Tag Archives: kodim 1620/Loteng

Kodim Loteng Tanam 12 Ribu Bibit Pohon Sambut HUT Korem 162/WB

f3fb59f7-cdc0-4a1a-af61-2be62a8bd339 (1)

Lombok Tengah – Kodim 1620/Loteng melaksanakan reboisasi hutan dan lahan (RHL) dengan menanam 12 ribu bibit pohon di Desa Montong Sapah Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Loteng, Rabu (12/2).

Penanaman ribuan bibit pohon tersebut dipimpin Kepala Staf Kodim Mayor Inf Dian Aksmiandita dlam rangka menyambut HUT Korem 162/WB ke 59 tahun 2020 dengan melibatkan beberapa instansi terkait dan siswa-siswi Yayasan Ponpes Darul Wathan Montong Sapah.

Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., dalam sambutannya yang dibacakan Kasdim menyampaikan RHL ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Korem 162/WB ke 59 sekaligus sebagai upaya untuk mengembalikan fungsi hutan dari kerusakan.

“Kondisi hutan dan lahan semakin hari semakin memperihatinkan, hutan dan lahan mulai gersang karena minimnya pepohonan sebagai menahan atau menyimpan air sehingga tidak berfungsi secara optimal,” ujar Dandim.

Untuk itu, sambungnya, pada kesempatan ini, kita bersama-sama akan menanam ribuan bibit pohon sebagai penyangga hutan dan menghijaukan lahan dengan harapan hutan dapat berfungsi kembali dan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan anak cucu kita dimasa yang akan datang.

“Mari kita jaga dan lestarikan kembali hutan dan lahan demi masa depan anak cucu kita kedepan,” pungkasnya.

Usai memberikan sambutannya, acara dilanjutkan dengan penanaman 11.250 bibit pohon kemiri dan 750 bibit pohon kayu putih.

Penanaman bibit pohon juga dihadiri perwakilan Kapolres Loteng, perwakilan BPDAS-HL Provinsi NTB, Kadis LHK Loteng, Pol PP Loteng, para Danramil dan Pasi Kodim beserta seluruh anggota, Pengurus Persit KCK Cabang XXX Lombok Tengah, Staf Desa Motong Sapah dan masyarakat setempat serta Siswa-Siswi Santri Ponpes Dharul Whatan Montong Sapah.

Hadir Dalam Perayaan Pujawali, Ini Pesan Dandim 1620/Loteng

b7c71486-fa16-4eb7-addd-881afa5aa799

Lombok Tengah – Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., menghadiri upacara Pujawali Umat Hindu di Pura Prajaniti Gili Lebur Asrama Kodim 1620/Loteng, Sabtu (8/2).

Upacara perayaan Pujawali tersebut mengangkat tema “Melalui Pujawali Pura Prajaniti Gili Lebur Praya Kita Perkuat Sinergitas, Integritas Toleransi sebagai wujud Bhakti Dalam Dharma Agama Dan Dharma Negara Demi Keutuhan NKRI” juga dihadiri Ketua PHDI Kabupaten Lombok Tengah I Komang Restu Sosiawan, S.Pd., PHDI NTB dan umat Hindu yang berdomisili di Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam sambutannya, Dandim 1620/Loteng menyampaikan keberadaan pura Prajaniti di asrama Kodim Gili Lebur merupakan simbol toleransi kehidupan beragama dan contoh yang bagus untuk menjaga hubungan persaudaraan, persatuan dan kesatuan dengan saling menghormati dan menghargai satu dengan yang lainnya.

Menurut Prastiwanto, semua agama mengajarkan tentang kebaikan dan kebenaran, kasih sayang, kebahagiaan, keharmonisan dan kedamaian.

Oleh karena itu, sambungnya, melalui perayaan Pujawali ini tentunya diharapkan dapat mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana yakni hubungan harmonis dengan Tuhan YME, dengan sesama dan dengan lingkungan alam semesta dalam kehidupan sehari-hari.

