Daily Archives: July 15, 2020

Sinergitas Mahasiswa KKN UTS Dengan TNI Tingkatkan Kualitas Hidup Warga di TMMD 108 Sumbawa Barat

IMG-20200715-WA0037

Sumbawa Barat – Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) semakin memperlihatkan sinergitas yang baik dengan TNI dalam membangun desa.

Selama kurang lebih 14 hari gelaran program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di Desa tersebut, sinergitas para mahasiswa dan TNI semakin erat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

“Selama 14 hari ini, kita telah membantu TNI dalam membangun sasaran fisik dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap koordinator KKN UTS, Muhammad Nur, saat ditemui di lokasi TMMD, Rabu (15/7).

Mahasiswa UTS sejauh ini, tambah M Nur, telah melakukan kegiatan penyuluhan kesehatan, bimbingan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan Matematika.

“Ini adalah bagian dalam usaha meningkatkan pengetahuan anak-anak sehingga mereka nantinya menjadi anak yang cerdas. Anak-anak bisa belajar sambil bermain bersama kami,” jelasnya.

Selain itu, bersama TNI, para mahasiswa juga memberikan pelajaran mengenal dan membaca Al-quran kepada para siswa Sekolah Dasar yang ada di desa.

Penyuluhan-penyuluhan yang dilakukan mahasiswa dengan harapan akan memberikan ilmu tambahan sehingga kualitas hidup warga semakin meningkat.

“Kami merasa sangat senang dapat berkolaborasi dengan TNI dalam TMMD ini, karena kami banyak belajar tentang disiplin waktu,” ungkapnya.

Pada KKN Tematik yang bersamaan dengan TMMD ke 108 ini, 16 orang mahasiswa terjun untuk membantu TNI pada sasaran fisik maupun penyuluhan.

Ke depannya, para mahasiswa ini akan membuat plang penunjuk jalan yang dipasang di sudut-sudut jalan desa untuk menjadi petunjuk dan memudahkan orang yang datang ke Desa Seminar Salit.

M Nur juga mengucapkan terimakasih kepada TNI karena selama di lokasi TMMD telah menjadi saudara yang selalu mengajarkan dalam hal kebaikan, disiplin dan ikhlas.

“Kami juga selalu mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas,” ungkapnya.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 108 Sumbawa Barat, Letkol CZI Eddy Oswaronto ST saat ditemui di tempat terpisah, mengucapkan terimakasih kepada para mahasiswa UTS maupun Cordova yang telah membantu TNI.

Menurutnya kehadiran para mahasiswa ini sangat membantu tercapainya tujuan sasaran non fisik dan fisik yang telah ditargetkan dalam TMMD.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua mahasiswa karena mahasiswa salah satu elemen atau bagian penting dari suksesnya TMMD 108 Sumbawa Barat,” kata Dandim.

Cegah Corona, Mahasiswa Cordova Ajarkan Warga cara Buat Hand Sanitizer di TMMD 108 Sumbawa Barat

IMG-20200715-WA0034

Sumbawa Barat – Dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 108 Kodim 1628 Sumbawa Barat, mahasiswa Universitas Cordova ikut serta dalam memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran covid-19 kepada warga.

Salah satu kegiatan yang dilakukan para mahasiswa adalah mengajarkan warga membuat hand sanitizer dengan bahan alami ekstrak lidah buaya, Selasa (14/7).

“Tujuannya, agar masyarakat paham cara membuat hand sanitizer sendiri sebagai upaya mencegah penularan virus berbahaya seperti Covid-19,” ungkap Koordinator KKN Undova, Tedy Agus Diansyah, saat ditemui di Kantor Desa Seminar Salit, Rabu (15/7).

Bahan dasar pembutan hand sanitizer ini sangat mudah didapatkan di pasaran. Selain alkohol, bahan lain yang diformulasi dalam pembuatan ini antara lain, gel lidah buaya dan minyak ekstraksi atau essential oil.

