Monthly Archives: July 2020

Wujudkan Lingkungan Bersih, Sehat dan Aman Dari Covid-19, Kodim 1614/Dompu Gelar Karya Bhakti

IMG-20200717-WA0019_2

Dompu – Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan aman dari covid-19, gabungan personel Kodim 1614/Dompu dipimpin Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Ali Cahyono, S.Kom menggelar Karya Bhakti Jumat Bersih di Dusun O’o Barat Desa O’o, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Jumat (17/7/2020).

Hadir pada kesempatan ini, Camat Abdurahman SE beserta jajarannya, Kapolsek IPDA I Kadek Suadaya Atamaja, S.Sos diikuti seluruh personelnya, Kepala Desa Wawan Wiranto beserta jajarannya dan warga setempat dengan jumlah keseluruhan kurang lebih 100 orang.

Selain melakukan bersih-bersih, Ali Cahyono didampingi Pasiops Kapten Inf Hamzah dan Danunit Letda Inf Syaefudin juga membagikan masker gratis kepada warga yang ikut terlibat di dalam giat yang bertajuk Karya Bhakti Jumat Bersih ini.

Sebelum melakukan giat bersih, personel Karya Bhakti Jumat Bersih melaksanakan apel pengecekan kesiapan anggota dipimpin Letkol Inf Ali Cahyono, dan apel ini juga diikuti Camat Dompu dan Pemerintah Desa O’o.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Inf Ali Cahyono menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang sudah mendukung dan bergabung untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan yang telah dicanangkan tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih kepada camat dan pemerintah desa yang mendukung kegiatan ini, sehingga yang hadir bisa maksimal sesuai dengan harapan kita semua,” ucapnya.

IMG-20200717-WA0035

Dikatakannya, meskipun pasien positif covid-19 di Kabupaten Dompu saat ini tidak ada atau nol persen, namun kita harus tetap waspada dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari khususnya saat keluar rumah dan berkomunikasi dengan orang lain di luar rumah.

“Sekarang kita sudah berada dalam era new normal, namum kita tetap mengingatkan kepada keluarga kita agar tetap menjaga kebersihan lingkungan sesuai protap Covid-19,” imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan itu merupakan salah satu upaya pencegahan atau memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 lebih khusus di Bumi Nggahi Rawi Pahu, dan virus ini juga telah menimbulkan keresahan warga.

Terkait hal itu, Ali Cahyono berharap agar seluruh pihak terkait yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Dompu tetap aktif mengimbau masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari, sehingga masyarakat selalu sehat aman dari virus yang meresahkan itu.

Pada hari yang sama, Kodim Dompu juga melaksanakan Kegiatan jumat berkah memberikan sembako kepada para orang tua lanjut usia atau kurang mampu di desa O’o kecamatan Dompu sebagai bentuk kepedulian sekaligus memupuk kembali jiwa gotong royong serta mempererat tali silaturahmi antara personil kodim 1614/Dompu dengan masyarakat.

Korem 162/WB Tingkatkan Silaturahiim Guna Cegah Dan Minimalisir Transmisi Lokal Covid-19 Melalui Komsos Dengan Komponen Masyarakat

98c78ddc-aca2-4e48-9e39-ddf60dc20f4c

Mataram – Menjalin hubungan baik dengan sesama manusia merupakan salah satu tanda ketaqwaan seorang hamba kepada Tuhan-Nya. Allah SWT bahkan menjanjikan keberkahan hidup bagi hamba-Nya yang selalu menjaga tali silaturahmi dengan sesamanya, khususnya dengan orang tua, kerabat dan anggota keluarga.

Sebagai mahluk sosial kita tidak dapat terlepas dari kegiatan sosialisasi. Komunikasi yang baik sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga akan tercipta suasana yang aman, nyaman dan damai. Banyak permasalahan terjadi di masyarakat yang disebabkan kurangnya komunikasi antar masyarakat atau yang sering disebut dengan miskomunikasi.