Mengakhiri sambuntannya, Dandim mengimbau kepada seluruh Umat Hindu di Kabupaten Lombok Tengah untuk memelihara dan menjaga toleransi dan kerukunan hidup umat beragama baik sesama agama Hindu maulun dengan agama lain.

“Jaga dan pelihara kerukunan hidup beragama dan jalin persaudaraan di Lombok Tengah ini agar hidup tetap damai, tenteram dan nyaman, serta terhindar dari perpecahan yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.

Dandim Loteng Lepas Empat Anggota Yang Akan Menjalani MPP

a5ea86f0-4d40-42c3-95f4-94da1919b085

Lombok Tengah – Seusai melaksanakan Upacara Bendera, Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., melepas empat orang anggota Kodim Loteng memasuki masa persiapan pensiun (MPP) di lapangan upacara Makodim, Senin (3/2).

Ke empat anggota tersebut antara lain Pelda Suandi, Serka Suharsono, Sertu Suhardiman dan Serda Pahram.

Dandim Loteng memberikan ucapan selamat dan terimakasih atas dedikasi dan kinerjanya selama melaksanakan tugas sebagai anggota TNI AD khususnya Kodim Loteng.

Menurutnya, selama menjalankan masa persiapan pensiun atau setelah pensiun nanti, agar tetap menjaga sikap dan kehormatan sebagai seorang Prajurit sejati.

“Tetap tanamkan jiwa Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dalam sanubari dan jadikan sebagai pegangan hidup bermasyarakat setelah pensiun sehingga nama baik dalam masyarakat tetap terjaga dengan baik,” harapnya.

Selain itu, Dandim juga meminta agar tetap menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Kodim maupun Babinsa yang ada di desa apabila ada permasalahan. “Mari kita tetap jalin silaturrahmi dan komunikasi yang sudah terbina dengan baik hingga akhir hayat,” tandasnya.

Acara pelepasan tersebut dihadiri seluruh Pasi, Danramil dan seluruh peserta upacara serta Persit KCK Cabang XXX Dim 1620.

Cari Bibit Atlet Tinju, Ketua Pertina Loteng Rekrut 139 Peserta Latihan Dari 12 Kecamatan

e5c79d0d-d992-4641-9aa1-153b836a4534

Lombok Tengah – Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., selaku Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Lombok Tengah berhasil merekrut 139 peserta latihan tinju yang berasal dari 12 Kecamatan se Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (4/4).

Perekrutan atlit tinju tersebut, menurut Dandim saat dikonfirmasi, sebagai upaya untuk mempersiapkan calon-calon atlit tinju berbakat dari Lombok Tengah yang akan bertanding pada kejuaraan tinju, salah satunya kejuaraan tinju dalam rangka menyambut HUT Korem 162/WB ke 59 tahun 2020 nantinya.

“Alhamdulillah hari ini, secara rutin mereka sudah mulai latihan di Makodim karena ring tunju, pelatih maupun perlengkapannya sudah disiapkan,” ungkap Dandim.

Dalam perekrutan ini, dari seluruh peserta latihan akan diseleksi untuk bisa masuk sebagai calon atlit Pertina Kabupaten Lombok Tengah yang akan siap bertanding pada event-event di daerah maupun tingkat nasional nantinya.

Terkait dengan pelaksanaan seleksi, Prastiwanto menjelaskan, para peserta latihan akan melaksanakan latihan selama satu bulan dan pada awal Maret 2020 akan dilakukan seleksi sekaligus persiapan untuk kejuaraan tinju HUT Korem.

“Olahraga tinju di Lombok Tengah ini tergolong masih baru, namun kami sebagai pengurus Pertina Lombok Tengah tetap optimis untuk memajukannya sehingga dapat melahirkan atlet tinju berbakat yang bisa mengharumkan nama daerah ditingkat provinsi maupun nasional,” terangnya.

Pria kelahiran Madura tersebut berharap doa dan dukungan semua pihak sehingga cabang olahraga khususnya tinju bisa berkembang dan maju di atas gumi tatas tuhu trasna tersebut.

