Tag Archives: Kodim 1608/Bima

Kejar Target, Kodim Sumbawa Siap Bantu Bulog Serap Gabah Petani

Rapat penyerapan gabah oleh Subdivre Bulog Sumbawa di Kantor Kodim 1607/Sumbawa, Kamis (7/2).

Sumbawa Besar – Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE., M.Sc mengajak berbagai pihak untuk mengambil peran dalam meningkatkan penyerapan hasil panen petani.

Terkait dengan itu, siang tadi, Kamis (7/2) dilaksanakan pertemuan di ruang rapat Kodim 1607/Sumbawa yang dihadiri Kasub Dibrek Bulog Sumbawa Heri Sulistiawan bersama seluruh Kepala Gudang Bulog Sumbawa dan beberapa Mitra Bulog.

Pada kesempatan tersebut, Hery Sulistiawan mengatakan Bulog sangat berharap penyerapan gabah tahun ini harus mencapai target sebanyak 43.800 ton.

Oleh karena itu. Sambung Kasub Divrek Bulog Sumbawa, pihaknya berharap bantuan dari Kodim 1607/Sumbawa dan jajaran untuk membantu mengawasi hasil panen gabah para petani untuk tahun menjawab target tersebut.

Menanggapi permintaan Bulog, Dandim 1607/Sumbawa menyampaikan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan hingga bulan ini, ada beberpa lokasi yang akan melaksanakan panen gabah yakni Kecamatan Lunyuk sebanyak lima desa dan dua deaa di Kecamatan Empang.

Selain itu, lanjut Alumni Akmil 2000 tersebut, disamping pengawasan, harga jual gabah juga harus seimbang sehingga tidak merugikan para petani mengingat biaya yang dikeluarkan selama proses penanaman hingga panen sangat besar.

“Semoga apa yang menjadi harapan kita bersama khususnya terkait penyerapan gabah petani sesuai target,” tandasnya.

Terkait harga jual gabah petani, Mastur salah seorang perwakilan mitra Bulog berharap agar upah buruh di wilayah Kabupaten Sumbawa memiliki standart yang seragam sehingga harga gabah juga tidak berpengaruh terhadap nilai beli oleh mitra Bulog.

Sukseskan Pileg dan Pilpres 2019, Korem 162/WB Gelar Latihan Pam Terpadu di Bima

Kasrem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori memeriksa pasukan dalam pembukaan pelatihan  terpadu pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 di lapangan sepak bola Manggemaci jalan Sukarno-Hatta Kelurahan Manggemaci Kecamata Rasanae Barat Kota Bima, Rabu (6/2).

Bima – Dalam rangka menghadapi pesta demokrasi tahun 2019 mendatang, Korem 162/WB menggelar latihan terpadu pengamanan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) tahun 2019 di lapangan sepak bola Manggemaci jalan Sukarno-Hatta Kelurahan Manggemaci Kecamata Rasanae Barat Kota Bima, Rabu (6/2).

Latihan yang dibuka Kepala Staf Korem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori tersebut dihadiri Kabinda Wilayah NTB Tarwo Kusnarno, para Dandim se Pulau Sumbawa, Wakil Walikota Bima Feri Sofyan, SH., Kabag Ops Polres Kabupaten Bima Kompol Jamaludin, S.Sos., Ketua KPU Kota Bima Buhari, S.Sos., Ketua Bawaslu Kota Bima Asrul Sani, SE., Ketua Bawaslu Kabupaten Bima Abdullah, SH., Ketua DPRD Kabupaten Bima H. Muhammad, dan Camat serta Lurah se Kabupaten/Kota Bima diikuti sekitar 500 orang personil TNI, Polri dan Satpol PP.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH. M.Han., dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem selaku Irup pada pembukaan latihan tersebut menyampaikan beberapa bulan lagi bangsa kita akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu Pemilu legislatif dan Presiden tahun 2019.