Hal itu disampaikan oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, dalam sambutannya saat membuka kegiatan komunikasi sosial dengan komponen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Aula Sudirman Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Jumat (17/7/2020).

e75eeb61-ff27-42f8-9efe-55cdd3675334

Dikatakannya, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan tidak hanya sebagai ajang silaturrahmi, namun juga untuk memelihara dan meningkatkan keakraban hubungan antara Korem 162/WB dengan seluruh komponen masyarakat, sehingga akan memperkuat hubungan emosional antara TNI dan seluruh elemen bangsa, guna terwujudnya NKRI yang berdaulat dan sejahtera.

“Perlu diketahui, bahwa tugas pokok TNI dalam Undang-undang RI nomor 34 tahun 2004 tentang TNI yaitu TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan yang dalam pelaksanaan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik Negara,” jelasnya.

Peran tersebut, lanjut Danrem, dilaksanakan melalui tugas pokok TNI yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

cff7a16b-a784-4abe-99ed-f6d3747d8878

Menurutnya, pertemuan seperti ini merupakan sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan guna membangun komunikasi dialogis, sehingga dapat diperoleh kesamaan pandangan dalam memahami setiap permasalahan yang dihadapi oleh bangsa ini, seperti wabah covid-19 yang hingga saat ini masih melanda di berbagai wilayah Indonesia, bahkan yang menjadi trend penyebarannya saat ini adalah melalui transmisi lokal, bukan lagi migran atau pendatang.

“Covid-19 ini adalah pendemi dunia, dengan pandemi dunia ini khususnya NTB, Kota Mataram sampai saat ini menjadi penyumbang Covid-19 hampir 60% di NTB, maka diperlukan peran Toga, Todat, Tomas dan Tokoh pemuda untuk melakukan sosialisasi dan pendisiplinan protokol covid-19 kepada masyarakat,” punkasnya.

Untuk itu, Brigjen Rizal Ramdhani berharap, melalui kegiatan tersebut para tokoh yang hadir dapat menjadi motivator bagi masyarakat lainnya, sehingga dapat merubah pola pikir masyarakat untuk lebih peduli dengan sesama serta peduli dengan keutuhan bangsanya. TNI khususnya Korem 162/WB berkomitmen untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat guna kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa dan negara.

“Mari kita bangkit bersama, dan bekerja keras untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, khususnya di wilayah NTB, sehingga kehidupan masyarakat kembali normal, Perekonomian lancar, keamanan terjaga, dan masyarakat sejahtera, untuk menuju NTB gemilang,” ajak Alumni Akmil 1993 itu.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Rizal Ramdhani menyampaikan kepada seluruh peserta Komsos untuk memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya, selain untuk memperoleh ilmu juga untuk berdiskusi agar berbagai permasalahan yang terjadi khususnya di wilayah kita dapat terselesaikan dengan baik.

Hadir pada acara tersebut Kasrem 162/WB dan Para Kasi Korem 162/WB.

Danrem 162/WB : Kembalikan Fungsi Sungai Dan Cegah Bencana Banjir Melalui Karya Bakti TNI

000a532d-7d10-47da-80df-8f4257bf44d9

Lombok Barat – Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, memimpin upacara pembukaan Karya Bhakti Restorasi Sungai Kodim 1606/Lobar, bertempat di Desa Sekotong Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat, Jumat (17/7).

Kegiatan restorasi sungai yang dipusatkan di Desa Sekotong bertujuan untuk mengendalikan daya rusak air, sehingga dapat mencegah dan mengantisipasi terjadinya banjir, terutama di daerah aliran sungai Jelateng dan daerah aliran sungai Telaga Lebur.