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Danrem 162/WB Bersama Instansi Terkait Pantau Pos Kesehatan Bandara LIA

3a6b0cbb-6b2b-4512-93e3-7ad187834e71

Lombok Tengah – Untuk mengantisipasi penyebaran dan kepanikan masyarakat terhadap Virus Corona di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A., dan Dandenkesyah Mataram Letkol Ckm Dewa Ngakan Gde Widiadnyana, S.Kep.Ners., M.M.Kes., melaksanakan pemantauan dan pengecekan pos kesehatan Bandara Lombok International Airline di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (29/1).

Pada kesempatan tersebut, Danrem bersama rombongan juga melakukan dialog dengan petugas kesehatan Bandara dan pengecekan SOP penanganan maupun sejumlah alat health quarantine check (HQC) untuk mendeteksi suspec corona pada kedatangan tamu internasional.

Usai melakukan pengecekan HQC, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan insan pers menyampaikan kami dari Korem 162/WB bersama dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB melakukan pengecekan secara langsung terhadap pos kesehatan di Bandara terkait dengan isu merebaknya virus corona dari Wuhan Cina.

“Pengecekan tersebut terkait dengan bagaimana dan sejauhmana persiapan dari KKP maupun dari Dinas Kesehatan Provinsi jika ada wisatawan ataupun warga terindikasi terjangkit virus corona, dan alhamdulillah sudah dijelaskan secara datail oleh petugas,” terangnya

Danrem kemudian menjelaskan prosedur pengecekan indikasi adanya virus mulai dari menggunakan alat sensor carnal yang dibantu dengan pengatur suhu maupun infra red untuk mengetahui indikasi adanya penderita terjangkit virus corona.

“Alhamdulillah sampai saat ini wilayah NTB khususnya di Bandara LIA masih aman dan tidak ada terindikasi atau mengarah pada suspec corona,” ujar alumnus Akmil 1993 tersebut.

Selain pengecekan di bandara, rencana pengecekan akan dilakukan dibeberapa pintu masuk Pulau NTB seperti di Pelabuhan Lembar maupun di Gili sebagai tempat wisata yang banyak dikunjungi untuk menyakinkan tidak adanya penyebaran virus corona.

Danrem juga menghimbau kepada seluruh masyarakat NTB agat tidak panik dan tetap normal menjalankan aktivitas seperti biasa dengan tetap menjaga pola hidup sehat dengan makan-makanan yang sehat, sering cuci tangan dan minum air putih yang banyak.

Sedangkan GM Angkasa Pura I Nugroho Jati menyatakan sampai saat ini belum ada laporan yang positif mengarah pada indikasi-indikasi yang harus ditangani secara serius.

Terkait dengan kunjungan warga Cina, Nugroho menyampaikan selama periode 2019, penumpang dari Cina mengalami penurunan dan itu bisa dilihat pada statistik kunjungan setelah bulan januari 2020 nanti.

Kodim 1620/Loteng Berikan Sosialisasi Tehnik Pemukulan Kentongan Bencana Alam

WhatsApp Image 2020-01-24 at 17.41.17

Lombok Tengah – Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Pasiops Kodim 1620/Loteng Kapten Inf Syaiful memberikan sosialisasi kentongan bencana alam kepada seluruh anggota dan Babinsa seusai apel pagi Makodim Lombok Tengah, Jumat (24/1).

Sosialisasi kentongan bencana alam tersebut dilakukan agar para Babinsa khususnya bisa mensosialisasikan dan menerapkan program tersebut untuk memberikan pemahaman yang sama tentang tehnik pukulan kentongan guna mengantisipasi bila terjadi bencana maupun kejadian lain yang kontigensi.

Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., menjelaskan alat kentongan ini sebenarnya alat komunikasi tradisional yang digunakan apabila terjadi peristiwa-peristiwa penting seperti terjadinya pencurian, bencana dan lainnya.

