

Koramil Woha Berikan Perhatian Kepada Nenek Berusia 80 Tahun

WhatsApp Image 2019-04-29 at 10.44.46

Bima – Rumah nenek Siti Aisyah Abubakar (Ina Sei), 80 tahun warga RT 07/05 Dusun Bente Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima disambangi anggota Koramil 1608-04/Woha, Senin (29/4).

Kehadiran Komandan Koramil 1608-04/Woha Kapten Kav Sukahar bersama Bati Tuud Koramil dalam rangka menyerahkan bantuan kepada nenek Sei berupa beras, gula pasir dan kopi.

Danramil Sukahar menyampaikan penyerahan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Koramil kepada warga binaanya. “Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan yang ada di Desa,” ujar Danramil.

Menurut Danramil, anggota Babinsa Koramil Woha setiap hari aktif melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat binaan, sehingga setiap permasalahan yang ada di desa harus diketahui dan membantu masyarakat untuk menemukan penyelesaiannya, minimal solusi yang harus diberikan.

Kondisi rumah nenek Siti Aisyah saat ini sangat memprihatinkan, sebagian tak berdinding dan hanya ditutupi kain bahkan nyaris roboh karena sudah dalam kondisi miring.

Dandim 1608/Bima : “Keamanan Wilayah Tanggungjawab Seluruh Elemen Masyarakat”

Dandim 1608/Bima memberikan sambutan mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Woha  mulai dari lingkungan tempat tinggal di Masjid raya Talabiu, Jumat (26/4).

Bima – Keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama. Hal tersebut disampaikan Dandim 1608 Bima saat melakukan Shalat Jumat diwilayah Woha. Guna menjaga stabilitas wilayah, Dandim 1608 Bima menyapa masyarakat Woha usai shalat jumat bersama di masjid raya Talabiu, Jumat (26/4/19)

Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra dalam arahannya selepas shalat jumat bersama di masjid raya Talabiu menjelaskan bahwa segala sesuatu telah digariskan oleh Yang Maha Kuasa, sebagaimana kita yakini tentang adanya Takdir Allah.

Tambahnya, kepada yang telah berhasil mari syukuri dengan semakin meningkatkan amal ibadah kita. Untuk yang masih belum berhasil, jangan lantas menyalahkan orang lain, tetapi lebih baik kita melihat kepada diri pribadi masing-masing, “Instropeksi diri jauh lebih baik daripada mencari-cari kesalahan yang akhirnya hanya menambah rasa dendam, benci dan marah. Hanya menambah penyakit dalam hati kita”. Ucap Dandim.

“Ikhtiar itu wajib hukumnya, tapi dengan cara yang baik, bukan segala macam cara kita lakukan dengan dalih ini merupakan sebuah ikhtiar. Kalau memang sudah ditakdirkan sesuatu itu menjadi hak kita, apapun tidak akan bisa menghalanginya. Sebaliknya, jika bukan menjadi rezeki kita, barang yang sudah didepan mata tidak akan bisa kita raih.” jelasnya.

Dandim mengutip salah satu Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, bahwa orang yang paling kuat bukanlah mereka yang paling sering memenangkan pertempuran, bukanlah mereka yang selalu menang dalam perdebatan, namun orang yang kuat adalah mereka yang tetap mampu mengendalikan dirinya sendiri terutama pada saat kondisi marah.

Dandim berharap dihadapan seluruh jamaah shalat jumat di masjid raya Talabiu agar sama-sama menjaga keamanan, kenyamanan serta stabilitas wilayah kita bersama, sehingga situasi yang selama ini telah kondusif dapat kita pelihara dan tingkatkan.

Usai memberikan himbauan serta harapan kepada jamaah yang hadir, Dandim 1608/Bima menutup kegiatan dengan bersalam-salaman sebagai bentuk komitmen untuk menjaga stabilitas wilayah.