“Semua institusi terkait melaksanakan persiapan secara intensif untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi 2019 mendatang, sehingga bisa melahirkan pemimpin bangsa yang terbaik dan memiliki legitimasi hukum,” kata Danrem.

Terkait dengan hal tersebut, lanjutnya, Korem 162/WB sesuai dengan tugas pokok TNI dalam Pasal 7 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 salah satunya adalah melaksanakan tugas perbantuan TNI kepada Pemda dan Polri yang dapat mengganggu pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019.

“Korem 162/WB beserta satuan jajaran agar memiliki kesiapan dan kecepatan bergerak serta profesional, handal dan mampu melaksanakan tugas perbantuan khususnya dalam pengamanan Pemilu mendatang” harapnya.

Mengakhiri amanatnya, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut menegaskan kembali tentang Netralitas TNI pada Pemilu 2019. “Sikap TNI pada Pemilu 2019 harus tetap Netral karena Netralitas TNI menjadi jaminan bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi politiknya.

Pelaksanaan latihan terpadu pengamanan Pileg dan Pilpres sesuai jadwal akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan hingga tanggal 8 Pebruari 2019.

Danrem 162/WB Ajak Warga Jaga dan Lestarikan Alam Pada Program RHL

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani berikan sambutan pada program Rehab Hutan dan lahan di Kelurahan Lelamasa Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, Sabtu (26/1).

Bima – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Walikota Bima H. Muhammad Lutfi S.Sos dan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra melaksanakan penanaman perdana pada Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di Kelurahan Lelamasa Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima, Sabtu (26/1).

Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan tersebut merupakan kerjasama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB dengan Korem 162/WB dan Pemda Kota Bima yang dihadiri Muspida Kota dan Kabupaten Bima serta masyarakat Kelurahan Lelamase Kota Bima.

Dalam sambutannya Danrem 162/WB memberikan apresiasi atas program yang banyak memberikan manfaat tersebut. “Saya sangat senang dengan program seperti program RHL ini karena ini menandakan kepedulian pemerintah bersama masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup di daerah Bima,” ungkap Danrem.

Terkait dengan keberadaan alam, sambung Alumni Akmil 93 tersebut, ada sebuah slogan yang mengatakan “Kita jaga Alam maka Alam akan menjaga kita”, inilah spirit dari para leluhur yang harus kita jaga dan pelihara sehingga alam akan bersahabat dengan kita.

Danrem juga memberikan apresiasi positif kepada Walikota Bima terkait dengan program Pemkot Bima menetapkan setiap tahun para siswa yang lulus sekolah bisa mengambil ijazah dengan menanam satu pohon.

“Mari kita lestarikan lingkungan dan hutan dengan reboisasi lahan kosong dan hutan yang sudah gundul akibat penabangan secara liar oknum yang tidak bertanggung jawab serta berperan aktif dalam menjaga dan mengamankan hutan untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.

Sebelumnya Walikota Bima dalam sambutannya berharap program Rehabilitasi Hutan dan Lahan ini untuk menumbuhkan kembali program menanam dan cinta menanam masyarakat Bima khususnya Kota Bima sehingga lahan kosong dan hutan yang sudah gundul akan terlihat hijau kedepan.

“Satu hal yang lebih utama yakni harus bisa menjaga dan merawatnya setelah kita menanam dengan harapan anak cucu kita kedepan bisa menikmati manfaat dari hutan itu sendiri,” tutupnya.

Sementara Dandim 1608/Bima menyampaikan program penanaman RHL ini diatas lahan seluas 4700 hektar. Oleh karena itu, lanjutnya, anggota jajaran Kodim agar tetap semangat dalam melaksanakan kegiatan penanaman pohon karena ini bagian dari komitmen bersama untuk menjaga dan melestarikan hutan.

“Bila Mata Air Tidak Tersisa lagi, Tinggallah tersisa Air Mata,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, Persit KCK Cabang Bima juga terlihat menggunakan pakaian training hijau Persit berbaur bersama masyarakat setempat ikut peduli dalam program RHL tersebut.

