Tag Archives: Kuta Mandalika

Danrem 162/WB Hadiri Rakor Persiapan L’ETAPE Indonesia Tahun 2020

cf820f3c-5b66-4bda-a788-d70b438d148b

Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Event Sepeda International L’Etave pada tanggal 5 April 2020 mendatang. Dalam event ini diperkirakan sekitar 1.300 peserta dari 18 negara akan ikut berpartisipasi memeriahkan acara spektakuler yang akan dilaksanakan di daerah Kabupaten Lombok Tengah.

Untuk kesiapan acara tersebut, Dinas Pariwisata NTB menggelar rapat koordinasi di Skyloonge Lantai 11 Hotel Golden Palace Jalan Sriwijaya Kota Mataram Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Asisten II Setda Provinsi NTB Ir. H. Ridwansyah, Kadis Pariwisata Provinsi NTB L. M. Faozal, Dir Intel Polda NTB Kombes Pol Drs. Rahayu Irianto dan pihak terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan moment event sepeda L’Etave diharapkan dapat meningkatkan pariwisata NTB karena gaungnya internasional dan mendunia sehingga harus dipersiapkan dengan baik.

Namun demikian, kata Danrem, harus memperhatikan faktor keamanan dan ketertiban, kelestarian dan keindahan alam yang dapat memberikan kesan terhadap para peserta baik domestik maupun mancanegara sehingga kedepan Lombok menjadi surganya bersepeda.

Terkait dengan perkembangan dunia pariwisata di NTB, orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB tersebut mengingatkan agar masyarakat melatih diri untuk menyapa tamu dengan ramah dan tersenyum dengan harapan dapat memberikan kesan positif.

“Pada event ini juga harus diperhatikan arus lalu lintas agar tidak mengganggu kelancaran kegiatan maupun masayarakat pengguna jalan,” imbuhnya.

Selain itu, Danrem juga menegaskan pihaknya bersama Polri akan siap membantu pengamanan sesuai dengan tugas pokok dengan membuat standar operasional prosedur (SOP) dan bersinergi dengan seluruh semua pihak tang terlibat dalam event tersebut.

Sebelumnya, Kadis Pariwisata NTB menyampaikan terkait route Event Sepeda International L’ Etave yang akan dilaksanakan pada 5 April mendatang dengan jumlah peserta sekitar 1.300 orang sudah dilakukan pengecekan di Lapangan. “Secara teknis nanti akan dijelaskan,” ujarnya.

Sedangkan Asisten II Pemprov NTB mengatakan kegiatan tersebut harus menjadi atensi karena ini pertama kalinya diadakan di NTB. Oleh karena itu, lanjutnya, momentum ini harus disiapkan dengan menampilkan berbagai atraksi dan kegiatan lainnya untuk memajukan pariwisata NTB kedepan.

Sementara dari perwakilan panitia penyelenggara Boike menjelaskan para peserta akan datang mulai tanggal 3 April di Bandara LIA, kemudian menuju Venue Kuta Mandalika dan pada tanggal 4 April merupakan kedatangan peserta terakhir.

“Kendaraan yang akan disiapkan berupa Bus, Truck dan Hiace, untuk akomodasi disiapkan 5 Hotel di area Mandalika, kendaraan akan disiapkan satuan service,” paparnya.

Kegiatan Race Echelon Konvoi Star pada pukul 06.30 Wita, para peserta akan dilepas dan dikawal oleh Patwal, 1 unit Mobil Timing dan Mobil Medical. Pada pukul 14.30 Wita para peserta yang belum datang akan diangkut menggunakan mobil evakuasi karena dianggap tidak mampu memenuhi waktu yang disediakan.

Dir Intel Polda NTB Kombes Pol Drs. Rahayu Irianto pada kesempatan yang sama menyampaikan event L’Etave adalah momen yang luar biasa dan mendunia. Seperti diketahui bersama bahwa dunia lagi dicekam virus sehingga pariwisata menjadi sepi. “Semoga moment ini berjalan sukses dan lancar,” harapnya.

Dir Intel Polda NTB juga meminta agar seluruh stake holder harus mengkordinir dan mengawal tamu yang ada sehingga para tamu aman dan nyaman selama event ini berlangsung.

Dari pihak ITDC sendiri sudah menyiapkan repect area serta menyiapkan Bazar dan Kuliner. Selain itu, ITDC juga akan menyiapkan pos-pos keamanan dan kesehatan, kemudian melakukan penangkapan Satwa serta sterilisasi sebelum Kunjungan Presiden ataupun Wakil Presiden, kemudian ITDC juga menyiapkan 20 titik Toilet di Areal Event.

Adapun rencana route yang akan digunakan pada L’Etave yakni start di jalan Boulevard Mandalika disamping Pintu Masjid Mandalika Nurul Bilad, melintasi Sengkol, Marong, Pujut, Sukaraja, Kantor Desa Bangket Parak (Water and Food Station), Kantor Desa Sengkol, Bundaran jalan Pariwisata, Simpang Jalan Raya Kuta – Jalan Mawun, Tanjakan Asthari (Water and Food Station), turunan jalan Mawun (Jalan lumpur dan berpasir), kemudian stage king of the mountain (Tanjakan gunung) keluar dari Jalan Raya Ungga, menuju Baypass Batujai (SDN Beduk) menuju SMPN 1 Praya.