Kodim Bima Peduli Lingkungan Dengan Penanaman Mangrove Bersama

WhatsApp Image 2019-03-31 at 12.15.24

Bima – Kondisi lingkungan saat ini sudah sangat memprihatinkan, banjir dan tanah longsor menjadi hal yang biasa dimusim hujan. Pada musim kemarau, panas terik matahari seolah tak terbendung karena keringnya lahan hijau yang memberikan tambahan oksigen (O2) sehingga membutuhkan kepedulian bersama dalam penanganan dan penanggulangannya.

Terkait dengan itu, Kodim 1608/Bima bersama BKPH Maria Donggomasa, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, ikatan Alumni SMU angkatan 94 sekota Bima dan beberapa komunitas antara lain Treco (Trail Enduro Community), Elang Langgudu, Naga Nuri, Buldoser Lindung hutan rawat bumi serta RCM menggelar pembersihan pantai dan penanaman bibit pohon mangrove disepanjang pantai Ule jalan Lintas Kolo Kecamatan Asakota Kota Bima, Minggu (31/3).

Seusai apel pengecekan, Dandim 1608/Bima Bambang Inf Kurnia Eka Putra diwakili Kasdim Mayor Inf Hardani dalam sambutannta menyampaikan kehadiran kita bersama ini dalam rangka pembersihan pantai dan penanaman bibit pohon mangrove sebagai bentuk tanggung jawab dan kecintaan kita terhadap lingkungan.

“Pembersihan maupun penanaman pohon diseluruh pinggir pantai di kota Bima bukan tugas instansi tertentu, namun merupakan tugas kita bersama sebagai wujud kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan untuk mengantisipasi terjadinya abrasi maupun menahan gelombang pasang air laut,” ungkpanya.

Kasdim juga berharap kegiatan pembersihan dan penanaman pohon mangrove tidak hanya disini, namun hutan pun harus mendapatkan perhatian kita bersama untuk dijaga dan dilestarikan, karena manfaatnya sangat luar biasa bagi anak cucu kita kedepan.

“Mari kita ciptakan kelestarian lingkungan dan hutan dengan terus berupaya menanam, menjaga dan merawatnya sehingga alam tetap bersahabat dengan kita,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala BLH Kota Bima yang diwakili Abdul Haris Dinata, M.M.Si., mengucapkan terimakasih kepada anggota Kodim 1608/Bima dan seluruh alumni SMU angkatan 94 sekota Bima yang sudah meluangkan waktunya untuk hadir dalam kegiatan penanaman bibit pohon mangrove dan pembersihan pantai Ule ini merupakan bentuk kecintaan terhadap alam dan melestarikan tumbuhnya ekosistem sehingga dapat bermanfaat untuk kita semua.

Kegiatan pembersihan dan penanaman pohon mangrove dihadiri Kepala Lindung Hutan Sahrul, ST., Wakil Kepala BKPH Joni, S.Hut., Suci Rahmatia (Alumni SMU I Kobi), Nur Mayangsari (Almuni SMU 2), tokoh masyarakat, Ibu Persit Kartika Candra Kirana dan Ketua Treco Trail Enduro Community Irfan.

Kodim 1608/Bima dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sisa Banjir Bandang

Anggota Kodim 1608/Bima bergotong royong bantu warga yang terdampak banjir di Kota Bima.

Kota Bima – Banjir bandang yang terjadi Kamis (28//3/2019) telah merusak ratusan pemukiman, sawah dan ladang warga di sejumlah titik di Kota bima. Melihat kondisi tersebut, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra langsung turun ke lokasi untuk melihat dan mengecek kondisi warga beserta material yang terkena banjir.

Hari ini, Jum’at (29/3), Dandim 1608/Bima mengerahkan personel Kodim dan jajarannya untuk melakukan aksi bersih-bersih bersama warga setempat.

“Hari ini kita bantu warga untuk melakukan pembersihan baik rumah dan ruas jalan yang terkena banjir,” ujar Bambang.