Pada kesempatan itu, Danrem 162/WB dalam amanatnya mengatakan, kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan secara gotong royong ini merupakan bentuk sinergitas TNI dengan Dinas PUTR Lombok Barat, BWS NT 1, Dinas PU Prov. NTB dan masyarakat, dipilihnya dua aliran sungai yang berada di Dusun Kambeng dan Dusun Sekotong Tengah Desa Sekotong Kecamatan Lembar ini, karena menurutnya kondisi kedua sungai tersebut sudah memperihatinkan.

b66c2179-ad13-46f0-a535-3498a9d8a5e5

“Kondisi sungai yang tidak terlalu lebar dan sudah mulai dangkal mengakibatkan aliran sungai tidak mampu lagi menampung debit air hujan yang melebihi batas sungai, ditambah dengan banyaknya sampah yang menyumbat aliran sungai sehingga menyebabkan terjadinya banjir,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, kegiatan restorasi sangat dibutuhkan untuk mengembalikan fungsi sungai dan mencegah terjadinya banjir, maka dalam pelaksanaannya nanti akan dilakukan penggalian sidemen sungai sepanjang 1.280 meter dan pemasangan bronjong di dua aliran sungai tersebut.

Brigjen Rizal Ramdhani berharap, dengan dilaksanakan kegiatan restorasi sungai ini, kedepan tidak terjadi lagi banjir seperti tahun-tahun sebelumnya yang merendam lima dusun dan merusak persawahan yang ada di wilayah Sekotong Tengah dan Sekotong Timur.

“Selain itu, kesadaran masyarakat untuk tidak menebang pohon secara liar dan tidak membuang sampah di sungai juga menjadi salah satu hal yang harus selalu diingat agar sungai tidak tersumbat,” pungkasnya.

5909f98a-03ce-4f7a-8f3f-4e96b471030d

Terkait hal itu, Rizal Ramdhani mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat setempat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam di wilayah Desa Sekotong, tidak membuang sampah dalam bentuk apapun di sungai, tidak menebang pepohonan, sehingga dapat menjaga kelestarian sumber daya air yang berfungsi bagi masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan seperti untuk air baku, air irigasi dan fungsi lainnya.

“Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian alam, demi kelangsungan hidup anak cucu kita di masa mendatang,” ajak alumni Akmil 1993 itu menutup amanatnya.

Adapun rencana waktu pelaksanaan kegiatan Karya Bhakti selama 60 hari mulai tanggal 17 Juli sampai dengan 14 September 2020 dengan sasaran Fisik diantaranya di Desa Sekotong Timur berupa normalisasi sungai Galian Sediman (sungai Jelateng) sepanjang 220 meter, lebar 16 meter dan tinggi 4 meter serta perkuatan tanggul sungai sepanjang 220 meter dan pemasangan bronjong sepanjang 55 meter. Kemudian di Desa Sekotong Tengah normalisasi sungai Galian Sedimen (sungai Telaga Lebur) sepanjang 1.279 meter, lebar 15 meter dan tinggi 3 meter serta pembuatan talud dan pemasangan bronjong sepanjang 44 meter.

Sedangkan rencana sasaran Non Fisik, berupa penyuluhan tentang wawasan kebangsaan dan Bela Negara dari Kodim 1606/Lobar, penyuluhan penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat dan Penyuluhan tentang penerapan hidup sehat di masa pandemi covid-19 oleh tim gabungan Kodim 1606/Lobar bersama Dinas Kesehatan Lombok Barat

Hadir mengikuti kegiatan tersebut Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S.Sos. M.T, Bupati Lombok Barat H. fauzan Khalid, S.Ag, Wakil Bupati Lombok Barat Ibu Hj. Sumiatun, Kapolres Lobar AKBP Bagus, Kadis PU Kabupaten Lombok Barat.

Terjun Langsung, Dandim Loteng Dan Kapolres Loteng Gerebeg Pasar Sukarare

e3bff2db-97f7-49d6-8027-3ec45f7c5d55

Lombok Tengah – Kodim 1620/Loteng dan jajaran bersama Polres Loteng dan aparat terkait terus berupaya untuk mensukseskan program pemerintah terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19 dalam memberikan kesadaran terhadap masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Tengah Kamis, (16/7/2020).