Bantu Pengamanan Pengukuran Lokasi Sirkuit MotoGP, Korem 162/WB Kerahkan Team Pengamanan

WhatsApp Image 2019-09-07 at 12.26.19

Lombok Tengah – Rencana pembangunan sirkuit MotoGP yang terletak di lokasi ITDC Mandalika Desa Kuta Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah sampai saat ini masih dalam proses pengukuran baik luas lahan maupun panjang lintasan yang akan digunakan para pembalap MotoGP.

Hal itu dikatakan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., disela-sela kesibukannya, Sabtu (7/9).
Terkait dengan itu, lanjut Danrem, pihaknya mengerahkan tim pengamanan untuk membantu pengamanan pelaksanaan pengukuran oleh tim ukur dari ITDC sesuai permintaan.

“Pihak ITDC meminta bantuan pengamanan pengukuran lahan maupun panjang lintasan, alhamdulillah kami bantu dengan mengerahkan personel dari Korem dan Kodim Loteng,” ujar Danrem.

Selain pengukuran lahan dan panjang lintasan, terlihat dilokasi pihak ITDC Mandalika juga melakukan pemagaran batas luar lokasi MotoGP menggunakan beton.

Menurut orang nomor satu di jajaran Korem tersebut, MotoGP ini kedepan diharapkan akan mampu meningkatkan kunjungan wisata ke NTB khususnya Lombok baik tamu domestik maupun mancanegara.

“Pada kesempatan yang baik inilah, Pemerintah Daerah dapat memperkenalkan beberapa destinasi wisata unggulan yang ada di wilayah NTB baik di Lombok maupun di Sumbawa,” ungkap Rizal sapaan akrab Danrem.

Kolonel Rizal berharap agar pelaksanaan proses pembangunan sirkuit Mandalika tersebut berjalan sesuai dengan rencana dan harapan semua pihak.

Danrem 162/WB Menghimbau Masyarakat Untuk Berpartisipasi Aktif Sukseskan TNI International Marathon 2018

Rapat koordinasi bersama Kementerian terkait di Hotel Golden Palace Mataram, Kamis (11/10).

Mataram – Lomba lari Marathon Mandalika tahun 2018 merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HUT TNI ke 73 yang akan digelar secara besar-besaran oleh TNI di ITDC Mandalika Komplek pada tanggla 4 November mendatang.

Hal itu dikatakan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., usai mengikuti rapat Koordinasi bersama Kementerian terkait di Hotel Golden Palace , Kamis (11/10).

Dijelaskannya, untuk mensukseskan Lomba Lari Marathaon Mandalika (The Indonesian National Armed Forces Mandalika International Marathon 2018) yang akan diikuti para peserta lari dari berbagai daerah dan negara ini agar masyarakat Nusa Tenggara Barat khususnya Lombok ikut berperan aktif meramaikannya kegiatan ini dengan mendaftarkan diri sebagai peserta lari.

“Pendaftaran bisa dilakukan di Koramil-Koramil dan Kodim terdekat maupun Korem di jalan Lingkar Selatan Mataram dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 50 ribu”, sebutnya.

Dilanjutkannya, terkait dengan pendaftaran memang ada secara gratis dengan hanya mendapatkan nomor dada saja. “Kami sudah siapkan kendaraan penjemputan dimasing-masing Desa pada hari H-1 atau satu hari sebelum pelaksanaan tanggal 4 November”, ucap pria kelahiran Jakarta tersebut.

Selain itu sambung Danrem, kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya TNI untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat NTB pasca gempa bumi beberapa waktu lalu sekaligus ingin menunjukkan kepada masyarakat Internasional bahwa pariwisata di NTB khususnya Lombok yang merupakan salah satu destinasi wisata dunia sudah bangkit dari segala keterpurukan.

“Dana pendaftaran para peserta yang ikut lomba ini nantinya akan disalurkan untuk saudara-saudara kita yang terdampak musibah gempa baik di Lombok dan Sumbawa”, tandasnya.

Sementara pihak Kementerian Pariwisata yang diwakili Direktur Of International Marketing For Great China Vinsensius Jemadu mengatakan Kementerian Pariwisata sangat mendukung event besar seperti ini dan memberikan apresiasi kepada TNI yang telah berperan serta ikut membangkitkan kembali dunia pariwisata di NTB khususnya Lombok pasca gempa bumi.

“Lombok merupakan destinasi utama yang masuk sepuluh besar destinasi wisata dan juga salah satu dari empat perioritas destinasi pariwisata yakni Danau Toba, Labuan Bajo, Borobudur dan Mandalika tempat event lomba Marathon ini digelar”, jelas Vinsensius Jemadu dihadapan insan media saat diwawancara.

Menurutnya, ini adalah moment yang sangat tepat untuk mempromosikan kembali bahwa Lombok bangkit dari keterpurukan pasca gempa melalui The Indonesian National Armed Forces Mandalika International Marathon 2018 kepada dunia.