Menurutnya, pihaknya bersama BPBD dan warga sekitar bahu-membahu bergotong royong membersihkan rumah dan sampah maupun lumpur disepanjang jalan yang terkena banjir bandang sehingga segera bisa digunakan pengguna jalan dengan aman.

Berdasarkan data yang sudah diperoleh, sambungnya, ada 7 Kelurahan yang terdampak banjir akibat luapan sungai Jatibaru yakni Kelurahan Jatibaru, Melayu, Nae, Jatiwangi, Santi, Sarae dan Kelurahan Ule dengan jumlah KK yang berbeda.

“Kita berharap agar kondisi ini segera pulih sehingga saudara-saudara kita yang terkena dampak dapat melakukan aktivitasnya seperti semula,” punkasnya.

Hingga Jumat siang, selain anggota TNI, para relawan maupun dari Pemerintah Daerah juga turut membantu para korban banjir.

Aksi Spontan Dandim 1608/Bima Bantu Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Aksi spontanitas Dandim 1608/Bima membantu bocah  Lakalantas saat irinig-iringan mobil Pangdam IX/Udayana melewati jalan.

Dompu – Di tengah gaya hidup yang serba modern dan pandangan hedonis yang dianut sebagian orang, sangat sulit menemui sosok yang memiliki kepedulian terhadap sesama. Apalagi seseorang dengan jabatan tinggi. Sosok langka itu adalah seorang perwira TNI yang bertugas di Bima. Ia rela basah di tengah guyuran hujan demi menolong seorang remaja yang terjebak dalam selokan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Dompu, Selasa (26/3/2019) petang lalu.

Aksi spontanitas perwira TNI tersebut saat rombongan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP, Danrem 162/WB Kolonel Inf Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, MH, M.Han, Bupati Dompu, Wakil Bupati Dompu para Dandim, para pejabat dan sejumlah wartawan menghadiri panen raya jagung di Desa Sukadamai Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu.

Saat itu, suasana jalan di sekitar Dompu mulai sepi di tengah masih derasnya guyuran hujan. Hari mulai beringsut ke malam dan tiba-tiba mobil bagian belakang iring-iringan Pangdam IX/Udayana menepi di pinggir jalan. Seorang pria berseragam loreng berupaya mendekati dan menolong seorang remaja yang rupanya mengalami Lakalantas dan terjebak dalam parit.

Sejumlah wartawan yang juga dalam satu rombongan di mobil bagian belakang kendaraan yang berhenti tersebut penasaran melihat pemandangan tak biasa, kemudian turun dari mobil dan berupaya mengabadikan aksi spontanitas tersebut. Awalnya para wartawan tidak mengetahui sosok yang rela menghentikan laju kendaraannya di tengah derasnya hujan tersebut.

Ternyata sosok pria berseragam loreng TNI tersebut adalah Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra yang melakukan aksi spontanitas karena tidak tega melihat remaja yang mengalami Lakalantas di tengah hujan deras. Setelah mengalami Lakalantas, bocah SMP yang masih duduk di kelas 1 asal Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu tersebut tak mampu mengangkat sepeda motornya yang terjebak dalam parit di tengah derasnya hujan yang mengguyur Kabupaten Dompu Selasa sore itu.

Aksi spontanitas Dandim Bima pun sempat diabadikan oleh kamera wartawan yang turun dari mobil. Namun sejumlah wartawan tak sempat mewawancarai perwira tersebut karena usai menolong sang bocah yang Lakalantas, langsung beranjak dari lokasi Lakalantas dengan menaiki mobilnya dan meneruskan perjalanan menuju pusat Kabupaten Dompu.

Keesokan hari usai penutupan TMMD ke-104 di Desa Lanci Jaya, sejumlah wartawan berupaya mewawancarai Dandim 1608/ Bima yang juga turut ke Dam Mila Kabupaten Dompu bersama rombongan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Bupati Dompu dan para Dandim.