Demikian dikatakan Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, S.E. M.I.Pol, bersama Kapolres Loteng saat melakukan penertiban di pasar tradisional sukarare kecamatan Jonggat agar penggunaaan masker dan penerapan social distancing terus dilaksanakan oleh masyarakat terutama ditempat tempat keramaian dan pasar, apakah himbauan tersebut sudah dilaksanakan apa belum.

Dijelaskannya, memang di Lombok Tengah ini khususnya di tempat keramaian masih kita temukan masyarakat, ada juga yang pakai masker dan tidak, petugas kita baik Babinsa dan Babinkamtibmas sudah setiap hari melaksanakan penyuluhan dan jelaskan tentang covid-19 serta membagikan masker.

“Tapi memang masyarakat kita ada yang pura pura lupa dan gak tau padahal sudah dikasih masker besoknya nggak dibawa dan dipakai alasannya lupa,” terang Dandim.

b861de31-f5f0-4b1b-b125-127c1c8c32ca

Terkait dengan penertiban dan pendisiplinan selama Pandemi Covid-19 untuk menuju fase new normal life sambungnnya, pihaknya terutama Koramil melalui para Babinsa bersama Babinkamtibmas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat siang malam terus berupaya mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesehatan agar menggunakan masker serta social distancing seperti yang dilakukan hari ini di pasar tradisional Sukarare Kecamatan Jonggat kabupaten Lombok Tengah.

“Itu untuk membiasakan masyarakat kita agar sadar akan pentingnya kesehatan agar selalu jaga diri dan keluarganya dari wabah pandemi covid-19 supaya tujuan pencegahan ini berjalan dengan baik,” ujar orang nomor satu di Kodim Loteng tersebut.

Sementara, Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK mengatakan seperti yang sudah disampaikan oleh Bapak Kapolda dan Danrem 162/WB kalau memang masyarakat tidak bisa tertib dan tidak bisa menjaga, kita akan melakukan tindakan tegas seperti tempat tempat usaha kita akan melakukan penututupan sebagainya.

“Sehingga harapannya penyebaran Covid tidak makin luas kita karena saat ini Lombok tengah masih peringkat keempat warnanya kuning mendekati merah,” harapnya.

334f6ed0-1ae6-44d8-960d-e2c3977b672a

Jadi kami bersama aparat terkait sambungnya, seperti dari TNI Kemudian dari pemerintah daerah dan Forkopimca akan terus melakukan penertiban karna ada kesalah pahaman di masyarakat bahwa new norma itu berarti kembali kehidupan semula.

“Padahal ada aturan aturan yang harus diikuti atau protocol covid yang harus diikuti oleh mereka menggunakan masker, jaga jarak sehingga mereka bisa melaksanakan aktivitas seperti biasa,”terangnya.

Masuki hari ke-17, TMMD 108 Kodim KSB capai hasil yang signifikan

abfd7de8-d991-4ed9-a7ba-29fec7466be2

Sumbawa Barat – TMMD 108 Kodim 1628/Sumbawa Barat memasuki hari ke 17, beberapa sasaran fisik telah menunjukkan progress yang cukup signifikan, ini semua berkat kerjasama yang terjalin antara Personil Satgas bersama Masyarakat di tiap tiap sasaran TMMD.

a51740c0-d0e9-4d9a-9a12-f30ad842f8e2

Hal tersebut disampaikan Dansatgas TMMD 108 Kodim 1628/Sumbawa Barat Letkol Czi Eddy Oswaronto, ST., di tengah-tengah kesibukannya. Menurutnya, hasil yang dicapai pada hari ke 17 ini sangat menggembirakan. “Semua itu tidak lepas dari adanya semangat dan kerjasama yang baik antara Satgas TMMD 108 dengan masyarakat,” jelasnya.