“Motivasi kami, supaya masyarakat bisa memproduksi sendiri. Karena bahannya itu sebenarnya sangat mudah untuk ditemukan,” katanya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa yang memberikan sosialisasi, Irma Suryani, mengatakan, hand sanitizer yang dibuat mandiri, berfungsi sama seperti produk cairan cuci tangan lain pada umumnya. Karena menggunakan alkohol dengan kadar 70 persen.

“Cairan ini berfungsi sebagai antiseptik seperti hand sanitizer pada umumnya,” kata Irma.

Aloe vera atau gel lidah buaya sebagai pelembut kulit agar tidak terjadi iritasi dan ditambahkan dengan essential oil sebagai pewanginya.

Dengan bahan yang mudah didapatkan, masyarakat bisa membuat sendiri cairan pencuci tangan di rumah untuk digunakan sehari-hari.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir atau cemas jika stok produk hand sanitizer mulai langka di pasaran,” ujarnya.

Mahasiswa lainnya, Putri Ayu Firmanjani, yang juga menyampaikan materi, mengatakan, sosialisasi pembuatan hand sanitizer secara mandiri, setidaknya bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa pencuci tangan cukup mudah dibuat sendiri.

Sehingga nantinya, warga Desa Seminar Salit dapat membuatnya untuk ditempatkan di rumah masing-masing, khususnya di tempat-tempat yang dapat diakses dengan mudah.

“Ini juga sebagai cara untuk mengingatkan agar setelah beraktivitas penting untuk menjaga kesehatan dengan mencuci tangan agar terhindar dari virus Corona,” ucapnya.

Sosialisasi ini mengundang antusias warga yang ingin tau cara pembuatan hand sanitizer dengan bahan ekstrak lidah buaya.

Selain itu, dalam program TMMD ke 108 Sumbawa Barat ini, mahasiswa Cordova juga telah melakukan bimbingan belajar bahasa Arab, dan membantu setiap kegiatan TNI dalam membangun sasaran fisik.

Belajar Disiplin Dari TNI di TMMD 108 Sumbawa Barat

IMG-20200715-WA0035

Sumbawa Barat – Salah satu mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Aisyah Siti Hajar asal Kupang Nusa Tengara Timur, yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Seminar Salit Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengungkapkan rasa bangganya kepada para anggota TNI.

Aisyah merasa bersyukur dapat berbaur dan berbagi dengan anggota TNI di program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 di desa tersebut.

Ia juga bangga bisa berkolaborasi dengan TNI dalam membangun desa dan memberikan pelayanan kepada masyarakat di lokasi TMMD 108.

“Kami bersyukur bisa belajar dari TNI, tentang segala hal yang mereka miliki salah satunya kedisiplinan,” ungkap Aisyah.

Disiplin yang tinggi, aktivitas yang berkualitas, rasa ikhlas, hingga tetesan keringat yang menetes adalah bagian dari perjuangan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

“Ini adalah perang. Perang melawan rasa malas,” tuturnya.

Ia mengaku, sejak terjun dan berbaur langsung dengan TNI, ia banyak belajar tentang disiplin dan menghargai setiap waktu untuk memberikan perubahan di masyarakat.

“Semakin kesininya aktivitas kami lebih teratur, dari bangun tidur sampai tidur lagi itu benar-benar seperti terjadwal,” jelasnya.

Awalnya Aisyah berpikir bahwa hari-harinya bersama TNI di TMMD 108 akan diisi dengan kegiatan yang keras, setiap saat selalu dimarah dan ditekan, tetapi setelah mengenal lebih jauh TNI, Ia sadar bahwa TNI adalah saudara tempat berbagi dan belajar.

Hal yang sama yang diungkapkan oleh mahasiswa lainnya, Khusnul Khotimah, Mahasiwa smester tujuh asal Desa Sapugara itu juga mengaku hari-harinya selama di TMMD 108 sangat berkualitas dan selalu punya target dalam pencapaiannya.

“Senangnya bisa belajar dari TNI, kami belajar disiplin dan menghargai waktu di sini, semua TNI baik dan welcome,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa KKN bersama TNI di TMMD 108 Sumbawa Barat ini adalah pengalaman yang tak akan pernah terulang dalam sejarah hidupnya.

“Ini pasti akan kami kenang selama hidup kami, pelajaran dari TNI akan membuat hidup kami ke depannya lebih baik,” katanya.