Danrem 162/WB Lepas Babinsa Berprestasi Berangkat Umrah

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos  memberikan reward kepada Babinsa Desa Penatoi anggota Koramil 1608-01/Kota sebagai Babinsa terbaik berupa hadiah ibadah Umrah, Rabu (23/1).

Mataram – Seusai Sholat Dzuhur Berjamaah dan tausyiah yang disampaikan TGH. Taesir Al Azhar, Lc. MA., di Masjid Makorem 162/WB, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra memberangkatkan seorang Babinsa Kodim 1608/Bima untuk berangkat ibadah umrah atas prestasinya dalam melaksanakan tugas sebagai Babinsa Desa Penato’i Koramil 1608-01/Kota, Rabu (23/1).

Babinsa yang beruntung tersebut bernama Ismail, pangkat Sersan Mayor asal Bima, NTB. Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB saat diwawancara sejumlah media menyampaikan Serma Ismail mendapat hadiah umrah atas prestasinya dalam melakukan pembinaan wilayah, salah satunya pencegahan konflik sosial dan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat membantu setiap permasalahan sosial yang ada di Desa binaannya.

“Jadi kita pilih Prajurit yang benar-benar berprestasi berdasarkan kriteria-kriteria yang sudah ada,” kata Danrem.

Menurutnya, Serma Ismail terpilih melalui seleksi yang ketat selama empat bulan dari seluruh Babinsa yang memiliki kinerja terbaik termasuk lomba rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa di NTB.

Selain itu, lanjutnya, hadiah yang sama juga akan diberikan kepada Prajurit yang non muslim dengan memberangkatkannya ke tempat ibadah masing-masing.

“Hadiah ini tidak hanya untuk umat muslim, namun yang non muslim juga akan diberangkatkan ke tempat ibadahnya masing-masing apabila terpilih sebagai Parjurit berprestasi seperti Babinsa Penato’i ini,” tegasnya.

Orang nomor satu di jajaran Korem tersebut berharap, agar kedepan para Babinsa yang ada di wilayah jajaran Korem memacu diri menjadi yang terbaik dalam memberikan pembinaan dan bantuan kepada masyarakat dengan tulus dan ikhlas.

Sebelumnya, Serma Ismail mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas terpilih sebagai Babinsa terbaik. “Alhamdulillah ya bisa terpilih menjadi Babinsa terbaik dan memperoleh hadiah umrah dari Bapak Danrem,” kata Ismail.

Serma Ismail juga meminta doa agar diberikan kemudahan dan kelancaran selama menjalankan ibadah umrah hingga kembali bertugas sebagai Babinsa di desa binaannya.

Ungkap Kasus Perburuan Satwa Dilindungi, Kapolda Berikan Penghargaan Personel TNI dan Polri

Kapolda NTB Irjen Pol Achmat Juri memberikan penghargaan kepada personel TNI Polri yang berhasil menangkap dan mengamankan hasil perburuan satwa yang dilindungi dari Pulau Komodo Provinsi NTT, Senin (21/1).

Mataram – Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmat Juri pagi tadi memberikan penghargaan kepada 14 orang anggota Polri dan 3 orang anggota TNI AD atas keberhasilan dan kesuksesan melaksanakan tugas dan pengungkapan kasus perburuan satwa dilindungi di Pulau Komodo NTT, Senin (21/1). Pemberian penghargaan kepada anggota TNI Polri tersebut dilaksanakan dalam Upacara mingguan di lapangan Gajah Mada Polda NTB.

Kapolda NTB dalam sambutannya memberikan apresiasi atas prestasi dan kesuksesan anggotanya bersama anggota TNI di Kecamatan Sape. “Hari ini sinergitas TNI Polri sungguh membanggakan karena berhasil mengungkapkan kasus hukum perburuan terhadap satwa yang dilindungi,” kata Kapolda.