6a3f8cb8-627a-4091-a6c2-1e2d5a041843

Dilanjutkannya, dari hasil yang dicapai di beberapa Sasaran fisik ini telah menggambarkan betapa kuatnya ikatan kebersamaan antara personil satgas dan masyarakat yang seakan tak kenal lelah antusias penuh semangat, Ungkapnya.

f6558699-b34b-4a66-98ec-2ff52337a409

Adapun pencapaian sementara sasaran Fisik diantaranya pembukaan jalan baru 970×4 meter mencapai 62 %, pemasangan Gorong-gorong/Plat Dekker 4 unit 96 %, pembuatan Talud 200 meter 80 %, pembangunan 1 unit Masjid 12×15 meter 69 %, pembangunan 1 unit RTLH 56 % dan rehab 1 unit RTLH mencapai 54 %.

“Semoga semangat dan kebersamaan ini terus dapat dipelihara bahkan ditingkatkan, sehingga kehadiran Satgas TMMD dapat berarti serta bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian dukungan serta partisipasi masyarakat akan terbina dan meningkat atas kesadaran yang tinggi akan pentingnya nilai-nilai gotong royong dalam sendi kehidupan bermasyarakat,” harap Dansatgas.

Sinergitas Mahasiswa KKN UTS Dengan TNI Tingkatkan Kualitas Hidup Warga di TMMD 108 Sumbawa Barat

IMG-20200715-WA0037

Sumbawa Barat – Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) semakin memperlihatkan sinergitas yang baik dengan TNI dalam membangun desa.

Selama kurang lebih 14 hari gelaran program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di Desa tersebut, sinergitas para mahasiswa dan TNI semakin erat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

“Selama 14 hari ini, kita telah membantu TNI dalam membangun sasaran fisik dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap koordinator KKN UTS, Muhammad Nur, saat ditemui di lokasi TMMD, Rabu (15/7).

Mahasiswa UTS sejauh ini, tambah M Nur, telah melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan, bimbingan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan Matematika.

“Ini adalah bagian dalam usaha meningkatkan pengetahuan anak-anak sehingga mereka nantinya menjadi anak yang cerdas. Anak-anak bisa belajar sambil bermain bersama kami,” jelasnya.

Selain itu, bersama TNI, para mahasiswa juga memberikan pelajaran mengenal dan membaca Al-quran kepada para siswa Sekolah Dasar yang ada di desa.

Penyuluhan-penyuluhan yang dilakukan mahasiswa dengan harapan akan memberikan ilmu tambahan sehingga kualitas hidup warga semakin meningkat.

“Kami merasa sangat senang dapat berkolaborasi dengan TNI dalam TMMD ini, karena kami banyak belajar tentang disiplin waktu,” ungkapnya.

Pada KKN Tematik yang bersamaan dengan TMMD ke 108 ini, 16 orang mahasiswa terjun untuk membantu TNI pada sasaran fisik maupun penyuluhan.

Ke depannya, para mahasiswa ini akan membuat plang penunjuk jalan yang dipasang di sudut-sudut jalan desa untuk menjadi petunjuk dan memudahkan orang yang datang ke Desa Seminar Salit.

M Nur juga mengucapkan terimakasih kepada TNI karena selama di lokasi TMMD telah menjadi saudara yang selalu mengajarkan dalam hal kebaikan, disiplin dan ikhlas.

“Kami juga selalu mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas,” ungkapnya.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 108 Sumbawa Barat, Letkol CZI Eddy Oswaronto ST saat ditemui di tempat terpisah, mengucapkan terimakasih kepada para mahasiswa UTS maupun Cordova yang telah membantu TNI.

Menurutnya kehadiran para mahasiswa ini sangat membantu tercapainya tujuan sasaran non fisik dan fisik yang telah ditargetkan dalam TMMD.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua mahasiswa karena mahasiswa salah satu elemen atau bagian penting dari suksesnya TMMD 108 Sumbawa Barat,” kata Dandim.

Cegah Corona, Mahasiswa Cordova Ajarkan Warga cara Buat Hand Sanitizer di TMMD 108 Sumbawa Barat

IMG-20200715-WA0034

Sumbawa Barat – Dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 108 Kodim 1628 Sumbawa Barat, mahasiswa Universitas Cordova ikut serta dalam memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran covid-19 kepada warga.

