IMG-20201025-WA0017

Korem 162/WB Gelar Gowes Silaturrahmi Dikolaborasi Dengan Baksos Dan Edukasi Protokol Kesehatan Covid-19

Mataram – Korem 162/WB menggelar olahraga gowes menyasar jalan sekitar kota Mataram dan Kabupaten lombok barat dengan titik star Makorem 162/WB dan finish di Pantai Gading Mataram yang dikolaborasi dengan kegiatan bakti Detail »

IMG-20201024-WA0009

Forkopimda NTB Bersama Stakeholder Terkait, Gelar Rapat Terpadu Guna Kembalikan Fungsi Dan Lindungi Kawasan Hutan

Mataram – Forkopimda NTB menggelar rapat koordinasi terkait dengan perkembangan, perlindungan dan pengamanan hutan serta kondisi hutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bertempat di Pendopo Gubernur NTB Jalan Pejanggik Kota Mataram, Detail »

IMG-20201023-WA0011

Kodim 1615/Lotim Bangun Kebersamaan Melalui Gotong Royong

Lombok Timur – Kedekatan dan kebersamaan TNI dengan masyarakat sudah tidak bisa diragukan lagi, hal ini terlihat dari kekompakan dan kebersamaannya bahu membahu menggelar gotong royong di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur Kabupaten Detail »

IMG-20201023-WA0017

Babinsa Koramil 1608-02/Bolo Peduli Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat Woro

Bima – Babinsa Woro Koramil 02/Bolo Kodim Kodim 1608/Bima, Koptu Heriyanto menyumbang sekaligus mendampingi warga binaan dalam pengedropan air bersih di Dusun Rasabou, Desa Woro, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Jumat (23/10/20). Sektetaris Detail »

IMG-20201023-WA0006

Begini Cara Danrem 162/WB Gelorakan Budaya Tanam Pohon Demi Menjaga Kelestarian Alam

Lombok Tengah – Perubahan iklim dunia telah membawa pengaruh pada rusaknya lingkungan hidup secara masif terjadi hampir di setiap belahan dunia yang mengakibatkan terjadinya pemanasan suhu udara dan perubahan iklim secara global. Detail »

Korem 162/WB Gelar Gowes Silaturrahmi Dikolaborasi Dengan Baksos Dan Edukasi Protokol Kesehatan Covid-19

IMG-20201025-WA0017

Mataram – Korem 162/WB menggelar olahraga gowes menyasar jalan sekitar kota Mataram dan Kabupaten lombok barat dengan titik star Makorem 162/WB dan finish di Pantai Gading Mataram yang dikolaborasi dengan kegiatan bakti sosial pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan serta pembagian masker dan edukasi protokol kesehatan COVID-19 di tempat keramaian, Minggu (25/10/2020).

Kegiatan diawali dengan pemberian ucapan selamat oleh anggota WBCC dipimpin Danrem 162/WB, berikut Ketua dan Pengurus Persit Kantika Candra Kirana Koorcabrem 162, atas terpilihnya Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman sebagai Ketua Umum PB ISSI periode 2020-2024, Semoga PB ISSI semakin maju dan sukses mengukir prestasi di level internasional.

Selama kegiatan Gowes berlangsung, setibanya di Cek Point I di Monumen TANK Lembar dilaksanakan pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan Kabupaten Lombok Barat, di Cek Point II Pasar Kuripan membagikan masker dan sosialisasi protokol kesehatan COVID-19, selanjutnya di titik Finish Pantai Gading Kecamatan Ampenan Kota Mataram melaksanakan pembagian paket sembako kepada perwakilan personel dan masyarakat yang sembuh dari COVID-19.

IMG-20201025-WA0012
IMG-20201025-WA0015

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengatakan bahwa olahraga pagi ini selain untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi COVID-19, juga sebagai ajang silaturrahmi sekaligus menggelorakan semangat berolahraga kepada masyarakat NTB.

“Olahraga bersepeda termasuk yang paling diminati saat ini baik perorangan atau kelompok, namun harus dipahami kita masih dalam situasi COVID-19, maka protokol kesehatan harus dipedomani agar tidak terpapar,” terang Danrem.

Selain itu, lanjut Danrem, kegiatan gowes tersebut dikolaborasikan dengan bakti sosial pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan di desa Dodokan Kecamatan Gerung dan edukasi protokol kesehatan sambil membagikan masker di Pasar Kuripan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di era kehidupan dengan kebiasaan baru saat ini dengan memakai masker, menjaga jarak dan mecuci tangan.

IMG-20201025-WA0020
IMG-20201025-WA0014
IMG-20201025-WA0013

“Hal ini sesuai dengan perintah Presiden RI tentang pendisiplinan protokol kesehatan, hasilnya multi efek, hobbinya dapat, sehatnya dapat, edukasi protokol kesehatan juga berjalan,” pungkasnya.