Menurutnya, soliditas dan sinergitas seperti ini harus dijaga dan dipelihara bersama-sama dengan aktif melakukan penanganan pelanggaran hukum terhadap satwa yang dilindungi.

Terkait dengan penegakan hukum, sambung Perwira Bintang Dua tersebut, tidak hanya untuk satwa yang dilindungi, namun juga terhadap kegiatan-kegiatan yang lain secara proaktif dilaksanakan sehingga gangguan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) akan terkendali.

“Mari kita coba untuk melaksanakaan kegiatan-kegiatan proaktif dan razia-razia secara preventif maupun sejenisnya untuk menekan adanya gangguan Kamtibmas di wilayah,” imbaunya.

Sementara salah seorang anggota TNI yang memperoleh piagam penghargaan tersebut yakni Danramil 1608-03/Sape Kapten Inf Junaid bersama dua orang anggota Koramil yang ikut bersama anggota Polsek Sape saat penangkapan dan mengamankan barang bukti berupa sembilan ekor rusa yang sudah mati dan dipotong-potong, satu kepala kerbau, satu pucuk senjata api rakitan laras Panjang diduga menggunakan laras SS1, satu pucuk senjata api rakitan laras panjang lengkap dengan laser, delapan butir munisi SS1, satu unit mobil Pick up Nopol EA 9034 WZ dan satu unit Kapal Boat Kayu di Pantai So Toro Wamba Desa Poja Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB.

Danramil Sape usai menerima penghargaan mengucapkan terimakasih kepada Kapolda NTB atas penghargaan yang diterimanya bersama dua orang anggota Koramil Sape.

Dikatakannya, penghargaan ini sebagai bentuk tanggungjawab kedepan untuk lebih aktif dan meningkatkan kinerja dilapangan bersama rekan-rekan Kepolisian yang ada di wilayah. “Alhamdulillah sinergitas TNI Polri selama ini sudah berjalan dengan baik di lapangan dan insya Allah sesuai amanat Kapolda NTB tadi, soliditas dan sinergitas TNI Polri akan kami jaga dan tingkatkan untuk menjaga Kamtibmas di wilayah,” ungkap Danramil.

WhatsApp Image 2019-01-21 at 14.42.57

Sebelumnya, Kapten Junaid menceritakan bahwa pengungkapan kasus tersebut berdasarkan informasi yang diterima Ipda Suriadin anggota Brimob Polda Papua yang sedang melaksanakan cuti dari masyarakat sekitar, kemudian informasi tersebut dilaporkan kepada Kapolsek Sape AKP Sarifuddin Jamal. Karena ada informasi bahwa ada senjata laras panjang maka Kapolsek menghubunginya dan berangkat bersama-sama ke TKP.

Adapun personil Polri yang mendapat penghargaan dari Kapolda NTB antara lain Kapolsek Sape AKP Sarifuddin Jamal, Kasat Reskrim Polres Bima Kota Iptu Akmal Novian, Kanit Reskrim Polsek Sape Ipda Husnain, Kanit Iidik II Satreskrim Polres Bima Kota Ipda Alfahry Rahman, S.Tr.K., Ipda Suriadin, SH. MH., Kanit I Subden Wanteror Den Gegana Sat Brimob Polda Papua, Ps. Panit I Reskrim Polsek Sape Aipda Saharudin, Aiptu Guntur Panji Saputra, Bripka Awaludin Saputra, Bripka Rahmad Hidayat, Brigadir Satra Adi Wijaya, Briptu Hendri Ismanto, Briptu Yayan Saputra dan Bripda Rangga Satria.

Sementara tiga orang anggota TNI dari Koramil 1608-03/Sape yang memperoleh penghargaan dari Kapolda NTB yakni Danramil 1608-03 Sape Kapten Inf Junaid, Babinsa Desa Parangina Kopda Aladin dan Babinsa Desa Oimaci Kopda Abdul Hafid.