“Saya malah tidak tauh kalau kemarin waktu kejadian tersebut di belakang mobil saya ada wartawan,” ujar Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra.

Bambang mengaku aksi spontanitasnya menolong bocah yang mengalami Lakalantas di tengah deras hujan karena kasihan melihat pelajar itu. ”Saya melihat anak seumuran itu seperti melihat anak saya sendiri. Karena anak saya itu seumuran dengan anak itu,” ujarnya.

Di tengah kesehariannya di Bima, Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra dikenal di tengah masyarakat Bima dan Forkompinda Kabupaten Bima dan Kota Bima sebagai sosok sederhana dan responsif. Hampir disetiap fenomena sosial dan masalah bencana alam, maupun permasalahan konflik sosial di tengah masyarakat, Dandim Bima selalu responsif dan cepat ke lapangan membantu tugas Polri.

Di kalangan media di Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra dikenal sebagai sosok bersahaja dan akrab dengan wartawan.

Danrem 162/WB Berikan Bantuan Kios Kepada Umi Delima di Desa Campa

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani meresmikan dan meyerahkan bantuan kios untuk Umi Delima di Desa Campa Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Minggu (17/3).

Bima – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han didampingi Dandim 1608/ Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra meresmikan bangunan kios dan menyerahkan bantuan berupa isi kios dan sejumlah sembako kepada Jumiatun alias Umi Delima istri Almarhum Santoso di RT 11/02 Desa Campa Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Minggu (17/3).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan kehadirannya bersama rombongan dalam rangka meresmikan kios milik Umi Delima beserta isinya sekaligus untuk bertatap muka dengan masyarakat Desa Campa.

“Kehadiran kami di Desa Campa dalam rangka memberikan bantuan sebuah kios dan isinya kepada Umi Delima sebagai bekal untuk survive di Desa Campa. Ini menjadi atensi dan perhatian kita bersama sehingga tidak ada kendala atau hambatan untuk kehidupan sehari-hari karena beliau merupakan istri Almarhum Santoso” terang Danrem.

Dikatakannya, TNI hingga saat ini masih melaksanakan operasi teritorial (Opster) TNI untuk membantu percepatan rehab rekon akibat gempa bumi beberapa waktu lalu di Pulau Lombok dan Sumbawa.

“Saat ini, satuan jajaran Korem 162/WB juga sedang melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 di Kabupaten Dompu dengan berbagai program fisik dan non fisik,” ungkap Danrem.

Selain itu, Danrem juga menyampaikan bahwa saat ini ada program Pemerintah Provinsi NTB untuk membantu putra-putri daerah mengikuti pendidikan melalui jalur beasiswa keluar negeri dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia sehingga dapat mendongkrak prekonomian masyarakat.

Alumni Akmil 1993 tersebut juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan hutan mengingat permasalahan kerusakan hutan akan berdampak luas bagi masyarakat terutama masyarakat yang tinggal disekitar hutan.

Sebelumnya, Camat Madapangga Muhammad Syafi’i, SH. M.AP., memberikan apresiasi kepada Danrem 162/ WB dan Dandim 1608/Bima beserta jajaran yang memberikan bantuan kepada Umi Delima berupa kios dan isinya.

Safii juga mengungkapkan rasa syukur karena Desa Campa hingga saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif. “Hal Ini tidak terlepas dari dukungan TNI dan Polri, semoga negeri kita ini tetap aman, Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur,” harapnya.

Jumiatun alias Umi Delima adalah istri mantan pimpinan Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) Santoso yang tewas dalam kontak senjata dengan Satgas Tinombala di Poso pada 2016 lalu.

Acara peresmian dan penyerahan kios dan isinya oleh Danrem 162/WB dihadiri Forkopimda Kabupaten Bima, Ketua Persit KCK Korcab 162 Ny. Kirana Rizal Ramdhani dan Persit KCK Cabang Bima, Ketua FKUB Kabupaten Bima, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.

