Tag Archives: penghijauan hutan

Kodim Bima Peduli Lingkungan, Tanam Ribuan Bibit Pohon di Parado

0a41099e-9f4a-45d5-9dbb-cb5c522606ef

Bima – Hutan merupakan paru-paru dunia sekaligus sebagai penyeimbang alam dan lingkungan. Jika hutan sudah rusak maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat sekitar, namun juga berdampak secara nasional bahkan internasional.

Demikian disampaikan Komandan Kodim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal sebelum acara penanaman 3 ribu pohon kemiri di Desa Rato Kecamatan Parado Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat, Kamis (5/3).

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk tidak memanfaatkan hutan tutupan maupun hutan lindung sebagai lahan pertanian atau ladang dengan melakukan penebangan pohon dan perusakan hutan.

“Pada musim hujan ini kita manfaatkan untuk menanam bibit pohon agar cepat tumbuh dan subur,” ujar Mustafa sapaan akrab Dandim Bima.

Selain itu, mantan Danyonif Raidersus 744/SYB juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga dan memelihara tanaman tersebut dan jangan dirusak sehingga manfaatnya dapat dinikmati bersama oleh masyarakat disekitar hutan.

“Mari kita jaga hutan dan lingkungan, sehingga manfaatnya akan kita nikmati bersama baik manfaat bagi kelestarian alam juga manfaat ekonomis ,” tutup Teuku Mustafa Kamal.

Usai memberikan sambutan, Dandim bersama para Danramil, Camat dan Kapolsek Parado, Kepala Desa Wane dan masyarakat setempat serta santri Ponpes Mukhlisin melaksanakan penanaman bibit pohon di lokasi yang sudah disiapkan.

Kodim Loteng Tanam 12 Ribu Bibit Pohon Sambut HUT Korem 162/WB

f3fb59f7-cdc0-4a1a-af61-2be62a8bd339 (1)

Lombok Tengah – Kodim 1620/Loteng melaksanakan reboisasi hutan dan lahan (RHL) dengan menanam 12 ribu bibit pohon di Desa Montong Sapah Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Loteng, Rabu (12/2).

Penanaman ribuan bibit pohon tersebut dipimpin Kepala Staf Kodim Mayor Inf Dian Aksmiandita dlam rangka menyambut HUT Korem 162/WB ke 59 tahun 2020 dengan melibatkan beberapa instansi terkait dan siswa-siswi Yayasan Ponpes Darul Wathan Montong Sapah.

Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., dalam sambutannya yang dibacakan Kasdim menyampaikan RHL ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT Korem 162/WB ke 59 sekaligus sebagai upaya untuk mengembalikan fungsi hutan dari kerusakan.

“Kondisi hutan dan lahan semakin hari semakin memperihatinkan, hutan dan lahan mulai gersang karena minimnya pepohonan sebagai menahan atau menyimpan air sehingga tidak berfungsi secara optimal,” ujar Dandim.

Untuk itu, sambungnya, pada kesempatan ini, kita bersama-sama akan menanam ribuan bibit pohon sebagai penyangga hutan dan menghijaukan lahan dengan harapan hutan dapat berfungsi kembali dan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan anak cucu kita dimasa yang akan datang.

“Mari kita jaga dan lestarikan kembali hutan dan lahan demi masa depan anak cucu kita kedepan,” pungkasnya.

Usai memberikan sambutannya, acara dilanjutkan dengan penanaman 11.250 bibit pohon kemiri dan 750 bibit pohon kayu putih.

Penanaman bibit pohon juga dihadiri perwakilan Kapolres Loteng, perwakilan BPDAS-HL Provinsi NTB, Kadis LHK Loteng, Pol PP Loteng, para Danramil dan Pasi Kodim beserta seluruh anggota, Pengurus Persit KCK Cabang XXX Lombok Tengah, Staf Desa Motong Sapah dan masyarakat setempat serta Siswa-Siswi Santri Ponpes Dharul Whatan Montong Sapah.

Peringatan Hari pohon Sedunia, Dandim Berikan Pemahaman Dampak Buruk Illegal Logging

Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda SE., MSc.,  bersama Asisten  I Setda Sumbawa dan Camat Maronge melaksanakan penanaman bibit pohon di Maronge Sumbawa Besar., Rabu (12/12).

Sumbawa Besar – Peringatan Hari Pohon Sedunia (HPS) yang dipusatkan di kawasan penyangga bendungan Tiu Kulit Desa Simu kecamatan Maronge Sumbawa Besar juga dalam rangka memperingati HarinJuang Kartika dengan penanaman bibit pohon pada Selasa ( 11/12 ) di ikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Acara yang dihadiri Bupati Sumbawa dalam hal ini di wakili Asisten Bidang pemerintahan Setda Sumbawa Muhamad Iksan M.Pd., Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda SE, MSc. Kajari Sumbawa, BWS NT I,Dinas Terkait, KPH, Muspika, Kedes Se kecamatan Maronge serta pihak terkait lainnya.

Camat Maronge Lukmanudin S.Sos., dalam laporannya mengatakan untuk diketahui, Hutan di sekitaran Bendungan Tiu Kulit bukan lagi hutang lindung akan tetapi telah beralih fungsi sebagai hutan penyangga untuk tetap menjaga dan menjadi sumber air bagi bendungan Tiu Kulit. Dalam hal ini masyarakat berharap kepada Bapak Dandim dan Bapak Bupati agar bisa memberikan pembinaan kepada masyarakat yang hendak ingin berladang di wilayah tersebut.