Salah satu kegiatan yang dilakukan para mahasiswa adalah mengajarkan warga membuat hand sanitizer dengan bahan alami ekstrak lidah buaya, Selasa (14/7).

“Tujuannya, agar masyarakat paham cara membuat hand sanitizer sendiri sebagai upaya mencegah penularan virus berbahaya seperti Covid-19,” ungkap Koordinator KKN Undova, Tedy Agus Diansyah, saat ditemui di Kantor Desa Seminar Salit, Rabu (15/7).

Bahan dasar pembutan hand sanitizer ini sangat mudah didapatkan di pasaran. Selain alkohol, bahan lain yang diformulasi dalam pembuatan ini antara lain, gel lidah buaya dan minyak ekstraksi atau essential oil.

“Motivasi kami, supaya masyarakat bisa memproduksi sendiri. Karena bahannya itu sebenarnya sangat mudah untuk ditemukan,” katanya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa yang memberikan sosialisasi, Irma Suryani, mengatakan, hand sanitizer yang dibuat mandiri, berfungsi sama seperti produk cairan cuci tangan lain pada umumnya. Karena menggunakan alkohol dengan kadar 70 persen.

“Cairan ini berfungsi sebagai antiseptik seperti hand sanitizer pada umumnya,” kata Irma.

Aloe vera atau gel lidah buaya sebagai pelembut kulit agar tidak terjadi iritasi dan ditambahkan dengan essential oil sebagai pewanginya.

Dengan bahan yang mudah didapatkan, masyarakat bisa membuat sendiri cairan pencuci tangan di rumah untuk digunakan sehari-hari.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir atau cemas jika stok produk hand sanitizer mulai langka di pasaran,” ujarnya.

Mahasiswa lainnya, Putri Ayu Firmanjani, yang juga menyampaikan materi, mengatakan, sosialisasi pembuatan hand sanitizer secara mandiri, setidaknya bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa pencuci tangan cukup mudah dibuat sendiri.

Sehingga nantinya, warga Desa Seminar Salit dapat membuatnya untuk ditempatkan di rumah masing-masing, khususnya di tempat-tempat yang dapat diakses dengan mudah.

“Ini juga sebagai cara untuk mengingatkan agar setelah beraktivitas penting untuk menjaga kesehatan dengan mencuci tangan agar terhindar dari virus Corona,” ucapnya.

Sosialisasi ini mengundang antusias warga yang ingin tau cara pembuatan hand sanitizer dengan bahan ekstrak lidah buaya.

Selain itu, dalam program TMMD ke 108 Sumbawa Barat ini, mahasiswa Cordova juga telah melakukan bimbingan belajar bahasa Arab, dan membantu setiap kegiatan TNI dalam membangun sasaran fisik.

Belajar Disiplin Dari TNI di TMMD 108 Sumbawa Barat

IMG-20200715-WA0035

Sumbawa Barat – Salah satu mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Aisyah Siti Hajar asal Kupang Nusa Tengara Timur, yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengungkapkan rasa bangganya kepada para anggota TNI.

Aisyah merasa bersyukur dapat berbaur dan berbagi dengan anggota TNI di program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di desa tersebut.

Ia juga bangga bisa berkolaborasi dengan TNI dalam membangun desa dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di lokasi TMMD 108.

“Kami bersyukur bisa belajar dari TNI, tentang segala hal yang mereka miliki salah satunya kedisiplinan,” ungkap Aisyah.

Disiplin yang tinggi, aktivitas yang berkualitas, rasa ikhlas, hingga tetesan keringat yang menetes adalah bagian dari perjuangan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

“Ini adalah perang. Perang melawan rasa malas,” tuturnya.

Ia mengaku, sejak terjun dan berbaur langsung dengan TNI, ia banyak belajar tentang disiplin dan menghargai setiap waktu untuk memberikan perubahan di masyarakat.