Salah satu perwakilan petugas kebersihan Abah Sekabor menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danrem 162/WB yang telah memberikan bantuan paket sembako kepada dirinya dan rekan-rekannya.

“Kami sangat terbantu, ditengah COVID-19 kami mendapat bantuan paket sembako,” ucap Abah Sekabor dengan rasa gembira.

Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani menerangkan, dipilihnya Pantai Gading sebagai titik finish pada kegiatan Gowes kali ini karena menurutnya tempat tersebut merupakan salah satu lokasi wisata yang cukup ramai didatangi pengunjung untuk menikmati suasana pantai bersama keluarga.

IMG-20201025-WA0021

Terkait hal itu, Brigjen TNI Rizal Ramdhani juga menghimbau para pengunjung di Pantai Gading agar selalu mempedomani protokol kesehatan pencegahan COVID-19 sambil menghadirkan personel Korem 162/WB dan masyarakat yang pernah terpapar untuk menceritakan sedikit pengalamannya selama berjuang untuk sembuh dari sakit yang disebabkan oleh COVID-19.

“Saat ini kita bukan lagi mencegah tapi berperang melawan COVID-19 yang ada di tengah-tengah kita, produktifitas harus dapat berjalan maka mari bersama-sama kita memeranginya untuk membangkitkan kembali perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di NTB,” ajak alumni Akmil 1993 tersebut.

Sebelum mengakhiri kegiatan penyampaian testimoni dari personil jajaran Korem 162/WB dan masyarakat yang sembuh setelah positif COVID-19 sebagai pembelajaran bagi kita semua.

Pada kesempatan itu, Waka Ajenrem 162/WB Mayor Caj Sony Ernowo (50th) dan Sdr. Ariyadi Sugito (36th) warga Banjar Ampenan menyampaikan sempat terpapar COVID-19 yang tidak diketahui tertular dari siapa selanjutnya mengalami penurunan kondisi kesehatan cukup drastis, dan menjalani karantina/perawatan selama kurang lebih satu bulan di RSUD NTB.

“Kita tidak tahu COVID-19 datangnya dari mana dan tidak mengenal siapapun korbannya,” ungkap mereka.

Demikian juga dengan Sdr. Nyoman Sukantra (60th) warga Seruni Ampenan yang juga pernah terpapar dan dirawat di RS Siloam Mataram menyampaikan hal yang sama, bahwa COVID-19 adalah ada dan sangat berbahaya hingga dapat merenggut nyawa.

Dari pengalaman yang dialami, mereka menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan agar tidak terpapar COVID-19.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kasrem 162/WB, Kolonel Arm I Made Kariawan, para Kasi Korem 162/WB, Dandim 1606/Lobar, Dandim 1615/Lotim, Danyonif 742/SWY, Dan/Ka Satdisjan Jajaran Korem 162/WB, Ketua dan Pengurus Persit KCK Koorcabrem 162, Wira Bhakti Cycling Club (WBCC) dan beberapa Komunitas sepeda se-Kota Mataram.

Forkopimda NTB Bersama Stakeholder Terkait, Gelar Rapat Terpadu Guna Kembalikan Fungsi Dan Lindungi Kawasan Hutan

IMG-20201024-WA0009

Mataram – Forkopimda NTB menggelar rapat koordinasi terkait dengan perkembangan, perlindungan dan pengamanan hutan serta kondisi hutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bertempat di Pendopo Gubernur NTB Jalan Pejanggik Kota Mataram, Sabtu (24/10/2020) malam.

Pada kesempatan itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., menyampaikan, bahwa permasalahan pembalakan liar yang terjadi semakin masif sehingga dibutuhkan sinergitas semua stakeholder untuk menghilangkan pembalakan hutan di NTB karena sudah banyak hutan yang hilang dan sumber air menjadi berkurang.

“Kami juga melihat banyak dari masyarakat membuka lahan dengan membakar hutan dan ini sangat di sayangkan, ketika kami menggunakan heli melihat hutan yang banyak di bakar,” ungkap Bang Zul.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB Ir. Madani Mukarom, BScF. M.Si., mengatakan bahwa kondisi hutan di NTB adalah 53% dari luas NTB karena sudah banyak kawasan hutan yang rusak akibat pembalakan dan kebakaran hutan yang mencapai 360.000 hektar sampai Oktober 2020.

“Kerusakan hutan terdiri dari illegal logging, peladangan hutan, penggarapan hutan adat, pembuatan pemukiman dan lain-lain,” paparnya.

Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menyampaikan, perlu dilaksanakan apel gelar Muspida tentang saling menjaga hutan serta perlunya dilakukan pemetaan terhadap kawasan hutan yang digelar dengan peta topografi tentang kawasan yang boleh dan tidak boleh dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menanam jagung, serta penerapan sanksi yang tegas bagi pelanggarnya.