Babinsa Kodim Bima Bantu Pengawasan Pendistribusian Pupuk Bersubsidi

Babinsa Kodim 1608/Bima membantu pengawasan pendistribusian pupuk bersubsidi di Kabupaten Bima, Rabu (16/1).

Bima – Sesuai dengan MoU antara Kementerian Pertanian dengan TNI AD, jajaran Kodim 1608/Bima juga melaksanakan pendampingan terhadap berbagai macam aktivitas bidang pertanian, salah satunya adalah berkaitan dengan pupuk.

Dengan masih banyaknya permasalahan pupuk diwilayah Kota maupun Kab Bima, para Babinsa Kodim 1608/Bima tidak kenal lelah untuk terus berupaya memaksimalkan perannya guna meminimalisir efek negatif yang mungkin bisa timbul.

Tentu kita masih ingat bagaimana 2 orang anggota Kodim yaitu Serma Loren dan Pelda Safrudin yang mengungkap adanya sistem paket dalam penjualan pupuk. Kemudian juga berbagai aktivitas pengawalan dan pendampingan (Walping) distribusi pupuk di hampir semua wilayah Kabupaten maupun Kota Bima. Termasuk juga saat sosialisasi dan tidak terlewatkan dalam memediasi setiap permasalahan yang timbul, sehingga setiap masalah dalam sistem penjualan maupun distribusi pupuk dapat terselesaikan.

Yang paling terakhir adalah beberapa hari yang lalu saat Babinsa Desa Tente, Sertu Faris beserta tim Resmob Polres Kab Bima mengungkap rencana penjualan ratusan sak pupuk subsidi diwilayah Tente. Kasus ini sekarang dalam penyelidikan Polres Kab Bima.

Dandim 1608/Bima mengungkapkan kebanggaannya kepada jajaran Babinsa yang telah menunjukkan semangat, dedikasi & kinerja yang luar biasa. Dandim mengharapkan agar masyarakat juga mau untuk bekerjasama dengan cara memberi informasi bila diketahui terdapat penyimpangan dalam sistem distribusi maupun penjualan pupuk. Peran serta masyarakat secara positif akan memberikan dampak yang signifikan guna meminimalisir upaya-upaya nakal dari oknum-oknum yang ingin memperoleh keuntungan dengam cara yang ilegal.

Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Kebersamaan, Danramil Bolo Tekankan Ini

Danramil 1608-02/Bolo Kapten Inf Ibrahim selaku Irup pada Upacara mingguan di SMAN 2 Bolo, Senin (14/1).

Bima – pagi tadi di halaman SMAN 2 Bolo terlihat berbeda dari hari sebelumnya. Setiap upacara mingguan diambil langsung oleh Kepala Sekolah ataupun guru siswa sebagai Inspektur Upacara secara bergilir.

Upacara kali ini, Senin (14/1) Danramil 1608-02/Bima Kapten Inf Ibrahim bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMAN 2 Bolo yang diikuti seluruh siswa-siswi, para guru dan anggota Koramil 1608-02/Bolo.

Pada kesempatan tersebut, Danramil 1608-02/Bolo dalam amanatnya menyampaikan adik-adik siswa-siswi saat ini menginjak masa dewasa sehingga dituntut untuk berfikir secara realistis. “Tugas kalian saat ini adalah belajar dan belajar, apalagi kelas 12 yang akan sebentar lagi memasuki ujian akhir nasional harus lebih giat untuk belajar dan berlatih,” kata Danramil.

Dijelaskannya, kondisi saat ini, bangsa kita sudah bisa dikatakan sebagai darurat Narkoba mengingat peredarannya hingga ke pelosok-pelosok desa.

“Sasarannya tidak hanya orang kaya dan orang dewasa bahkan sudah merambah kepada kalian sebagai pelajar. Oleh karena itu, hindari dan jauhi Narkoba karena dampak negatifnya sangat besar terhadap perubahan pola pikir dan karakter,” paparnya Kapten Ibrahim.