Rasa Haru Lepas Almarhum Sertu Anumerta Mirwariyadin ke Tempat Peristirahatan Terakhir

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. selaku Irup pada pemakaman Sertu Anumerta Mirwariyadin di TPU Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima, Sabtu (9/3).

Bima – Keluarga besar Almarhum Sertu Anumerta Mirwariyadin sejak semalam sudah menunggu kedatangan jenazah Almarhum di Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima. Sekitar pukul 09.15 Wita suara isak tangis keluarga pecah seketika setelah iringan ambulance dari Mataram tiba di kampung Almarhum, Sabtu (9/3).

Suasana duka seketika menyelimuti Desa Nipa dibarengi dengan karangan bunga ucapan turut berbela sungkawa berdatangan dari berbagai kalangan di sepanjang jalan masuk kerumah duka. Rangkaian pemakaman segera dilakukan mulai dari memandikan jenazah, sholat jenazah dan upacara pemakaman secara militer.

Upacara pemakaman yang dipimpin langsung Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., di TPU Desa Nisa berlangsung haru dan diiringi isak tangis keluarga dan kerabatnya. Penghormatan dan penghargaan yang diberikan kepada Almarhum Sertu Anumerta Mirwariyadin dengan tembakan Salvo oleh 1 regu anggota Kompi Senapan A Yonif 742/SWY menambah rasa haru para pengantar jenazah.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Sertu Anumerta Mirwariyadin NRP 21150184631093 Jabatan Babakduk unit 1/2/2/14 Grup 1 Kopassus korban kontak tembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mugi Kabupaten Nduga Papua pada hari Kamis tanggal 7 Maret 2019.

“Semasa hidupnya, Almarhum Sertu Anumerta Mirwariyadin sudah mendarmabaktikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara. Bahkan, saat bertugas Almarhum rela mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk terciptanya keamanan dan ketertiban diwilayah NKRI,” ungkapnya.

Menurutnya, Almarhum Sertu Anumerta Mirwariyadin sudah menjalankan tugas dan mengabdikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara, sampai mengorbankan nyawa dalam melaksanakan tugas. Semoga amal ibadahnya diterima dan diberikan tempat yang layak oleh Allah SWT,” tutupnya.

Upacara pemakaman tersebut juga dihadiri Dangrup 1 Kopassus Kolonel Inf Lucky Avianto, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri, Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer, Mayor Inf Imam Buchori (Kopassus), Kakesbangpol Kabupaten Bima, Kasdim 1608/ Bima, Kabagops Polresta Bima, Kasatsabhara Polres Bima dan mantan anggota Kopassus se Korem 162/WB serta Ibu Persita KCK.

Jelang Pemilu, Dandim Bima Ajak Masyarakat dan Media Wujudkan Suasana Aman dan Damai

Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra mengajak seluruh lapisan masyarakat dan awak media untuk sukseskan Pemilu 2019 dengan aman dan damai.

Bima – Selain melalui serangkaian kegiatan silaturahmi dan berbagai kegiatan bersama instansi lain, Komandan Kodim 1608/ Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra tak bosan mengajak seluruh elemen masyarakat agar berpartisipasi mewujudkan suasana aman dan damai.

Selain masyarakat umum dan para komponen lain, Dandim Bima juga mengajak media untuk membantu menciptakan kondusivitas Kota Bima dan Kabupaten Bima terutuma menjelang puncak pelaksanaan Pemilu 2019 dengan tidak menyebarluaskan informasi yang mudah memprovokasi masyarakat.

“Mari kita sukseskan Pemilu 2019 khususnya di wilayah Bima. Kita ciptakan suasana yang kondusif,” ajak Dandim saat di Makodim 1608/ Bima, Rabu (27/2/2019).