“Kita proses oknum-oknum yang ikut serta dalam pembalakan liar dan kita juga harus mempedomani peta-peta yang boleh ditanam jagung dan mana yang tidak boleh ditanam jagung,” pungkas Danrem.

Demikian juga dengan Wakapolda NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza, Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto dan peserta rapat lainnya menyampaikan, perlu segera mengambil langkah-langkah untuk mencegah kerusakan hutan yang berkelanjutan di NTB, serta membentuk Tim terpadu yang terkoordinasi melibatkan seluruh stakeholder agar dalam pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan baik dan lancar.

Dari pembahasan dalam rapat tersebut diperoleh beberapa kesimpulan penting yang disampaikan oleh Gubernur NTB. Pertama; melarang kayu keluar dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok untuk pengiriman kayu terutama illegal logging, kedua; menugaskan Dinas LHK untuk membuat peta wilayah mana yang boleh dan tidak boleh ditanami jagung untuk menghindari penjarahan hutan yang berkelanjutan, ketiga; Tim Gugus Tugas Kehutanan dan Illegal Logging diperkuat dengan melibatkan masyarakat, tokoh agama, organisasi pemuda dan lainnya, keempat; segera meminta masukan yang sistemik dan komprehensif dari para ahli dan aktivis lingkungan agar NTB dihijaukan kembali sehingga hutan kembali asri dan lestari.

Hadir juga mengikuti rapat tersebut Dir Intel Polda NTB Kombes Pol Drs. Rahayu Irianto, Danlanud ZAM Kolonel Pnb Andry Gandhi, Sekda NTB Drs. Lalu Gita Aryadi, M.Si., Kasiintel Kasrem 162/WB Kolonel Inf Setiya Asmara, S.IP., Kasi Gakkum Dinas LHK Hastan Wirya, SH.

Kodim 1615/Lotim Bangun Kebersamaan Melalui Gotong Royong

IMG-20201023-WA0011

Lombok Timur – Kedekatan dan kebersamaan TNI dengan masyarakat sudah tidak bisa diragukan lagi, hal ini terlihat dari kekompakan dan kebersamaannya bahu membahu menggelar gotong royong di Desa Kotaraja Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur, Jumat (23/10).

Pada kesempatan tersebut, Pasiter Kodim 1615/Lotim Kapten Inf I Nengah Seneng dan Camat Sikur Lalu Putra, S.Sos., bersama Kades Kotaraja Lalu Wildan memimpin langsung acara gotong royong yang melibatkan ratusan personel Kodim dan masyarakat setempat membersihkan selokan pinggir jalan umum mulai dari depan Kantor Desa menuju Pekuburan Umum Desa Kotaraja sekitar 1500 meter.

IMG-20201023-WA0012

Mendapat laporan tersebut, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., memberikan apresiasi atas pelaksanaan gotong royong pembersihan selokan sepanjang 1500 meter dengan semangat ceria dan kompak.

Hal itu, menurut Dandim, sebagai wujud kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan sebagaimana yang diajarkan oleh agama.

“Kebersihan adalah sebagian dari iman,” ujar Agus Donny.

IMG-20201023-WA0013
IMG-20201023-WA0010

“Implementasi dari semua itu adalah menjaga kebersihan baik diri dan lingkungan sekitar,” tambahnya sambil tersenyum.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Kodim Lotim tersebut juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjaga dan membudayakan kebersihan lingkungan dengan gotong royong terutama selokan, kali ataupun sungai dari sampah ataupun sedimentasi berupa tumpukan tanah sehingga pada musim hujan saluran tersebut berfungsi dengan baik.

Babinsa Koramil 1608-02/Bolo Peduli Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat Woro

IMG-20201023-WA0017

Bima – Babinsa Woro Koramil 02/Bolo Kodim Kodim 1608/Bima, Koptu Heriyanto menyumbang sekaligus mendampingi warga binaan dalam pengedropan air bersih di Dusun Rasabou, Desa Woro, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Jumat (23/10/20).

Sektetaris Desa Woro, Zubair H. M. Said menyatakan bahwa sebanyak 3000 liter air bersih yang didrop oleh Babinsa di Dusun Rasabou hari ini merupakan sumbangan pribadinya, mengingat sudah hampir satu tahun ini warga mengalami krisis air bersih.

“Jujur saja, warga selama ini benar-benar dihadapkan dengan kendala air bersih. Jangankan untuk kepeluan sehari-hari, buat mandi saja, warga harus mendatangi ke lokasi sekitar 5 kilo meter dari pemukiman warga,” terang Sekdes.

IMG-20201023-WA0019

Oleh sebab itu, Zubair menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian Babinsa tersebut dalam membantu jalannya program pemerintah desa selama ini.

“Kami atas nama pemerintah desa sangat bangga atas kepedulian TNI berpangkat Koptu ini terhadap warga binaannya,” ungkapnya.