Selain itu, sambung pria kelahiran Bima tersebut, sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki karakter yang baik, berwawasan nusantara, memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme yang cinta terhadap tanah air, bangsa dan negara. “Jika seluruh anak-anak bangsa seperti itu, Insya Allah bangsa kita kedepan akan lebih baik dan lebih sejahtera,” ucapnya.

Mengakhiri amanatnya, Danramil Bolo berpesan agar para siswa-siswi menjaga kebersamaan, kekompakan dan solidaritas sesama pelajar maupun sesama teman baik di sekolah maupun dirumah dan hindari perkelahian serta tetap bekerjasama untuk meraih kehidupan yang lebih baik melalui belajar bersama dan berdoa.

Dua Pelaku Penganiayaan Diamankan Patroli Gabungan, Akses Jalan Dibuka

Patroli gabungan Koramil 1608-03/Sape bersama Polsek Sape dan Satpol PP Kecamatan Sape berhasil mengamankan dua orang pelaku penganiayaan dan pemilik senjata tajam di Kecamatan Sape, Sabtu malam (12/1).

Bima – Koramil 1608-03/Sape bersama Polsek Sape dan Satpol PP Kecamatan Sape melaksanakan patroli gabungan sebagai respon atas pemblokiran jalan yang dilakukan warga Desa Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Sabtu malam (12/1).

Menurut informasi dari warga, Pemblokiran jalan dilakukan sebagai bentuk protes warga karena dua orang pelaku penganiayaan berinisial F dan SR terhadap siswa Muhamadiyah atas nama Fikar warga Desa Naru Barat pada tanggal 5 Januari lalu di areal Pelabuhan Laut Sape belum ditangkap.

Anggota patroli gabungan kemudian memberikan penjelasan dan pemahaman kepada warga, akhirnya warga bersedia membuka akses jalan utama di Kecamatan Sape tersebut.

Danramil 1608-03/Sape Kapten Inf Junaid yang ikut dalam patroli tersebut membenarkan adanya pemblokiran jalan oleh warga.

“Ya memang sempat ada pemblokiran jalan, namun Alhamdulillah setelah diberikan penjelasan, warga mau membuka jalan dengan persyaratan agar dua orang pelaku penganiayaan segera diamankan,” kata Danramil.

Usai membuka jalan, lanjut Kapten Junaid, Patroli Gabungan langsung merespon permintaan warga menuju Desa Parangina untuk mencari dan mengamankan terduga pelaku penganiayaan. “Dua orang terduga pelaku tersebut langsung diamankan di Polsek Sape untuk dimintai keterangan,” sebut Kapten Junaid.

Tidak hanya sampai disitu, Patroli Gabungan kemudian melanjutkan patroli di Areal Pelabuhan Laut Sape dan berhasil mengamankan 5 orang yang membawa sajam terdiri dari 1 bilah parang, 2 bilah golok dan 2 bilah Keris.

Patroli gabungan juga berhasil mengamankan 1 buah panah dengan 6 buah busur dan 1 bilah parang yang ditinggal lari oleh beberapa pemuda yang sedang mengkonsumsi Miras di Desa Parangina.

Dandim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra memberikan apresiasi terhadap sinergitas TNI, Polri dan Pemeritah Kecamatan Sape yang berhasil memberikan solusi terutama terkait dengan Kamtibmas di wilayah tersebut.

“Ini salah satu wujud sinergitas yang baik untuk ditiru, mereka dengan sigap mengatasi permasalahan yang ada sehingga tidak berkembang dan berlarut-larut,” ucap Dandim.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan oleh Koramil dan Polsek Sape bersama unsur terkait diwilayah dengan harapan terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah khususnya di Kecamatan Sape.

Jelang Pemilu, Dandim Bima Pastikan Kesiapan KPUD Kota Bima

WhatsApp Image 2019-01-11 at 19.14.10

Bima – Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra didampingi Kasdim Mayor Inf Hardani dan rombongan melaksanakan kunjungan kerja ke KPUD Kota Bima dan disambut Ketua KPUD Kota Bima Bukhori, S.Sos., beserta Ketua Divisi KPUD di Kantor KPUD Kota Bima jalan Gajah Mada Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima, Kamis (10/1).