Dijelaskannya, sekarang program kentongan ini akan dihidupkan kembali sebagai alat komunikasi dalam memberikan tanda isyarat jika terjadi bencana alam atau kejadian lain sebagai salah satu alternatif untuk mempercepat informasi dalam situasi darurat apabila alat informasi modern tidak berfungsi karena sesuatu dan lain hal. Program ini harus dapat di laksanakan di tiap-tiap lingkungan atau dusun, desa dan seterusnya dengan harapan dapat memperkecil kerugian timbulnya korban baik personel maupun materil.

“Jadi setiap masyarakat baik di Dusun maupun Desa nantinya harus mempunyai kentongan dan terkait penggunaannya maupun cara pemukulan kentongan akan disampaikan oleh Babinsa,” ujar Dandim.

Dalam menghadapi perubahan musim, lanjut Dandim, kita harus siap mengantisipasi segala kemungkinan manakala terjadi bencana Alam Baik banjir, angin puting beliung,Gempa dan bencana lainnya.

Selain itu, pria kelahiran Madura tersebut juga meminta kepada para Babinsa untuk menjelaskan cara pemukulan kentongan jika terjadi insiden, tehnik evakuasi dan penyelamatan serta permohonan bantuan.

Adapun tanda bencana alam, kentongan di pukul selama satu menit terus menerus hingga seluruh warga segera mengamankan diri atau mencari tempat aman dan jika kondisi sudah kembali aman, maka kentongan di pukul sebanyak dua kali dengan jarak waktu satu kali pukulan selama satu menit.

Babinsa dan Babinkamtibmas Teduh Amankan BB 2 Unit SPM dan Paket Sabu

WhatsApp Image 2020-01-07 at 08.15.09

Lombok Tengah – Dua orang yang diduga akan bertransaksi Narkoba jenis sabu melarikan diri setelah didekati Babinsa Teduh Koramil 1620-04/Praya Barat Sersan Kepala Nurjan bersama Babinkamtibmas Brigadir Topan di jembatan irigasi perbatasan Desa Pelambik dengan Desa Teduh Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, Senin malam (6/1).

Kejadian tersebut bermula, cerita Babinsa, ketika mereka bersama Babinkamtibmas melaksanakan patroli malam di desa binaan sesuai petunjuk Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., kepada seluruh Babinsa jajaran Kodim Loteng. Setiba di lokasi, Babinsa dan Babinkamtibmas melihat dua orang diatas jembatan, namun setelah didekati, kedua orang tersebut langsung melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor mereka di lokasi.

“Setelah kami mengecek sepeda motor mereka, kami melihat ada satu paket Narkoba jenis sabu menggunakan kantong obat diatas tanah dekat sepeda motor,” terang Nurjan.

Serka Nurjan kemudian menghubungi Kades dan Kadus untuk ke TKP dan Babinkamtibmas menghubungi piket Polsek Praya Barat.

Terpisah, Dandim Loteng memberikan apresiasi atas sinergitas dan kekompakan anggotanya bersama Babinkamtibmas di lapangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, langkah yang dilakukan Babinsa bersama Babinkamtibmas sudah sesuai dengan prosedur yakni menyerahkan temuan berupa dua unit sepeda motor dan barang bukti berupa satu paket sabu kepada Polsek setempat untuk dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan.

Selain itu, Dandim juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan wilayah bersama TNI Polri mulai dari tingkat dusun, desa, kecamatan hingga kabupaten sehingga proses pembangunan dapat berjalan aman dan lancar.

Terkait dengan peredaran Narkoba, Dandim mengingatkan para orang tua untuk menjaga dan mengawasi anak-anaknya untuk tidak mendekati atau menggunakan Narkoba karena berdasarkan data BNN Provinsi NTB tahun 2019 dalam press rilisnya, jumlah pemakai anak-anak dibawah umur sebanyak 13 kasus dan usia 15 sampai 20 tahun menempati peringkat pertama sebanyak 231 kasus.