Menurut pria kelahiran Desa Woro itu, sosok TNI berdarah Bima ini memang mesti diacungkan jempol. Selama ini selalu hadir di tengah-tengah masyarakat warga desa binaannya tanpa mengenal waktu baik siang maupun malam.

“Ya, terkadang Pak Babinsa turun bergandengan Pak Bhabinkamtibmas juga turun sendiri,” jelas Sekdes.

Terpisah, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal mengapresiasi apa yang dilakukan anggotanya, karena sebagai ujung tombak satuan kewilayahan harus lebih banyak berada ditengah-tengah masyarakat, sehingga mengetahui setiap permasalahan yang ada tentunya dengan harapan dapat membantu memberi solusi dan jalan keluar terbaik.

“Semoga hal positif seperti ini juga diikuti dan dilaksanakan disemua babinsa jajaran kodim 1608/Bima, untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat diwilayah tugas masing masing,” harap Dandim.

Mustafa Kamal juga mengucapkan terimakasih kepada segenap elemen masyarakat yang telah bersama-sama dengan personil jajaran Kodim Bima dalam menyelesaikan problem sosial yang ada.

“Kebersamaan adalah kekuatan untuk kita lebih baik lagi dalam hidup dan kehidupan,” ungkap Dandim.

Begini Cara Danrem 162/WB Gelorakan Budaya Tanam Pohon Demi Menjaga Kelestarian Alam

IMG-20201023-WA0006

Lombok Tengah – Perubahan iklim dunia telah membawa pengaruh pada rusaknya lingkungan hidup secara masif terjadi hampir di setiap belahan dunia yang mengakibatkan terjadinya pemanasan suhu udara dan perubahan iklim secara global. Salah satu faktor penyebabnya adalah berkurangnya jumlah Pohon karena pembalakan hutan secara liar.

Agar kenaikan suhu udara dan perubahan iklim tidak terjadi, maka kita harus terus menjaga kelestarian dan menanam lebih banyak pohon, karena dengan banyaknya pohon dapat memberikan manfaat baik dalam kehidupan ini.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han, Bersama PT Angkasa Pura 1 (Persero) Cabang Lombok terus mendukung dan menggelorakan budaya menanam pohon seperti yang dilakukan tim gowes Wira Bhakti bersama pegawai angksa pura di sekitar Bandara Internasional Lombok ZAM, Jumat (23/10/2020).

IMG-20201023-WA0008

Danrem mengatakan, pohon mampu menekan 0,002% karbon monoksida. Pohon dengan diameter lebih dari 77 cm sangat efektif mengurangi polusi udara. Polusi udara berkurang 1,4 kg/tahun per pohon. Sementara, pohon kecil berdiameter kurang dari 8 cm dapat mengurangi polusi 0,02 kg/tahun per pohon.

“Jika pohon menyerap polusi udara melalui stomata daun. Pohon bisa mengurangi 0,45% ozon, 0,43% sulfur oksida dan 0,30% nitrogen dioksida,” terang Danrem.

Selain itu, menanam tanaman pagar disekitar bandara juga dapat membantu mengurangi kebisingan. Pohon yang ditanam di spot strategis dapat membantu menekan kebisingan suara kendaraan di jalan raya atau suara pesawat di bandara. Sama halnya dengan tanaman pagar yang memiliki manfaat yang sama. Tanaman semak-semak tak bercelah dan tanpa sekat, dapat membantu mengurangi polusi suara.

“Tanaman pagar yang ideal adalah tanaman dengan tinggi 1-1,2 meter,” ungkap Danrem.

IMG-20201023-WA0009

Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani mengatakan, bahwa pohon berukuran besar sangat efektif mencegah terjadinya erosi, karena akar pohon tumbuh masuk ke tanah dengan sangat dalam akan menahan dengan kuat di tempatnya.

“Pohon yang efektif mengurangi erosi harus berukuran besar dan berusia cukup dewasa, Pohon akan secara aktif untuk mencari melalui akarnya, menambah jumlah air yang diserap tanah dan menahan tanah di tempatnya,” jelasnya.

Menurutnya, panas matahari yang menyengat langsung di kepala dapat menyebabkan heatstroke. Dengan demikian, penanaman pohon sangat diperlukan agar udara lebih sejuk dan pejalan kaki dapat berteduh dari panasnya sengatan sinar matahari dan keberadaan pohon juga dapat menciptakan suasana lingkungan Bandara lebih hidup.

“Tanpa disadari, dengan menikmati pemandangan pohon di kota mampu membantu mengurangi stres dan kecemasan,” tandas Rizal.

Setelah kegiatan menaman pohon dibandara dilanjutkan dengan olahraga gowes star dari bandara dan finish di makorem 162/WB, untuk menjaga pola hidup sehat ditengah pandemi covid -19.

Adapun yang ikut pada kegiatan tersebut Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, GM PT. Angkasa Pura 1 (Persero) Cabang Lombok Praya Bapak Nugroho Jati dan para Kasi Korem 162/WB.