Berkaitan peran TNI pada Pemilu 2019, Dandim Bima kembali menjelaskan pihaknya siap membantu back up personel sesuai permintaan dan kebutuhan Polri.

“Intinya kesiapan personel TNI akan selalu siap bila diperlukan. Di samping itu, saya harap dalam pesta demokrasi Pemilu nantinya semua lapisan masyarakat dapat mendukung kesuksesannya,” imbaunya.

Sebelumnya seperti diketahui, personil TNI termasuk Kodim 1608/ Bima telah melaksanakan latihan gabungan di Manggemaci Kota Bima untuk menghadapi kebutuhan Polri dan penyelenggara Pemilu untuk memastikan keutuhan teritorial meliputi suasan kondusif pra dan pasca Pemilu 2019.

Dandim mengatakan, jajaran Kodim 1608/ Bima dan jajaran tetap melaksanakan komunikasi dengan masyarakat agar membantu fungsi wilayah. Secara rutin Bintara Pembina Desa (Babinsa) bertemu masyarakat, termasuk dalam rangka mewujudkan pemilu aman dan damai.

Selain mengeratkan silaturahmi dengan masyarakat melalui serangkaian bhakti sosial, para personel TNI terutama Babinsa di wilayah Kodim 1608/ Bima, rutin melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan itu termasuk memonitor situasi setiap wilayah sehingga ada yang ditindaklanjuti.

“Mudah-mudahan tidak ada hal menonjol di wilayah kita (Bima). Peran serta media, share berita untuk ciptakan situasi (kondusif) di wilayah,” ujar Dandim.

Seperti diketahui sebelumnya, Kodim 1608/ Bima melalui jajaran Koramil menyikapi beberapa isu sosial salah satunya berkaitan akses jembatan di Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima yang putus karena terjangan banjir. Personil Koramil Monta bersama masyarakat berhasil membangun kembali jembatan di lokasi tersebut.

Sebelumnya, Kodim 1608/ Bima ditetapkan sebagai Kodim terbaik di Nusa Tenggara Barat.

Kodim Bima Bergerak Cepat Bantu Perbaikan Jembatan Putus

Anggota Kodim 1608/Bima menggelar karya bhakti membuat jembatan darurat akibat putusnya jembatan  oleh truk trailer di Kecamatan Monta Bima, Senin (25/2).

Bima – Jembatan So’o Oi Mba’i yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Monta putus akibat dilewati kendaraan Truk Trailer yang memuat alat berat eksavator dari arah Desa Simpasai Kecamatan Monta menuju Desa Laju Kecamatan Wawo pada Selasa lalu (20/2/2019). Akibatnya jembatan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan dan maupun pejalan kaki.

Mendengar informasi tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han. langusng menginstruksikan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra untuk mengambil langkah-langkah konkrit perbaikan jembatan tersebut.

Menurut Danrem, hal itu harus segera dilakukan agar jembatan penghubung antar desa segera bisa digunakan sehingga keluhan masyarakat bisa terbantu dan tidak ada keluhan yang datang dari masyarakat sekitar.

Mendapat arahan tersebut, Dandim 1608/Bima langsung merespon dengan mengerahkan personel Kodim Bima dibawah pimpinan Danramil 1608-07/Monta Mayor Inf Sahruddin menggelar karya bhakti bersama masyarakat setempat untuk memperbaiki jembatan yang rusak dan membuat jembatan darurat So’o oi Mba’i untuk dilewati pejalan kaki dan sepeda motor.

Danramil Monta dalam keterangannya menyampaikan ini merupakan bagian dari tugas di satuan kewilayahan yang harus berada digaris terdepan untuk senantiasa berada ditengah-tengah masyarakat dalam upaya membantu meringankan beban permasalahan sosial yang ada.

“Semoga jembatan darurat ini dapat digunakan dengan sebaik mungkin sehingga hubungan antar desa bisa terjalin kembali seperti semula,” pungkasnya.