“Ini sangat memprihatinkan, mari jaga anak-anak kita demi masa depan mereka sebagai generasi penerus keluarga, bangsa dan negara dari pengaruh Narkoba,” imbuh pria kelahiran Madura tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, barang bukti sudah diamankan di Polres Lombok Tengah menggunakan mobil patroli Polsek Praya Barat.

Dandim Loteng Resmikan Ring Tinju Pertina Lombok Tengah

WhatsApp Image 2020-01-06 at 10.56.00

Lombok Tengah – Keinginan pengurus Persatuan Tinju Amatir (Pertina) dan para pentinju asal Lombok Tengah akhirnya terbayar dengan diresmikannya Ring Tinju tempat latihan di Markas Kodim 1620/Lombok Tengah.

Ring tinju yang diresmikan oleh Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., di lapangan Makodim 1620/Loteng yang dihadiri Sekretaris Umum Koni Loteng Ahmad Ziadi S.IP., Ketua Harian Koni Loteng Drs H.L. Muliawan dan Kabid Olah Raga Dispora Pemkab Loteng ILham Subari S.IP. dan seluruh anggota Kodim Loteng, Senin (6/1)

Dandim Loteng dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan dalam pembangunan ring tinju terutama Koni Lombok Tengah.

“Alhamdulillah akhirnya Pertina Lombok Tengah memiliki ring tinju yang nantinya dapat digunakan sebagai tempat latihan dan mengadakan kompetisi bagi atlet-atlet kita,” ungkap Dandim.

Menurutnya, minimnya event kompetisi dalam cabang olahraga tinju menjadi penghambat dalam peningkatan prestasi baik ditingkat daerah maupun nasional. “Ini merupakan tugas kita bersama baik Pertina, Koni maupun Dispora untuk merencanakan event atau kompetisi olahraga tinju, minimal sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit baru atlet tinju di Kabupaten Lombok Tengah,” ujar pria kelahiran Madura tersebut.

Alumnus Akmil 2001 itu juga berharap ring tinju tersebut dapat digunakan tempat sebagai sarana latihan bagi para atlet dan pelatih secara intensif dan kontinyu sehingga menghasilkan output yang dibanggakan daerah.

“Jaga, rawat dan pelihara lokasi latihan ini dengan baik sehingga memiliki masa pakai yang lama,” tutupnya.

Sementara Sekretaris Umum Koni Loteng dalam sambutannya menyampaikan keberadaan ring tinju ini untuk memajukan cabang olahraga tinju khususnya bagi para petinju pemula di Kabupaten Lombok Tengah.

“Kedepan semua sarana dan prasarana pendukung lainnya akan kita penuhi secara bertahap sehingga tempat ini layak dan nyaman digunakan sebagai tempat latihan,” pungkasnya.

Usai memberikan sambutan, Dandim Loteng selaku Ketua Pertina Kabupaten Lombok Tengah didampingi Sekertaris Koni dan Kabid Dispora memotong pita sebagai tanda peresmian ring tinju Pertina Kabupaten Lombok Tengah dan dilanjutkan dengan pertandingan tinju Eksebisi.

Pohon Tumbang Timpa Puluhan Rumah Penduduk, Ini Yang Dilakukan Koramil Batukliang

WhatsApp Image 2019-12-24 at 17.33.32

Lombok Tengah – Hujan dan angin kencang kemarin sore kembali menumbang pohon yang menimpa puluhan rumah warga di Dusun Sangkawana Desa Pagutan Kecamatan Batukliang Kabupaten Loteng.

Koramil 1620-07/Batukliang dibawah pimpinan Danramil Kapten Inf Lalu Mas’ud bersama anggota Polsek Batukliang dan masyarakat setempat melaksanakan gotong royong pemotongan dan pembersihan pohon yang tumbang maupun rumah warga yang tertimpa pohon.

Sebelum melaksanakan gotong royong, Danramil Batukliang membagi sasaran untuk mempermudah dan mempercepat pengerjaan.

Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., membenarkan kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi kepada Koramil jajarannya yang sigap membantu masyarakat yang terkena musibah.