Korem 162/WB Menggelar Pembinaan Mental IdeologI Dan Kejuangan Kepada Personil Kodim 1628/Sumbawa Barat

IMG-20201022-WA0025

Sumbawa Barat – Korem 162/Wira Bhakti melaksanakan kegiatan pembinaan mental Triwulan IV TA. 2020 bertema “Pembinaan Mental Ideologi dan Kejuangan Jajaran Korem 162/Wira Bhakti” bertempat di Aula Makodim 1628/Sumbawa Barat, Kamis (22/10).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para prajurit dan PNS jajaran Kodim 1628 dengan materi tentang “Membina Rumah Tangga Bahagia” yang disampaikan langsung oleh Kepala Pembinaan Mental Korem (Kabintalrem) 162/WB Kapten Inf Kadim Alpian.

Pada kesempatan itu, Kabintalrem menyampaikan, tentang pentingnya membina rumah tangga yang bahagia untuk mencegah ataupun menekan angka perceraian di kalangan prajurit dan PNS TNI AD khususnya di jajaran Korem 162/Wira Bhakti.

Menurutnya, rumah tangga yang bahagia merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan prajurit sebagai pendukung dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan agar dapat berjalan baik dan lancar dengan hasil yang optimal.

“Oleh sebab itu, mari kita menjaga keharmonisan rumah tangga masing-masing agar menjadi keluarga yang bahagia, sakinah, mawaddah, warohmah,” ajak Kabintal.

IMG-20201022-WA0030

Selain itu, sambung Alpian, apabila ada masalah rumah tangga yang cukup berat sehingga tidak dapat diatasi sendiri, agar dikonsultasikan dengan teman yang tepat selanjutnya kepada atasan untuk dicari jalan keluar penyelesaian terbaik sebelum permasalahan semakin berlarut. Demikian juga dengan pimpinan/atasan harus mampu menjadi pengayom bagi anggotanya.

“Pesan Danrem kepada pimpinan jajaran baik di Kodim maupun Koramil agar mengayomi anggotanya, arahkan anggota dengan cara kekeluargaan apabila ada permasalahan yang dihadapinya,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pjs Kasdim 1628/SB Kapten Inf Iswan, Danramil 1628-02/Seteluk Kapten Inf I Nyoman Mandi, Pasiter Kodim 1628/SB Kapten Inf Baidawi.

Pangdam IX/Udayana Resmikan Dua Koramil Jajaran Kodim 1628/Sumbawa Barat

IMG-20201021-WA0022

Sumbawa Besar – Komando Rayon Militer (Koramil) 1628-04/Poto Tano dan Koramil 1628-05/Jereweh yang berada di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1628/Sumbawa Barat diresmikan secara simbolis oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara pada upacara penutupan TMMD ke-109 di Aula Madelaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa Jalan Garuda No.1 Sumbawa Besar, Rabu (21/10/2020).

Pada kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang tulus kepada Bupati Sumbawa Barat serta semua pihak yang telah memberikan dukungan ataupun bantuannya sehingga proses pembangunan markas Koramil 1628-04/Poto Tano dan Koramil 1628-05/Jereweh dapat berjalan dengan lancar.

“Saya sangat mengapresiasi kerjasama, sinergitas dan soliditas TNI dengan seluruh unsur Forkopimda yang terjalin baik di Kabupaten Sumbawa Barat,” ungkapnya.

IMG-20201021-WA0014

Menurutnya, bahwa dengan kondisi geografis yang terpencil maka pembentukan kedua kantor Koramil tersebut dirasakan sangat tepat, karena selain dapat mendampingi wilayah Kecamatan agar mampu memajukan pembangunan sektor ekonomi maupun bidang lainnya, juga diharapkan dapat memberdayakan aspek geografi, demografi dan sosial budaya, sehingga terwujud Ruang, Alat dan Kondisi (RAK) Juang yang tangguh untuk kepentingan pemberdayaan wilayah pertahanan.

“Pemberdayaan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya adalah salah satu tugas yang diamanatkan Undang-Undang kepada TNI, yang dijalankan oleh TNI Angkatan Darat bersama-sama komponen bangsa lainnya,” terang orang nomor satu di Kodam IX/Udayana itu.

Dengan diresmikannya dua Koramil tersebut, Mayjen TNI Kurnia Dewantara menekankan kepada Dandim 1628/Sumbawa Barat agar senantiasa melaksanakan pembinaan satuan, menjaga dan meningkatkan sinergitas TNI-Polri serta menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat untuk membangun kesadaran berbangsa dan bernegara demi terciptanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

IMG-20201021-WA0030

“Jaga dan tingkatkan terus sinergitas TNI-Polri, selalu bergandeng tangan dalam melaksanakan tugas membantu pemerintah daerah sesuai pesan Panglima TNI Sinergi Untuk Negeri,” pesannya.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, Kasrem 162/WB Kolonel I Made Kariawan, Aslog Kasdam IX/Udayana Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Made Mahardata, Kasipers Kasrem 162/WB, Dandeninteldam IX/Udayana, Dandim 1607/Sumbawa, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Danyonif 742/SWY, Sekda Sumbawa, Ketua DPRD Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Kajari Sumbawa, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa.