“Semakin kesininya aktivitas kami lebih teratur, dari bangun tidur sampai tidur lagi itu benar-benar seperti terjadwal,” jelasnya.

Awalnya Aisyah berpikir bahwa hari-harinya bersama TNI di TMMD 108 akan diisi dengan kegiatan yang keras, setiap saat selalu dimarah dan ditekan, tetapi setelah mengenal lebih jauh TNI, Ia sadar bahwa TNI adalah saudara tempat berbagi dan belajar.

Hal yang sama yang diungkapkan oleh mahasiswa lainnya, Khusnul Khotimah, Mahasiwa smester tujuh asal Desa Sapugara itu juga mengaku hari-harinya selama di TMMD 108 sangat berkualitas dan selalu punya target dalam pencapaiannya.

“Senangnya bisa belajar dari TNI, kami belajar disiplin dan menghargai waktu di sini, semua TNI baik dan welcome,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa KKN bersama TNI di TMMD 108 Sumbawa Barat ini adalah pengalaman yang tak akan pernah terulang dalam sejarah hidupnya.

“Ini pasti akan kami kenang selama hidup kami, pelajaran dari TNI akan membuat hidup kami ke depannya lebih baik,” katanya.

Danrem 162/WB Resmikan Sumur Bor Dan Serahkan Bantuan Keramik Untuk Masjid Di Desa Sengkol

45b54bdd-8849-47d6-889c-ecaf9719ad37

Lombok tengah – Korem 162/WB sebagai satuan kewilayahan salah satu tugas pokok dalam operasi militer selain perang yakni membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bentuk kegiatan dilaksanakan melalui kegiatan pembinaan teritorial, memberdayakan segala potensi yang ada di wilayah, salah satunya dengan karya bakti atau bakti sosial kemasyarakatan seperti yang dilaksanakan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bekerjasama dengan Lombok Chapter BBMCC Indonesia meresmikan sumur bor di Dusun Ende dan menyerahkan bantuan keramik untuk masjid Al-Falah Dusun Piyang Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (15/07/2020).

Dalam wawancaranya bersama awak media, Danrem 162/WB menyampaikan, jajaran Korem 162/WB bekerjasama dengan Lombok Chapter melaksanakan bakti sosial di desa Sengkol mulai dari pembuatan sumur bor lengkap sampai dengan bisa dioperasionalkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat sebanyak 300 KK desa Setempat. “Syukur Alhamdulillah, sumur bor ini sudah seminggu beroperasi memenuhi kebutuhan air bersih untuk masayarakat, sebelum kegiatan ini kami juga berkesempatan menyerahkan bantuan keramik sebanyak 100 dus untuk Masjid Al-Falah Dusun Piyang” ungkapnya.

0b6a2c91-2f79-4736-b080-bd0bde15e509

Danrem berharap, dengan adanya sedikit bantuan keramik dapat memperlancar pembangunan Masjid Al-Falah sehingga segera dapat digunakan untuk kepentingan ibadah masyarakat setempat, begitu pula dengan adanya sumur bor semoga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat setempat, karena air adalah salah satu komponen utama dalam kehidupan sehari-hari.

Terkait hal itu, Jenderal Bintang Satu itu berpesan kepada Kepala Desa dan seluruh masyarakat Desa Sengkol agar menjaga kelestarian alam dengan tidak menebang pepohonan di bukit dan hutan yang ada di wilayah Desa Sengkol, sehingga air hujan yang turun ke bumi bisa diserap dan ditampung oleh tumbuhan-tumbuhan kemudian serapan tersebut masuk ke sumber air dan kelak menjadi sumber mata air yang bermanfaat selama-lamanya untuk masyarakat Desa Sengkol.

ee4dc2ee-36dd-4ee9-8bae-b7b1ed10c0b5

Vice President BBMCC Indonesia Lombok Chapter, I Wayan Gde Geredek menyampaikan, atas nama Lombok Chapter mengucapkan terimakasih kepada Danrem 162/WB yang juga merupakan member dari BBMCC Indonesia sudah berkenan meresmikan sumber air bersih bagi masyarakat di Dusun Ende Desa Sengkol. “Semoga sumber air ini bermanfaat lebih untuk semua masyarakat dan semoga kedepannya kita akan bantu lagi, mudah-mudahan,” harapnya.