“Cuaca ekstrem beberapa hari belakangan ini terutama angin kencang dan puting beliung menumbangkan pohon bahkan beberapa atap rumah sebelumya ikut terbang agar tetap diwaspadai,” ungkap Dandim.

Untuk itu, pihaknya menyarankan agar pohon-pohon yang tinggi dan rantingnya lebat dirapikan dan dirampingkan kalau tidak ingin ditebang, sehingga bila ada angin kencang tidak mengkhawatirkan warga.

Selain itu, Dandim Alumni Akmil 2001 tersebut juga mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang atau ranting patah, jangan berteduh di bawah pohon terutama pada saat ada petir dan hujan besar.

Terpisah Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., melalui Kepala Penerangan Korem Mayor Inf Dahlan, S.Sos., menginstruksikan satuan Kodim jajarannya untuk terus memantau dan melaporkan setiap perkembangan di wilayah terkait dengan kondisi cuaca yang tidak menentu dan cendrung ekstrem.

Menurut Dahlan, dari beberapa laporan selama musim hujan, rata-rata disebabkan angin kencang dan puting beliung disertai petir. “Ini yang harus diwaspadai bagi seluruh personel dan masyarakat.

Pria kelahiran Taliwang KSB tersebut juga mengajak untuk bersama-sama membersihkan saluran air dari sampah agar tidak terjadi sumbatan yang mengakibatkan terjadinya banjir.

Tiga Ekor Sapi Diduga Dicuri, Akhirnya Ditemukan Babinsa Bersama Warga

WhatsApp Image 2019-12-23 at 21.33.47

Lombok Tengah – Pencurian sapi masih saja terjadi seperti di Dusun Montor Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Senin dini hari (23/12). Tiga ekor sapi milik Jeladri (45 tahun), diperkirakan hilang sekitar pukul 02.30 Wita oleh pemiliknya dan dilakukan pencarian hingga pagi, namun tidak ditemukan.

Babinsa Penujak Koramil 1620-04/Praya Barat Serka Lalu Suasta bersama warga kemudian melakukan pencarian hingga sore hari dan sekitar pukul 16.45 Wita ketiga ekor sapi berhasil ditemukan di Hutan Rambak Dusun Suka Palem Desa Pandan Indah Kecamatan Praya Barat Daya.

“Alhamdulillah setelah dilakukan pencarian sampai sore, akhirnya kami bersama warga dan pemilik berhasil menemukannya di Hutan Rambak Dusun Suka Palem Desa Pandan Indah,” ujar Babinsa.

Diceritakannya, sekitar pukul 07.00 Wita, ia bersama warga mendapat informasi dari salah seorang warga Desa Setanggor yang mengatakan bahwa ketiga ekor sapi dibawa oleh pencuri ke arah selatan dan bahkan pencurinya mengancam warga setempat.

Mendapat informasi tersebut, Babinsa bersama warga melakukan pencarian kearah selatan dan berhasil menemukan ketiga ekor sapi dalam keadaan aman.

“Ketiga ekor sapi langsung dibawa pemiliknya,” kata Lalu Suasta.

Menurutnya, kedepan ia akan mengimbau dan mengajak warga binaannya untuk melaksanakan ronda malam mengantisipasi maraknya pencurian sehingga desa binaan dalam keadaan aman dan kondusif.

Terpisah Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., memberikan apresiasi kepada Babinsa dan warga yang tidak mengenal menyerah dalam pencarian hak miliknya.

“ini patut diapresiasi dan kedepan agar warga terus waspada dan berhati-hati terhadap kasus kehilangan seperti ini,” ujar Dandim.

Selain itu, Dandim alumni 2001 tersebut juga meminta kepada para Danramil maupun Babinsa jajarannya untuk terus memonitor dan memantau kondisi wilayahnya mengingat sekarang sudah musim hujan yang rawan banjir, pohon tumbang, rumah rusak akibat angin kencang dan puting beliung dan bahkan pencurian.