Tutup TMMD Ke-109 Kodim 1607/Sumbawa, Pangdam IX/Udayana Ajak Seluruh Pihak Jaga Kebersamaan dan Lestarikan Semangat Gotong Royong

IMG-20201021-WA0028

Sumbawa – Selama satu bulan penuh mulai tanggal 22 September 2020 sampai dengan 21 Oktober 2020, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-109 dilaksanakan dengan melibatkan 600 Prajurit TNI serta komponen masyarakat yang tersebar di empat Kabupaten/Kota di wilayah Bali Nusra, dengan harapan dapat menggelorakan kembali semangat gotong royong dan sebagai momentum untuk berpartisipasi membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di tengah situasi pandemi saat ini.

Dari empat Kabupaten/Kota yang dilaksanakan TMMD ke-109, termasuk salah satunya dilaksanakan oleh Kodim 1607/Sumbawa di Desa Jotang dan Desa Jotang Beru Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara dalam amanatnya saat memimpin upacara penutupan TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa di Aula Madelaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa Jalan Garuda No.1 Sumbawa Besar, Rabu (21/10/2020).

IMG-20201021-WA0017

Pangdam IX/Udayana mengatakan, bahwa semua sasaran TMMD ke-109 mulai dari sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur baik fasilitas umum dan sosial dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu, serta sasaran non fisik berupa kegiatan penyuluhan/sosialisasi berbagai materi yang dibutuhkan oleh masyarakat diantaranya pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 juga dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.

“Saya mendapat laporan bahwa sasaran dan volume pekerjaan TMMD cukup berat, sedangkan sarana dan prasarana serta waktu yang dibutuhkan sangat terbatas. Namun dengan semangat, kekompakan, disiplin serta rasa tanggung jawab dari semua pihak baik TNI, Polri, masyarakat maupun instansi terkait lainnya bersatu padu dan bahu membahu, sehingga TMMD ke-109 dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu,” ungkap Pangdam.

Terkait hal itu, Mayjen TNI Kurnia Dewantara mengucapkan terima kasih kepada Gubernur, Bupati, para prajurit TNI-Polri, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat atas dukungan dan partisipasinya dalam kegiatan TMMD Ke-109 di tengah situasi Pandemi Covid-19 ini, serta kepada Kementerian/LPNK yang telah bersinergi dengan baik dalam program TMMD, terlebih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan TMMD di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana.

IMG-20201021-WA0025

“Hari ini, seluruh masyarakat dan instansi terkait, Pemda serta Prajurit TNI telah dapat menyelesaikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 dengan baik dan sukses. Mudah-mudahan apa yang telah dibangun ini dapat membantu menumbuhkan semangat dan inovasi yang kuat dalam mewujudkan pembangunan di daerah,” sambungnya.

Lebih lanjut, Pangdam IX/Udayana mangajak seluruh pihak dan masyarakat untuk ikut memelihara dan merawat dengan baik secara mandiri/swadaya semua fasilitas yang telah dibangun dalam TMMD Ke-109, sehingga manfaatnya dapat dinikmati dalam kurun waktu yang cukup panjang, melestarikan semangat gotong royong sebagai warisan budaya Bangsa Indonesia, tetap saling mengingatkan untuk disiplin protokol kesehatan, serta mempertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.

“TNI senantiasa selalu hadir di tengah-tengah masyarakat membantu menyelesaikan permasalahan dan memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat, kita tidak boleh mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI,” pungkasnya.

IMG-20201021-WA0018

Sementara Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., menyampaikan, Pemerintah daerah, TNI dan Polri sangat kompak di NTB. Berbagai peristiwa yang dialami di NTB memberikan pembelajaran bahwa kekompakan dan sinergitas itu kunci utama dalam membangun daerah, terutama yang sangat dirasakan di NTB terjadi bencana gempa pada 2018 lalu.

“Dampaknya sangat luar biasa, namun TNI terdepan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi, maka dengan kebersamaan itu semua bisa dilalui,” tandas wagub.

Setelah itu, lanjut Wagub, adanya wabah Covid-19 yang menjadi pandemi dunia dirasakan juga di NTB. Namun, berkat dukungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di desa, bisa dilakukan pelacakan dan penanganan dengan baik. Hal ini tentu menjadi energi luar biasa di NTB, untuk menghadapi masalah seberat apapun.

“Bencana yang terjadi tidak menyurutkan niat kita untuk membangun, terimakasih TNI dan Polri, karena sudah membantu provinsi yang kami cintai ini,” ucapnya.