“Kami berharap kepada Bapak Dandim agar bisa melaksanakan Latihan Minggu Militer dan Latihan Menembak di kawasan ini dan kami siap mendukung untuk semua kebutuhannya hal itu penting agar masyarakat yang ingin merambah pohon tidak lagi berani di lokasi tersebut”.

Komandan Kodim 1607 Sumbawa, Letkol Inf Samsul Huda SE, M.Sc., menyambut baik apa yang diharapkan oleh pemerintah kecamatan dan desa setempat. Menurut Dandim, Bendungan Tiu Kulit Merupakan aset yang mungkin sudah bernilai Triliunan Rupiah dan sudah dirasakan mamfaatnya oleh ribuan masyarakat dan mengairi lahan kurang lebih 18000 Ha.

Dalam hal ini dirinya menegaskan, bahwa inilah momen yang pas bagi dirinya untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat yang dengan sengaja telah melakukan perambahan Hutan, menginggat akibat dari kerusakan hutan, semua pihak sudah melihat resiko dan musibah yang melanda serta berdampak pada kerugian yang besar, contohnya bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Empang dan sekitarnya yang merupakan imbas dari kerusakan hutan.

“Apa yang menjadi harapan dan saran pak Camat akan kami laksanakan. Sambil melaksanakan tugas, kita bisa membantu masyarakat untuk melaksanakan penghijauan di kawasan hutan penyanga Bendungan Tiu Kulit,” jelasnya.

WhatsApp Image 2018-12-12 at 19.44.03 (1)

Demikian juga dalam hal ini, Dandim berharap kepada pihak BWS selain melaksanakan program penanaman, juga harus melaksanakan program pengayaan atau penghijauan, termasuk memberikan pemahaman juga kepada semua masyarakat agar lebih menyadari dampak yang ditimbulkan, dimana didalam musim penghujan agar kita sadar bencana, bila melihat curah hujan di hulu sudah besar, kita harus sudah bersiap-siap untuk melakukan langkah-langka pengamanan,“ tegas Dandim.

Sementara itu, Bupati Sumbawa yang di wakili Asisten I Bidang pemerintahan Setda Sumbawa Muhamad Iksan M.Pd., mengatakan hutan yang merupakan paru-paru dunia sebagai sumber air bagi kehidupan, maka hutan merupakan panyangga atau mesin yang paling canggih untuk menjaga sirkulasi air karena sumber air mempuyai fungsi ekonomi dan ekologi bagi keberlangsungan kehidupan bagi makhluk sekitar.

Dengan demikian, pemerintah dalam hal ini berharap agar semua pihak memberikan pemahaman kepada masyarakat agar berhenti melaksanakan ilegal loging, dan kita semua harus bijak untuk menjaga hutan dan pohon agar kedepan anak cucu kita masih bisa menikmati dan lingkungan kita menjadi lingkungan yang asri dan subur,” harapnya.

Sambut HJK, Satkowil Jajaran Korem 162/WB Galakkan Penghijauan

Gerakan Penghijauan hutan ataupun lahan tandus di wilayah jajaran Korem 162/WB dalam rangka menyambut Hari Juang Kartika pada tanggal 15 Desember mendatang.

Mataram – Dalam rangka menyambut Hari Kartika Juang ke 73 tahun 2018, seluruh Kodim jajaran Korem 162/WB melaksanakan program reboisasi berupa penanaman pohon dilokasi-lokasi startegis terutama di daerah tandus dan gundul akibat penebangan liar oknum yang tidak bertanggung jawab.

Hal itu diungkapkan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., disela-sela kesibukannya, Jumat (7/12). Menurutnya, musim hujan ini sangat tepat untuk melakukan kegiatan penanaman pohon, karena selain cepat tumbuh juga tanahnya subur sehingga persentase untuk hidup lebih besar.

“Saya mengajak seluruh stake holder yang ada di Kabupaten/Kota dan masyarakat NTB untuk menjaga dan melestarikan lingkungan, terutama hutan karena di beberapa titik, hutan kita sudah mulai gundul dan ini akan rawan tanah longsor dan banjir,” kata orang nomor satu di jajaran Korem tersebut.

Oleh karena itu sambungnya, tidak ada lagi yang melakukan penebangan hutan secara liar dan semaunya, namun semua masyarakat juga harus ikut merasa memiliki hutan dengan menjaga dan melestarikannya secara bersama-sama.

Hari ini Kodim 1606/Lobar dan Kodim 1608/Bima melaksanakan penghijauan bersama pemerintah daerah, Kepolisian, anak-anak sekolah dan masyarakat secara bersama-sama melaksanakan penanaman pohon sengon, kemiri, pinang dan lain-lain.

Sementara Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., menyampaikan penanaman pohon ini selain dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika ke 73 tanggal 15 Desember 2018 mendatang juga untuk membantu pemerintah daerah menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.

WhatsApp Image 2018-12-07 at 12.27.34

“Tadi pagi juga dari Kodim 1607/Sumbawa menggelar karya bhakti pembersihan pantai sebagai salah satu upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” jelasnya.

Pria kelahiran Sumbawa Barat itu juga menyebutkan, pada Rabu (5/12/2018) kemarin Korem 162/WB juga melaksanakan kegiatan penanaman 5000 pohon di daerah Kuripan Lombok Barat dalam rangka mengurangi pemanasan global, polusi udara dan melindungi hutan dari banjir dan tanah longsor.

“Semoga apa yang kita perbuat bersama ini bisa bermanfaat untuk generasi penerus dimasa yang akan datang dengan tetap menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” pungkasnya.