Kehadiran Dandim Bima beserta rombongan dalam rangka silaturahmi dengan Ketua dan anggota KPU Kota Bima sekaligus mengecek kesiapan penyelenggaraan Pileg dan Pilpres tahun 2019.

Pada kesempatan tersebut, Dandim Bima menyampaikan tentang pelaksanaan pergantian anggota KPU yang sangat berdekatan waktunya dengan pelaksanaan Pileg dan Pilpres mendatang.

Selain itu, Dandim juga meminta perlu adanya sosialisasi khususnya tentang tata cara pencoblosan karena dari pengalaman pelaksanaan Pilkades, masih banyak yang belum memahami dengan baik tata cara pencoblosan.

“Perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat karena banyaknya jumlah kertas yang harus dicoblos sehingga tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan surat suara tidak sah,” harapnya.

Terkait dengan logistik Pemilu, sambung orang nomor wahid di Kodim Bima tersebut, agar diyakinkan kondisi maupun keamanannya baik ditempat penyimpanan maupun saat distribusi ke masing-masing TPS, saat pelaksanaan sampai dengan penghitungan suara.

Sementara Ketua KPU Kota Bima menjelaskan bahwa logistik Pemilu sudah diterima semua dalam kondisi baik dan tidak ada yang rusak, tinggal menunggu surat suara.

Terkait dengan tempat penyimpanan, Katua KPUD menjelaskan gudang penyimpanan logistik merupakan bangunan baru lantai dua sehingga kondisinya tidak lembab dan aman dari banjir.

KPUD Kota Bima juga akan membentuk relawan demokrasi disetiap Kecamatan, salah satu tugasnya yakni memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Usai berdiskusi, rombongan Dandim 1608/Bima dan Ketua KPU beserta anggota menuju gudang penyimpanan logistik yang berada di samping kanan Kantor KPUD Kota Bima untuk melihat dan mengecek langsung logistik yang sudah ada.

Babinsa Koramil Woha Dampingi Mahasiswa KKN Berikan Penyuluhan

Babinsa Tente Koramil 1608-04/Woha Sertu Faris memberikan penyuluhan Narkoba dan tes tremor pada siswa SMAN 1 Woha Kabupaten Bima, Jumat (11/1).

Bima – Babinsa Tente Koramil 1608-04/Woha Sertu Faris mendampingi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Politekdica Farma Husada Mataram untuk memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMAN 1 Woha tentang Bahaya Penyalahgunaan Napza.

Pada kesempatan tersebut, Sertu Faris menyampaikan agar para siswa tidak mencoba-coba menggunakan Narkoba karena dampaknya sangat luar biasa.

“Narkoba dapat merusak kesehatan bahkan masa depan penggunanya,” sebut Faris.

Menurutnya, Narkoba tidak serta merta muncul dan beredar begitu saja. Ini adalah bentuk proxy war negara lain untuk merusak generasi bangsa dan melemahkan komponen cadangan pertahanan negara.

“Mereka memiliki jaringan yang sangat luas dan kuat disebut dengan kartel dan perang candu sudah ada sejak zaman dulu,” jelasnya.

Selain itu, Babinsa berpesan agar menjaga nama baik orang tua dan sekolah, jangan melibatkan diri apalagi mengkonsumsi Narkoba. Negeri butuh kalian sebagai generasi yang tangguh untuk meneruskan dan melanjutkan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Usai memberikan pengarahan, Sertu Faris kemudian melaksanakan pengecekan Tremor kepada 57 orang siswa, namun tidak ditemukan indikasi ada yang mengkonsumsi Narkoba dan motoriknya tidak bergetar.

Mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan Pemeriksaan Golongan darah bagi siswa yang belum mengetahui Golongan Darah dan pemeriksaan Darah bagi Para Guru pengajar.