IMG-20201021-WA0020

Selain itu, Wagub juga berterimakasih atas pelaksanaan TMMD ke-109 berjalan baik dan sukses sehingga menurutnya menjadi sangat strategis dan sangat baik untuk dilanjutkan ke depan, karena sasarannya merupakan hal vital yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Semua bisa dikerjasamakan dengam TNI, Terimakasih TNI, semoga TNI tetap jaya” imbuhnya.

Sebelumnya, Dandim 1607/Sumbawa membacakan laporan pelaksanaan TMMD ke-109 meliputi sasaran fisik berupa pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1100 meter dan lebar 4 meter, pembuatan Jembatan, pembuatan Mushola yang dilengkapi MCK dan tempat wudhu, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter dan Rehab rumah sebanyak 9 unit dengan target seluruhnya mencapai 100 persen.

IMG-20201021-WA0030

Demikian juga sasaran Non fisik berupa sosialisasi/penyuluhan tentang kesehatan, protokol kesehatan Covid-19, pertanian, peternakan dan bidang hukum juga terlaksana dengan baik.

Penutupan TMMD ditandai dengan penandatangan naskah serah terima dan penyerahan hasil TMMD ke-109 tahun 2020 oleh Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos. M.Tr (Han), S.T., dan Sekda Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, M.M.

Selain menutup kegiatan TMMD ke-105, pada kegiatan tersebut, Pangdam IX/Udayana juga meresmikan secara simbolis Koramil 1628-04/Poto Tano dan Koramil 1628-05/Jereweh yang berada di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1628/Sumbawa Barat, serta penyerahan bantuan masker dan sarana olahraga kepada perwakilan masyarakat Desa Jotang Kecamatan Empang.

IMG-20201021-WA0023

Kades Jotang Beru Drs. Ismail mengucapkan terimakasih dan Apresiasi kepada Satgas TMMD yang selama sebulan telah bersama masyarakat dalam membantu pembangunan beberapa sarana baik jalan usaha tani, pembangunan irigasi, rehab RTLH, serta penyuluhan kepada masyarakat.

“Kami masih sangat mengharapkan kehadiran program TMMD kapan saja,” harapnya.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, Kasrem 162/WB Kolonel I Made Kariawan, Aslog Kasdam IX/Udayana Kolonel Cpl Simon Petrus Kamlasi, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Made Mahardata, Kasipers Kasrem 162/WB, Dandeninteldam IX/Udayana, Dandim 1607/Sumbawa, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Danyonif 742/SWY, Ketua DPRD Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Kajari Sumbawa, Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa.

Pangdam IX/Udayana Tiba di Tanah Samawa “Intan Bulaeng”

IMG-20201020-WA0038

Sumbawa – Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara, didampingi Danrem 162/WB yang diwakili oleh Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan beserta rombongan hari ini tiba di Kabupaten Sumbawa (Tanah Intan Bulaeng), Selasa (20/10/2020) sore.

Kedatangan Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara ke Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka melaksanakan Kunjungan Kerja sekaligus menutup TMMD ke-109 Tahun Anggaran 2020 Di Kodim 1607/Sumbawa yang dirangkaikan dengan peresmian Koramil 1628-04/Poto Tano serta Koramil 1628-05/Jereweh di Wilayah Kodim 1628/Sumbawa Barat.

IMG-20201020-WA0037

Pangdam IX/Udayana tiba dan disambut oleh FKPD Kabupaten Sumbawa. Hadir saat itu, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos. M.Tr (Han), Sekda Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, MM., Ketua DPRD Sumbawa Abdul Rofiq, SH., Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, S.IK., Kajari Sumbawa, Iwan Setiawan, SH., M.Hum., Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa, Toni Widjayah H. Hilly, SH. MH., dan Dandim 1628/Sumbawa Barat, Letkol Czi Sunardi, ST., M.I.P.

Mendarat di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara disambut dan diberikan penghormatan oleh Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos. M.Tr (Han), dan Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Czi Sunardi, ST. M.I.P.

IMG-20201020-WA0036

Sebagai bentuk penghormatan masyarakat tanah Samawa kepada tamu kehormatan, Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara disambut dengan tarian selamat datang tradisi kearifan lokal tanah intan bulaeng, Dilanjutkan dengan pengalungan selendang dan pemasangan “Sapu Tobo” tanda penghargaan kepada tamu yang dihormati. Sekitar 30 menit, Pangdam IX/Udayana beserta rombongan berbincang santai bersama FKPD Kabupaten Sumbawa di VVIP Room Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa.