Sedangkan Kepala Desa Sengkol, Satria Wijaya Sarap menyampaikan, atas nama masyarakat Dusun Ende dan Dusun Piyang Desa Sengkol mengucapkan terimakasih kepada BBMCC Indonesia dan Danrem 162/WB atas bantuan sumur bor yang diresmikan pagi hari ini di Dusun Ende serta sumbangan keramik 100 meter untuk Masjid Al-Falah dusun Piyang. “Tentu masyarakat kami sangat terbantu dan sumur bor ini akan sangat bermanfaat memenuhi kebutuhan air bersih bagi 300 KK warga masyarakat dusun Piyang,” tuturnya.

b2a27414-4d70-4e5c-afa2-286026519b03

Hadir pada kegiatan tersebut Kasiter Kasrem 162/WB Letkol Inf Budi Rahmawan, Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., Dantim Intelrem 162/WB, Danramil 1620-02/Pujut, Masyarakat Desa Sengkol serta Anggota BBMCC Indonesia Lombok Chapter.

Dandim 1628 Sumbawa Barat Ajak Semua Pihak Sukseskan Lomba Kampung Sehat Putus Mata Rantai Covid-19

ksb

Sumbawa Barat – Dandim 1628/SB, Letkol CZI Eddy Oswaronto ST mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam mensukseskan lomba Kampung Sehat yang diinisiasi oleh Kapolda Nusa Tenggara Barat dan new normal life atau adaptasi tatanan hidup baru.

Khususnya kepada anggota TNI Polri dan Agen Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR), Dandim meminta benar-benar harus maksimal dalam menggerakan masyarakat untuk disipilin menerapkan protokol kesehatan.

“Lomba kampung sehat ini adalah inovasi Kapolda NTB untuk mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam menyambut new normal,” kata Dandim saat apel bersama menyambut lomba kampung sehat menuju KSB sehat di lapangan kantor Bupati setempat, Selasa (14/7).

Ia meminta kepada seluruh pihak agar tetap semangat dan tetap mempertahankan kewaspadaan dan kepedulian terhadap penyebaran covid-19.

ksb2
ksb1

Menurutnya, melalui lomba kampung sehat adalah salah satu inovasi strategis untuk hidup di tengah pandemi covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Fungsi agen PDPGR, Bhabinkamtibmas dan Babinsa sangat signifikan dalam membantu suksesnya lomba kampung sehat, karena tiga unsur tersebut bersama masyarakat telah terbiasa bersinergi dalam pembangunan daerah.

“Kita sama-sama tau tiga unsur ini sudah terbiasa bersinergi seperti pada program jambanisasi, rehabilitasi rumah tidak layak huni, dan proses rehab rekon rumah terdampak gempa,” ungkap Dandim.

Oleh karenanya, ia meminta peran aktif tiga unsur ini dapat maksimal dalam suksesnya kampung sehat serta pendisiplinan penerapan protokol kesehatan.

“Mari kita bahu membahu semangat membangun kampung sehat menuju new normal life menuju KSB sehat,” ajak Dandim.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin juga meminta seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung lomba kampung sehat untuk menyambut tatanan hidup baru.

Menurut Bupati, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tidak bisa sendiri dalam membendung Penyebaran Covid-19, ia mengajak seluruh pihak berpartisipasi aktif dalam memutus mata rantai covid-19.

“Salah satu ikhtiar kita dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 adalah dengan lomba kampung sehat,” kata Bupati.

Dengan lomba ini, tambahnya, masyarakat akan diajarkan hidup berdampingan atau di tengah-tengah covid-19 tetapi tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.