Danrem 162/WB Resmikan Sumur Bor Dan Serahkan Bantuan Keramik Untuk Masjid Di Desa Sengkol

45b54bdd-8849-47d6-889c-ecaf9719ad37

Lombok tengah – Korem 162/WB sebagai satuan kewilayahan salah satu tugas pokok dalam operasi militer selain perang yakni membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bentuk kegiatan dilaksanakan melalui kegiatan pembinaan teritorial, memberdayakan segala potensi yang ada di wilayah, salah satunya dengan karya bakti atau bakti sosial kemasyarakatan seperti yang dilaksanakan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bekerjasama dengan Lombok Chapter BBMCC Indonesia meresmikan sumur bor di Dusun Ende dan menyerahkan bantuan keramik untuk masjid Al-Falah Dusun Piyang Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (15/07/2020).

Dalam wawancaranya bersama awak media, Danrem 162/WB menyampaikan, jajaran Korem 162/WB bekerjasama dengan Lombok Chapter melaksanakan bakti sosial di desa Sengkol mulai dari pembuatan sumur bor lengkap sampai dengan bisa dioperasionalkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat sebanyak 300 KK desa Setempat. “Syukur Alhamdulillah, sumur bor ini sudah seminggu beroperasi memenuhi kebutuhan air bersih untuk masayarakat, sebelum kegiatan ini kami juga berkesempatan menyerahkan bantuan keramik sebanyak 100 dus untuk Masjid Al-Falah Dusun Piyang” ungkapnya.

0b6a2c91-2f79-4736-b080-bd0bde15e509

Danrem berharap, dengan adanya sedikit bantuan keramik dapat memperlancar pembangunan Masjid Al-Falah sehingga segera dapat digunakan untuk kepentingan ibadah masyarakat setempat, begitu pula dengan adanya sumur bor semoga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat setempat, karena air adalah salah satu komponen utama dalam kehidupan sehari-hari.

Terkait hal itu, Jenderal Bintang Satu itu berpesan kepada Kepala Desa dan seluruh masyarakat Desa Sengkol agar menjaga kelestarian alam dengan tidak menebang pepohonan di bukit dan hutan yang ada di wilayah Desa Sengkol, sehingga air hujan yang turun ke bumi bisa diserap dan ditampung oleh tumbuhan-tumbuhan kemudian serapan tersebut masuk ke sumber air dan kelak menjadi sumber mata air yang bermanfaat selama-lamanya untuk masyarakat Desa Sengkol.

ee4dc2ee-36dd-4ee9-8bae-b7b1ed10c0b5

Vice President BBMCC Indonesia Lombok Chapter, I Wayan Gde Geredek menyampaikan, atas nama Lombok Chapter mengucapkan terimakasih kepada Danrem 162/WB yang juga merupakan member dari BBMCC Indonesia sudah berkenan meresmikan sumber air bersih bagi masyarakat di Dusun Ende Desa Sengkol. “Semoga sumber air ini bermanfaat lebih untuk semua masyarakat dan semoga kedepannya kita akan bantu lagi, mudah-mudahan,” harapnya.

Sedangkan Kepala Desa Sengkol, Satria Wijaya Sarap menyampaikan, atas nama masyarakat Dusun Ende dan Dusun Piyang Desa Sengkol mengucapkan terimakasih kepada BBMCC Indonesia dan Danrem 162/WB atas bantuan sumur bor yang diresmikan pagi hari ini di Dusun Ende serta sumbangan keramik 100 meter untuk Masjid Al-Falah dusun Piyang. “Tentu masyarakat kami sangat terbantu dan sumur bor ini akan sangat bermanfaat memenuhi kebutuhan air bersih bagi 300 KK warga masyarakat dusun Piyang,” tuturnya.

b2a27414-4d70-4e5c-afa2-286026519b03

Hadir pada kegiatan tersebut Kasiter Kasrem 162/WB Letkol Inf Budi Rahmawan, Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., Dantim Intelrem 162/WB, Danramil 1620-02/Pujut, Masyarakat Desa Sengkol serta Anggota BBMCC Indonesia Lombok Chapter.