Adapun rombongan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara diantaranya Danrem 162/WB diwakili Kasrem 162/WB Kolonel Arm I Made Kariawan, Aslog Kasdam IX/Udayana Kolonel Simon Petrus Kamlasi, Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel I Made Mahaparta, Dandeninteldam IX/Udayana Letkol Chb I Gusti Ngurah Sumardika, S.E., Kasmin Pangdam IX/Udayana Mayor Dhavid Nur Hadiansyah. Setelah transit sebentar di ruang VVIP Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa dan berbincang santai dengan Forkopinda Sumbawa, Pangdam beserta rombongan menuju Hotel Samawa Seaside Cotage.

Tim Monitoring Dan Evaluasi Mabes TNI Tinjau Pembagunan Huntap Pasca Gempa NTB

IMG-20201019-WA0082

Mataram – Pasca gempa bumi di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2018 lalu, berbagai upaya percepatan rehab rekon telah banyak mengalami kemajuan dari total target Irtama (Inspektorat Utama) BNPB sampai saat ini sebanyak 226.204 unit Rumah Tahan Gempa (RTG) sudah dilakukan pembangunan sebanyak 214.477 unit rumah dengan rincian rumah jadi sebanyak 202.831 unit yang terdiri dari rumah rusak berat 67.987 unit, rusak sedang 30.787 unit dan rusak ringan 104.057 unit.

Sedangkan dalam proses perbaikan dan pembangunan sebanyak 10.909 unit dengan rincian rusak berat 6.720 unit, rusak sedang 1.655 unit dan rusak ringan 2.534 unit.

Terkait hal tersebut kepala BNPB menerbitkan surat kepada Panglima TNI nomor B.572/KA.BNPB/PD.01.01/07/2020 tanggal 3 agustus 2020 tentang permohonan perpanjangan penugasan personil TNI di provinsi NTB, dan Pemerintah daerah Provinsi NTB berdasarkan surat keputusan Gubernur NTB nomor 360-364 tanggal 13 Agustus 2020 tentang perpanjangan masa transisi pembagunan rumah tahan gempa pasca gempa NTB sampai dengan tanggal 31 Desember 2020.

IMG-20201019-WA0080

Berdasarkan hal tersebut, Mabes TNI telah memperpanjang waktu penugasan prajurit zeni TNI dalam membantu percepatan pembanguan RTG sampai dengan 31 Desember 2020.

Sebagai bentuk tanggungjawab, Mabes TNI menerjunkan Tim Monitoring dan Evaluasi dipimpin oleh Paban I/Ren Sops Mabes TNI Kolonel Pnb Aldrin P. Mongan, ST. M.Hum. M.Han., bersama anggota tim Letkol Cku Kuat Erlangga Surya, SE. M.M., Mayor Laut (S) Tatoes Hendrawan, SE., Pelda Rusman dan Serka Yusuf Hanafi untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan perpanjangan percepatan pembangunan Huntap pasca gempa di Lombok NTB mulai tanggal 12 sampai 15 Oktober 2020.

Ketua Tim menyampaikan, bahwa sesuai perintah dari Panglima TNI dirinya bersama anggota tim melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan percepatan pembangunan RTG di beberapa lokasi diantaranya di wilayah Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara dan Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.

IMG-20201019-WA0078

“Kegiatan tersebut untuk memonitor progres pembangunan RTG yang dilaksanakan Satgas Zeni TNI serta untuk mengevaluasi pelaksanaan apakah sudah berjalan dengan baik dan lancar agar dapat menjadi bahan pertimbangan untuk dapat lebih maksimal lagi,” jelasnya.

Kolonel Aldrin menjelaskan, dihadapkan dengan situasi bencana nasional non alam covid-19 yang beberapa waktu membuat sedikit kendala dalam pelaksanaan kegiatan percepatan pembangunan sisa RTG, namun demikian semua program harus tetap berjalan.

“Di masa tatanan kehidupan kebiasaan baru ini kita harus kerja, namun tetap aman dengan melaksanakan SOP Protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

IMG-20201019-WA0074

Untuk itu, sambungnya, kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan arahan dan dorongan semangat kepada para Komandan SSK Satgas Zeni TNI yang selama ini masih tetap berada di tengah masyarakat untuk menuntaskan sisa pembangunan RTG walaupun di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Untuk itu kami sangat mengapresiasi para prajurit Satgas Zeni TNI, semoga misi kemanusian para prajurit akan bernilai ibadah,” harapnya.

Selain itu, Paban I/Ren Sops TNI bersama tim pada kegiatan tersebut juga membagikan masker kepada personel Satgas dan masyarakat di lokasi setempat sambil memberikan sosialisasi dan edukasi disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

IMG-20201019-WA0071

“Ingat, wabah Covid-19 belum berakhir, maka jangan lalai dan jangan pernah menyepelekannya demi keselamatan kita bersama,” imbau Aldrin.

Selama kegiatan, Tim Monitoring dan Evaluasi kegiatan percepatan pembangunan Huntap didampingi oleh Pasi Wanwil Staf Teritorial Korem 162/WB Mayor Inf I Made Dharma.